MY STARLA

MY STARLA
50. Omg... omg... omg...



🍁🍁 Bogota 🍁🍁


Hari ke dua di Bogota, ruangan terdengar ribut. Masing masing kubu sedang berkumpul melakukan bergaining untuk mencapai tujuan yaitu mendusuki puncak Pimpinan tertinggi kartel. Terlihat kubu Anthony juga sedang berkumpul, sedangkan Senior Irwin di kerubuti beberapa pelobby untuk meminta dukungannnya.


Kubu Anthony memintanya untuk melakukan hal serupa, namun ia menolak dengan alasan ia sudah melakukannya kemarin. Anthony tak mengharapkan suara dari Irwin karena ia tak mau memenuhi persyaratan yang di ajukan Irwin.


Pemilihan berjalan dengan seru, putaran pertama berjalan sampai malam tiba dan didapatlah 3 nama yang akan dipilih ulang pada putaran ke dua yaitu pada esok hari. Senior Davit tereliminasi pada putaran 1 ini.


Waktunya makan malam, Anthony, Denbe dan beberapa pengawalnya sedang menuju ruang makan. Sesampainya di mejanya mereka pun duduk lalu memulai makan malamnya. sambil makan mereka kembali membahas strategi untuk putaran ke dua besok.


Tiba tiba datang Monalisa dari belakang Anthony, ia langsung memeluk Anthony dari belakang dan mencium pipinya


" Malam Anthony sayang " ucapnya manja. Tak ayal beberapa wartawan mengabadikan hal hal tersebut, segala sesuatu mengenai skandal seorang Anthony selalu menarik perhatian


" Sopanlah Monalisa, tidakkah kau melihat semua orang melihatnya!! " ucapnya marah.


Anthony langsung berdiri tanpa menyelesaikan makannya, Denbe pun mengikutinya. Mereka memasuki kamar Anthony dan melanjutkan pembicaraan di sana. Monalisa sangat marah karena Anthony meninggalkannya


" Secantik apa sih kekasihmu hingga kau menolakku Anthony? " runggutnya marah, tak lama kakaknya datang dan memperlihatkan sebuah foto pada Monalisa


" Kau penasaran mengapa Anthony sangat menjaga perasaan wanitanya, lihatlah! " ucapnya. Monalisa memperhatikan foto Seorang gadis cantik yang sedang duduk di sebelah Anthony saat di acara perkawinan anak mentri Omar


" Siapa gadis ini? aku mengenal semua anak bangsawan di Meksiko, aku tak pernah melihatnya? " tanyanya pada sang kakak


" Entahlah Monalisa, jika aku menjadi Anthony aku juga akan memilih gadis ini ha ha " jawabnya membuat Monalisa tambah kesal


" Kau jahat Eric, I Hate you " ucapnya sambil memukuli sang kakak


πŸ™πŸ™ Sementara itu di RS


Tut... tut... tut...


" Hallo Sisi makan siang bareng yuk! " sapa Starla


" Hallo, hemm baiklah. lama kita tak bertemu. Jam berapa kau istirahat ? " jawab Sisi


" Jam 2 Si "


" Ok... makan dimana? "


" Di kantin mu saja, nanti kita langsung ketemu di kantin saja ok "


" Ok... ok... " sahut Sisi senang


Jam 2 tepat keduanya telah duduk manis di sudut kantin. Makanan telah tersedia di atas meja, Starla sengaja memesan makanan banyak untuk menyenangkan Sisi, karena Sisi selalu makan banyak.


" Apakah tak terlalu banyak Starla, bagaimana nanti kalau uang kita tidak cukup? " tanya Sisi melihat banyak makanan di atas meja


" Gampang, nanti kita bisa berhutang pada dr Max " canda Starla


" Oh iya... dimana dokter pujaan ku itu Starla?"


" dr Max sedang berada di China, ia memperdalam akupuntur dan pengobatan China katanya " jawabnya


" Oh Starla aku sangat merindukan dokter tampanku "rungutnya sambil terus makan


" Hemm Sisi, ada yang ingin kusampaikan padamu " ucap Starla pelan


" Ya ada apa Starla, mengapa kau berbicara pelan sekali ? "


" Aku... aku sudah menikah " bisiknya, mata Sisi langsung membulat


" Whattt..... Starla kau bercanda bukan? "


Starla mengelengkan kepalanya


" Katakan dengan siapa kau menikah? "


" Senior Anthony " bisiknya lagi, Sisi langsung berdiri


" Omg.. omg... omg... Starla kau berbohongkan!! " teriaknya tanpa sadar


Starla langsung berdiri dan menutup mulut Sisi dengan tangannya


" Sisi... tolonglah kau ingin seluruh RS tau dengan teriakanmu itu! "


" How... when... where.... " cicitnya sambil kembali terduduk lemas. Sisi sangat terkejut mendengar berita tersebut.


Starla melihat ke arah jam, waktu istirahat sebentar lagi habis


" Nanti sore tunggu aku di lobby, kau menginap di tempatku malam ini. Aku akan menjawab semua pertanyaanmu " Ucap Starla bersiap untuk kembali


" Jangan lupa, tutup rapat rapat mulut ceriwis mu itu Sisi. Jika tidak aku tak akan memafkanmu!! " bisik Starla sebelum meninggalkan Sisi. Sisi mengelus dadanya berulang


" Omg... omg.. omg... sahabatku sudah menikah.... dan ia menikahi lelaki no 1 di Meksiko... mimpi apa kau Starla " cicitnya pelan takut ada yang mendengar.


Sudah 10 menit Sisi mondar mandir di Lobby RS, sang satpam yang menyukai Sisi memperhatikan sambil terus tersenyum


" Heii Alfonso, biar lelaki tinggal satu di Meksiko ini aku tak akan memilihmu! ingat itu " jawabnya marah sambil menarik kerah baju Alfonso


" Sisi perkataanmu membunuhku " balas Alfonso sedih


Tok... tok... tok... suara sepatu Starla terdengar mendekati Sisi.


" Ayo Si kita pulang! " sapanya begitu sampai. Starla yang melihat Sisi sedang menarik kerah seorang satpam pun terkejut


" Sisi... ada apa denganmu? " tanyanya, Sisi langsung melepaskan cengkramannya


" Oh kau sahabatnya Sisi, perkenalkan aku Alfonso calonnya Sisi! " ucapnya pd, sedangkan Sisi langsung melotot


" Alfonso!! kau sudah bosan hidup ya " teriaknya tambah marah


" Sisi... sudah ayo kita pulang, senang berkenalan denganmu Alfonso " ucap Starla sambil menarik Sisi ke luar RS. Diego langsung menghampiri keduanya begitu melihat nya. Starla menyuruh Sisi untuk masuk lebih dulu.


" Sisi ada apa denganmu, mengapa kau marah marah padanya? "


" Bagaimana aku tidak marah Starla, ia mengaku-ngaku sebagai calonku huh "


" Apakah kau sudah memperhatikan Alfonso baik-baik, dia tampan Si " ucap Starla


" Starla.. kau malah membelanya hik.. hik.. " Sisi malah menangis


" Tidak Si... maksudku jika kau tak suka, tolaklah baik-baik jangan mengasarinya seperti itu " nasihat Starla, Sisi pun terdiam


" Apa yang membuatmu membencinya? "


" Aku tak membencinya Starla, tapikan aku sukanya sama dr Max hik hik "


" Kalau kau tak membencinya, tolaklah dengan baik ok " ujarnya lagi, Sisi pun mengangguk


" Kau.. bukanya kau Diego ? mengapa bisa kau lagi apakah ini kebetulan " tanya Sisi


" Bukan Nona... saya memang Diego, supir merangkap pengawal Senorita "


" Senorita... jadi kau sungguh-sungguh menikah dengan Senior? " tanyanya lagi


" Ya nona, sekarang Nona Starla menjadi Senorita kami " jawab Diego


" Aaaaaaaaa...... Oh Starla senangnya, selamatnya.... " Sisi berteriak sambil memeluk sahabatnya, tiba tiba ia melepaskan pelukannya


" Tunggu dulu Starla, mengapa kau tak mengundangku? " tanyanya sambil menyipitkan matanya


" Maaf Si, pernikahannya mendadak. Aku saja tidak tau kalau hari itu akan menikah Senior yang merencanakannya semua " jawabnya


Mobil Diego memasuki Mansion, Sisi terpana melihat pemandangan di depannya. Mulutnya sampai ternganga


" Indah sekali tempat tinggalmu Starla, seperti Istana " ucapnya tanpa sadar.


Starla membawa Sisi ke dalam Mansion dan memperkenalkannya pada seisi rumah. Lalu mereka ke kamar Starla, mereka mandi dengan di layani maid. Sisi sangat senang dengan pengalaman barunya itu.


Starla mengambil sebuah tas yang berisi oleh-oleh yang di belinya di Spanyol untuk Sisi


" Si ini untukmu " ucapnya, Sisi membongkar isi tas, senang ia Starla membelikannyan 3 buah gaun lengkap dengan aksesoris nya.


" Kau memang sahabat terbaikku " ucapnya sambil memeluk Starla


" Sama -sama Si, ayo lekas aku sudah lapar " ujar Starla. Starla mengandeng Sisi ke ruang makan, dilihatnya tak ada mamanya di sana


" Di mana mama? " tanyanya


" Nyonya sedang pergi menemani Nana menjenguk menantunya baru melahirkan " jawab maid


" oooo baiklah, berarti kita hanya makan berdua malam ini Si " ucap Starla


Mereka berdua makan dengan lahap, entah mengapa akhir-akhir ini selera makan Starla meningkat. Selesai makan keduanya duduk di balkon kamar Starla. Starla menceritakan semua pengalamannya hingga menjadi istri Anthony. Tak henti henti Sisi berkomentar senang.


" Sekarang di mana Senior? " tanya Sisi


" Sedang di Bogota, ada pemilihan Pimpinan tertinggi kartel, sepertinya Anthony ikut "


" Mengapa kau tak mengikutinya starla, jagalah suamimu apa kau mau nanti di sana ia digoda pelakor? " ucao Sisi


" Aku kan masih magang, kemarin sudah ijin 2 minggu. Jika sudah selesai magangku aku pasti akan mengikutinya " jawab starla


" Ingat Starla, jangan sampai apa yang menimpa mamamu terjadi padamu, jaga suamimu dengan baik " nasihatnya lagi


" Aku percaya padanya Si.... "!ucap Starla, namun itu hanya dimulut saja, di hatinya Starla menjadi ragu. Denganku sehari bisa minta jatah 3 sampai 4 kali sehari apa ia jika aku tak di sampingnya ia bisa menahan hasratnya jika ada yang mengodanya


Ucapan Sisi membuat Starla tak bisa tidur, namun akhirnya karena lelah hayati ia pun menyerah. Starla tertidur dengan nyenyak sampai pagi


See you next eps


Dengan ait mata di sana sini πŸ˜…jangan lupa like komen dan votee ya sista