
Sisi berjalan sambil memandang ke arah Felix, tampan sekali kau Felix.. mengapa kau menikah dengan Starla namun meniduriku, mengapa kau mempermainkan aku Felix? jika kau menikahi wanita lain aku pasti sudah membunuhmu ucap Sisi sambil memelototkan matanya ke arah Felix.
Starla di antar oleh mama Sisi ke pelaminan, Felix sudah menunggu di sana dengan senyum manisnya. Felik menadahkan tangannya lalu Starla menyambutnya dengan bahagia. Keduanya memulai acara pernikahan nya. Sisi sudah tak karuan rasa, ingin sekali Ia berlari dari tempat itu dan mengubur dirinya sendiri... kembali air mata nya jatuh satu satu.
Di tengah acara saat Felix ditanya kesediaannya menikahi Marla, tiba tiba ayah Sisi mengandeng tangan Sisi dan menariknya mendekati Felix dan Marla. Sisi terkejut ketika Marla mengambil tangannya dan menyatukannya dengan tangan Felix
" Sisi sayang jangan menangis, hari ini adalah hari pernikahanmu dengan Felix... Surprise.. he he " bisik Starla
" Jadi.....?? "
" Ya.. lanjutkan acaranya, kemaren Felix sudah melamarmu " bisiknya lagi
Felix meraih tangan Sisi dan berjongkok di depannya
" Sisi maaf aku bukan pria yang romantis... maukah kau menikah denganku, menghabiskan sisa hidupmu dengan pria jelek ini? " tanyanya
" Kau tak takut cepat mati.. menjadikan aku sebagai istrimu? " tanya Sisi
" Aku rela Si..... " ucapnya lalu berdiri dan menarik Sisi ke peluknya, semua yang hadir bertepuk tangan bahagia.
Acara pernikahan berlangsung lancar dan khidmat.
Starla bahagia sekali hari ini, sahabatnya menikah dengan kakak angkatnya. Starla memeluk keduanya
" Semoga kalian berdua bahagia selalu, malam ini menginaplah di sini tidak usah menemaniku manggung aku bisa sendiri.. okay " ucapnya
" Kemarikan hp mu " ucap Felix, Felix mengutak atik HP Starla
" Kalau ada apapun yang penting langsung hubungi aku, no ku selalu standby OK... " ucap Felix
" Baiklah aku pamit dulu, bersenang-senanglah kalian muah.. muah " Starla pun pamit, ia kembali ke bar untuk bersiap-siap tampil malam ini dengan mengunakan mobil sewaannya tadi pagi.
🍷🍷🍷🍷
Starla masih nyaman beristirahat di markas Felix, di lantai 3 bar FELA, hp nya sudah 3 kali berbunyi dengan malas Ia meraih hp nya. Matanya membulat melihat Anthony melakukan VC, segera Ia mengeser tombol hijau
Anthony terkejut melihat Marla yang sedang berbaring di ranjang memakai piyama sexy sekali
" Haii cantik... apakah aku menganggu istirahatmu ? " tanyanya
" Tidak.. aku hanya berbaring, beristirahat untuk tampil malam ini , Ada apa kau menelfon " jawabnya
" Tidak apa-apa, aku hanya mengingatkan... aku menunggu jawabanmu malam ini "
" Jawaban apa yang kau inginkan Anthony ? "
" Tentu saja jawaban yang menyenangkan, bolehkah aku ke tempatmu sekarang... aku rindu " ucap Anthony
Starla tertawa mendengar Anthony yang sedang bucin
" Kau dan mulut manismu itu Senior, sudah dulu aku mau mandi nanti kita bertemu di ruang gantiku saja ya.. "
Starla mengakhiri vc lalu bergegas mandi dan bersiap untuk tampil malam ini. Ia memakai baju yang agak sexy malam ini Ia ingin mengoda Anthony dari atas panggung.
Sudah jam 09 malam, Starla bersiap di belakang panggung. Malam ini Ia membuka pertunjukannya dengan duduk di ayunan lalu turun dari atas dengan gaun putihnya yang berkibar dengan rambut hitamnya yang dibiarkan terurai, Ia terlihat seperti seorang bidadari yang turun dari langit.
Penonton terperangah melihat Marla yang berayun-ayun, suara merdunya terdengar begitu indah memenuhi ruangan. 100 pasang mata memandang tanpa berkedip, termasuk Anthony seolah-olah Ia melihat Starla istrinya turun dari surga menengoknya
" Denbe.. katakan padaku, dia Starla apa bukan ? " tanyanya memastikan
" Entahlah bos... jika warna rambutnya di ganti bisa dipastikan sama persis dengan Starla... apa mereka kembar? " jawab Denbe
" Aku sudah bertanya pada Miranda, ia berani menjamin jika Starla anak tunggal "
" Entahlah boss... Miranda Ingin sekali bertemu dengan Marla, menurutnya gadis itu adalah Starla " ucap Denbe. Perbincangan terhenti karena di atas panggung Marla membuka gaun panjangnya di bantu gadis penari, kini ia memakai mini dres tanpa lengan berwarna pink tua.... semua yang menonton ternganga melihat hal tersebut
" Sheet.... mengapa Ia melakukan itu, kini semua mata melihat tubuh mulusnya..... " Anthony merasa sangat marah dan cemburu, bagaimana mungkin Marla berpakaian sexy seperti itu
" Sabar boss.. kita tak bisa melarangnya, itu hak nya " ucap Denbe
" Malam ini jika ia menerimaku, aku akan memintanya untuk berhenti menjadi penyanyi... aku akan mengurungnya jika perlu akan ku ikat kakinya dan tangannya " ucapnya penuh nada cemburu, Denbe tak bisa berkata apa-apa, Ia hanya berharap Anthony tak mengamuk di situ.
Marla mandi karena badannya serasa sangat gerah, keringatnya menguncur deras. Selesai mandi dan mengenakan dalamannya dilapisi baju mandi. Pintu ruangannya di ketuk terdengar suara Anthony yang memanggilnya, Marla pun membukakan pintu
" Denbe... Jaga pintu jangan biarkan siapapun masuk " ucapnya sambil menutup pintu, melihat Marla yang hanya memakai baju mandi membuat Anthony yang tadinya mau marah jadi lupa. Di raihnya tubuh sexy itu ke pelukannya
" Mengapa kau sangat mengoda... " ucapnya sebelum ******* habis bibir Marla, Marla membalas ciuman Anthony. Anthony mengangkat tubuh Marla ke atas meja rias, posisi itu memudahkannya nya untuk mencumbu gadis itu. Wangi tubuh Marla yang baru mandi membuat hasrat Anthony semakin menjadi jadi
" Oh Marla.... Jadilah kekasihku.. please " bisiknya dengan suara parau karena menahan keinginannya untuk segera memasuki gadis itu. Marla melepaskan pelukannya, dipandanginya wajah tampan suaminya itu
" Yes Anthony... aku mau menjadi kekasihmu dengan satu syarat... "
" Katakan..... "
" Aku mau bertemu dengan Junior "
Anthony duduk di sofa, ditariknya Marla agar duduk di pangkuannya
" Hanya itu syaratnya? " tanya Anthony menyakinkan, Marla mengangguk
" Baiklah... tapi aku juga punya satu syarat untukmu... "
" Apa....? "
" Berhentilah jadi penyanyi, aku akan memenuhi semua kebutuhanmu. Apapun yang kau inginkan akan Kubelikan, aku punya banyak uang Aku tak mau ada pria lain yang menatap tubuh mulusmu ini "
" Baiklah deal.... " keduanya kembali menyatukan bibir mereka, tak ada kata-kata lagi hanya bunyi kecupan menghiasi ruangan tersebut.
" Di mana asistenmu? " tanya Anthony
" Malam ini dia menginap di rumah orang tuanya "
" Marla ...bagaimana jika malam ini kita ke Villaku saja hem " rayu Anthony
" Tidak ah... aku takut " jawabnya pura-pura menolak
" Takut apa.. aku tak akan mengigitmu, kita dinner saja . Oh ya apakah kau mau melihat video Junior saat Ia mendengar nyanyianmu ? " tanya Anthony
" Tentu saja mau... mana? "
" Tapi kamu harus mau ke Villaku malam ini " jawabnya sambil tersenyum senang
" Kau menjebakku Anthony...baiklah.. mana videonya " pinta Marla
Anthony membuka hp nya lalu memberikan pada Marla, Marla senang melihat Video Junior yang terdiam saat melihatnya menyanyikan lagu nina bobo... oh betapa tampannya kau junior
" Tampan sekali Junior, jika besar Ia akan mengalahkan ketampananmu Anthony " ucapnya tanpa sadar
Anthony tak menjawab, ia sibuk menciumi leher Marla dan tangannya sedang bergerilya berusaha membuka baju mandi Marla. Marla yang menyadari kelakuan Anthony langsung mencubit keras tangan nakal itu
" Kondisikan tangan mesummu itu Senior " ucapnya lalu berdiri menuju kamar mandi
" Mau kemana? "
" Aku mau berpakaian dulu...sebelum tangan mesummu itu kembali beraksi " ucapnya Santai lalu memasuki kamar mandi
Di Kamar mandi Marla menelfon Sisi
" Si.. aku sudah jadian dengan Anthony, malam ini aku akan menginap di Villanya " lapornya senang
" Oh ya.. oh senangnya... Hari ini kita berdua sama-sama bahagia, selamat ya " ucapnya tulus
" OK dadah.. muah muah " Marla mengakhiri panggilannya dengan Sisi
Tanpa di ketahui Marla dan Anthony, Denbe yang bertugas menjaga pintu berkelahi dengan beberapa pengemarnya yang memaksa Ingin bertemu dengan Marla, Ia bahkan sampai mengeluarkan pistolnya
" Nasip Jadi samsak.... Anthony... Marla apa yang kalian lakukan di dalam sudah 30 menit tak keluar juga " omel Denbe
See you next eps
Happy reading