MY STARLA

MY STARLA
48. Gagal Move on



Dengan langkah lunglai Starla menuju mesin ceklock, badannya terasa remuk redam... 😂😂 padahal Anthony sudah berumur 35 kok tenaganya masih sangat kuat keluhnya dalam hati. Belum tau lagi starla umur segitu mah lagi kuat-kuatnya.


Di jalan Ia bertemu dengan Yohana yang tersenyum padanya


" Pagi Starla, apakah kau sedang sakit? " tanyanya melihat wajah Starla yang tak secerah biasanya


" Pagi yohana.. tidak aku baik-baik saja, hanya sedikit lelah " jawabnya


" Baiklah selamat bekerja Starla " ucap Yohana


" Terimakasih Yo, selamat bekerja juga untukmu " jawabnya kembali berjalan dengan lesu menuju ruangan vviv.


Yohana kembali ke ruangannya, tak lama hp nya berbunyi


" Hallo Dr Max apa kabarmu? "


" Baik Yo, bagaimana denganmu? "


" Aku juga baik "


" Bagaimana dengan Starla? " tanya Max


" Tadi aku baru bertemu dengannya, sepertinya Ia agak lelah... maklum Max pengantin baru " ujarnya Yohana, Max terdiam mendengarnya


" Apa ada masalah di sana Yo ? "


" Semua masih bisa kutangani Max, kau tenang saja belajar disana " sahutnya


" Baiklah Yo, hubungi aku jika ada masalah " pintanya Max


Max menutup hp nya, dibukanya layar laptopnya lalu membuka program cctv ruangan Starla. Ia memperhatikan Starla yang sedang merawat seorang anak kecil. Max senyum-senyum sendiri melihat Starla yang mendendangkan lagu agar anak tersebut mau minum obat.


Tak terasa sudah 1 jam Ia menatap layar cctv, matanya tak lepas memandang pergerakan Starla. Selesai dengan tugasnya Starla nampak menguap berkali-kali, kasian kau Starla pasti kau lelah karena Anthony menghajarmu habis-habisan.


Max kembali menelfon Yohana


" Yo... apa yang sedang kau lakukan? "


" Sebentar aku akan pergi rapat mewakilimu Max "


" Sebelum rapat kau cari seorang perawat untuk mengantikan Starla, kau bilang saja Ia akan ikut denganmu. Suruh Starla beristirahat diruanganku yo, ia nampak sangat lelah " perintah Max


" Kau yakin dr Max? "


" Yo... jangan membantah! " Yohana menarik nafasnya kemudian berdiri


" Baiklah Max, apapun yang kau inginkan " akhirnya Yohana menyerah


Yohana memanggil seorang perawat yang sedang free, lalu memintanya mengantikan Starla dengan alasan ia memerlukan Starla.


10 menit kemudian Starla datang


" Ada yang bisa kubantu Yohana ? " tanya Starla begitu sampai


" Begini Starla aku akan pergi rapat, jadi ruanganku dan dr Max kosong. Tolong kau berjaga di ruangan Max ya, aku tak berani memerintahkan orang lain karena banyak dokumen penting di ruangan Max " alasan Yohana


" Baiklah Yo, apakah lama? "


" Kau tunggu saja sampai aku datang, Kau bisa istirahat atau tidur saja tidak masalah. Kunci pintunya dari dalam, jika aku datang aku bisa saja mengetuk pintunya ok ! " jelas Yohana lagi


" Baiklah yohana, terimakasih " Starla langsung masuk ke ruangan Max dan menguncinya. Starla duduk di sofa diruangan Max, iapun segera merebahkan dirinya di sofa


" Ahh enaknya , terimakasih Max " ucapnya sambil tersenyum


Tak lama hp nya bergetar, dilihatnya Max melakukan video call. Ia pun mengangkatnya


" Haii Starla apa khabar? " tanya Max, hatinya senang sekali melihat senyum starla. Max menelfon melalui laptopnya jadi Ia bisa puas melihat wajah Starla.


" Baik Max, bagaimana denganmu di sana? "


" Aku baik-baik saja Starla, hanya saja... "


" Hanya saja... apa Max? " tanya Starla


" Hanya saja aku rindu padamu " ucapnya sambil terus memandangi Starla


Wajah Starla langsung memerah


" Kau dan mulut manismu itu Max , jangan mengodaku sekarang aku sudah menjadi istriku orang lain"


" Ha ha ha ha... Starla Starla wajahmu sangat mengemaskan, " Max tertawa geli melihat wajah Starla yang memerah, Starla langsung memonyongkan mulutnya


" Kenapa sih kamu selalu mengodaku Max, sudah kututup ya! " ancamnya


" Maxxx...Maxmilian Montenegro, I Hate You " ucapnya marah


" Ha ha ha ha " kembali Max tertawa geli melihat Starla yang sedang marah


" Kau tau Starla kau terlihat tambah cantik jika sedang marah begitu " ucap Max


Starla kembali menguap, Ia pun mengucek matanya


" Mengapa kau terlihat lelah sekali, apakah Anthony menghajarmu habis-habisan semalam ? " tanyanya blak-blakan


" Rahasia!! " jawabnya


" wajar saja Ia begitu, karena kau begitu seksi " lanjutnya, mata Starla langsung membulat


" Tidakkah kau malu berbicara seperti itu pada istri sepupumu Max? " tanyanya dengan mata menyipit


" Kau juga istriku Starla! "


" Istri dari mana Max, apa kau sudah gila!! "


" Kau akan selalu menjadi istri di hatiku " lanjut Max


Starla terdiam, Ia tak bisa berkata apa-apa lagi. Sebenarnya Ia merasa kasihan dengan Max Ia seorang pria yang baik, tapi apa daya. Jika ia bisa membelah badannya menjadi 2, Ia akan melakukannya.


Melihat Starla yang terdiam, Max juga diam.


Oh Starla sudah sejauh ini aku meninggalkanmu tapi aku tetap tak bisa melupakanmu, aku menyerah... aku gagal move on ucapnya dalam hati


" Istirahatlah Starla, tidurlah! " ucap Max akhirnya setelah beberapa saat keduanya terdiam


" Baiklah Max, Terimakasih. Aku akan mendoakan semoga di sana kau bertemu dengan soulmate mu " doanya tulus


" Terimakasih Starla, bisakah kau ubah sedikit doanya! " pintanya


" Apa yang dirubah? " tanya Starla bingung


" Doakan agar aku menjadi soulmate mu berikutnya muuahhh " ucap Max lagi


" Maxmiliannnn!! " teriaknya, Starla langsung mematikan panggilan Max. Ia pun tidur dengan perasaann marah pada Max karena selalu mengodanya.


Sementara Max terus tertawa melihat Starla yang kembali marah padanya. Tak apa-apa. Starla hanya dengan melihat dan berbincang denganmu sudah cukup untukku. setidaknya hatiku merasa tenang hanya dengan melihatmu, ucapnya lalu meletakkan laptopnya di mejanya. Ia merebahkan dirinya, sambil membayangkan wajah marah Starla. Ia pun tertidur dengan senyum di wajahnya.


Di lain tempat, Anthony mulai merapatkan barisan. Ia mengumpulkan semua bawahannya dan berdiskusi , langkah apa yang harus di ambilnya. Bedasarkan suara terbanyak akhirnya Anthony memutuskan untuk mengikuti pemilihan ketua umum tersebut.


Selama beberapa Hari Anthony larut dalam kesibukannya. Bahkan sudah 3 hari Ia tak bertemu istrinya. Starla paham akan kesibukannya Anthony, ia tak Ingin menganggunya. Mereka berkomunikasi hanya melalui video call selama 3 hari ini. Sebenarnya Starla senang-senang saja terbebas selama 3 hari ini, setidaknya Ia di beri waktu untuk beristirahat .


Kadang-kadang Max juga menhubunginya lewat video call Namun starla tak mau mengangkatnya, Ia tak mau memberikan harapan sekecil apapun pada Max. Namun Max tak marah Ia hanya suka menganggu Starla .


Sore ini hari ke 4 Starla sudah berada di mobil bersama Diego. Ia menyenderkan tubuhnya selama perjalanan


" Nyonya apakah anda sakit? " tanya Diego khawatir


" Tidak Diego, aku hanya Kangen dengan Anthony. Sudah 4 hari kami tak bertemu " sahutnya


Diego tersenyum mendengarnya, Starla tak menyadari bahwa Diego menyetir ke arah yang berlawanan dengan tempat tinggalnya.


" Tidurlah nyonya nanti saya akan membangunkan anda jika sudah sampai " ucapnya sambil tersenyum


" Baiklah Diego, kebetulan aku agak mengantuk " jawabnya lalu memejamkan matanya. Tak lama ia pun tertidur.


Diego terus membawa mobilnya ke tempat tujuan. Sekitar 1 jam kemudian mobilnya memasuki sebuah halaman sebuah rumah yang tersembunyi di pinggir hutan. Rumah tersebut tidak terlalu besar namun mewah.


Diegi mematikan mesin mobilnya dan menelfon seseorang


" Tuan kami sudah di halaman, nyonya tertidur apa perlu saya bangunkan ? " lapornya


" Tidak usah, sebentar aku keluar! " sahutnya.


Diego membuka pintu mobilnya lalu membuka pintu mobil Starla, begitu melihat tuannya datang. Tanpa babibu Anthony mengangkat Starla yang sedang tertidur pulas, ia membawa Starla ke kamarnya dan membaringkannya berlahankan. Dipandanginya istrinya itu, oh Starla kau tau Berapa aku sangat merindukanmu ucapnya.


Anthony membuka baju hem yang dikenakannya, Ia kemudia menaiki ranjang dan mulai mencumbu Starla yang masih tertidur. Merasa terusik Starla membuka kedua matanya


" Anthony?? kapan kau pulang? " sapanya senang


" Haii sayang, aku rindu sekali " jawabnya kembali melanjutkan serangannya


Hadehhh namanya pengantin baru ya guess


See you next eps


Jangan lupa untuk selalu like komen dan vote Cerita aku