
Setelah mengantarkan Starla, Yohana kembali menemuinya Dr Max di ruangannya.
" Bagaimana Yo sudah kau jelaskan semua tugasnya? "
" Si Max, sesuai arahanmu Starla akan menjadi perawat di ruangan yang kau tunjuk "
" Usahakan pasien yang akan ditempatkan di 2 ruangan itu anak-anak atau wanita, kecuali terpaksa baru laki laki " pintanya
" Apakah tak melanggar aturan kau memasang cctv di dalam kamar tersebut Max? "
" Tak apa-apa selama tak ada yang tau Yo, hanya kau yang tau. Aku tak akan membukanya kecuali aku merindukannya " jelas Max lagi
" Lupakanlah gadis itu Max, Ia sudah bersuami . Tak sedikit wanita yang mengejarmu, move on lah dokter tampan " nasihat Yohana
" Kurang niat move on apa aku sampai pergi ke China Yo, aku akan berusaha. Ku titip Rumah Sakit dan Starla padamu " ucapnya seraya pergi membawa tasnya
" Semoga perjalananmu menyenangkan Max " doa Yohana
" Terimakasih Yo, ingat Jangan sampai Starla terluka selama ia berada di lingkungan RS ini, atau aku tak akan memaafkanmu " tegas Max lagi
" Aku akan berusaha yang terbaik Max " janji Yohana
Starla senang sekali Ia mendapat pasien seorang anak kecil perempuan yang sangat cantik dan di kamar sebelah seorang wanita berusia 40 an. Wanita itu adalah istri seorang pengusaha kayaraya, Ia baru saja melahirkan.
Dengan sabar Starla merawatnya keduanya seperti keluarga sendiri. Max yang sedang di perjalanan ke Bandara mengawasi Starla melalui cctv di layar laptopnya.
" Starla Kau memang wanita yang special, beruntung sekali Anthony bisa menjadi suamimu. Seandainya saja aku yang menjadi suamimu alangkah sempurnanya hidup ini " ucapnya dalam hati
🍷🍷🍷🍷
Sementara itu di kediaman Senior Irwin, Anthony dan Denbe sedang duduk di ruang tamu menunggu Senior Irwin. Dari lantai 2 turunlah seorang gadis cantik memakai baju renang dan hanya dilapisi kain tipis transparan hingga mempertontonkan bentuk tubuhnya yang aduhai. Gadis itu adalah anak bungsu Senior Irwin... Monalisa yang berumur 25 tahun.
" Anthonyyy..... " panggilnya senang, Ia berlari dan langsung memeluk Anthony. Diciumnya Pipi kanan dan kiri Anthony . Anthony hanya menahan tubuhnya Monalisa dengan kedua tangannya, nampak wajah tak sukanya dengan sikapnya Monalisa yang terlalu manja padanya
" uhuk uhuk " Denbe pura-pura batuk untuk mengingatkan Anthony
" oh Haii Tuan Denbe " sapa Monalisa
" Hai Monalisa apa khabar? "
" Baik, Terimakasih " jawabnya
Anthony kembali duduk di sofanya, Mona Lisa juga langsung duduk menempel di sebelah Anthony, Ia mengandeng tangan Anthony dan bersandat di bahunya
" Senior aku rindu sekali padamu, mengapa lama sekali baru kemari? " tanyanya manja
Anthony langsung berdiri dan melepaskan pelukannya Monalisa
" Maaf Monalisa, sopanlah sedikit! " ucapnya " Memangnya aku tak sopannya dimana nya ? " tanyanya bingung
" Jaga kelakuanmu, aku sudah memiliki seorang kekasih. Aku tak mau dia cemburu karena salah sangka padaku! " ucapnya tegas.
" Tapi kalian kan belum menikah, aku masih punya kesempatan. Apa kurangnya aku Anthony, katakan?! " tanya Monalisa
" Kau gadis yang mendekati sempurna Nona, Tapi dimata Senior kekasihnya itu perfecto " sela Denbe, Monalisa mendengus mendengar jawaban Denbe
" Kita lihat saja Anthony, tak ada yang pernah bisa menolak pesonaku " ucapnya sambil meninggalkan keduanya
" Kau tau Boss, jika Starla melihatnya tadi pasti kau akan ditinggalkannya. Gadis itu punya trauma mamanya yang ditinggal papanya, hingga tingkat kepercayaannya pada lelaki sangat rendah. Ingat itu bos!! " ucap Denbe
" Aku tau Denbe, kau lihat sendiri kan tadi aku sudah menolaknya " jawab Anthony
" Selamat pagi menjelang siang Anthony, Denbe. Maaf harus menunggu tadi aku sedang di periksa dokter langgananku, silahkan duduk! " sapa Irwin ramah
" Aku harap kau siap mengantikanku Anthony, 40 % suara sudah mendukungmu "
" Aku tak tertarik Senior "
" Apaaa? mengapa Anthony? " tanya Irwin terkejut
" Aku ingin hidup normal Senior "jawabnya
" Anthony... kehidupan normal itu untuk orang-orang tertentu. Untuk kita tak akan pernah ada namanya kehidupan normal, takdir kita sudah di gariskan. Percayalah aku sudah pernah mencobanya " ujarnya Irwin
Anthony menarik nafasnya, ia berfikir kembali
" Anthony menikahlah dengan anakku Monalisa, hanya kau yang bisa kupercayakan untuk menjaganya " ucapnya lagi, Anthony terkejut mendengar keinginannya Irwin
" Maaf Senior Irwin, aku sudah punya kekasih " jawabnya
" Kekasih ya sekedar kekasih, Istri itu beda lagi. Jika kau menikahinya anakku, aku yakin masa depanmu di dunia kartel tak akan tergoyahkan " bujuknya lagi
" Terimakasih atas tawaranmu Senior, sungguh aku tak tertarik " jawabnya
" Aku kemari hanya ingin menyampaikan, jika bisa jangan sampai Dolga yang mengantikanmu. Itu saja kau tau sepakat terjangnya Senior, kartel akan amburadul jika ia memegang posisi itu " lanjutnya
" Jika kau tak Ingin Dolga yang mengantikanku, ya kau harus maju Anthony " jawab Irwin
" Akan kufikirkan hal itu Senior, Baiklah aku permisi Terimakasih atas Waktunya "
" Jangan lupa pikirkan juga tentang Monalisa, aku akan menunggu tak ada wanita yang lebih baik mendampingimu selain Monalisa, percayalah " ucap Irwin Sambil mengantar keduanya ke luar.
Di perjalanan
" Bagaimana menurutmu Denbe, apakah aku harus maju atau tidak? aku bingung? " tanya Anthony
" Kalau menurutku kau Itukan masih muda Anthony, jalan sudah di depan mata. Dengan memiliki kekuasaan makin memudahkanmu untuk mengontrol kelakuan Dolga. Jika tidak maka Dolga akan semakin menjadi -jadi " saran Denbe
" Kau bisa pensiun 5 atau 10 tahun lagi Anthony " lanjutnya
" Anthony kembali menarik nafas nya dengan berat, sungguh Ia kini hanya ingin hidup bahagia dengan Starla dan anak-anaknya kelak. Uangnya sudah banyak, usaha juga sudah jalan. Sungguh dilema......
🍎🍎🍎🍎
Di Mansion Irwin
" Bagaimana? kalian sudah mendapatkannya? " tanya Monalisa Pada bawahannya
" Si Nona, sempurna "
" Kita lihat Anthony bagaimana tanggapan kekasihmu itu jika melihat foto-foto ini beredar di televisi dan dunia Maya ha ha ha, ia pasti minta putus padamu dan kau akan menjadi milikku " ucapnya sambil tersenyum licik
" Lisa... papa tak pernah mengajarimu untuk bertindak licik seperti itu " ucap Irwin
" Ah papah biarkanlah aku berkreasi, Ia menolakku terang-terangan tadi, aku sakit hati pa . Apa kurangnya aku papa, aku adalah gadis tercantik dan terkaya di Meksiko. Dengan sedikit trick Anthony pasti jadi milikku papa, tenang saja! " jawabnya
" Terserah padamu Lisa, Tapi ingat jangan sampai membuat Anthony marah pada papa, Anthony sangat berbahaya jika menjadi musuh kita sayang, ingat itu!! " nasihat Irwin lagi
" Si papa... bagaimana apa dengan acara ulang tahun papa, apakah jadi di rayakan ?, kalau jadi lupa undang Anthony dan kekasihnya itu aku akan mempermalukan gadis itu hingga ia tau siapa seorang Monalisa Ha ha ha " ucapnya sambil meninggalkan papanya
Irwin hanya bisa mengelengkan kepala, Monalisa memang keras kepala seperti mamanya, Sebenarnya Irwin kurang Setuju dengan rencana anaknya itu Tapi Ia tak bisa menolak anak gadis satu-satunya itu. 3 Kakak Monalisa semua laki-laki, sehingga Monalisa terbiasa mendapatkan apapun yang diinginkannya semenjak kecil
Happy reading ya guess
see you next eps