
Setelah kepergian Marla, Denbe menemui Anthony di balkon.
" Bagaimana Anthony? apa yang kalian lakukan selama 25 menit di sini " tanyanya ceriwis
" aku mencium dan memeluknya... " ucapnya sambil tersenyum sumringah
" Apakah kau menyukainya Anthony? kejarlah secepatnya, gadis secantik Marla pasti banyak yang menginginkannya " nasehat Denbe
" Entahlah apakah Marla menyukai anak kecil, aku harus memastikan hal itu dulu sebelum melangkah lebih lanjut
" Apakah kau akan mempertemukannya dengan Junior? "
" Jika saatnya tiba, pasti aku akan mempertemukan mereka. Jika Junior tak menyukainya... akupun tak bisa melangkah Denbe "
" Ayo sebaiknya kita pulang, aku sudah kewalahan menghalau para wanita pengagummu " ajak Denbe
🐝🐝🐝🐝
Sudah 30 menit Starla mencoba membuat video untuk Junior ,namun selalu gagal karena ia menangis sebelum lagu selesai bahkan terkadang sebelum memulai lagunya.
" Sebaiknya kita istirahat saja dulu, besok aja ya membuat lagunya " bujuk Sisi, ia tak tega melihat Starla yang menangis
" Aku akan coba sekali lagi ya " ucapnya sambil kembali menghapus air matanya. Starla mengambil bedaknya dan memakainya kembali
"OK Si.. aku siap "
"Baik 1....2....3...mulai. "
"Hai junior apa kabarmu ? jangan rewel ya.. Aunty akan menyanyikan sebuah lagu untukmu...hik hik hik " Starla kembali menangis
" Mengapa lagi Starla....?? "
"Aunty.. aku mengatakan aunty padahal aku mommynya, aku ingin mengatakan mommy tapi tak bisa hik hik hik... oh Junior " air mata Starla kembali menetes membasahi pipinya.
Diam-diam Sisi mengambil sebutir obat tidur dan mencampurnya di minuman Starla
"Minumlah dulu agar kau lebih tenang " ucapnya lalu memberikan minumannya tadi, dan tak lama Starlapun langsung tertidur.
Sisi memanggil Felix agar memindahkan Starla ke kamar
" Sisi kapan jadwal kontrol Starla? " tanya Felix
" Seharusnya minggu depan, tapi Starla bilang dia baik-baik saja, ia tak mau ke Singapura lagi "
" Persiapkan saja berkas-berkas dan pakaian kalian, mana tau ada kesempatan. Starla harus rajin kontrol itu demi kebaikannya sendiri "
" Lihatlah 1 jam dia di depan kamera hendak menyanyikan lagu untuk Junior saja tak jadi-jadi "keluh Sisi
"Apakah obatnya masih ada? "
" Masih tapi 2 hari ini Ia tak mau meminumnya, katanya ia tak memerlukannya lagi "
" Mengapa kau begitu ceroboh Si, Starla tak boleh tak meminum obatnya. Besok kau harus memberi obatnya... ingat Jangan sampai lengah. Kau tau Sisi, Kemungkinan Starla harus meminum obatnya seumur hidup, kau kan perawat seharusnya kau tau yang terbaik untuk sahabatmu ini " omel Felix
" Maaf... aku akan lebih hati-hati " cicitnya . Sisi merapikan rambut Starla sambil memandanginya
" Kasihan kau Starla.. Semoga kau bisa berkumpul lagi dengan anak dan suamimu " doanya tulus lalu merebahkan dirinya di samping Starla dan menyusulnya ke dunia mimpi.
☀️☀️☀️☀️
Matahari bersinar cerah pagi ini. Starla sudah lebih baik, setelah sarapan Sisi memintanya kembali meminum obatnya.
Starla dan Sisi kemudian membuat video untuk Junior, Starla menyanyikan 2 Lagu yang sering dinyanyikannya saat berdua dengan Junior.
Starla lalu mengirimkan videonya pada Anthony melalui HP nya.
Di tempat yang lain, Anthony yang menerima video kiriman dari Marla merasa senang sekali. Berulang kali Ia menonton video tersebut sambil senyum-senyum sendiri, ia membayangkan jika Marla menyanyikan lagu tersebut sambil mengendong Junior... oh betapa bahagianya.
" Apakah kau belum minum obatmu Anthony, sejak tadi kau bukannya mendengarkan rapat hanya senyum-senyum sendiri " tegur Denbe. Anthony terkaget... Ia sampai lupa jika ia sedang memimpin rapat dengan para Pimpinan kartel yang lain
" Omg Marla... pesonamu membuatku sampai lupa daratan " ucapnya dalam hati sambil mematikan HP nya
" Maaf sekali lagi maaf, kita lanjutkan lagi rapat " ucapnya dengan wajah memerah karena malu, peserta rapat hanya saling memandang heran menyaksikan Anthony yang biasanya berwajah dingin sekarang bisa tersenyum. Denbe hanya mengelengkan kepalanya
" Anthony sepertinya kau sudah membuka hatimu kembali , aku akan melaporkanmu pada Carmelia hi hi " ucapnya dalam hati
Dasar... si mulut ceriwis wkwkwkw
" Hallo ada apa Denbe? " sapa Carmelia
" Senorita anda akan senang mendengarkan gosip terbaru ini ha ha "
" Katakan Denbe....jangan membuatku penasaran "
" Sepertinya Junior akan segera mendapatkan mama baru, dan anda tau... dia sangaaaat cantik "
" Oh ya... sungguh, oh senangnya hatiku, ceritakan padaku Denbe... siapa namanya, bagaimana mereka bertemu, kapan Anthony akan membawanya kerumah..... "
" Sabar Nyonya aku akan menceritakan semuanya oke.... begini namanya Marla dia... bla... bla... bla... " begitulah Denbe dengan mulut tumpisnya 😅😅😅, namun itulah yang membuat Denbe menjadi kesayangan Carmelia dia selalu bisa di andalkan
Anthony yang sudah selesai dengan urusannya mencari-cari Denbe, kemana dia? Anthony melihat Denbe di sudut ruangan sedang berbincang dengan seseorang dengan HP nya, Anthony merasa curiga. Ia lalu mendekati Denbe tanpa suara dan menguping pembicaraan nya
" Denbe... apa kau benar-benar ingin ku kirim kembali ke afrika dengan mulut ceriwismu itu hah " bentaknya marah
" Ada apa kau marah-marah bos, sedang pms? " tanyanya cuek, Anthony mengambil hp dari tangan Denbe
" Apapun yang dikatakan si ceriwis ini, tak benar ma!! " ucapnya lalu melemparkan hp Denbe ke sembarang arah, yang membuat Denbe kelimpungan menangkap hp nya
" Dasar bos gila " omelnya... tapi hanya dalam hati 😅😅😅
Anthony paling tidak suka jika urusan pribadinya di umbar kemana mana, apalagi jika mamanya sampai tau . Mamanya pasti akan mengejarnya sampai ke neraka jika perlu. Tak lama hp nya berbunyi, Anthony melihat mamanya calling, ia menarik nafas panjang
" Ada apa lagi ma? " sahutnya malas
" Kapan kau akan membawa Marla ke rumah ? mama akan mempersiapkan makanan yang banyak dan enak " tanyanya dengan gembira
" itu hanya hoax ma " elaknya
" Mama lebih percaya Denbe dari pada kau Anthony, mama tunggu kabar baik darimu. mama akan memberitahu Junior dulu ya kalau dia akan punya mama baru... ah senangnya "
" Ma Junior masih bayi... ia tak akan mengerti "
" Junior itu punya otak yang cerdas jauh di atasmu , ia pasti mengerti "
" Tentu anakku punya otaknya yang cerdas, tidak seperti neneknya yang tidak bisa membedakan mana berita hoax mana yang benar "
" Dasar kau anak durhaka ...Juniorrrrrr nenek punya berita baik untukmu......!!! " teriakan cempreng Carmelia masih terdengar walau Anthony sudah menjauhkan hp dari kupingnya, kini ia hanya bisa menarik dalam hati... belum apa-apa mansion sudah heboh, ini semua gara-gara si ceriwis itu.
" Denbeeeee..... ke ruanganku sekarang!!! " teriaknya marah, Denbe pun mengikuti nya ke ruangan
" Puas sudah kau membuat mamaku heboh seperti itu? mulai sekarang kau ganti saja celanamu itu pake rok saja dan pel kantor ini dari atas sampe bawah " omelnya kesal
Denbe membuka wa nya dan memberikannya pada Anthony sambil tersenyum usil
" Bacalah... yakin kau masih menyuruhku menjadi ob hemm ??? " tanyanya.
Anthony membuka percakapan antara Denbe dan manager Marla nona Shasa
" Pagi nona Shasa, Senior Anthony Ingin mengajak dinner nona Marla, kapan bisa? "
" Tunggu sebentar saya lihat jadwal dulu...dinner atau kencan 😜😜"
" Tentu semua di awali dengan dinner nona Shasa yang cantik... "
" Marla setuju dinner, besok malam, sharelock Lokasi "
" Tidak perlu, Senior yang akan menjemput dan mengantar Nona Marla kembali , Terimakasih cantik... apa parfum kesukaanmu aku akan membelikannya sebagai hadiah "
" Terimakasih atas kebaikanmu tuan Denbe, buat Marla tersenyum sudah cukup buatku, akhir-akhir ini Marla jarang tersenyum entah apa yang dipikirkannya "
" Baik Nona Shasa permintaanmu adalah perintah....
Anthony menyerahkan kembali HP Denbe sambil tersenyum
" Akhirnya berguna juga mulut ceriwismu itu, siapkan semuanya.... " ucapnya senang
Bagaimana kah dinner Marla dan Anthony? apakah Akan berjalan lancar ?
See you next eps sista
Happy reading