
Jangan lupa like komen dan vote sista 😍😍
Sisi dan Starla melanjutkan perbincangan mereka di sofa sedangkan Felix duduk menjauh dari keduanya. Wajah Felix nampak kacau dan marah, bagaimana tidak marah saat perawat yang di gaji oleh uangnya berani melakukan kekerasan padanya.
" Hiii bagaimana nasipnya lelaki yang akan menjadi suaminya kelak, jangan jangan sebulan nikah sudah mati aja " ucap Felix sambil melirik Sisi yang asik dengan Starla
" Apa.. liat liat " teriak sisi tiba-tiba
" Hih siapa juga yang liatin kamu, amit amit " jawab Felix tak mau kalah
" Apa.. berani sekali kau mata 4...mau lagi? " Sisi kembali emosi
" Berani kau menganiaya ku lagi , kupulangkan kau kembali ke Meksiko huh" jawab Felix kesal
" Sisi.. minta maaf pada Felix, mengapa kalian selalu bertengkar " Starla menengahi
" Ngak sudi, dia aja yang cemen "
" Dasar tronton..... "
" mata 4 cemen wek.... "
" Bar-bar..... "
" Biarin yang penting cantik... "
" Ya cantik..... tapi bo ong ha ha ha... " Felix tertawa geli mendengar sisi yang memuji dirinya sendiri
" Felix... Sisi sudah jangan bertengkar terus, kepalaku jadi pusing " cicit Starla yang langsung membuat keduanya terdiam.
" Sekarang.. apa rencana kita Felix? " tanya Starla, Felix menutup laptopnya lalu membuka kacamatanya dan membersihkannya
" Mulai besok kau dan Sisi berkonsultasi dengan dokter di RS, bawa berkasmu ini aku sudah menyewa seorang penerjemah bahasa untuk kalian, lalu lakukan perawatan pada kulitmu Starla dan juga rambutmu. Beri aku waktu 2 sampai 3 bulan untuk menyiapkan kedatanganmu ke Meksiko.
Selain itu kau harus belajar lagu lagu spanyol, belajar pool dance dan menyewa seorang pembentuk kepribadian " jelas Felix panjang lebar
" Mengapa aku harus belajar pool dance dan lagu Spanyol.? "
" Karena untuk mendekati seorang Anthony Montenegro kau harus punya nilai lebih Starla, aku akan membuatmu menjadi seorang penyanyi terkenal di Meksiko "
" Tidak bisakah aku menyamar menjadi maid saja di Mansion Anthony, aku tak masalah yang penting aku bisa bertemu dengan anakku "
" Starla jangan menurunkan derajatmu lagi, sainganmu Monalisa bukan orang sembarangan, aku akan membuat Anthony mengejarmu lagi... percayalah padaku"
" Aku takut Felix, jika kita terlambat nanti Anthony akan menikahi Monalisa "
" Starla jika Anthony memang mencintaimu, tak akan mudah baginya untuk melupakanmu. Tapi bukan berarti kau kendor belajar dan mempersiapkan dirimu 3 bulan ini, kau harus berusaha keras karena lihatlah ini.... Mereka kembali datang sebagai pasangan di sebuah acara amal " ucap Felix kembali memperlihatkan sebuah berita di laman online.
Starla melihat foto Anthony yang mengandeng Monalisa si wanita ular itu, air matanya jatuh satu-satu
" Hei mata 4 mengapa kau kejam sekali memperlihatkan hal itu pada Starla, dasar laki-laki memang tak berperasaan " Sisi menutup laptop di depan Starla
"Aku tak bermaksud begitu Si, aku hanya Ingin Starla betul-betul mempersiapkan mental dan fisiknya dalam 3 bulan ini. Kau uruslah Starla.. besok aku akan ke Meksiko selama 2 bulan dan untuk mu Sisi turunkanlah berat badanmu 7 kg lagi dan operasi hidung pesekmu itu... aku tak bisa membedakan antara hidung dan jidatmu sama rata " ucap Felix
" Mata 4 kau menghinaku....!! "
" Ya pesek... seharusnya kau bersyukur dengan mengenalku kau bisa bertambah cantik... gratis lagi, kau nanti akan menjadi manager Starla... perbaiki bentuk tubuh dan attitude mu itu " ucapnya lalu meninggalkan keduanya
" Starla sepertinya si mata 4 itu tak main-main, benarkah aku akan menjadi manajermu? " tanya Sisi
" Turut saja rencana Felix, dan kau tronton siap siapalah untuk diet ha ha ha " ucap Starla sambil tertawa
Felix berangkat ke Meksiko dengan penyamaran, Felix membeli sebuah bar yang bangkrut lalu merenofasinya, ia membuat panggung yang megah dengan pencahayaan yang terbaik dan juga ruangan tersembunyi di lantai 3. Ruangan itu akan digunakannya sebagai tempat tinggalnya merangkap markas dan tempat persembunyian.
Felix menyewa seorang manager Profesional yang akan membantunya mengelola bar dan resto tersebut. Felix juga mengontrak sebuah band lokal yang berkualitas sebagai penghibur tetap. 60 hari Felix bekerja keras di Meksiko dan akhirnya bar dan restonya siap di buka. Bar buka seperti biasa kecuali pada minggu malam senin, pengunjung harus membayar tiket masuk karena akan ada mini konser seminggu sekali. Harga tiket berubah sesuai dengan level artis yang di datangkah.
Bar dan resto FELA ramai pengunjung selain terletak di tengah kota juga karena penataan ruangan yang sangat epic dan suasana yang beda dari bar lain...bar yang di buka Felix tak pernah sepi pengunjung.
Felix tersenyum membaca pemasukannya selama seminggu ini, Starla sudah saatnya kau beraksi ucap Felix sambil memandangi cctv dimana di sudut ruangan nampak Anthony dan beberapa kepala kartel lainnya sedang duduk dan makan di bar nya.
Dengan menaiki pesawat malam Felix terbang kembali ke Singapura. Ia sengaja mengambil penerbangannya malam agar bisa tidur di pesawat karena selama di Meksiko Ia jarang sekali tidur.
Kedatangan Felix di sambut senang oleh Starla. Felix memperhatikan sisi dari atas sampai bawah, ia tersenyum senang melihat perubahan yang terjadi pada Sisi.
" Nah... kalo begini baru cantik " pujinya Felix
Sisi tersipu malu mendengarnya
" Tapi bo oong lagi ha ha " olok Felix
Sisi langsung melempar Felix dengan bantal di tangannya dan mengejarnya
" Dasar kau mata 4...sini kuhajar kau.. aaarghhhh " Sisi kesal sekali, setelah puas memukuli Felix baru sisi berhenti... ia sampai kelelahan sendiri
" Starla.... apakah kalian tidak mengikuti sekolah kepribadian yang kuminta ? " tanya Felix
" Tentu kami ikut dan lulus " sahut Sisi
" Mungkin gurunya katarak ya, bagaimana mungkin kau lulus dan masih saja bar bar " keluh Felix
" Belum puas kupukul... masih mau?? " balas Sisi lagi
" Sudah Kenapa sih kalian berdua itu kalau bertemu seperti kucing dan guguk aja " keluh Starla
" Bersiaplah Starla... setelah kau mandi kita akan keluar "
" Kemana Felix? "
" Kejutan...."jawab Felix dengan senyum usilnya memandangi Sisi
Ketiganya kini berada di sebuah salon terkenal di Singapura. Starla dan Sisi sudah di tangani para professional, Felix sudah memilihkan model dan warna rambut untuk keduanya. 4 Jam berlalu, Felix sampai tertidur di ruang tunggu..Sebuah cibitan di hidungnya membangunkannya dari mimpi indahnya, Felix membuka ke dua matanya berlahan. Matanya langsung membulat melihat 2 bidadari di depannya.
Starla kini memiliki rambut berwarna hitam alami dan keriting sedangkan Sisi kini rambutnya berwarna merah dan lurus. Felik langsung berdiri dan memberi kode agar keduanya mengandeng tangannya
" Girls time to shopping " ucapnya dengan senyum mengembang
Ketiganya menghabiskan sisa hari itu dengan berbelanja, Felix memprioritaskan membeli baju panggung untuk Starla. Banyak baju di belinya untuk Starla.
" Starla apa kau ingat parfum yang biasa kau pakai saat bersama Anthony? " tanya Felix
" Ya Felix... merknya xxxxx aromanya jeruk " ucapnya
Mereka kemudian memasuki sebuah toko parfum terkenal dan memborong parfum tersebut
" Mengapa aku harus memakai parfume ini Felix? " tanyanya
" Farfummu ini akan membuat Anthony tak bisa tidur karena merindukanmu he he he "
" Ok girls..sekarang istirahat... besok siang kita kembali ke Meksiko... semangat!! "
" Semangatttt...!! " balas keduanya
Thor juga semangat......
menunggu like komen dan vote Dari kalian
Happy Reading