Oh Kayla

Oh Kayla
Sikap Aneh Dave



Kayla sedikit kesal melihat Dave hari ini. Bagaikan seekor anak ayam yang takut kehilangan induknya dari bangun tidur hingga sekarang Dave selalu menempeli Kayla.


Bahkan ke kamar mandi saja Dave pun mengikutinya, dengan alasan tidak mau jauh. Sungguh kekonyolan Dave yang tidak pernah terpikirkan oleh Kayla.


"Sayaanngg lepasiinn"


Ucap Kayla kesal menatap Dave.


"Gak mau. Saya lagi pengen di manja"


Ucap Dave dengan wajah yang terlihat lucu.


"Ckk,, Iya tapi lepasin duluu Kay susah geraknya neh"


Ucap Kayla menyingkirkan tangan Dave yang sedari tadi melingkari perut ratanya.


"Udah gak usah liat tu laptop mending kamu peluk aku saja"


Dengan Dave yang berusaha menjauhkan laptop dari hadapan Kayla.


"Jangaann,, Ini penting"


Ucap Kayla merebut kembali laptopnya.


"Jadi aku gak penting? Kamu lebih milih itu laptop dari pada aku?"


Ucap Dave bersungut kesal.


'Iikkhh kenapa ne orang kok jadi aneh gini. Apa kesambet kali yah,,, iikkhh jadi takutkan'


"Gak gitu sayang, kamu kan tahu aku lagi buat produk baru. Kamu jangan kayak gitu doong"


Ucap Kayla menatap wajah Dave yang tengah cemberut.


"Yaudah kalau gitu jauhin laptopnya kamu peluk aku aja"


"Iya deh iyaa,, Neh uda jauh kan"


"Hmm... Matiin aja"


Ucap Dave menatap leptop yang berada di ujung ranjang.


"Ckk,, Iya. Neh uda mati. Udah puas?"


Ucap Kayla dengan bersungut kesal.


"Belum. Peluuukkk"


Ucap Dave dengan merentangkan tangannya.


Dengan senyum yang di paksakan Kayla mendekati Dave dan memeluknya.


"Udah kan,, Lagian kamu kenapa sih? Gak biasanya kayak gini juga?"


Dengan Kayla yang mengusap lembut kepala Dave.


"Kan udah di bilang aku lagi pengen di manja"


Dengan memutar bola matanya Kayla hanya berdehem saja menanggapi ucapan Dave barusan.


"Sayanngg"


"Hmm... "


"Pengen makan yang segar-segar deh"


Ucap Dave menengadahkan kepalanya menatap Kayla.


"Kamu mau makan buah?"


"Hmm,,, Boleh juga"


"Yaudah tunggu bentar aku ambilin"


"Gak mau jauuhhh"


"Bentaran doang"


"Gak mau jauh-jauh pokoknya"


"Astagaaa,,, Yaudah ayok turun ikut ambil ke bawah"


Ucap Kayla dengan menatap Dave. Yang di balas anggukan kepala.


Benar saja Dave mengikuti Kayla ke dapur untuk mengambil buah potong yang berada di dalam lemari pendingin.


Dave terus bergelayut manja pada lengan mungil Kayla.


"Ini makanlah"


Ucap Kayla menyodorkan sepiring potongan buah di hadapan Dave.


"Gak mau"


Ucap Dave dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Lah, tadi yang minta mau makan yang segar-segar siapa? Kamu kan. Ini yang segar-segarnya. Dimakan!"


"Hmmm,, Iya deh. Tapi suapin yaah"


"Oh God. Iya!"


Dengan berjalan cepat Kayla mendudukan bokongnya di atas sofa di ikuti oleh Dave disampingnya.


Buka mulutnya aaaaa"


Ucap Kayla menyodorkan sepotong apel di depan mulut Dave.


Dengan segera Dave membuka mulut dan melahap potongan apel tersebut.


"Hmmm... Enak"


Ucap Dave seperti anak kecil.


"Hhe,, Iya makanlah"


Ucap Kayla menahan senyumnya.


Kayla kembali menyuapi Dave potangan buah hingga habis tak tersisa.


Dengan tiba-tiba Dave membaringkan kepalanya di atas paha Kayla.


"Sayaaangg pijitin aku pusing"


Ucap Dave manja.


"Ya ampuunn mangkanya olahraga sana biar sehat"


"Apa sayang? Kamu mau ngajakin olahraga lagi yaa?"


Sontak saja Kayla langsung melempar bantal kepada Dave dan menutupi wajahnya.


*****


Setelah melewati drama seharian bersama Dave yang entah mengapa tiba-tiba menjadi manja akhirnya siang ini Kayla kembali bebas setelah Dave mendapat telpon dari Kris.


"Ingat jangan nakal selama saya tinggal"


Ucap Dave dengan wajah penuh intimidasi.


"Hmmm,,"


"Dengerin gak?"


"Iya sayaang"


Ucap Kayla dengan senyum lebarnya.


Setelah memberi kecupan di kening Kayla, Dave pergi bersama Kris.


Kayla kembali menuju ke dalam kamar mengambil laptop dan melanjutkan kembali memeriksa laporan.


Ddrrtt.. Drrtt...


Kayla segera memeriksa siapa yang telah menghubunginya.


"Hallo Assalamualaikum ma"


Ucap Kayla setelah mengusap layar ponselnya.


📲 "Hallo Waalaikumsalam anak mama"


Ucap Mama Martha di seberang sana.


"Iya Ma, Mama apa kabar?"


📲 "Alhamdulillah baik sayang. Kamu kesini dong Mama rindu ne"


"Syukurlah Ma,, Iya Ma, Kayla juga rindu sama Mama"


📲 "Kesini dong sayang. Sekalian ntar kita ngemall bareng, shoping-shoping manjah"


Ucap Mama Martha dengan terkekeh yang sangat jelas terdengar di telinga Kayla.


"Iya Ma, sebentar ya Kayla ganti baju dulu"


📲 "Iya sayang Mama juga mau siap-siap neh. Ya sudah ntar hati-hati di jalannya ya,, Assalamualaikum"


"Iya Ma, Waalaikumsalam"


Ucap Kayla dan langsung memutuskan panggilan tersebut.


Kembali Kayla mematikan laptopnya dan segera besiap-siap menemui Mama Martha di Mansion Abraham.


Setelah dua puluh menit mengemudikan kendaraannya Kayla sampai di Mansion Abraham.


Dengan segera Kayla mematikan mesin mobil dan masuk kedalam.


"Selamat datang nona muda"


Ucap Pak Beni menyambut kedatangan Kayla.


"Terimakasih Pak, Mama dimana Pak?"


Ucap Kayla menatap Pak Beni.


"Nyonya Besar sudah menunggu nona di ruang keluarga"


"Okeh, Terimakasih Pak Ben"


Segera Kayla berjalan menuju ruang keluarga.


Mama Martha tersenyum senang menatap kedatangan Kayla.


"Assalamualaikum Ma"


Ucap Kayla dengan mencium tangan Mama Martha.


"Waalaikumsalam sayang. Rindu sekali Mama sama kamu sayang"


Balas Mama Martha memeluk Kayla erat.


"Heheh iya Ma, Kayla juga rindu sama Mama"


"Sayang kamu mau makan atau minum sesuatu?"


"Tidak Ma, Kayla masih kenyang"


"Yasudah ayo kita jalan ke Mall, Mama sudah lama tidak ke Moll sibuk menemani Papa terus"


Ucap Mama Martha dengan mengambil tas kulit miliknya.


"Iya Ma, ayo"


Balas Kayla tersenyum senang.


Kayla tersenyum senang menatap Mama Martha yang ikut bernyanyi dan sesekali berjoget mengikuti dentuman irama musik di mobil Kayla.


Kayla baru mengetahui salah satu sifat Mama mertuanya yang berjiwa muda tersebut.


Mama Martha sangat senang sekali dengan sesekali tertawa bersama Kayla. Rasanya Kayla seperti berjalan bersama sahabatnya saja bukan seperti jalan bersama Mama-Mama mertua di luaran sana yang kebanyakan harus selalu menjaga sikapnya.


Sesampainya di Mall Kayla memarkirkan kendaraannya tepat di depan Mall. Sangat dekat dengan jalan raya hanya pagar tinggilah yang membatasinya.


"Kenapa tidak parkir di basement si sayang?"


Ucap Mama Martha menatap sekeliling yang ramai.


"Tidak apa-apa Ma disini juga aman dan lebih dekat kok"


Jawab Kayla santai.


"Hmm,, Yasudah ayo kita masuk"


Ucap Mama Martha dengan segera merangkul tangan Kayla berjalan masuk ke dalam Mall.


Kayla dan Mama Martha memasuki salah satu toko baju dengan merk terkenal. Mereka memili-milih baju yang telah di sediakan oleh pelayan toko.


Mama Martha dan Kayla sangat senang sekali karena mereka baru saja membeli sebuah dress yang terlihat anggun dan mewah bila di gunakan. Lalu beralih lagi menuju toko sepatu.


Mama Martha membelikan Kayla sebuah sepatu yang sangat indah. Meskipun Kayla jarang menggunakan sepatu seperti itu tapi ia menerimanya dengan senang hati.


Apa lagi bila di di gunakan bersamaan dengan dress yang baru saja mereka beli akan sangat terlihat cantik sekali.


Setelah merasa lelah berbelanja Mama Martha mengajak Kayla untuk memasuki salah satu Restoran Chinese berlogo halal yang terdapat di dalam Mall tersebut.


Tidak perlu menunggu terlalu lama pesanan merekapun datang. Dengan segera Kayla dan Mama Martha menyantap hidangan yang telah tersaji di atas meja dengan sesekali berbincang dan tertawa membahas sesuatu yang sangat di gemari oleh kaum wanita.