
" Matt hubungi Anthony, aku ingin bicara dengannya " perintahnya setelah selesai menghubungi Ivan
" Apa yang ingin anda bicarakan Senior? "
" Sudah hubungi saja dia, tidak usah cerewet kau. macam mak-mak arisan saja kau " ucap Dolga sambil mengeplak kepala Matt dengan topinya
" Si senior, sebentar " ucap Matt sambil mengerutu dalam hati, tidak anak tidak papanya sama saja tidak sabaran huh.. 😤
Tut tut tut
" Hallo.... " sahut di seberang sana
" Hallo Senior Anthony ? " tanya Matt takut -takut aduh suaranya saja sudah buat merinding
" Hemmm " sautnya
" Ini Senior Dolga ingin bicara dengan anda " ucap Matt lalu menyerahkan hp nya
" Hallo Anthony apa kabar? " Dolga berbasa basi
" Ha ha ha kau ingin mengundangku ke pemakaman anakmu Dolga ha ha " sahut Anthony, Dolga meremas bahu Matt menahan marah
" Tentu tidak Anthony, tidak semudah itu seorang Dolga akan mati ha ha " jawabnya
" Apa maumu curut tua? " tanyanya
" Apaaa curut tua, jaga mulut kotormu itu Montenegro!! " teriak Dolga marah sambil memukul kepala botak Matt
" Aw... boss, ini kepala bukan samsak " omel Matt
" Katakan cepat apa maumu Dolga!! "
" Aku mau membuat perjanjian denganmu Anthony "
" Katakan.... aku menunggu " ucap Anthony
" Aku berjanji tidak akan menganggu pengirimanmu, dan menarik semua mafiosoku dengan satu syarat "
" Apaa....? " tanya Anthony penasaran
" Serahkan wanitamu untuk Juan, itu saja! " pinta Dolga
" Rupanya kartelmu benar-benar sudah kehabisan stok wanita ya, kau dan anakmu sama saja " ejek Anthony
Dolga menahan amarahnya, ia berharap Anthony bisa melunak kali ini. Semua untuk Juan anaknya
" Bukan begitu Anthony, jika kau mau akan kubonusi 10 wanita cantik untukmu, bagaimana? " rayu Dolga lagi
" Aku tak memerlukan 10 wanitamu Dolga, aku cukup satu. Berikan saja untuk anakmu, jangan menganggu milikku!! " jawabnya dingin
" Lagipula mengapa kalian sangat menginginkan wanitaku? sudahlah Dolga urusi saja kelakuan anakmu itu! " ucap Anthony marah hendak menutup hp nya
" Tunggu Anthony jangan ditutup dulu, boleh aku bertanya dari keturunan siapa wanitamu itu? karena ia sangat mirip dengan mamaku " tanya Dolga
Pertanyaan Dolga mengagetkan Anthony, mengapa orang seperti Dolga sampai menanyakan asal usul Starla. Anthony memang tak pernah bertanya pada Miranda siapa ayah Starla, dan memang Starla dan Miranda bagaikan langit dan bumi tak ada kemiripan sama sekali, apa Starla merupakan keturunan dari Dolga.
" Hallo... Anthony, kau mendengarkanku? " suara Dolga mengagetkan lamunan Anthony.
" Hemmm ya aku mendengarkan " jawabnya asal, sedangkan pikirannya masih kemana-mana
" Jadi bagaimana kau setuju? " tanya Dolga lagi
" Dolga... aku tak tertarik, sesuatu yang sudah menjadi milikku tak akan pernah kulepaskan. Kaupun tau itu " jawab Anthony
" Baiklah Anthony jangan bilang aku tak bernegosiasi padamu...selamat malam " ucap Dolga
" Jadi bagaimana senior? " tanya Matt penasaran
" Anthony lebih memilih Ivan ha ha ha " jawab Dolga, jangan salahkan aku Anthony aku sudah memberimu kesempatan untuk hidup ucap Dolga dalam hati.
Sementara itu Anthony yang sedang berada di Jet nya menuju Spanyol tak bisa tidur nyenyak, pertanyaan Dolga seputar asal usul Starla menghantuinya. Tapi aku tak perduli dari mana asal usul Starla, aku mencintainya karena dirinya bukan karena asal usulnya ucapnya dalam hati.
Anthony mengirimkan pesan pada Rita
" Rita jaga Starla dengan extra hati-hati, banyak pihak yang tertarik padanya setelah kemunculannya di pesta Omar. "
" Si Senior " pesan jawaban Rita
🌴🌴 Di Rumah Sakit 🌴🌴
Starla dan Sisi melapor ke resepsionis bahwa mereka akan memulai magangnya besok. Mereka dimintanya menunggu karena dr Max sedang rapat, dr Max Ingin bertemu dengan mereka. Sambil menunggu Starla memainkan hpnya
" Starla HP mu baru ya, OMG inikan keluaran terbaru harganya sama dengan sebuah motor? kau membelinya, uang dari mana ? " tanya Sisi heboh
" Eee ini.... " Starla bingung mencari jawaban untuk Sisi
" Sebenarnya ini HP mama, hadiah dari Senior. Tapi karena mama tak bisa memakainya, mama memberikannya padaku " jawab Starla ...oh mama mengapa sekarang aku jadi pembohong... 😢
" Pagi Starla... Sisi " sapa Dr Max dengan senyum manisnya
" Dokter kalo senyumnya jangan terlalu manissss, aku takut.... " ucap Sisi
" Takut? takut kenapa? " tanya Max bingung
" Takut diabetes... hi hi hi " jawab Sisi
" Sisi, sopanlah sedikit " ucap Starla sambil mencubit lengan Sisi
" Ha ha ha bisa aja kamu Si..." Max tertawa geli
" Ayo kita ke kantin " ajak Max
" Lho kok kita ke kantin dok...? " tanya keduanya
" Kemaren kan kita gagal makan siangnya, sekarang diganti sarapan aja, ok! " jawab Max santai
" Apakah Dokter tidak sibuk? " tanya Starla sambil mengikuti Max ke kantin
" Tidak.... ayo " jawab Max sambil mengandeng tangan Starla, Starla menarik tangannya kembali
" Maaf dok saya malu, banyak yang liatin " ucap Starla apa adanya. Max hanya tersenyum simpul
Tak lama mereka sampai di kantin Rumah Sakit, Max mempersilahkan keduanya untuk memesankan makanan
" Dokter pesan apa? " tanya Sisi
" Tanya Starla, ia tau kesukaanku " jawab Max sambil melirik pada Starla
" Roti bakar selai stroberry dan susu putih hangat " jawab Starla tanpa melihat dr Max, ia sedang membuka chat dari Rita
Rita : Nona alamat rumah ny. Miranda di jl. Boulevard no. 31 hanya 500 meter dari RS. Semua sudah berada di sana termasuk ny. Miranda
Starla : Ok Rita terimakasih
" Starla... heii Starlaaaa " suara Sisi membahana mengejutkan Starla
" Ya Si...ada apa? " jawab Starla
" Darimana kau tau selera dr. Max hah, aku curiga kau dan dr Max ada hubungan ya? " selidik Sisi
" Apaan sih kau Si, dulu waktu aku mengantikan mama jadi maid, Dokter bermalam di sana. Jadi aku tau apa menu sarapannya Sisi... sahabatku yang cantik, molek, bahenol dan aduhai " jawab Starla panjang lebar
" Dimana dr Max? " tanya Starla setelah menyadari dr Max tak ada di kursinya
" Itu tadi dia ke toilet " jawab Sisi, tak lama Max datang kembali
" Starla, Sisi Rumah Sakitku ini menyediakan mess bagi karyawan yang rumahnya jauh, gratis. Apakah kalian mau tinggal di mess? " tawar dr Max
" Mau mau dong Dokter... " jawab Sisi cepat
" Tidak Dokter, mama sedang cuti dan ia ingin tinggal bersamaku. Jadi kemaren aku dan mama sudah mencari rumah kontrakan di dekat-dekat sini " jawab Starla
" Lho kok kamu ngak cerita padaku Starla? " protes Sisi
" Gimana aku mau cerita Si, kamu sibuk aja bergosip masalah Senior Anthony " jawab Starla
" Memangnya ada apa dengan Anthony? " tanya Max
" OMG.. OMG bagaimana mungkin anda tak tau berita viral ini Dokter.... ini lihatlah di you tube " ucap Sisi dengan hebohnya. Sisi kemudian berdiri dan pindah duduk di sebelah Max memperlihatkan videonya
Max menonton video tersebut, ia mengamati wanita yang disebut-sebut sebagai kekasih Anthony. Cantik sekali gadis ini, namun dengan Starla 11-12 saja. Jika Starla berdandan pasti lebih cantik dari gadis itu, gumam Max dalam hati
" Apa anda mengenal gadis ini Dokter? " tanya Sisi
" Hemmmm tidak Si, Anthony belum pernah mengenalkannya padaku. Bagus jika dia sudah punya kekasih, jadi aku bebas mendekatimu Starla " ucap Max tanpa basabasi
" Uhuk uhuk... " Starla yang sedang asik makan langsung terbatuk mendengar ucapan Max, matanya melihat ke arah Sisi yang langsung tertunduk lemas.
" Dokter ngomong apaan sih " sahut Starla dengan pipi yang memerah
Asik makan terdengar keributan dari arah luar kantin, beberapa orang masuk ke kantin sambil meneriakkan nama Dokter Max. Melihat dr. Max yang sedang makan, merekapun berlari mendekatinya
" dr Max kami wartawan, ingin menanyakan beberapa hal pada anda... " ucap para wartawan berbarengan
Hayyo ada apa lagi ini....
Nantikan jawabannya di eps berikutnya
Happy reading ya guess
Jangan lupa tinggalkan jejak selalu