MY STARLA

MY STARLA
115. Secercah harapan



Waktu berjalan cepat di Singapura sudah 3 Minggu Starla menjalankan therapinya, Starla sudah 50 % lebih baik. Jika Menurut Sisi dan Felix itu adalah hal yang mengembirakan namun tidak bagi dokter Steve. Menurut dokter Steve perkembangan kesembuhan Starla berjalan Lambat Karena factor dari dalam dirinya yang tak ada keinginan untuk sembuh.


Sepintas Starla nampak baik-baik saja, namun ada perubahan significant yang di rasakan oleh dr Steve, Starla sekarang lebih pendiam dan nyaris tanpa senyum . Hal itu meresahkan dr Steve karena salah sedikit saja Starla bisa jadi bom waktu yang sewaktu-waktu bisa melakukan hal yang membahayakan dirinya jika tidak cepat di sembuhkan.


" Starla katakan padaku, apa yang paling kau inginkan sekarang? " tanya dr Steve pada Starla saat sesi therapy


" Aku tak Ingin apa-apa " jawabnya dingin


" Starla dengarkan suara hatinya yang paling dalam... katakan padaku, aku tak akan memberitahu Pada siapapun... sungguh "


Starla menunduk air matanya menetes satu persatu


" Aku tak pantas untuk menyebutkan keinginanku dok... "


" Mengapa? "


" Karena aku kotor... "


" Starla ...seekor tikus yang tinggal dan makan di got terkotor pun, punya hak untuk makan keju yang di inginkannya... apalagi kau mahluk terindah yang diciptakan Tuhan, Jangan hukum dirimu mendahului Tuhan, jalanilah dengan iklas dan sabar semua yang sudah digariskan Tuhan " ucap dr Steve


Starla hanya mendengarkan dalam diam...


" Sekarang aku tanya sekali lagi... apa yang sangat hatimu inginkan saat ini? " lanjut dr Steve, Starla mengangkat wajahnya.. ia menatap dr Steve dengan kedua bola mata indahnya


" Aku.... aku... aku ingin bertemu Junior " ucapnya nyaris tak terdengar


" Junior....? "


" Ya Junior.. anakku" ucapnya sambil tersenyum indah


Dr Steve mengambil foto wajah Starla yang sedang tersenyum indah dengan hp nya, lalu Ia menyerahkannya pada Starla


" Lihatlah Starla... wajahmu yang begitu bercahaya karena memikirkan anakmu, tidakkah kau berfikir anakmu juga akan tersenyum seperti ini jika ia melihatmu, Junior juga pasti sangat merindukanmu mamanya yang lembut, cantik dan sangat menyayanginya.... setidaknya pikirkan kebahagiaan Junior ....sembuhlah untuk anakmu Starla " pintanya dengan sungguh-sungguh


Starla tersenyum Indah... hatinya merasa lebih baik sekarang


" Terimakasih dokter atas segalanya, aku akan berusaha untuk menjadi lebih baik untuk Junior." ucapnya tulus


" Baiklah.. Starla senang mendengarnya, baiklah sesi kita selesai untuk hari ini.... aku akan memantaumu untuk beberapa hari lagi, jika kau ingin bertemu anakmu berusahalah okay "


" Ya dokter... aku akan berusaha. " ucapnya lagi lalu pergi meninggalkan ruangan dr Steve


Starla berjalan pelan menuju kembali ke kamarnya, ia menaiki tangga sambil menunduk. 2 orang perawat sedang berjalan di depannya sambil berbincang


" Nana kau diminta menjaga pasien dari Meksiko itu lagi ya?


" Iya... aku kasihan dengan mereka, mereka pengantin baru tapi harus menghabiskan waktu mereka di rs bukannya berbulan madu, karena harus menjaga saudaranya.."


" Bukankah sudah sebulan ia di sini... Wah berapa banyak uang yang mereka habiskan untuk saudaranya itu, apalagi mereka mengambil kamar yang termahal di sini, apakah mereka tidak akan bangkrut ? Sungguh beruntung pasien itu, memiliki saudara yang begitu royal dan menyayanginya "


" Ya.. tetapi saudaranya itu seperti tak perduli dengan kebaikan keduanya, ia tetap saja bersedih dan menangis tanpa menyadari setiap tetesan air matanya bernilai dollar "


Starla tertegun mendengarnya, benarkah Ia seegois itu sudah membuat Felix dan Sisi menderita. Ia sudah menghabiskan waktu dan uang mereka ?


Starla berbalik... ia berjalan ke arah kasir rs, Starla menanyakan berapa biaya rs nya selama sebulan ini. Matanya membulat melihat tagihannya yang harus di bayar.... .......1 M..... aku harus mengembalikan uang Felix, kasihan dia aku sudah terlalu banyak menyusahkan kalian... tekadnya dalam hati.


Bergegas Starla kembali ke kamarnya, malam ini ia tak bisa tidur... banyak rencana telah disusun di otaknya, besok adalah hari yang baru untukmu Starla... semangat... ucapnya menjelang tidur


🍟🍟🍟🍟


Kesibukan lain terjadi di Mansion Anthony, semua anggota keluarga sudah berkumpul untuk mendengarkan hasil dari tes dna terhadap jasat yang dikuburkan atas nama Starla.


" Setelah melakukan serangkaian tes dna yang diminta Senior maka kami mengumumkan bahwa dna nyonya Miranda dan dna jasat yang di tes tidak memiliki kecocokan sama sekali. Dengan kata lain yang di kubur kemaren bukanlah anak dari nyonya Miranda atau bukan nyonya Starla, demikian laporan ini kami sampaikan " ucap Pimpinan team


Semua terdiam mendengar hasil tes tersebut....


" Jadi anakku Starla masih hidup, terimakasih Tuhan...Junior kau masih punya Mama sayang... kau masih punya Mama hik..hik.. hik " Miranda kaget bercampur senang, begitu pula Carmelia


Anthony mengusap wajahnya beberapa kali... benarkah Starla masih hidup, mengapa rs mengatakan Ia sudah meninggal ? tetapi didepan mata kepalaku Starla waktu itu sudah tak bernafas dan meninggal. Apa yang sebenarnya terjadi di sini ??? Begitu banyak pertanyaan yang membutuhkan jawaban segera


" Denbe... Rita... ikut aku, kita ke rs Medikal, mereka harus memberikan penjelasan padaku. Bawa berkas-berkas yang di perlukan !! " titahnya


" Si senior..... "


Anthony dan rombongan pun berangkat ke rs Medikal dengan mengunakan helicopter untuk menghemat waktu


" Denbe... menurutmu apakah Marla adalah Starla? "


" Bisa jadi bos, Marla amnesia kan... Kemungkinan Ia hanya mati suri lalu bangun dan amnesia, semua bisa terjadi " jawab Denbe


" Rita... Coba kamu cek siapa nama dokter yang kemaren menangani Starla "


Rita membuka berkas-berkas di tangannya


" Begitu sampai cari dia, dia harus menjelaskan keadaan ini... ya Tuhan mengapa kita begitu lengah Denbe. Mama benar aku memang bodoh...bodoh " rutuk Anthony sepanjang jalan


Tak makan waktu lama mereka mendarat di rs Medikal. Langkah laki panjang Anthony membahana di koridor rs. Banyak mata memandang pria dewasa yang sangat gagah tersebut


" Oh tampan sekali pria itu.... seperti dewa yang turun dari langit "


" Apakah ia artis... begitu tampan"


banyak komentar di lontarkan terhadap nya sepanjang kakinya melangkah


Anthony langsung masuk ke ruangan Pimpinan rs, tak ada yang berani mencegahnya melihat beberapa mafioso nya yang membawa senjata mereka sepanjang jalan


Sesampainya di ruangan Kepala rs, Anthony duduk sambil menghisap cerutunya. Pimpinan rs menyambut mereka dengan peluh yang memenuhi wajahnya


" Selamat datang tuan... apa yang bisa saya bantu? " tanyanya takut


" Kami mencari Dr Alex " ucap Denbe sambil memandang wajah sangarnya


" dr Alex? Ada apa dengan dr Alex, Apakah ia membuat masalah dengan tuan? "


" Ya... benar sekali, masalah yang sangat besar, panggil dia sekarang " Denbe menjawab dengan tegas


" Maaf tuan-tuan... tapi dr Alex sudah berhenti semenjak 6 bulan yang lalu. Ia pindah ke luar negri tanpa berpamitan... kami semua tidak tau pindah kemana ia. Bahkan dr Alex membawa anak dan istrinya dan juga kedua orang tuanya " jawab Pimpinan rs


" Apaaa?? "


" Sebenarnya apa masalah dr Alex dengan tuan-tuan sekalian? " tanyanya penasaran


🌻🌻🌻🌻


Back to Singapura


" Apaaa..... ulangi lagi Starla, kau tidak sedang mabuk kan? " tanya Sisi dan Felix bersamaan


" ya Felix aku yakin, lakukan saja permintaanku "


" Tapi kamu masih sakit Starla "


" Aku sudah sembuh... sungguh, jika tak percaya tanyalah sendiri pada Dr Steve " jawab Starla menyakinkan


Sisi dan Felix saling pandang, mereka bingung... apa yang terjadi dengan Starla, mengapa Ia tiba-tiba berubah?


" Felix... Sisi.... mengapa kalian diam saja, apakah permintaanku berlebihan? kalian tidak senang aku sembuh "


" Eee... tidak aku sangat senang, baiklah sesuai keinginanmu Starla. Beri aku waktu untuk melakukannya, kapan kau ingin lakukan? " tanya Felix


" Malam hari setelah aku berjumpa Junior di Spa, sesuaikanlah waktunya " pintanya


" Baik... aku akan mengurusnya " Felix lalu meninggalkan ruangan bersama Sisi, mereka pulang ke apartemen malam ini.


Starla bangun dari tempat tidurnya, ia pergi ke toilet. Sesampainya di toilet kepalanya terasa pusing.... apa yang terjadi padaku, mengapa tiba-tiba aku merasa pusing tanyanya dalam hati


Starla kembali ke ranjangnya, ia menekan no perawat dan meminta teh panas, tak lama perawatannya datang membawakan teh yang dimintanya.


" Nyonya.. mengapa anda begitu pucat? Apakah anda sakit? " tanya perawatan tsb


" Entahlah... kepalaku tiba-tiba pusing " jawabnya


" Eee nyonya... maaf saya jika lancang, selama di rawat dimana sini anda tidak pernah datang bulan. apakah anda hamil? "


" Apa... hamil... tidak mungkin, aku tak memiliki sua..... " Starla terdiam, ia ingat telah melakukannya beberapa kali dengan Anthony tanpa pernah memakai pengaman, tapi masa ia langsung hamil..... tidak mungkin


" Nyonya... jika anda berkenan, saya akan memberikan tespect pada anda, anda bisa mencobanya nanti pagi saat bangun tidur " tawar perawat


" Baiklah suster... tapi saya minta rahasiakan ini dari siapapun, termasuk dengan dokter Steve.. please!! " pintanya memelas


" Baik nyonya saya janji, sebentar saya ambilkan " ucapnya


Malam ini Starla tidur dengan gelisah, ia tak sabar menantikan matahari terbit. Jam 5 pagi Starla sudah terbangun, ia bergegas ke toilet sambil membawa tespectnya. Dadanya berdegup kencang menunggu hasilnya.


Setelah beberapa saat menunggu, Starla mengangkat alat test tersebut dan hasilnya........


Kira-kira garis 1 apa 2 ya? 😊😊


Thor juga pengan tau


Sekian dulu eps ini sista, thor kasih bonus ceritanya panjang eps ini. 1400 kata say.... di tunggu balik bonus vote dari kalian


Happy Reading selalu