MY STARLA

MY STARLA
43. Aku pasti menemukanmu



Sementara Carmelia dan Starla menghabiskan uang Klan Montenegro, Anthony dan Gustafo membahas masalah pekerjaan hingga makan malam tiba.


Anthony dan Gustavo makan malam hanya berdua karena Irgi harus keluar mengurusi permasalahan pekerjaan. Keduanya makan sambil berbincang


" Jadi kapan kau menikahi Starla dan mengapa kau tak mengundangku? " tanya Gustavo


" 2 hari yang lalu, Max saja tak kuundang, aku tak bisa memperkenalkannya ke publik sebagai istriku hanya bisa sebagai wanitaku Gustavo, aku tak mau kejadian serupa menimpanya " jawabnya


" Lalu benarkah Max juga menyukainya? "


" Ya Max mengatakannya langsung padaku, sebenarnya aku tak ingin ribut dengannya karena seorang wanita, tapi aku tak bisa melupakan Starla Gustavo... aku sudah mencoba dengan datang kesini beberapa bulan lalu, tapi pesonanya terlalu kuat " ujarnya sambil tersenyum


" Apakah Max sudah tau kau menikahinya? "


" kurasa sekarang dia sudah tau, karena Denbe meminta izin 10 hari, ia malah menambahnya menjadi 2 minggu "


" Mungkin ia menyerah karena kau sudah menikahinya Anthony "


" Ya mungkin saja " sahut Anthony


Tak terasa mereka berbincang sampai jam 10 malam. Anthony menelfon mamanya


" Ma... sudah jam berapa ini? ke mana saja kau menculik istriku ma? " tanya Anthony sedikit marah.


" Sebentar kami sampai Anthony, ini istrimu tertidur di bahu mama, oh Anthony mama senang sekali berjalan dengan Starla, ia gadis yang sangat menyenangkan " adu Carmelia


" Si mama aku adalah pria yang beruntung bisa memperistrinya, nanti mama miscall saja kalau sudah sampai " jawabnya


Ketika Carmelia datang, Gustafo pun pamit ia berjanji akan datang lagi kapan-kapan.


Anthony mendatangi mobil dan membuka pintunya lalu mengangkat Starla yang tertidur. Di ciuminya kening Starla sepanjang perjalanan menuju kamar mereka. Nampak Starla sudah berganti baju. Setelah makan malam Carmelia mengajaknya ke Spa melakukan perawatan kewanitaan.


Anthony merebahkan Starla di peraduan mereka, dibukanya baju Starla, ia ingin mengantinya dengan baju tidur, tetapi mencium wangi yang keluar dari tubuh Starla niatnya pun berubah, bukannya memakaikan baju tidur pada Starla malah Anthony melepaskan semua pakaian yang dikenakannya. Dasar Vampir mesum ngak bisa lihat sedikit sekempatan langsung tancap gas.


Starla yang sedang enak-enaknya tertidur pun terbangun karena merasakan geli pada bagian sensitifnya


" Sayang apa yang kau lakukan? " tanyanya


" Akhirnya kau bangun Starla, biasa... tornadoku tak bisa tidur jika belum masuk ke sarangnya " bisiknya sambil mengigit kuping Starla


" Katakan pada tornadomu itu, malam ini kumaafkan tapi jika terlalu sering aku akan memotong sumbunya agar tak bisa bangun lagi " jawabnya sambil tertawa geli membayangkan perkataannya sendiri. Jadilah malam ini keduanya berolahraga ria mencari keringat bonus kenikmatan.


🍭🍭🍭🍭


Sementara itu di Meksiko , Dolga sedang menerima telfon dari Ivan sang pembunuh bayaran no 1 di negaranya


" Ya Ivan bagaimana? "


" Pekerjaan ku beberapa hari lagi selesai, apa kau tetap ingin menculik wanitanya Anthony ? "


" Tentu... tapi ada masalah, data wanita itu tak ada dimana-mana, kau harus mencarinya dulu sendiri, mata-mataku sudah angkat tangan "


" Jadi apa yang kau punya? "


" Aku hanya punya fotonya dan namanya katanya Cleo entah itu nama asli atau samaran "


" Kirimkan aku fotonya Dolga, dan aku tak dapat memberikan jawaban pasti kapan tugas ini akan selesai "


" Ya aku mengerti Ivan " ucap Dolga sambil mengirimkan beberapa foto Starla pada Ivan


Ivan perhatikan foto-foto tersebut, cantik sekali gadis ini, pantas jadi rebutan ucapnya dalam hati


" Baiklah Dolga tarifku xxxxx dan kirimkan 50 % dulu, sisanya jika sudah selesai


" Baiklah, ingat jangan sakiti dia, tugasmu hanya menculiknya dan memberikannya padaku "


" Hemmmm " jawab Dolga mengakhiri panggilannya.


" Panggil Felix dan Neri ke ruang kerjaku " perintahnya pada maid yang sedang memijitnya.


" Si tuan Ivan " pamitnya


" Gadis kecil aku pasti bisa menemukanmu, jangan sebut namaku Ivan jika tidak bisa menyelesaikan misiku " seringai terlihat di wajah tampannya yang dingin itu.


Tok... tok... tok...


" Masuk!! "


" Selamat sore Ivan, apakah kita punya pekerjaan baru? " tanya Felix begitu masuk, tak lama Neri juga masuk dan duduk di sebelah Ivan.


Neri adalah seorang wanita yang berumur 30 tahun, ia dulu adalah rekan kerja Ivan di Kepolisian. Ia sudah lama menyukai Ivan makanya ia mau keluar dari Kepolisian dan bekerja sebagai tangan kanan ivan. Walaupun hubungan mereka tak jelas ujungnya, Neri tak perduli yang penting ia bisa selalu mendampingi Ivan .


Felix adalah seorang Hacker jenius yang dipekerjakan Ivan untuk membantu pekerjaannya. Sedangkan Ivan adalah boss sekaligus eksekutor utama.


" Kita apa proyek baru, menculik kekasih Senior Anthony Montenegro " ucap Ivan sembari memperlihatkan foto Starla


" Wow... bidadari ini, aku sering mengulang-ulang melihat berita nya di berita gosip, lihatlah... " ucao Felix memperlihatkan sebuah video tentang Anthony, Starla dan Juan Dolga


" Siapa yang ingin menculiknya? pengamanan Senior Anthony terkenal berlapis sangat sulit di tembus? " tanya Neri


" Dolga ayahJuan " jawab Ivan


" Rupanya motif balas dendam, tetapi mengapa meminta kita menculiknya bukan membunuhnya saja " ucap Neri


" Entahlah mungkin untuk anaknya " jawab Ivan


" Aku juga sudah berkali kali mencari identitas gadis itu, tapi sampai sekarang aku belum tau siapa gadis itu " ucap Felix


" Mengapa kau mencari identitasnya Felix? " tanya Neri heran


" Aku... aku... ngefans dengan gadis itu he he " jawabnya dengan wajah memerah.


" Kata Dolga gadis ini bernama Cleo, tapi kurasa itu hanya nama samaran. Seminggu ini kalian ku beri libur, aku juga ingin berlibur ke perkebunanku. Minggu depan kita mulai misi kita " titah Ivan


" Ee.. Tuan Ivan, jika Ingin tau mengenai gadis itu, satu-satunya jalan adalah mengikuti Senior Anthony 24 jam, ia pasti akan menemui gadis itu. Karena aku sudah bolak balik mencarinya lewat Jaringan tak Dapat menemukan datanya " ujarnya Felix


" OK... silahkan kau atur Felix, Minggu depan kita mulai misi ini, rapat bubar. Ini uang kalian selamat berlibur " ucapnya sambil menyerahkan 2 buah cek


Felik mengambilnya dengan senang, Ia pun langsung meninggalkan ruangan. Sedangkan Neri tetap di ruangan itu, Ia mendekati Ivan dan memeluknya dari belakang


" Ivan bawalah aku bersamamu ke perkebunannya... " rayunya


" Neri kau tau dari dulu aku tak suka mencampur pekerjaan dan kesenangan. Kau pekerjaku aku tak bisa membawamu ke perkebunanku " tolaknya


" Ivan mengapa kau selalu menolakku, apa kekuranganku Ivan? " tanyanya


" Berhentilah mengejarku Neri, aku hanya mengangapmu seperti adikku dari dulu, OK! " ucap Ivan seraya meninggalkan Neri seorang diri.


🍭🍭🍭🍭


Sementara hari-hari Starla di Spanyol di laluinya dengan bahagia. Ia senang sekali dapat berkumpul dengan mama dan mertuanya. Anthony juga selalu memanjakannya. Tak terasa sudah 10 hari mereka di Spanyol, waktu libur Starla tinggal 2 hari Lagi. Mereka sudah bersiap-siap untuk kembali ke Meksiko karena Starla harus menyelesaikan magangnya yang tinggal separuh jalan.


Carmelia tak rela jika Starla kembali ke Meksiko, namun karena Starla berjanji akan kembali ke Spanyol setelah magangnya selesai ia pun mengizinkanmu walau dengan berat hati. Carmelia sudah terlanjur jatuh hati dan menyanyangi menantunya itu.


Carmelia melepas kepergian Anthony, Starla dan rombongan di Mansion saja, karena Anthony tak mengizinkanya keluar Mansion lagi. Sudah 15 menit Carmelia memeluk Starla, Ia tak mau melepaskan. Tangannya membelai perutnya Starla


" Cepatlah memberikan mama cucu ya sayang " pintanya


" Si mama " jawab Starla


" Mama ayolah... kami tak akan bisa berangkat jika mama terus seperti ini " ucap Anthony


" Berjanjilah kau akan kembali, Starla. " ucap Carmelia lagi... sudah sekian kali ia menanyakan itu


" Si mama, aku berjanji " ucap Starla sambil tersenyum manis.


See you next eps


Jangan lupa like komen n votenya