Phoenix Emperor

Phoenix Emperor
Chap 39. Harimau Es & Beruang Api.



"Anak muda, apa kau mau ke hutan?" Ketika Yin Feng keluar dari kota, seorang pria tua tiba-tiba saja menghentikan langkahnya.


Yin Feng mengangguk, "benar, aku ingin ke hutan untuk mencari sesuatu."


"Apa kau pendatang?"


"Benar, aku baru saja tiba di kota ini kemarin" jawab Yin Feng.


"Kalau begitu, sebaiknya kau jangan masuk ke hutan."


"Apakah ini ada hubungannya dengan hewan spiritual tingkat raja yang sering dibicarakan?" tanya Yin Feng.


Pria tua itu menggeleng pelan, lalu menjelaskan bahwa informasi mengenai hewan spiritual tingkat raja itu sudah umum, karena terlalu sering dibicarakan oleh penduduk kota.


Namun, alasannya melarang Yin Feng masuk ke hutan bukan karena hewan spiritual tingkat raja itu, bahkan ia sangat yakin jika Yin Feng mampu mengalahkan kedua hewan spiritual tersebut.


Satu-satunya alasan yang membuatnya melarang Yin Feng adalah karena keberadaan sosok misterius yang jauh lebih kuat daripada kedua hewan spiritual tingkat raja tersebut.


Bahkan, pria tua itu sangat yakin bahwa sosok misterius itu-lah yang mengendalikan kedua hewan tersebut, jika tidak sangat mustahil bagi dua raja untuk berada di satu wilayah yang sama.


"Yang anda katakan memang benar, tapi darimana anda mendapatkan informasi ini?" tanya Yin Feng dan entah kenapa ia malah merasa curiga pada pria tua didepannya itu.


"Aku sering keluar masuk hutan untuk mencari kayu bakar, jadi aku pernah melihat sosok misterius itu."


Yin Feng mengangkat sudut bibirnya, "anda tenang saja, karena jika dia bertemu denganku, maka aku akan merenggut nyawanya!"


"Anak muda, aku tahu kau kuat, tapi jangan terlalu menyombongkan diri."


"Aku tidak sombong, tapi instingku berkata bahwa aku bisa mengalahkan sosok misterius itu" sahut Yin Feng, lalu pergi meninggalkan pria tua itu.


Raut wajah pria itu berubah setelah Yin Feng meninggalkannya, tatapan matanya sangat tajam dan menyiratkan kebencian kepada Yin Feng yang sudah semakin jauh darinya.


***


Hutan sekitar kota.


Yin Feng menutup matanya, lalu melepaskan kesadaran spiritual-nya untuk menemukan keberadaan kedua hewan spiritual tingkat raja yang meresahkan penduduk kota.


"Ketemu!" ujar Yin Feng seraya membuka matanya, lalu melesat dengan kecepatan tinggi ke arah bagian terdalam hutan tersebut.


Tidak lama berselang, Yin Feng akhirnya tiba ditempat hewan spiritual tingkat raja itu berada, kedua hewan itu nampak sedang tertidur di depan sebuah gua yang cukup besar.


"Harimau dan beruang, kedua hewan ini memang mustahil untuk bersama" gumam Yin Feng.


Yin Feng mengeluarkan belati perak dari cincin ruang miliknya, lalu melepaskan aura kekuatannya dengan sengaja, agar keberadaannya diketahui oleh orang yang berada di dalam gua tersebut.


Disaat yang sama, kedua hewan spiritual tingkat raja itu langsung terbangun saat merasakan aura Yin Feng, mereka mengarahkan tatapan tajam pada Yin Feng yang berada di atas pohon.


"Karena kalian sudah bangun, maka izinkan aku untuk membuat kalian tidur lagi!"


Yin Feng menghilang dari pandangan, sesaat kemudian ia muncul lagi diantara kedua hewan spiritual tersebut, lalu memutar tubuhnya sembari melancarkan serangan.


Akan tetapi, kedua hewan spiritual itu berhasil menghindari serangannya dan juga menjauh darinya, kemudian mereka melancarkan serangan menggunakan cakar mereka.


Yin Feng menyeringai, lalu mengalirkan energi spiritual ke kedua tangannya dan menahan serangan kedua hewan spiritual tersebut.


Boom!


Ledakan terjadi ketika Yin Feng menahan serangan mereka, meski begitu Yin Feng masih terlihat baik-baik saja, bahkan tidak terlihat kesulitan sedikitpun saat menahan serangan mereka.


Selain itu, Yin Feng juga tidak beranjak sedikitpun dari tempatnya berdiri, sementara kedua hewan spiritual itu justru terpukul mundur beberapa langkah.


"Groarrrr!!!" kedua hewan spiritual itu meraung keras, lalu melanjutkan serangannya.


Yin Feng tidak tinggal diam, ia melompat ke udara sembari melancarkan serangan kearah beruang api setinggi lima meter, tapi serangannya lagi-lagi berhasil dihindari oleh beruang itu.


Pada saat yang hampir bersamaan, harimau es juga melancarkan serangannya kearah Yin Feng, kali ini harimau es menyerang dengan menggunakan energinya.


Pancaran energi spiritual berwarna biru melesat kearah Yin Feng, seketika itu juga, suhu udara di sekitar tempat itu langsung berubah menjadi dingin sedingin es.


Yin Feng tidak menghindar, ia menahan serangan harimau es dengan menciptakan perisai dari energi spiritual. Disisi lain, beruang api juga telah siap melancarkan serangannya.


Walaupun diserang dari dua arah, namun Yin Feng tidak terlihat panik sedikitpun, ia malah menyeringai seolah sangat menantikan serangan dari beruang api tersebut.


Benar saja, ketika beruang api melancarkan serangannya, Yin Feng tiba-tiba menghilang dari pandangan, sehingga membuat serangan kedua hewan itu saling beradu.


Dhuaaarrr!!


Ledakan terjadi ketika serangan mereka bertabrakan, perbedaan energi mereka menciptakan kerusakan yang sangat besar, bahkan sampai meratakan area hutan seluas belasan meter.


Selain berhasil meratakan hutan, dampak dari ledakan itu juga melukai keduanya, karena pada dasarnya kekuatan mereka saling bertentangan satu sama lain.


"Api dan Es, kristal jiwa milik kalian pastinya sangat cocok untuk meningkatkan kultivasi-ku!"


Yin Feng yang masih melayang di udara kemudian melapisi belati perak dengan energi spiritualnya, lalu melesat dengan kecepatan tinggi dan langsung menyerang harimau es.


Dengan kecepatannya, Yin Feng berhasil menciptakan puluhan luka sayatan hanya dalam hitungan detik, bahkan harimau es tidak memiliki kesempatan untuk menghindar.


Akan tetapi, saat Yin Feng hendak memenggal kepalanya, beruang api tiba-tiba saja melancarkan serangannya, sehingga memaksa Yin Feng untuk menjauh dari harimau es.


"Sepertinya aku harus lebih cepat lagi!"


Yin Feng melepaskan aura membunuhnya, seketika itu juga tempat pertarungan mereka diselimuti oleh aura mengerikan, bahkan berhasil membuat kedua hewan itu bergidik.


"Mati!" ujar Yin Feng yang tiba-tiba muncul di dekat harimau es, lalu memenggal kepalanya.


"Groarrrr!!"


Beruang api terlihat marah karena Yin Feng berhasil membunuh temannya, ia berlari dengan kecepatan tinggi mendekati Yin Feng, lalu melompat untuk menerkamnya.


Yin Feng menunjukkan seringainya, lalu melesat maju dengan kecepatan yang tidak bisa diikuti oleh mata, sesaat kemudian Yin Feng telah berada di belakang beruang api.


Pada saat yang bersamaan, beruang api juga mendarat di tanah, namun setelah itu, tubuhnya tiba-tiba saja terbelah menjadi dua bagian.


"Bermain-main dengan kalian sungguh menyenangkan, tapi sayangnya aku masih memiliki urusan lain" ucap Yin Feng mengarahkan pandangannya ke dalam gua.


Setelah mengambil kristal jiwa milik kedua hewan spiritual tingkat raja itu, Yin Feng kemudian masuk ke dalam gua untuk menemui sosok misterius yang mengendalikan mereka.


"Sepertinya kedua peliharaan-ku sudah dikalahkan olehmu" ucap pria berjubah hitam yang sedang duduk bermeditasi di atas batu.


Dahi Yin Feng berkerut saat menatap pria berjubah hitam itu, entah kenapa aura milik pria itu terasa tidak asing baginya, seolah-olah mereka sudah pernah bertemu sebelumnya.


"Apa kita pernah bertemu sebelumnya?" tanya Yin Feng.


"Maksudmu?"


Yin Feng mengamati penampilan pria itu sembari mengingat kapan dan dimana ia pernah bertemu dengannya. Setelah beberapa saat, Yin Feng akhirnya berhasil mengingatnya.


"Benar juga, aku memang pernah bertemu denganmu sebelumnya."


"Benarkah?"


Yin Feng mengangguk, "kau ada di saat hewan spiritual menyerang desa di luar hutan belantara."


"Oh, jadi yang waktu itu kau?" sahut pria itu, kemudian berdiri dari tempat duduknya, "pertemuan ini sepertinya sudah ditakdirkan, begitu juga dengan kematian-mu."


"Kau benar! Aku juga memikirkan hal yang sama" sahut Yin Feng.