
Jangan lupa vote nya sista... ππ
Sisi melotot melihat nama Monalisa yang menelfon Anthony, ia langsung mengeser tombol merah. Sisi mulai mengambil foto kembali
" ok satu... dua... " kembali hp Anthony berbunyi dengan nama yang sama
" Tuan ini pacarmu Monalisa menelfon " ucapnya kesal karena tak jadi jadi memotret
" Biarkan saja dia bukan pacar Anthony, hanya seorang wanita menyebalkan yang selalu mengejarnya " celetuk Denbe, tak ada yang menyadari Starla tersenyum senang mendengar jawaban Denbe. Sisi kembali menekan tombol merah namun hp nya kembali berbunyi akhirnya Sisi mengeser tombol hijau
" Hallo Anthony mengapa kau mematikan telfonku? " tanyanya manja
" Nona berhentilah menelfon hp ini, Tuan Anthony sedang berfoto dengan nona Marla ..menganggu saja " ucap Sisi pedas lalu memutus panggilan Monalisa, Denbe tersenyum senang dengan sikap Shasa
" Ok kita mulai lagi, Marla lebih mendekat lagi mengapa kalian begitu jauh dan anda tuan mengapa begitu pucat apakah anda sedang sakit? " cerocos Sisi, Starla langsung memandang wajah Anthony, manik mata keduanya bertemu dan saling mengunci
Deg... deg... deg... degupan jantung keduanya berdetak kencang
Starla tanpa sadar menyentuh dahi Anthony dengan punggung tangannya
" Apakah kau sakit tuan? " tanyanya cemas, sentuhan tangan Marla seperti arus listrik yang membuat Anthony tambah salah tingkah, ditambah lagi dengan wangi yang tercium dari tubuh Marla... ya wangi yang sangat di kenalnya, wangi yang membuatnya tak bisa tidur karena merindukannya...
Wajah Anthony langsung bersemu merah
" Tidak nona, saya hanya gugup bertemu anda " jawabnya menurunkan tangan Marla dari dahinya, namun tangannya tak melepaskan tangan Marla, Anthony bahkan mengenggamnya erat...deg... deg... deg
" Hallooow... Marla... yuhuuuu " panggil Sisi mengejutkan Starla, Starla langsung menarik tangannya dan mengambil nafas panjang untuk mengatasi dadanya yang serasa mau pecah. Starla lalu berpose untuk berfoto dengan Anthony, ia memberikan senyum termanisnya sambil sedikit mendekatkan wajahnya ke bahu Anthony, Anthony sampai lupa bernafas saking gugupnya πππ
Selesai dengan Anthony, Marla lalu berfoto dengan Denbe. Selesai sesi foto Sisi langsung menarik Marla meninggalkan keduanya dengan alasan jemputannya sudah tiba, padahal mereka naik ke lantai 3. Felix meminta mereka menginap di tempatnya demi keamanan keduanya.
Di lift Starla terus memeluk Sisi senang, karena sudah bisa bertemu dengan Anthony. Starla mengucapkan terimakasih pada Felix dan Sisi yang sudah mau membantunya, malam ini Starla tak bisa tidur karena masih merasakan sensasi pertemuannya dengan Anthony setelah hampir 12 purnama terpisah. Starla seperti gadis yang baru jatuh cinta, dadanya tak berhenti bergetar senyum juga tak hilang-hilang dari wajah cantiknya.
Di lain tempat
Monalisa sedang marah karena Anthony yang selalu menghindarinya, apalagi tadi mendengar jawaban dari seorang wanita bahwa Anthony sedang berfoto dengan seorang wanita bernama nona Marla
" Papa... papa... papaaaa..... " teriaknya mengetuk kamar Irwin, Irwin membukakan pintu kamarnya dengan cemas
" Ada apa Sayang, mengapa kau menangis? "
" Anthony pa... dia selalu menghindariku dan sekarang dia selingkuh dengan wanita lain, aku benci dia paa.... aku benci hik hik "
Irwin menarik nafas panjang, di belainya rambut Monalisa dengan lembut
" Sayang... berhentilah mengejar Anthony sudah hampir setahun kau mengejarnya, ia belum juga bisa membuka hatinya " nasihat Irwin pelan, Monalisa mengelengkan kepalanya
" Tidak pa ... Mona tidak bisa.. Mona cinta padanya pa hik hik, awas Kau wanita pengoda akan kucari dan kuhancurkan kau...berani sekali kau mengoda lelakiku " rutuknya sambil meninggalkan Irwin.
Irwin hanya bisa mengelengkan kepalanya melihat sikap keras kepala Monalisa , Monalisa memang sejak kecil selalu mendapatkan keinginannya, karena ia adalah anak perempuan satu-satu nya Irwin selalu memanjakannya dari kecil.
πΎπΎπΎπΎ
Sepulangnya dari mini konser Marla , mata Anthony tak dapat terpejam. Ia asik memandangi fotonya berdua Marla dadanya masih berdebar-debar melihat foto Marla
" Mengapa kau begitu mirip dengan Starla? bahkan wangi tubuh kalian sama, apa mungkin kau kembarannya Starla namun menurut Miranda Starla tidak kembar atau pun memiliki saudara. Aku harus menyelidiki siapa Marla sebenarnya... aku sangat penasaran " batinnya bergejolak. Anthony memeluk Junior yang terlelap untuk menenangkan hatinya.
Anthony berdiri dan mengambil hp nya
" Hallo... boss kau tau ini jam berapa? " tanya Denbe kesal
" Ini baru jam 1 Denbe jangan lebai begitu. Suruh team hacker untuk mencari tau siapa Marla sebenarnya, aku penasaran sekali " titahnya
" Ya... ya.. ada lagi? " tanya Denbe tetap dengan suara dongkolnya
" Cari tau apa Ia sudah punya kekasih dan aku mau no kontaknya, besok pagi laporannya harus sudah ada " ucapnya lalu memutuskan telfon tanpa basabasi
" Siapa sayang... Anthony? " tanya istri Denbe
" Ya siapa lagi kalo bukan bos gilaku... ohhhh tidurlah sayang, aku harus menelfon dulu " Denbe bangun dan berjalan ke ruang kerjanya sambil mengomel
"Kalau mau no kontaknya mengapa kemarin tak meminta langsung, saat bertemu Marla malah gagu.... oh Anthony..... " bukan Denbe namanya kalau tidak ceriwis... π π π
ππππ
Malam ini rasanya panas sekali, Sisi keluar kamar dan pergi ke dapur . Sisi membuka kulkas dan mengambil minuman dingin dan meminumnya sampai habis.
" Belum tidur Si.... "
" Kalo aku tidur tak mungkin aku berada di dapur mata 4...." sahutnya asal
" Kalau begitu ayo ke ruang kerjaku bawakan aku kopinya dan camilan " pinta Felix
Tak lama Sisi menyusul Felix dan meletakkan kopi dan camilan pesanan Felix.
" Ada apa kau memanggilku? "
" Bagaimana pertemuan Starla dan suaminya? kau belum melaporkannya "
" Apakah menurutmu Anthony masih mencintai Starla ?"
" Sangaaattt.... he he bahkan debaran hati keduanya terdengar jelas di telingaku "
" Good... sesuai rencana, Sisi persiapkan Starla untuk step berikutnya, 2 hari lagi ada undangan menyanyi untuk acara ulang tahun istri Mentri Omar. Anthony dan teman-teman kartelnya pasti datang, pilihkah Starla baju yang sexy ya "
" Kau yakin Anthony akan datang? apakah aku ikut ke sana? "
" Tentu kau harus ikut, kalian harus memakai alat di kuping kalian jadi bisa mendengar perintah dariku. Aku sudah melihat ruangan tempat acaranya... Starla harus bisa bertemu dan berbincang dengan Anthony tanpa ada yang menganggu "
" Bagaimana caranya? "
" Serahkan padaku cantik..... kau ikuti saja perintahku" ucap Felix
" Benarkah aku cantik? " tanyanya dengan pipi semerah tomat mendapat pujian dari Felix
" Ya.... tapi bo-ong ha ha ha " buk bak buk seperti biasa Sisi langsung memukuli Felix, Felix hanya tertawa... ia sudah biasa kini dipukuli Sisi. Anehnya Felix malah menyukainya
Tit..... tit..... tit.....
Salah satu laptop Felix berbunyi, Felix segera duduk di depan laptop tersebut sambil membawa kopinya.
" Ada apa ? " tanya Sisi, Felix hanya diam selama 10 menit ia asik saja mengetikkan keyboard nya... entah apa yang di ketiknya. Sisi menunggu dengan sabar, Ia tau tak boleh menganggu saat Felix sedang serius seperti itu.
" Yesssss done ha ha ha " ucap Felix senang
" Kau tau Sisi ada hacker yang berusaha membobol pertahananku, ia mencari data mengenai Marla kurasa Anthony sangat penasaran ha ha " lanjutnya senang
" Hei Felix look... tuan Denbe me Wa ku, ia meminta no kontak Starla katanya Anthony yang memintanya, bagaimana ini? " lapor Sisi
" Tak usah kau balas atau angkat telfon dari mereka, biar mereka sedikit berjuang . Sekarang ayo kita tidur... sudah sangat malam " ajak Felix
Malam itu di saat mereka tertidur, nama dan foto Marla menjadi trending topic di dunia maya, Felix telah meluncurkan video Starla yang bernyanyi sambil membuka topengnya, berbagai cuitan nitizen memenuhi laman THE FELA... ig dari bar FELA.
Monalisa membanting hpnya ke sembarang arah, ia telah mengetahui siapa Marla yang tadi berfoto dengan Anthony
" Sudah mati Starla kini muncul Marla dan wajah mereka juga sangat mirip...sial... pantas saja Anthony sekarang menghindariku. Tunggu saja wanita penganggu aku akan menyelesaikanmu " rutuk Monalisa
Pagi yang sangat menyiksa bagi Denbe, karena apa yang ditugaskan Anthony tak dapat di selesaikannya dan di sinilah Ia mendapat semprotan dari bos nya selama se jam lebih.
" Jika bukan bos ku sudah kutembak kau dari tadi Anthony " keluhnya dalam hati tentunya π π π
Sebuah notifikasi masuk ke hp nya, Denbe langsung tersenyum senang
" Anthony 2 hari lagi ada undangan dari Mentri Omar... istrinya ulang tahun "
" Aku tak tertarik " sahutnya cepat
" Yakin kau tak mau datang? bintang tamunya adalah Nona Marla .... "
" Belikan hadiah untuk Nyonya Omar, kau pergi denganku bawa pengawal yang banyak.. aku ingin berbincang dengannya tanpa ada yang menganggu " Anthony tersenyum senang... Marla kita akan bertemu lagi
ππππ
Starla sedang mematut dirinya di depan kaca, malam ini Ia memakai baju yang agak terbuka entah apa maksud Felix hingga ia harus memakai gaun yang terbuka seperti ini. Berkali-kali Starla menarik nafasnya
" Sisi kau yakin aku harus berpakaian seperti ini, tidakkah terlalu sexy? " tanyanya
" Ikutin saja maunya si mata 4 itu Starla, ayo kita berangkat. Sesekali Memang kau harus memperlihatkan pada dunia betapa cantik dan sexy nya dirimu itu " jawab Sisi
" Kalian sudah siap? wow.... Anthony pasti melotot melihatmu Starla " puji Felix
" Anthony atau kau yang melotot, dasar mata 4 tak bisa lihat wanita cantik huh " entah mengapa Sisi merasa marah
" Tapi kamu lebih cantik red hair he he " puji Felix lagi
" Huh gombal " jawab Sisi, namun sisi tersenyum senang
" Ayo kita harus cepat " mereka pun meluncur ke kediaman Mentri Omar
Tamu sudah berdatangan di kediaman Mentri Omar, para undangannya datang dengan antusias kali ini mereka ingin bertemu dengan si cantik Marla. Marla dan Sasha masuk melalui pintu samping, sedangkan Felix hanya menunggu di dalam mobil tentu dengan di temani dengan peralatannya.
Setelah sambutan dari tuan rumah yaitu Mentri Omar dan juga anaknya Alexis , musik langsung berbunyi, Marla sedang berada di lantai 2 di ujung tangga Ia menyanyikan lagu Happy birthday sambil menuruni tangga, ruangan langsung hening ... suara merdu Marla membahana memenuhi ruangan.
Mata Anthony tak berkedip memandang Marla yang nampak sexy sekali malam ini dengan gaun Malamnya yang terbuka, ia tersenyum senang... Marla kita bertemu lagi...
See you next eps , terimakasih masih setia membaca karyaku ku
Dukung selalu karya aku dengan like komen dan vote nya sista... happy reading
Marla si sexy