Phoenix Emperor

Phoenix Emperor
Chap 72. Iblis yang mengerikan.



Lingkaran formasi dibawah kaki Yin Feng menyemburkan api yang sangat panas, sementara lingkaran formasi di atas kepalanya, menembakkan kekuatan petir yang sangat kuat.


Kombinasi serangan api dan petir menyebabkan ledakan yang sangat dahsyat, bahkan ledakan itu sampai membuat mereka yang ada disekitarnya terpukul mundur cukup jauh.


"Sekuat apapun dirinya, pasti tidak akan mampu menahan serangan gabungan ini" ucap Zhu Liang.


"Tuan Zhu Liang, maaf karena mengganggu pertarungan mu. Kami terpaksa melakukannya karena situasi sedang tidak memungkinkan."


"Tidak apa-apa."


Zhu Liang nampak kecewa, padahal ia masih ingin melanjutkan pertarungan itu, tapi keadaan memaksanya untuk merelakan pertarungan yang sangat dinikmatinya itu.


"Tenang saja, di peperangan nanti pasti ada lawan yang membuat anda bersemangat lagi."


"Tunggu! Siapa yang mengizinkan kalian pergi?!"


Ketika Zhu Liang dan yang lainnya ingin kembali ke pasukan, mereka dikejutkan oleh suara seseorang yang terdengar dari kepulan asap yang menghalangi pandangan mereka.


Benar saja, ketika Zhu Liang dan yang lainnya mengarahkan pandangannya ke sana, dari dalam kepulan asap itu nampak siluet seseorang yang tidak lain adalah Yin Feng.


"Tidak mungkin!" ujar salah seorang kultivator.


Zhu Liang juga terlihat kaget melihat lawannya yang masih baik-baik saja, namun dalam hatinya, ia merasa sangat senang karena masih bisa melanjutkan pertarungannya.


"Kembalilah, kalian bukan lawannya" ucap Zhu Liang.


"Baik, tuan!"


Slash!


Pada saat yang bersamaan, suara tebasan terdengar jelas ditelinga mereka, kemudian salah seorang dari mereka tiba-tiba jatuh ke tanah dengan kepala yang telah terpenggal.


Mereka yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa tercengang, pasalnya pergerakan Yin Feng sangatlah cepat sampai tidak ada seorangpun yang menyadari serangannya.


"Siapa yang mengizinkan kalian pergi?!"


Yin Feng muncul tepat diantara mereka semua, digenggaman tangan kanannya terdapat sebilah pedang berwarna perak, dari tubuhnya terpancar aura membunuh yang sangat pekat.


Tidak hanya Zhu Liang dan rekan-rekannya, bahkan Yun Xiang dan pasukannya juga tidak luput dari kengerian aura membunuh yang dilepaskan Yin Feng.


"Sepertinya aku terlalu memandang rendah dirimu" ucap Zhu Liang.


"Memandang rendah orang lain adalah hal yang lumrah di dunia ini, dan terkadang, orang-orang lupa bahwa langit itu sangatlah tinggi."


"Kau benar! Karena itulah, aku akan melawan mu dengan segenap kekuatanku!" ujar Zhu Liang.


Woshh!


Aura berwarna biru menyelimuti tubuh Zhu Liang, para kultivator yang berada disekitarnya terpaksa menjauh karena tidak sanggup menahan tekanan dari aura Zhu Liang.


Berbeda dengan para kultivator itu, Yin Feng justru masih bertahan ditempatnya dan tidak bergerak sedikitpun, bahkan aura Zhu Liang tidak memberikan dampak apapun padanya.


Dhuarrr!


Ledakan kembali terjadi ketika Yin Feng dan Zhu Liang mengadu tinju mereka, gelombang energi yang tercipta menyebabkan kultivator di sekitar mereka terpukul mundur.


Sesaat setelahnya, mereka berdua tiba-tiba menghilang dari pandangan dan pada saat yang bersamaan, suara ledakan kembali terdengar mengisi keheningan.


Pertukaran serangan mereka tidak hanya menimbulkan suara ledakan serta gelombang energi spiritual, tapi juga menciptakan percikan api yang memenuhi langit.


Dhuaarrrrrr!


Ledakan dahsyat terjadi tepat didepan pasukan kekaisaran Yun, tidak ada yang mengetahui apa penyebabnya, namun ledakan itu menyisakan sebuah kawah yang sangat besar.


Slash!


Tidak lama berselang, bilah energi sepanjang lima meter melesat kearah pasukan kekaisaran, dalam sekejap, ratusan prajurit meregang nyawa dibuatnya.


Pertarungan dua kultivator hebat itu membuat Yun Xiang khawatir dan berkeringat dingin, karena serangan mereka berdua bisa mengarah padanya kapan saja.


Jika hal itu terjadi, bisa dipastikan bahwa nyawanya akan melayang saat itu juga, karena diantara pasukannya tidak ada seorangpun yang mampu menahan serangan tersebut.


"Ayah, kita harus segera meninggalkan tempat ini!" ujar Yun Tian.


Perkataan anaknya menyadarkan Yun Xiang dari lamunannya, ia kemudian memerintahkan seluruh pasukan untuk segera menjauh dari tempat pertarungan Zhu Liang dan Yin Feng.


Akan tetapi, Yin Feng tidak mengizinkan mereka meninggalkan tempat itu, disela-sela pertarungannya, Yin Feng masih sempat melancarkan serangan kearah pasukan kekaisaran Yun.


"Keparat! Jika dia tidak mengizinkan kita pergi, maka hancurkan saja dia bersama-sama!" ujar Yun Xiang.


Setelah itu, setiap komandan pasukan memerintahkan pasukannya untuk melancarkan serangannya, sehingga membuat Yin Feng dihujani oleh serangan energi spiritual.


"Inilah yang ku tunggu-tunggu!"


Disisi lain, Zhu Liang juga ikut melancarkan serangannya pada Yin Feng, namun sebelum pukulannya mengenai sasaran, Yin Feng tiba-tiba menghilang dari pandangannya.


Detik berikutnya, Yin Feng telah muncul lagi di dekat pasukan kekaisaran Yun, kemudian mengayunkan pedangnya. Seketika itu juga, bilah energi yang cukup besar melesat kearah Yun Xiang


"Yang mulia!" ujar Zhu Liang, lalu melesat mendekati Yun Xiang, begitupun dengan kultivator lainnya.


Dhuarrr!


Beruntung, Zhu Liang berhasil mendekati Yun Xiang dan menciptakan perisai energi spiritual, jika tidak serangan Yin Feng pasti akan merenggut nyawa Yun Xiang dan anaknya.


"Teknik pedang teratai!"


Serangan pertama yang dilancarkan oleh Yin Feng hanyalah untuk mengalihkan fokus Zhu Liang, karena yang diincarnya adalah menghabisi pasukan kekaisaran Yun sebanyak mungkin.


Meskipun begitu, tidak bisa dipungkiri bahwa ia sangat berharap serangan itu bisa merenggut nyawa Yun Xiang, namun ia sadar membunuh kaisar Yun tidak semudah yang dibayangkan.


Sementara Zhu Liang dan yang lainnya melindungi kaisar dan anaknya, Yin Feng mulai melakukan pembantaian terhadap pasukan kekaisaran Yun yang tidak dilindungi oleh mereka.


Hanya dalam hitungan detik, ratusan nyawa prajurit kekaisaran Yun telah berhasil direnggut oleh Yin Feng, bahkan tidak ada seorangpun yang bisa menghentikannya.


"Hentikan iblis mengerikan itu!" ujar Yun Xiang.


Para kultivator yang melindunginya mengangguk, kemudian melesat kearah Yin Feng untuk menghentikannya, sementara Zhu Liang tetap berada disisi Yun Xiang.


Kejadian sebelumnya membuat Zhu Liang meningkatkan kewaspadaannya, karena jika ia lengah sedikit saja, maka nyawa kaisar Yun dan anaknya akan direnggut oleh Yin Feng.


"Siapa sebenarnya orang ini?"


"Hamba juga tidak tahu, yang mulia" jawab Zhu Liang.


"Kita harus melakukan sesuatu, jika tidak peperangan ini akan dimenangkan olehnya sendirian."


Mulanya, Yun Xiang sangat percaya diri dan yakin akan memenangkan peperangan itu, karena kekuatan dan jumlah pasukan mereka lebih banyak dari kekaisaran Tang.


Tapi setelah menyaksikan kengerian yang ditunjukkan oleh Yin Feng, rasa percaya dirinya tiba-tiba lenyap entah kemana, bahkan rasa takut akan kekalahan mulai menyelimuti dirinya.


Sama halnya dengan Yun Xiang, Zhu Liang juga merasakan kekhawatiran yang sama, dan tanpa disadari olehnya, rasa takut sudah mulai menyelimuti dirinya secara perlahan.


"Tidak, ini tidak bisa dibiarkan. Aku harus melakukan sesuatu untuk menghentikannya."


Zhu Liang menguras isi kepalanya untuk menemukan cara menghentikan dan mengalahkan Yin Feng, ia benar-benar tidak rela jika harus kalah oleh Yin Feng yang lebih muda darinya.