Phoenix Emperor

Phoenix Emperor
Chap 56. Melihat ke dalam diri.



"Arghh! Semua misteri ini benar-benar membuatku pusing!"


Yin Feng benar-benar merasa frustasi, padahal ia belum mengungkap satupun misteri dalam dirinya dan sekarang, malah ada misteri lain yang menambah beban pikirannya.


"Hahh" Yin Feng menghela napas panjang untuk menenangkan pikirannya. "Untuk saat ini, lebih baik fokus untuk meningkatkan kultivasi."


Yin Feng mengeluarkan teratai Api dan Es dari cincin ruangnya lalu meletakkan teratai itu didepannya, kemudian ia memejamkan matanya dan mulai melakukan penyerapan.


Sama seperti saat pertamakali melakukan penyerapan, kali ini Yin Feng juga diserang oleh hawa dingin dan panas secara bersamaan, namun hal itu bukan masalah lagi untuknya.


Hanya saja, proses penyerapan kali ini berjalan lebih cepat dari sebelumnya, karena Yin Feng sudah mulai terbiasa menyeimbangkan dua jenis energi dalam dirinya secara bersamaan.


Disisi lain, Yin Feng menggunakan kesadaran spiritualnya untuk masuk ke ruang jiwanya, bagaimanapun juga ia masih penasaran dengan perkataan sosok misterius sebelumnya.


"Dia memintaku melihat ke dalam diriku, tapi aku tidak menemukan apapun di sini" gumam Yin Feng.


"Melihat ke dalam diri..."


Yin Feng berpikir keras untuk menemukan maksud dari ucapan itu, walau terdengar sederhana, namun Yin Feng yakin maksudnya tidak sesederhana yang ia pikirkan.


"Jangan-jangan dia memintaku untuk menemukan jati diri..."


"Atau mungkin, aku harus melihat lebih dalam lagi ke dalam diriku?"


Berbagai kemungkinan kini muncul di benak Yin Feng, namun ia masih bingung harus memilih yang mana, karena semua kemungkinan yang ia pikirkan bisa mengartikan maksud sosok itu.


"Sial! Siapa sangka ucapan sederhana itu memiliki maksud yang sulit untuk dimengerti!"


"Hahh... Aku harus tenang, jika tidak aku tidak akan menemukan jawabannya."


Ketika sedang fokus berpikir, sosok Phoenix hijau yang sebelumnya tiba-tiba saja terlintas di pikirannya, saat itu juga muncul satu kemungkinan lainnya dalam benaknya.


"Apa ini berhubungan dengan Phoenix itu?"


"Phoenix hijau... Api hijau... Sial! Kenapa aku tidak memikirkan ini sebelumnya?!"


Saat ia bertemu dengan Phoenix hijau, Yin Feng merasakan perasaan yang sangat tidak asing, bahkan ia merasa Phoenix hijau itu sudah menjadi bagian dari dirinya.


Alasannya tidak lain adalah karena kekuatan api hijau dalam dirinya, dengan kata lain, Phoenix hijau yang ia temui itu adalah jelmaan atau perwujudan dari kekuatan api hijau.


"Senior itu juga pernah menyinggung masalah ini sebelumnya" gumam Yin Feng saat mengingat pria tua yang ia temui di altar api langit.


Sebelumnya, pria tua itu sudah menjelaskan bahwa Yin Feng memiliki kekuatan api langit sejak lahir, namun sayangnya, kekuatan itu menghilang karena suatu alasan.


Setelah ia bermeditasi di altar api langit, Yin Feng akhirnya mendapatkan kekuatan api langit yang baru, dan sejak saat itu, api hijau sudah menjadi bagian dari dirinya.


Singkatnya, karena api hijau adalah bagian dari dirinya, maka Phoenix hijau itupun juga merupakan bagian dari dirinya, atau lebih tepatnya perwujudan dari dirinya sendiri.


"Lihatlah ke dalam dirimu. Jadi ini maksudnya!"


"Tapi kenapa? Apa hubungannya diriku dengan hewan legenda itu?"


Meski Yin Feng sudah berhasil menemukan maksud dari ucapan sosok misterius itu, namun masih ada satu pertanyaan yang harus ia temukan jawabannya.


Yin Feng kini menyadari bahwa kekuatan api langit di dalam dirinya itu masih menyimpan misteri, dan misteri itu berhubungan dengan identitasnya yang sebenarnya.


"Jika kekuatan itu sudah ada sejak aku lahir, artinya ibu atau ayahku juga memiliki kekuatan yang sama."


"Dan tidak menutup kemungkinan jika mereka adalah generasi muda yang dimaksud oleh senior itu."


"Tapi, aku belum pernah mendengar tentang klan yang memiliki kekuatan api sedahsyat ini sebelumnya."


Di dunia yang mengutamakan kekuatan ini, rasanya sangat mustahil bila klan atau keluarga dengan kekuatan api yang begitu luar biasa tidak diketahui oleh banyak orang.


Sekalipun klan atau keluarga ini menutup diri dari dari keramaian, setidaknya nama klan atau keluarga mereka akan dikenal oleh semua orang di benua Xuanwu ini.


"Tunggu, bukankah paman Ying Huo pernah menyebutku sebagai penguasa benua Langit?"


Ketika pertamakali mereka bertemu, Ying Huo memang pernah menyebut Yin Feng sebagai penguasa benua Langit, namun saat itu Yin Feng berpikir bahwa Ying Huo salah mengenali orang.


Namun setelah memikirkan semua kemungkinan yang ada, serta semua misteri yang ada pada dirinya, maka tidak menutup kemungkinan jika keluarganya ada di sana.


"Jika keluargaku memang berasal dari benua Langit, lalu kenapa peninggalan ibunya bisa ada di benua Xuanwu?"


"Sepertinya hanya ibu yang bisa menjawab semua pertanyaan ini!"


***


Boom!


Boom!


Setelah melakukan penyerapan yang memakan waktu selama hampir dua bulan, dari dalam tubuh Yin Feng akhirnya terdengar suara ledakan teredam sebanyak dua kali.


Tiga ledakan teredam itu menandakan bahwa kultivasi Yin Feng telah meningkat sebanyak tiga tahapan, dan saat ini kultivasi Yin Feng berada di ranah Nirvana bintang delapan.


Selain berhasil meningkatkan kultivasinya, penguasaan terhadap kekuatan api hijau juga telah meningkat, dari yang sebelumnya 65 persen telah meningkat sampai 75 persen.


"Hahh" Yin Feng menghela napas seraya membuka mata, "sayang sekali, padahal aku berharap bisa menembus ranah dengan teratai ini."


Meski sedikit kecewa karena tidak langsung menembus ranah, namun Yin Feng tidak terlalu memikirkannya, karena ia masih memiliki satu sumber daya lagi.


"Sebaiknya aku mencari makan terlebih dahulu."


Awalnya, Yin Feng ingin melanjutkan meditasinya dan menyerap energi dari pecahan batu meteor, namun ia terpaksa menunda keinginannya karena harus mengisi perutnya terlebih dahulu.


Setelah itu, Yin Feng menghilang dari tempat duduknya, lalu muncul lagi di dekat air terjun. Kemudian, ia melesat ke kedalaman hutan untuk berburu hewan spiritual.


Tidak lama berselang, Yin Feng menemukan seekor rusa bertanduk giok yang merupakan hewan spiritual tingkat satu, lalu ia mengeluarkan belati perak dan melesat kearah rusa tersebut.


Slash!


Dalam sekali tebasan, Yin Feng berhasil memenggal leher rusa tersebut. Setelah mengambil kristal jiwa serta dagingnya, Yin Feng kemudian mencari sungai untuk membersihkan daging rusa itu.


Ketika sedang membersihkan daging rusa di sungai, Yin Feng merasakan hawa keberadaan beberapa kultivator ramah Yin dan Yang sedang bergerak menuju kearahnya.


"Sial! Tidak bisakah aku makan dengan tenang?"


Beberapa menit kemudian, para kultivator itu akhirnya sampai di dekat sungai, mereka nampak kaget saat melihat Yin Feng yang sedang membakar daging rusa buruannya.


"Siapa kau?" tanya salah seorang dari mereka.


"Bukan siapa-siapa, hanya orang kelaparan yang ingin makan dengan tenang" jawab Yin Feng.


Para kultivator itu mengamati penampilan Yin Feng dari atas sampai bawah, mereka juga mencoba membaca tingkat kultivasinya, namun tidak berhasil.


"Sepertinya dia bukan kultivator."


"Benar! Aku tidak merasakan aura kultivasi di tubuhnya."


"Jangan bodoh! Tidakkah kalian melihat kepala rusa itu?"


Mereka mengarahkan pandangannya pada kepala rusa di sebelah Yin Feng, seketika itu juga, mereka akhirnya menyadari bahwa Yin Feng adalah seorang kultivator.


"Maaf, kami tidak bermaksud mengganggu, tapi bolehkah kami beristirahat di sini?"


"Siapa yang melarang kalian? Lagipula hutan ini bukan milikku" jawab Yin Feng.


"Terima kasih" sahut pria yang pertamakali bicara dengan Yin Feng.