
Pagi sista..... happy reading selalu
pagi-pagi kita pemanasan dulu ya... 😅😅
Matahari mengintip malu-malu, namun desahan sepasang insan sudah terdengar di peraduan Starla. Anthony dengan semangat mengoyangkan pinggulnya, desahan Starla semakin membuat libidonya meledak-ledak. Keringat sudah menetes dari kening dan tubuhnya, namun Anthony terus mengempur tiada ampun
" Ohhhh.... Starla..... ohhhhhhhh" suara erangan Anthony yang mencapai puncak kenikmatannya. Dikecupnya kening lalu kemudian bibir ranum Starla
" hoss terimakasih sayang hos.. hos.. " ujar Anthony sambil mengatur nafasnya, ia pun tertelentang di samping Starla. Starla memiringkan tubuhnya membelakangi Anthony. Anthony tersenyum melihatnya, di peluknya istrinya itu dari belakang
" Kenapa hemm... marah? " tanyanya
" Kau itu... tadi malam kan sudah, ini pagi-pagi masa minta lagi, 2 kali lagi. Aku kan jadi lemas sayang " omel Starla
" Sudah jangan marah, kan kita lagi bulan madu. Lagi pula aku kan sudah 3 tahun tak pernah bercinta wajar kalau selalu bersemangat, lagi pula punyamu tambah lama tambah sempit membuatku ketagihan " rayu Anthony
" Sebagai konpensasi kau boleh minta apa saja, belilah semua yang kau inginkan sayangku... cintaku... " lanjutnya, Starla pun tergoda, ia berpaling dan menghadap ke arah Anthony. Starla membelai pipi Anthony yang ditumbuhi bulu halus itu
" Apakah kau puas dengan pelayananku Anthony. ? " tanya Starla
" Hemmm... sangat, milikmu sangat sempit dan harum... aku suka " ucapnya sambil tersenyum
" Jadi aku boleh membeli apapun yang kusuka? " tanyanya lagi
" Tentu saja... no limit, kau boleh mengosongkan isi mall sayang, asal bila kuingin....jangan menolak " jawabnya
" Baiklah... jangan menyesal ya, ingat janjimu sayang... no limit " Starla tersenyum senang, ia meletakkan wajahnya di dada Anthony, tempat favorit nya. Sebenarnya Starla bukanlah tipe wanita mata duitan, ia tak akan pernah meminta, namun jika diberi rezeki tak akan di tolak he he.
" Sayang... Senorita senang warna apa? " tanya Starla
" Entahlah...tapi mama suka semua warna yang cerah, panggil mama saja jangan Senorita nanti mama marah, sekarang kaulah yang menjadi Senorita nya Montenegro " jawab Anthony
" Hemmm... baiklah sayang terserah padamu " ucapnya dan kembali tertidur
Jam 11 Anthony membangunkan Starla, karena ia janji akan berada di Mansion pada waktu makan siang. Selesai mandi Starla memakai gaun selutut berwarna magenta dengan leher terbuka. Ia sedang menutupi bekas kissmarknya dengan mengunakan dempul alas bedak, kemaren penata rias sudah memberinya tips menutupinya.
" Mengapa semakin hari, semakin banyak saja. Tubuhku sudah seperti macan tutul, mengapa Anthony suka sekali menghisapku... " celotehnya sambil mengoleskan dempulnya
Anthony yang baru keluar dari kamar mandi, tersenyum mendengar omelan Starla
" Sayang... itu caraku menandaimu " sahutnya sambil tertawa
" Heiii... Starla mengapa kau memakai gaun yang terbuka seperti itu? siapa yang ingin kau buat jatuh cinta ? " protes Anthony melihat gaun Starla
" Aku ingin membuat mertuaku jatuh cinta, apa tidak boleh? " tanyanya balik
" Tapi disana ada sepupuku, nanti matanya pasti jelalatan menatapmu " ucapnya
" Siapa yang berani menatapku, jika kau berada di sampingku sayang " ucapan Starla membuat Anthony berbunga-bunga
🍹🍹🍹🍹
Tepat pukul 12.30 mobil Anthony memasuki Mansion. Terlihat Carmelia sudah mondar mandir seperti gosokan panas, ia tak sabar bertemu dengan menantunya itu. Walaupun ia sudah sering melihat fotonya, tapi pasti lebih seru jika bertemu langsung.
Melihat mobil Anthony mendekat, Carmelia senang sekali. Dilihatnya Denbe membukakan pintu penumpang dan keluarlah seorang gadis cantik memakai gaun berwarna magenta.
" Omg... omg... menantuku cantik sekali, selamat datang sayang... bagaimana perjalananmu, apakah kau suka dengan Spanyol sayang? " Carmelia memberondong Starla dengan banyak pertanyaan
Starla mencium pipi kanan dan kiri Carmelia
" Si Senorita...." jawabnya sopan
" No... no... no... call me mama... mama.. ok. " protes Carmelia
" Si mama " jawabnya ulang
Carmelia senang sekali, di gandengnya Starla
" Ayo masuk sayang, kelak kau adalah pemilik ini semua " ucapnya senang
" Bagaimana apakah Anthony kuat, berapa ronde semalam? "
" Haa... whatt....mama bagaimana kau bisa bertanya seperti itu pada Starla " protes Anthony
" Mama harus tau sayang, jangan sampai kau memalukan papamu Montenegro. Kau tau sayang Montenegro itu sangat kuat di atas ranjang, aku selalu kewalahan melayaninya " cerocos Carmelia
Statla yang mendengarnya langsung memerah pipinya
" Si mama, Anthony juga begitu " jawabnya malu-malu. Oo ha ha ha Carmelia tertawa senang
" Bagus Anthony, jangan sampai kau memalukan papamu " ujar Carmelia
Semua sudah duduk di meja makan, makanan pun mulai dihidangkan, Starla duduk di sebelah Anthony, mata Carmelia tak berhenti mengagumi kecantikan menantunya itu.
" Pantas saja Anthony tergila-gila padamu sayang, kau memang sangat cantik . Ku akui selera Anthony memang tak pernah rendah " ucap nya bangga
" Ayo sayang makanlah yang banyak, agar kau kuat dan cepat memberiku cucu " todongnya, Starla langsung terbatuk mendengarnya.
" Si mama " hanya itu yang keluar dari mulutnya
Makan siangpun berjalan dengan lancar dan sesekali tertawa karena Denbe yang suka melucu. Tak lama datanglah Gustavo dan Irgi. Keduanya bergabung untuk makan siang. Gustavo dan Irgi tak ayal memelototi gadis cantik di depan mereka, hal itu membuat Anthony marah
" Gustavo, Irgi.... jangan terlalu lama menatap wanitaku !! " bentaknya
" Mengapa tak boleh Antokny, kami hanya menikmati indahnya ciptaan Tuhan " sahut Gustavo
" Kenalkan namaku Gustavo Montenegro, sepupu Anthony, berapa umurmu cantik? " sapa nya
" 20 tahun Senior " sahutnya
" Wow kau menang banyak Anthony, Starla Anthony terlalu tua untukmu. Bagaimana jika kau menjadi wanitaku saja umurku baru 29 tahun lebih muda dan lebih kuat ha ha " ujar Gustavo
Bukk Anthony melempar setumpuk serbet ke wajah Gustavo
" Apa kau sudah bosan hidup Gustavo? " ucapnya marah, Starla tertawa melihat Anthony yang cemburu
" Sayang sudah jangan cepat marah, Senior Gustavo hanya bercanda. Bukankah anda seorang penyanyi Senior? " ucap Starla
" Si cantik, apa kau mau berduet denganku atau kau mau berfoto dan tandatanganku, atau tubuhku... yang mana saja akan kuberikan untukmu " cerocosnya cuek membuat Anthony kembali melotot
" Ha ha ha pria-pria Montenegro memang pandai bertutur kata, sifat anda seperti dr. Max " ucao Starla tertawa
" Apaa... Max juga suka merayumu Starla? " tanya Carmelia
" Setiap hari Mama, tapi aku tau ia bercanda saja " jawab Starla sambil melirik sang mama
" Kau harus tau cantik, pria-pria Montenegro tak suka bercanda, kami selalu sungguh-sungguh dengan ucapan kami " ucap Gustavo membuat mata Starla membulat... jadiiiii... selama ini Max serius dengan semua rayuannya.... OMG... cicitnya dalam hati.
" Jadi bagaimana, kau mau jadi wanitaku cantik? " tanya nya lagi
" Heii anak nakal, sadarlah sesikit kueang banyak apa wanita di sekelilingmu hingga istri sepupumu masih saja kau goda! " suara Carmelia membahana di ruang makan, di sentilnya kuping Gustavo
" Kau sudah menikahinya Thony... huh aku bahkan sudah kalah sebelum berperang " jawabnya sedih
" Tapi Starla kalau bosan pada batu es ini, ingatlah padaku ya... he he " ucapnya terus berusaha, Starla hanya tersenyum sambil mengelengkan kepalanya
" Seumur hidup ia tak akan pernah bosan padaku, bukankah begitu sayang?? " ucap Anthony seraya mencium bibir Starla di depan semua orang
" Oh Tuhannnn...... " seru Denbe melihatnya, sedangka Carmelia tertawa senang melihatnya
" That's my son ha ha ha " ucapnya bangga
Selesai makan semua berkumpul di ruang tengah, Anthony, Denbe, Gustavo dan Irgi dusul di sofa panjang sambil berbincang, Carmelia mengajak Starla dan Miranda untuk berbelanja karena Ia sudah lama tak berbelanja.
" Anthony aku akan mengajak Starla dan ibunya shopping, kalian disini saja. Ah aku senang sekali akhirnya punya putri yang bisa ku ajak shopping " ucapnya senang
" Si mama, Denbe kau ikutlah mereka bawa pangamana tingkat tingkat satu "ucap Anthony
" Starla kemarilah sayang " panggilnya, Starla pun mendekat lalu duduk di sebelah Anthony. Anthony mengeluarkan Black card nya lalu memberikannya pada Starla
" Ini sesuai janjiku, belilah semua yang kau suka juga mamamu, no limit " ucapnya lalu mencium pipi Starla, wajah Starla langsung memerah karena malu
" Maaf Senorita saya tak bisa ikut, saya masih terasa berputar-putar sejak turun dari pesawat " tolak Miranda
" Apakah mama sakit? " tanya Starla khawatir
" Tidak Starla, mungkin mama mabuk udara ha ha " jawabnya berbohong, padahal ia baik saja hanya ia ingin memberi ruang Starla dengan Carmelia agar lebih dekat.
" Baiklah Miranda kau istirahat saja, nanti kami akan membelikan banyak barang untukmu ! " ucao Carmelia senang karena bisa menguasai Starla seorang diri. Akhitnya keduanya pergi shopping di pusat perbelanjaan terbesar dan terlengkap di Spanyol diikuti 20 pengawal termasuk Rita dan Denbe.
Carmelia dan Starla sama-sama memuaskan hasrat belanja mereka, Starla bahkan tak lupa membelikan Rita dan istri Diego sebuah gaun cantik dari butik dan beberapa gaun untuk mamanya dan Sisi. Keduanya nampak kompak dan akrab. Bahkan ketika hari sudah sore dan Starla mengajak pulang Carmelia menolak
" Temani mama makan di luar ya, sudah lama sekali mama tak makan di luar seperti ini "ucapnya senang. Starla yang melihat Carmelia bahagia turut aenang, salah satu misinya adalah menyenangkan mertuanya seperti juga menyenangkan suaminya. Ia selalu mengingat agar menjadi pribadi yang tau terimakasih. Ia tak mau mamanya marah lagi padanya.
Sampai disini dulu Sista
Jangan lupa tinggalkan jejakmu