
"Selamat datang kembali, generasi muda" sapa pria sepuh setelah Yin Feng membuka mata.
Yin Feng menoleh kearah pria sepuh yang masih mempertahankan senyuman di bibirnya, tatapan matanya nampak berbeda dan kali ini, Yin Feng bisa melihat tingkatan kultivasi pria itu.
"Kekuatannya benar-benar tinggi" ucap Yin Feng dalam hatinya.
Sebelumnya, Yin Feng memang sudah menduga bahwa pria sepuh itu adalah kultivator hebat, namun tidak menyangka bahwa tingkat kultivasi-nya sangatlah tinggi.
Meskipun pria itu sudah sangat jauh dari kata muda, namun dengan kekuatannya saat ini, Yin Feng yakin jika pria sepuh itu mampu membumihanguskan kekaisaran Bei dengan mudah.
"Senior, sudah berapa lama aku bermeditasi?" tanya Yin Feng.
"Jika hamba tidak salah hitung, generasi muda menghabiskan waktu selama dua tahun."
"Apa?!" Yin Feng benar-benar kaget setelah mendengar jawaban pria sepuh itu, bahkan sulit baginya untuk percaya pada perkataan pria sepuh tersebut.
"Tidak usah khawatir, generasi muda. Karena waktu di tempat ini memang berjalan lebih cepat dari waktu di dunia mu."
"Meski begitu, aku masih tidak menyangka akan butuh waktu selama itu untuk mendapatkan api langit" sahut Yin Feng.
"Jika dibandingkan dengan para generasi sebelumnya, waktu generasi muda saat ini adalah yang tercepat."
"Benarkah?"
Pria sepuh itu mengangguk pelan, "misalnya saja generasi pertama, dia membutuhkan waktu selama lima tahun untuk membangkitkan kekuatan api langit miliknya."
"Membangkitkan? Bukankah sebelumnya senior bilang mendapatkan?"
Pria sepuh itu mengangguk, kemudian menjelaskan bahwa kekuatan api langit sudah ada dalam diri para generasi muda, sehingga mereka hanya perlu membangkitkannya.
Akan tetapi, hal itu tidak berlaku untuk Yin Feng, karena ada sesuatu yang membuat kekuatan api langit dalam dirinya menghilang, sehingga ia harus mendapatkannya lagi.
"Itu artinya, sebelum ini aku sudah memiliki kekuatan api langit?"
"Benar sekali."
"Lalu kenapa kekuatan-ku bisa menghilang?"
"Mohon maaf, generasi muda. Tapi, hamba tidak diizinkan untuk menjawab pertanyaan itu."
Yin Feng mendengus kesal, dalam hati maupun benaknya ada banyak sekali pertanyaan yang ingin ia tanyakan, salah satunya adalah pertanyaan mengenai identitas dirinya.
Dari penjelasan pria sepuh itu, Yin Feng menyadari bahwa dirinya memiliki hubungan dengan generasi sebelumnya, hanya saja ia tidak mengetahui apapun tentang mereka.
Selain itu, ia tidak bisa mengorek informasi dari pria sepuh di depannya itu, karena semua pertanyaan yang berhubungan dengan mereka, pasti tidak akan dijawab olehnya.
"Sepertinya aku memang harus mencari jawabannya sendiri" gumam Yin Feng.
"Generasi muda, boleh aku melihat kekuatan api yang anda dapatkan?"
Yin Feng mengangguk, lalu mengeluarkan bola api berwarna hijau di telapak tangannya. "Inilah api langit yang ku dapatkan."
Pria sepuh itu langsung terdiam ketika menatap bola api hijau di telapak tangan Yin Feng, tubuhnya bahkan gemetar ketika melihat api emas kecil berada di tengah-tengah api hijau itu.
"Senior, ada apa?"
"Tuan muda, selamat karena telah mendapatkan kekuatan api langit yang sangat luar biasa" jawab pria sepuh itu, caranya memanggil Yin Feng pun tiba-tiba berubah.
"Apa maksud anda, senior?"
"Aku sendiri tidak tahu pasti, tapi yang jelas kekuatan api hijau ini menyamai atau bahkan melebihi kekuatan api emas."
Yin Feng tersenyum lebar, meski ia tidak berharap banyak pada api hijau tersebut, namun nyatanya ia malah mendapatkan sesuatu yang lebih besar dari harapannya.
Keduanya berbincang untuk waktu yang lama, sampai akhirnya pria sepuh itu berpamitan pada Yin Feng, karena tugasnya untuk membantu Yin Feng telah selesai dilakukan.
"Kultivasi ku juga telah meningkat pesat, mungkin ada baiknya aku mulai belajar mengendalikan kekuatan api ini."
Sebelum pergi, pria sepuh itu berpesan agar Yin Feng belajar mengendalikan kekuatan api hijau, karena semakin tinggi tingkat api langit, semakin sulit pula untuk dikendalikan.
Misalnya saja kekuatan api emas milik generasi pertama, meski kekuatan itu sudah ada dalam dirinya, namun butuh waktu lama untuk mengendalikan kekuatan api itu.
Selain itu, ia juga berpesan agar Yin Feng tidak terlalu sering menggunakan api hijau, karena kultivasi Yin Feng masih sangat rendah untuk menggunakan kekuatan sedahsyat itu.
"Baiklah, saatnya memulai latihan!" ujar Yin Feng.
***
Setahun kemudian.
Meski sudah menghabiskan waktu selama satu tahun untuk berlatih, namun nyatanya Yin Feng masih belum berhasil mengendalikan kekuatan api hijau sepenuhnya.
Selain berlatih mengendalikan kekuatan api hijau, Yin Feng juga terus mengasah kemampuan bertarungnya, begitupun dengan kultivasinya yang terus ia tingkatan.
Dan kini, Yin Feng telah kembali ke puncak bukit yang sebelumnya, tepatnya di bukit tempat naga yang hampir membunuhnya tinggal, tujuannya adalah untuk mengalahkan naga itu.
Sejak pertamakali berhadapan dengan naga itu tiga tahun yang lalu, Yin Feng sudah bertekad untuk mengalahkannya, bahkan ia berjanji tidak akan pergi dari sana sebelum mengalahkannya.
"Tempat ini benar-benar luar biasa" gumam Yin Feng menatap bukit yang telah utuh seperti sediakala.
Tiga tahun yang lalu, bukit itu dibuat hancur oleh serangan naga yang tinggal di sana, namun setelah Yin Feng pergi, bukit itu kembali utuh seolah tidak pernah dihancurkan.
"Groarrrr!"
"Maafkan aku karena membuatmu menunggu begitu lama."
Woshh!
Yin Feng melepaskan aura kekuatannya, pada saat yang bersamaan, di punggungnya muncul sepasang sayap berwarna hijau yang tercipta dari energi spiritual-nya.
Kemudian, ia mengeluarkan belati dari cincin ruang yang ia temukan beberapa hari lalu di bukit lain. Setelah itu, Yin Feng melesat terbang ke puncak bukit tersebut.
"Groarrrr!"
Kemunculan Yin Feng disambut dengan raungan keras oleh naga itu, kemudian ia melanjutkan sambutannya dengan menyemburkan napas apinya kearah Yin Feng.
Berbeda dengan tiga tahun lalu, kali ini Yin Feng tidak berniat untuk menghindari serangan tersebut, ia justru membalas serangan naga itu dengan api hijau miliknya.
"Mari kita buktikan, api siapa yang lebih kuat!"
DHUAAARRR!!!
Ledakan yang sangat dahsyat terjadi ketika serangan mereka berdua bertemu di udara dan untuk kedua kalinya, bukit yang cukup besar dan tinggi itu kembali rata dengan tanah.
"Luar biasa! Padahal hanya mengerahkan sedikit kekuatan, tapi ternyata mampu menandingi serangan naga sialan ini!"
Meski belum sepenuhnya bisa mengendalikan kekuatan api hijau, namun Yin Feng sudah bisa menggunakan kekuatan api itu walaupun hanya sedikit.
Namun, kekuatan yang hanya sedikit itu nyatanya mampu menandingi kekuatan api naga tersebut, dan jika Yin Feng bisa mengeluarkan kekuatan yang sedikit lebih besar, mungkin ia bisa mengalahkan naga itu dalam sekali serang.
"Mari kita lanjutkan!" ujar Yin Feng, kemudian melesat terbang mendekati naga tersebut.
Naga itu juga tidak tinggal diam, ia melancarkan serangan napas apinya lagi kearah Yin Feng dan pada saat yang bersamaan, ia juga mengibaskan ekornya.
Semburan napas api itu berhasil dihindari dengan mudah oleh Yin Feng, namun serangan tak terduga yang dilancarkan naga itu berhasil mendarat ditubuhnya.
Yin Feng terlempar sampai menghantam bukit lainnya, ledakan yang cukup besar juga terjadi ketika tubuh Yin Feng mendarat di bukit tersebut, namun ia tidak menderita luka yang serius.
"Sial! Aku benar-benar tidak menduga dia akan melakukan serangan ganda" gumam Yin Feng sembari menghapus darah yang mengalir keluar dari bibirnya.