
Maaf guess baru up lagi, tetap semangat bacanya ya... 😍😍
Time to romantis.. 😘😘
Dari pagi sampai sore, Anthony sengaja membiarkan Starla melepas rindu dengan mama dan Junior, ia pergi bersama Diego ke kantor pertanahan. Anthony menghadiahkan villa dan perkebunan yang di belinya untuk Diego karena telah menyelamatkan dan menjaga Starla selama ini. Walaupun Diego menolak tetapi Anthony tetap memaksa.
Sore menjelang Starla sudah memandikan dan memakaikan baju untuk Junior. Sepanjang hari mereka bertiga hanya di dalam kamar saja.
" Starla mandilah.. mama akan menjaga Junior " ucap Miranda
" Si mama.. aku mandi dulu " jawabnya... selesai mandi Starla terkejut di atas ranjang sudah tersedia sebuah gaun cantik berwarna putih
" Mama dari mana gaun ini? " tanyanya
" Pakailah sayang, malam ini selesaikanlah permasalahanmu dengan suamimu, mama akan menjaga Junior... jadilah istri yang penurut jangan keras kepala " nasihat Miranda
Miranda membantu Starla memakai gaunnya dan berdandan, saat makan malam Starla pun selesai . Ia terlihat cantik dengan gaun putih dan rambut gelombangnya yang di biarkan tergerai. Mama lalu membawa Junior keluar
" Starla ingat pesan mama... jadilah istri penurut ya " ucapnya sebelum menghilang di balik pintu
Starla duduk di kursi meja riasnya... ia menunggu Anthony dengan perasaan deg degan...
" Seperti baru mau kencan saja ha ha " ucapnya geli sendiri dengan perasaannya saat ini
Krek... bunyi pintu di buka, netra mata Starla menangkap tubuh seorang pria yang berdiri gagah di depan pintu kamar. Starla tersenyum melihatnya... tampan sekali kau Anthony, beruntungnya aku seorang upik abu ini mendapat cinta dan perhatian darimu
Anthony juga tak kalah terpukau melihat kecantikan Starla. Kehamilannya kali ini malah membuat kecantikannya semakin bersinar. Berlahan namun pasti Anthony melangkah dan mendekati Starla.
Anthony mengulurkan tangannya
" Maukah kau berkencan denganku malam ini cantik? " tanyanya dengan mempesona, Starla menyambut uluran tangan tersebut dengan sedikit bergetar
" Tentu... " sahutnya malu malu
Anthony mengiring Starla ke belakang rumah, nampak halaman belakang telah di sulap menjadi ruang makan outdorr yang begitu romantis. Beratus bunga tersebar menghiasinya dengan ratusan lampu kerlap kerlip. Sebuah meja 2 kursi sudah tersedia tak lupa dengan lilin di atasnya. Nuansa remang remang dan alunan lagu mellow menambah romantis suasana apalagi bintang sudah mulai bertaburan.
Starla ternganga ia sampai menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Matanya melihat ke arah Anthony
" Kapan kau menyiapkannya Anthony... indah sekali "
" Rahasia... cinta " ucapnya sembari menarik tangan Starla dan memeluknya erat hingga keduanya menempel dengan sempurna.
Anthony mencium bibir sexy Starla dengan mesra, bibir yang sangat dirindukannya.. bibir yang bisa membuatnya berdebar karena serasa di sengat arus listrik bila bertemu dengan bibirnya. Ciuman berlangsung lama hingga keduanya kehabisan nafas, kening keduanya tetap menempel... senyuman lebar menghiasi wajah Anthony
Anthony menarikkan kursi untuk Starla keduanya lalu makan malam sambil berbincang ringan. Mata Anthony tak mau lepas, ia selalu memandangi wanita di depannya dengan intens bahkan untuk sekedar berkedip saja ia tak mau
" Kau cantik sekali malam ini " ucapnya sembari meminum wine nya, sebelah tangannya mengenggam tangan Starla di atas meja, Starla tersipu malu
" Dasar kau vampir tua... pandai sekali merayu " jawabnya sambil tertunduk
" Jangan menunduk sayang, aku jadi tak bisa melihat wajah cantikmu " pintanya, Starla kemudian mengangkat wajahnya yang memerah. Ia berusaha melepaskan tangan Anthony namun Anthony tak mau melepaskannya
" Berdansalah denganku... My Starla " pintanya, keduanya lalu berdiri. Anthony menarik kedua tangan Starla dan meletakkannya di bahunya sementara ia memegang pinggang wanitanya dengan erat
Mereka begitu dekat, hembusan nafas Anthony terasa di wajah Starla membuatnya kembali gugup.
" Sayang jangan pergi lagi dariku, tahukan kau betapa menderitanya aku selama ini...jika tak ada Junior aku tak akan sanggup bertahan " bisiknya di kuping Starla
" Tidak sayang jangan katakan itu... maafkan aku dengan mulut bodohku ini, kau sangat sangat pantas. Hanya kau yang pantas untuk menjadi istri dan ibu dari anak anakku " ucapnya sambil mengeratkan pelukannya
" Apakah kau mau melupakan semua yang telah terjadi di masa laluku? " tanya Starla
" Starla aku mencintaimu tanpa syarat, kita lupakan kenangan buruk masa lalu... aku berjanji aku tak akan pernah mengungkit atau menanyakan apapun jika kau tak mau "
" Sungguh...? "
" Ya sayang... sungguh, aku bersumpah, kita hanya akan menatap masa depan. kita hanya hidup bersama anak-anak kita, aku sudah menyerahkan Pimpinan kartel tertinggi pada Dolga dan pinpinan kartel senjata pada Denbe "
Starla terkejut mendengarnya
" Mengapa Anthony? " tanyanya
" Karena aku Ingin menjalani sisa hidupku hanya bersamamu dan anak kita, toh uangku juga tak akan habis sampai 7 turunan Sayang " jawabnya
" Kau sekaya itu Anthony? "
" Apa maksud pertanyaanmu? "
" He he jika tau kau sekaya itu aku tak akan pergi darimu, aku kan wanita matre " ucapnya bercanda
" Aku tak perduli kau matre atau apakah, selama kau mau terus berada di sisiku dan berjanji tak akan meninggalkanku, aku akan memberikan semua hartaku untukmu " balasnya dan cupp kembali Anthony melahap bibir manis nan sexy milik Starla
Starla mengakhiri ciuman panas Anthony
" Vampir tua... mengapa kau selalu menciumku... lihatlah bibirku sampai kebas " rungutnya
" Siapa suruh kau bertambah cantik dan mengoda " jawabnya tak mau kalah
" Aku rasa anak kita yang kedua ini Nanti perempuan " ucap Anthony
" Darimana kau tau, aku kan belum USG kandunganku bahkan baru 4 bulan " jawab Starla
" Entahlah.. perasaanku yang mengatakan begitu, mungkin Karena kau juga bertambah cantik Saat hamil Begini " godanya lagi kembali mencium Starla. Kali ini Starla membalas ciuman suaminya, keduanya saling membalas dan meraba.
Anthony senang sekali, ia tak akan pernah puas untuk mencium istrinya itu. ia ingin lagi dan lagi namun ciuman harus berakhir karena keduanya harus mengambil nafas kembali
" Anthony..... "
" Hemmm.... "
" Aku ingin....... " tanpa menunggu ucapannya Starla selesai Anthony sudah membopongnya dan berjalan menuju kamar
See you next eps
Jangan ragu-ragu untuk like komen dan vote Karya-karya aku ya
Happy reading
Guess anggaplah ini Anthony dan Starla ya....