Phoenix Emperor

Phoenix Emperor
Chap 26. Hancurnya sekte Teratai Giok.



"Kumpulkan para murid!" ujar Xu Jiang.


"Jangan berikan mereka kesempatan, habisi semuanya sampai tak tersisa!" Shan Zhe Ming langsung memberikan perintah untuk menyerang.


Para murid sekte Gunung Giok yang telah siap untuk bertempur langsung menyerang ketika mendapatkan perintah, begitupun dengan para tetua sekte tersebut.


Xu Jiang yang mengkhawatirkan para murid sekte mencoba untuk menghalangi pasukan musuh, namun tindakannya dicegah oleh Shan Zhe Ming yang tiba-tiba menyerang.


Meski dalam situasi panik dan tidak siap, namun Xu Jiang masih berhasil menahan serangan Shan Zhe Ming, tapi ia masih terpukul mundur beberapa langkah akibat serangan itu.


"Akulah yang seharusnya kau hadapi!" ujar Shan Zhe Ming.


"Shan Zhe Ming, tidak akan ku biarkan kau menghancurkan sekte ini!" Xu Jiang mengeluarkan sebilah pedang dari cincin ruang miliknya, lalu melesat maju menyerang Shan Zhe Ming.


Pertarungan keduanya berlangsung sengit, Xu Jiang yang tidak ingin membuang-buang waktu, menggunakan segenap kekuatannya untuk mengalahkan Shan Zhe Ming.


Tapi disisi lain, Shan Zhe Ming justru hanya menggunakan setengah kekuatannya saja, bahkan tidak terlihat kesulitan sedikitpun saat menghadapi serangan Xu Jiang.


"Hahaha! Apa hanya ini saja yang kau miliki?"


Situasi yang ia alami saat ini sontak membuat Xu Jiang kebingungan, karena seingatnya, kekuatannya dan Shan Zhe Ming tidak berbeda jauh, bahkan bisa dikatakan seimbang.


Tapi sekarang, kesenjangan antara mereka berdua terlihat dengan jelas, bahkan tidak mungkin lagi bagi Xu Jiang untuk mengimbangi kekuatan Shan Zhe Ming yang sekarang.


Meskipun begitu, Xu Jiang tidak akan pernah mundur atau menyerah pada Shan Zhe Ming, karena ia harus melindungi murid-muridnya dari tangan Shan Zhe Ming.


Boom!


Ledakan terjadi ketika pukulan mereka berdua beradu, tapi lagi-lagi hanya Xu Jiang yang terpukul mundur, sementara Shan Zhe Ming masih berdiri tegak ditempatnya.


Selain itu, darah segar juga nampak mengalir dari sudut bibir Xu Jiang, yang menandakan bahwa dirinya mendapatkan luka dalam dari benturan serangan mereka.


"Xu Jiang, sebaiknya kau menyerah saja dan aku berjanji tidak akan menghancurkan sekte-mu" ucap Shan Zhe Ming.


"Jangan harap! Meskipun aku harus mati, aku akan tetap membawamu bersamaku!"


"Formasi Teratai Giok!"


Xu Jiang membentuk segel dengan kedua tangannya. Sesaat setelah itu, tubuh Shan Zhe Ming langsung dikelilingi oleh energi spiritual yang membentuk seperti bunga teratai.


"Hancurkan!"


Dhuaaarrr!


Teratai raksasa yang mengurung Shan Zhe Ming meledak dan menimbulkan suara yang sangat kencang, bahkan ledakannya sampai menggetarkan seisi sekte Teratai Giok.


"Hahahaha!" suara tawa terdengar dari dalam kepulan asap yang menghalangi pandangan Xu Jiang.


"Dulu, aku sangat takut dengan teknik-mu ini, bahkan tubuhku selalu gemetar saat melihat kau menggunakannya. Tapi sekarang, teknik ini tidak lebih dari mainan bagiku!"


Woshh!


Shan Zhe Ming muncul dari kepulan asap dan melepaskan aura kekuatan yang begitu besar, ia juga terlihat baik-baik saja dan tidak mengalami luka sedikitpun.


Padahal, teknik formasi yang digunakan oleh Xu Jiang sangatlah kuat, bahkan teknik formasi itu mampu membunuh puluhan kultivator ranah Yin dan Yang dengan mudah.


"Tidak mungkin!"


"Sekarang, giliranmu untuk merasakan serangan-ku!"


Shan Zhe Ming menghilang dari pandangan dan sesaat kemudian, Shan Zhe Ming muncul tepat di depan Xu Jiang seraya mendapatkan pukulan telak di wajahnya.


Pukulan keras itu membuat Xu Jiang terlempar hingga puluhan meter jauhnya, bahkan gerbang dan beberapa bangunan sekte langsung hancur karena ditabrak tubuh Xu Jiang.


Tidak hanya itu saja, Shan Zhe Ming kemudian mengangkat tangan kanannya ke udara, lalu di telapak tangannya muncul bola petir dengan ukuran yang sangat besar.


"Matilah!" ujar Shan Zhe Ming sembari melemparkan bola petir tersebut.


Dhuaaarrr!


Ledakan yang jauh lebih dahsyat terjadi ketika bola petir itu menghantam tubuh Xu Jiang, meski sempat menciptakan perisai pelindung, namun tidak sanggup menahan kekuatan dashyat itu.


Selain menghancurkan bangunan tempat Xu Jiang terkapar, ledakan kekuatan petir itu juga menghancurkan belasan bangunan yang ada di sekitarnya, serta merenggut banyak nyawa.


"Oh, rupanya kau masih hidup" ucap Shan Zhe Ming menghampiri Xu Jiang yang kini terkapar tidak berdaya.


Keadaan Xu Jiang benar-benar sangat parah, kedua tangannya hancur karena berusaha menahan bola petir, tubuhnya juga dipenuhi oleh luka bakar akibat ledakan tersebut.


"Jika dari awal kau mau menyerah, keadaanmu tidak akan sampai separah ini. Tapi aku hargai keputusanmu yang tetap ingin berjuang sampai akhir."


Tidak lama kemudian, beberapa tetua sekte Gunung Giok datang ke tempat itu bersama tiga tetua sekte Teratai Giok, mereka bertiga juga terluka namun tidak terlalu parah.


"Apa kalian ingin menyampaikan sesuatu?" tanya Shan Zhe Ming.


"Xu Jiang, sebenarnya aku tidak ingin melakukan ini, tapi apa gunanya bertahan di sekte yang telah hancur?" ucap tetua kedua.


Walaupun tidak menyampaikan maksudnya secara langsung, namun Xu Jiang paham bahwa tetua kedua memutuskan untuk berkhianat dan bergabung dengan sekte Gunung Giok.


Tidak sama seperti tetua kedua, tetua pertama dan keempat justru tidak mengatakan apapun, karena yang ingin mereka katakan hampir sama dengan perkataan tetua kedua.


Selain ketiga tetua itu, ada lebih dari 200 murid yang akhirnya memutuskan untuk menyerah dan bergabung dengan sekte Gunung Giok, sedangkan sisanya memilih untuk berjuang hingga akhir.


"Su-suatu saat nanti, ka-kalian semua pasti akan mendapatkan balasannya" ucap Xu Jiang terbata-bata.


"Sungguh menyedihkan. Tapi baiklah, aku tidak akan membunuhmu, agar kau bisa menunggu harapan yang tidak mungkin akan datang!"


Setelah itu, Shan Zhe Ming memutuskan untuk kembali ke sekte Gunung Giok, namun sebelum itu, ia memberi perintah untuk membunuh semua anggota sekte Teratai Giok yang tersisa.


Pada akhirnya, sekte Teratai Giok yang merupakan salah satu sekte ternama di kekaisaran Bei hancur dalam waktu sehari, dan kabar mengenai kehancuran sekte itupun menyebar dengan cepat.


Hancurnya sekte Teratai Giok tentunya memberikan dampak yang cukup besar pada kekaisaran Bei, karena sekte Teratai Giok merupakan salah satu pilar kekaisaran.


Meskipun begitu, Zhao Yujin seolah menutup mata dan tidak ingin mengungkit masalah tersebut, sebab ia tidak ingin kehilangan pilar kekaisaran yang lainnya lagi.


Selain itu, penyerangan yang dilakukan sekte Gunung Giok terjadi dengan begitu cepat dan tidak terduga, sehingga Zhao Yujin tidak bisa mengambil tindakan pencegahan.


Dan karena Zhao Yujin memutuskan untuk menutup mata, sekte lain-pun tidak bisa bertindak lebih jauh, karena mereka tidak ada hubungannya dengan masalah tersebut.


"Yang mulia, bagaimana dengan murid patriark Xu?"


"Saat dia kembali nanti, aku akan menjelaskan situasi yang terjadi padanya, aku yakin dia akan memahami dan mengerti kenapa aku tidak membantu."