Oh Kayla

Oh Kayla
Honey Moon (Satu)



Dua orang gadis dengan kedua tangan di penuhi beberapa papper bag tampak bahagia. Tanpa memikirkan berapa jumlah nominal yang baru saja mereka habiskan mereka melenggang menuju kendaraan masing-masing.


"Thanks ya Kay, sering-sering aja traktir gue"


Ucap Laura dengan sedikit mengangkat belanjaannya.


"Okeh, doain aja saham gue naik terus biar kita makin sering shopingnya"


Jawab Kayla dengan menyematkan kaca mata hitam di hidung mancungnya.


"Istri Sulthan mah bebas yaa"


Sontak keduanya tertawa dan masuk ke dalam mobilnya masing-masing dan perlahan beranjak menuju tujuannya.


Dave yang sudah berada di apartemen menunggu Kayla dengan sesekali memandangi ponselnya. Dave tampak menggeleng-gelengkan kepala melihat laporan anak buahnya yang mengawasi Kayla selama berada di luar rumah.


Mulai dari Cafe hingga ke toko Underware, toko baju dan toko sepatu semua lengkap dengan potret Kayla.


Cklaakk..


"Eh suamiku sudah pulang ya. Kirain masih meeting"


Ucap Kayla santai sambil melepaskan sepatunya dan menoleh ke arah Dave.


Yah, semenjak ingatannya pulih Kayla harus memanggil Dave kembali dengan sebutan 'Suamiku atau Sayang'


"Sepertinya senang sekali yang habis borong setengah Mall"


Ucap Dave melirik barang belanjaan Kayla


"Pengennya sih begitu. Tapi aku takut apartemen ini tidak akan cukup menampung barang belanjaanku hahaha. Oiyah mau lihat gak aku beli apa saja?"


Ucap Kayla dengan semangat.


"Tentu saja aku ingin melihatnya. Apa lagi Underware yang baru saja kamu beli. Langsung pakai ya biar aku bisa menilai apakah cocok atau tidak"


Ucap Dave dengan senyuman penuh arti.


Glek.


'Mampus kok pakek nanya segala gue. Ne Singa bisa makan gue lagi kalau sampai begitu'.


"Heheh.. Gak jadi. Aku cuma bercanda kok. Ya sudah aku mau bersih-bersih dulu ya"


Dengan cepat Kayla berlari menuju kamarnya.


"Hey tunggu, katanya mau nunjukin kenapa malah lari"


Dave terkekeh melihat wajah panik Kayla yang takut ia mangsa kembali.


*****


Hari ini Dave dan Kayla akan mengunjungi Mansion Abraham setelah Kayla di temukan Papa dan Mama Dave yang berada di Amerika dengan cepat menyelesaikan pekerjaannya dan segera kembali ke Tanah Air.


Mobil Dave baru saja berhenti di depan Mansion Abraham dengan hormat Pak Beni memberi sambutan.


"Selamat datang tuan muda dan nyonya muda. Tuan besar dan nyonya besar sudah menunggu di ruang keluarga"


Ucap Pak Beni sambil menunduk hormat.


"Baik, terimakasih Pak Ben"


Ucap Dave yang di balas anggukan oleh pak Beni dan berjalan menuju ruang keluarga bersama Kayla.


"Assalamualaikum ma, pa"


Ucap Dave dan Kayla bersamaan


"Waalaikumsalam, aaaaa anak kesayang mama"


Ucap mama Martha yang langsung memeluk Kayla sambil meneteskan air mata haru


"Kamu sehat kan sayang? Mama dengar kamu sempat hilang ingatan ya?"


Ucap mama lagi sambil memeriksa tubuh Kayla.


Dave hanya berlalu menuju sang papa yang masih melihat ke arah dua orang wanita yang sedang berpelukan tersebut.


"Alhamdulillah Kayla sehat ma. Mama dan Papa apa kabar?"


Ucap Kayla sambil berjalan ke arah Papa bersama Mama Martha yang menggiringnya.


"Alhamdulillah kami sehat nak.


Jawab sang Papa sambil membalas pelukan Kayla.


"Dave, kamu harus lebih ekstra menjaga Kayla ya. Papa tidak ingin hal semacam ini terjadi kembali"


Ucap Papa fokus menatap Dave.


"Iya pa, Insyaallah Dave akan lebih ekstra menjaga Kayla"


Perbincangan itu berlanjut hingga membahas segala hal hingga keinginan Dave untuk membawa Kayla honey moon, karena selama ini mereka belum sempat melakukan honeymoon.


Kedua orang tua Dave sangat senang mendengarnya sembari mendoakan agar mereka segera di beri keturunan.


*****


Setelah kembali ke Apartemen. Dave dan Kayla langsung menuju kamar mereka.


"Sayang, kamu serius soal honey moon tadi?"


Ucap Kayla sambil melepaskan antingnya.


"Tentu saja. Sudah lama aku ingin membawamu honey moon sayang. Kamu ingin kita honey moon kemana? Maldives"


Ucap Dave sambil memeluk Kayla dari belakang


"Gak lah, aku udah pernah ke sana. Kalau ke Santorini bagaimana?"


Jawab Kayla cepat.


"Hmm Santorini??"


"Iya Santorini. Kamu tahukan Santorini adalah pulau vulkanik yang berada di antara Pulau Ios dan Anafi, Yunani. Bayangkan saja kita akan berada di tengah-tengah bangunan putih yang berada di tebing. Ditambah lagi sambil menikmati matahari tenggelam yang indah. Pasti akan sangat romantis sekali.


Ucap Kayla dengan menatap Dave dari pantulan cermin.


"Hmm.. Baiklah kalau begitu. Lusa kita akan ke Santorini"


"Aysiikk,, jalan-jalan lagi. Makasih sayang"


Ucap Kayla dengan tersenyum senang.


"Kata siapa kita akan jalan-jalan. Kita akan berada di kamar saja seharian"


Ucap Dave dengan senyuman penuh arti.


"Aahh gak mau. Kay maunya jalan-jalan ya. Gamau kalau di kamar aja, bagus di sini saja dari pada berada disana tapi tidak bisa menikmati" Sungut Kayla kesal.


"Haha iya iya kita akan jalan-jalan sesuka hati mu nyonya Dave"


"Gitu dong. Heheh"


Dave pun mulai melancarkan aksinya. Dengan perlahan mendorong Kayla ke atas ranjang.


Dan melanjutkan olahraga panasnya. Huhaaa


*****


Seluruh persiapan untuk keberangkatan honey moon sudah siap. Bahkan Jet pribadi Abraham Corp pun sudah siap di landasan pacu.


Dave dan Kayla baru saja sampai di Bandara di antar langsung oleh asisten Kris.


Seluruh awak Cabin menyambut hormat kepada Dave dan Kayla saat memasuki pesawat.


Setelah menjelaskan rute perjalanan. Pesawat pun siap untuk take off.


Hampir tujuh belas jam penerbangan akhinya sampai juga di Bandar Udara Santorini (Thira) Yunani.


Mereka langsung melanjutkan perjalanan menuju Oia, sebuah kota kecil yang terletak di ujung utara pulau utama Santorini. Dahulu kota ini bernama Apano Meria. Tetapi hingga saat ini penduduk lokal masih sering menyebut kota ini dengan nama Pano Meria.


Oia memiliki arsitektur khas Cyclades dan berwarna putih.


Kayla yang baru pertama kali mengunjungi tempat ini seakan terhipnotis oleh keindahannya.


"Waahh indahnyaa,, Gak nyesal gue milih ne tempat"


Ucap Kayla yang dapat di dengar oleh Dave dengan jelas.


"Iya sayang indah. Apa kamu sudah merasa lapar?"


Ucap Dave dengan memandang wajah Kayla yang masih tersenyum secerah matahari.


"Iya, ayo cari makanan khas disini. Aku ingin mencobanya"


Ucap Kayla dengan semangat.


"Ayo sayang"


Dave dan Kayla memasuki sebuah Cafe yang cukup terkenal disana.


Setelah seorang pelayan datang dan menjelaskan daftar menu makanan khas daerahnya pilihan Kayla jatuh kepada Fava dan Gyros. Dave hanya mengikuti saja sesuai keinginan Kayla.


Fava adalah salah satu makanan yang populer di Santorini. Makanan ini dibuat dari kacang fava yang diolah dengan tekstur seperti krim yang nikmat disajikan saat hangat. Ditambah dengan perasan lemon dan minyak zaitun. Kebayang bukan bagaimana lezatnya.


Sedangkan Gyros adalah makanan khas Yunani yakni berupa daging panggang yang dipanggang vertikal menggunakan alat khusus. Lalu disajikan seperti sandwich dengan roti pita yang di isi bawang bombay, irisan tomat dan french fries. Dilengkapi dengan saus tzatziki.


Setelah makanan tersaji di atas meja, Kayla dan Dave langsung menikmatinya. Sangat romantis sekali di saat sebelum matahari terbenam. Sehingga mereka dapat menikmati pemandangan matahari terbenam dengan sangat indah.


Duh Happynya yang lagi honey moon 😂