Phoenix Emperor

Phoenix Emperor
Chap 07. Hewan spiritual tingkat dua.



"Aku harap anda segera meninggalkan desa ini." Setelah menjelaskan semuanya, pelayan itu kemudian pergi dari sana.


Yin Feng tidak menanggapi perkataan pelayan itu, juga tidak mengatakan sepatah katapun seolah tidak peduli dengan masalah yang sedang menimpa desa tersebut.


"Sepertinya aku harus menunda perjalanan" ucap Yin Feng dalam hatinya.


Meski terlihat tidak peduli dengan masalah desa itu, namun sebenarnya Yin Feng tidak berniat untuk meninggalkan desa, ia justru sedang memikirkan cara untuk menyelidiki masalah itu.


Alasannya ingin ikut andil dalam masalah itu bukanlah untuk membantu penduduk desa, melainkan ingin menambah pengalaman dan mengambil keuntungan.


Dari penjelasan pelayan kedai, jumlah monster spiritual yang menyerang mencapai puluhan, dengan kata lain Yin Feng berkesempatan melawan puluhan musuh sekaligus.


Selain itu, puluhan hewan spiritual yang menyerang desa itu sama saja dengan puluhan kristal jiwa, dan tidak mungkin Yin Feng melewatkan kesempatan untuk memanennya.


"Terima kasih untuk makanan dan minumannya" ucap Yin Feng setelah membayar makanan dan minuman yang ia pesan sebelumnya.


Setelah itu, Yin Feng pergi mencari penginapan untuk dijadikan tempat tinggal sementara, namun sayangnya di desa itu tidak ada lagi yang membuka penginapan.


"Sial! Sepertinya aku harus tidur di luar lagi malam ini." Yin Feng menggerutu kesal sembari meninggalkan desa.


***


Malam harinya.


Yin Feng yang sedang menikmati keindahan langit malam yang dihiasi jutaan bintang, tiba-tiba dikejutkan oleh keberadaan aura kekuatan yang cukup kuat dari arah hutan.


Karena merasa penasaran, Yin Feng kemudian bergerak ke arah hutan untuk mencaritahu sumber aura kekuatan tersebut.


"Oh, sepertinya aku sedang beruntung." Yin Feng tersenyum lebar ketika mendapati segerombolan hewan spiritual sedang bergerak ke arah desa.


Puluhan hewan spiritual dengan berbagai jenis sedang bergerak mendekati desa, semuanya merupakan hewan spiritual tingkat tiga dan hanya ada satu hewan spiritual tingkat dua.


"Jadi dia, lawan terkuat yang harus ku hadapi?" Yin Feng bergumam pelan menatap seekor harimau hitam di tengah kerumunan hewan spiritual itu.


Menghadapi puluhan hewan spiritual tingkat tiga mungkin bukan masalah bagi Yin Feng, namun masalah besarnya ada pada harimau hitam yang berada ditengah gerombolan itu.


Dengan kekuatan Yin Feng saat ini, pastilah sulit baginya untuk mengalahkan harimau hitam itu, terlebih lagi ada puluhan hewan spiritual lainnya yang juga harus ia hadapi.


Lain halnya jika Yin Feng bisa berduel dengan harimau hitam itu, walaupun sangat sulit setidaknya Yin Feng masih memiliki kemungkinan untuk memenangkan duel.


"Hahh... Karena sudah terlanjur, tidak ada salahnya untuk mencoba keberuntungan."


Yin Feng mengeluarkan belati perak dan bersiap untuk menyerang, namun langkahnya terhenti ketika ia merasakan keberadaan aura kekuatan lainnya dari dalam hutan.


"Aura ini bukan berasal dari hewan spiritual" gumam Yin Feng.


"Siapa orang ini?"


Rasa penasaran memenuhi diri Yin Feng, ia ingin mencaritahu siapa orang yang ada di dalam hutan, namun ia tidak punya waktu karena para hewan spiritual sudah semakin dekat dengan desa.


Selain itu, Yin Feng juga tidak ingin menambah jumlah musuh, setidaknya sampai dirinya berhasil membantai habis para hewan spiritual yang ingin menyerang desa.


"Aku harap kau tidak mengganggu pertarungan-ku" gumam Yin Feng dengan pandangan yang masih tertuju ke dalam hutan.


Setelah memastikan tidak ada pergerakan dari sosok yang berada di hutan, Yin Feng kemudian keluar dari tempat persembunyiannya, lalu menghadang para hewan spiritual.


Kemunculan Yin Feng tentunya tidak mendapatkan sambutan yang ramah, beberapa dari hewan spiritual itu bahkan ada yang langsung melesat maju untuk menyerang Yin Feng.


Yin Feng juga tidak tinggal diam, ia yang telah bersiap dari awal juga melesat maju menyerang para hewan spiritual itu, dan hanya dalam waktu singkat Yin Feng berhasil membunuh semuanya.


"Groarrrr!"


Di saat yang bersamaan, Yin Feng juga terus bergerak maju mendekati para hewan spiritual itu, dengan gerakan yang sangat gesit, Yin Feng terus melesat sembari menghindari serangan.


Beberapa hewan spiritual lainnya kembali bergerak maju menyerang Yin Feng. Para hewan spiritual itu mengepungnya dan melancarkan serangan dari segala arah.


Meski di serang dari segala arah, namun Yin Feng tetap terlihat tenang, dengan santainya ia melompat ke udara dan berhasil menghindari serangan para hewan spiritual itu.


"Sekarang giliranku!" Yin Feng mengalirkan energi spiritual-nya ke dalam belati perak, kemudian melakukan tebasan di udara.


Dhuaaar!


Ledakan besar terjadi ketika bilah energi berbentuk bulan sabit itu menghantam para hewan spiritual, seketika itu juga belasan hewan spiritual yang menyerang Yin Feng langsung kehilangan nyawa.


"Groarrrr!"


Harimau hitam semakin marah melihat bawahannya dibunuh oleh Yin Feng, ia kemudian bergerak maju untuk menghadapi Yin Feng, lalu diikuti oleh semua bawahannya.


"Ini baru menarik!" ujar Yin Feng.


Meski jumlah lawannya jauh lebih banyak dan salah satu diantaranya sangat kuat, namun Yin Feng tidak merasa gentar sedikitpun dan malah semakin bersemangat.


Yin Feng mengalirkan energi spiritual ke dalam belati ditangannya dan seketika itu juga, cahaya keperakan menyelimuti belati tersebut, kemudian ia melesat maju tanpa keraguan.


"Groarrrr!"


Harimau hitam kembali mengeluarkan suara raungan yang sangat keras, seolah-olah sedang memberikan perintah pada bawahannya untuk menghentikan Yin Feng.


Setelah itu, harimau hitam melompat ke udara dan bersiap untuk menerkam Yin Feng, akan tetapi Yin Feng berhasil menghindar dari terkaman harimau hitam tersebut.


Tidak hanya berhasil menghindari serangan, tapi Yin Feng juga memanfaatkan kesempatan itu untuk membantai para hewan spiritual yang mengikuti harimau hitam.


Slash!


Slash!


Woshh!


Harimau hitam tidak tinggal diam, ia melancarkan serangan dengan mengayunkan cakarnya, tiga bilah energi tercipta dan melesat dengan kecepatan tinggi kearah Yin Feng.


Yin Feng yang menyadari serangan itu langsung menghentikan pembantaian yang ia lakukan, kemudian melompat ke udara untuk menghindari serangan harimau hitam.


Dhuaaar!


Ledakan dahsyat terjadi ketika serangan itu menghantam kawanan hewan spiritual, dalam sekejap, belasan hewan spiritual kehilangan nyawa karena serangan harimau hitam.


"Serangannya benar-benar dahsyat" gumam Yin Feng.


"Groarrrr!"


Harimau hitam mengeluarkan suara raungan yang sangat keras, pada saat yang bersamaan, aura intimidasi yang sangat besar menimpa tubuh Yin Feng dan membuatnya kesulitan bergerak.


Harimau hitam tidak membuang-buang kesempatan, ia melesat maju dan menyerang Yin Feng yang masih kesulitan bergerak.


Sementara itu, Yin Feng berusaha lolos dari tekanan intimidasi itu dengan menggunakan energi spiritual-nya, namun ia terlambat dan terkena serangan harimau hitam.


Crasss!


Yin Feng terlempar sejauh beberapa meter, darah segar mengalir keluar dari luka cakaran di dadanya.


"Si-sial!"