
SUDAH VOTEE SISTA... THANKS
Anthony dan Denbe sedang menuju kembali ke markasnya, mereka akan rapat kilat untuk mencari Starla. Tak lama hp Anthony berbunyi
" Ya Dolga ada apa? "
" Anthony aku akan membantu mencari keberadaan istrimu... walau bagaimanapun Ia adalah ponakanku juga, kita kesampingkan dulu pertikaian kita " ucap Dolga
" Baiklah... terimakasih, kau bisa berkoordinasi dengan Denbe " jawab Anthony
" Denbe hubungi Rita, katakan padanya untuk menunggu di Bandara " titahnya
ππ Di Rumah Sakit Elit ππ
Rita sedang duduk mengantri mengambilkan obat untuk ayahnya. Tak lama hp nya berbunyi
" Hallo ya Denbe ada apa ? "
" Rita Senorita di culik di Spanyol, kau bersiaplah ke Bandara... tunggu kami di sana"
" Apaaa?? Kau serius Denbe? " Rita langsung berdiri karena kaget sekali
" Apa perlu Senior yang berbicara padamu, baru kamu percaya!! " ucap Denbe marah dan langsung menutup telfonnya.
Rita langsung berlari ke ruangan ayahnya
" Mama... mama saja yang mengantri obat, aku harus segera kembali ke Spanyol... Senorita di culik " ucapnya sembari memberikan kartu kreditnya pada sang mama
Rita berlari keluar, Ia harus segera menuju Bandara. Tangannya memegang hpnya, Ia menelfon Paula namun tak ada jawaban dari Paula. Tiba-tiba
Brukk..... Rita menabrak seseorang, Rita jatuh terduduk
" Maaf... maafkan saya " ucapnya berdiri tanpa melihat siapa yang di tabraknya
" Rita..mengapa kau terburu-buru? ada apa? " mendengar suara lelaki tersebut, Rita langsung mengenalnya
" Diego kau disini ? "
" Aku bekerja sebagai Kepala Keamanan di sini "
" Maaf aku tak bisa ngobrol denganmu Diego, aku harus bergegas ke Bandara... Senorita di culik padahal Ia sedang hamil 7 bulan "
" Apa... bagaimana mungkin, kapan kejadiannya? "
" Baru saja, Senorita di culik di Spanyol. Maaf Diego aku benar-benar harus pergi " pamitnya lalu berlari kembali
Diego terhenyak mendengar kejadian itu, walau bagaimanapun Starla telah berjasa menyelamatkan hidupnya.
Diego bergegas menuju ke ruangan dr Max
" Permisi Dr Max, maaf boleh saya berbicara dengan anda sebentar? " ucapnya sopan
" Masuklah Diego ada apa? "
" emmm... saya mau mengajukan cuti Tuan "
" Ada urusan apa sampai kau minta cuti ? "
" Saya mau ke Spanyol... membantu mencari Senorita " jawabnya ragu-ragu
" Senorita.... maksudmu Starla? ada apa dengannya ?? " Max serta merta berdiri
" Senorita di culik di Spanyol baru saja, dan... "
" Dan apa Diego? katakan!! " bentaknya Max tak sabar
" Senorita sedang hamil 7 bulan " jawabnya takut
" Ya Tuhannnn..... brengsek kau Anthony !!, kau ikut denganku saja... kita ke Spanyol " Ucap Max sambil melepas jas dokternya lalu keluar kembali ruangan Yohana
" Yohana... RS ku percayalah padaku, tanpa batasan waktu. Ambil keputusan sendiri tak perlu bertanya-tanya padaku!! "
" Memangnya kau mau kemana Max? " tanya Yohana
" Ke Spanyol, Starla di culik " jawabnya lalu menelfon pengawalnya
" Siapkan pasukan kalian semua ikut aku ke Spanyol, bawa team hacker juga " Max lalu menutup Hp nya
" Tunggulah Starla... aku pasti menemukanmu!! " ucapnya dalam hati
2 pesawat jet terbangun menuju ke Spanyol untuk mencari Starla. Dimanakah Starla sekarang berada?????
πΊπΊπΊπΊ
Entah berapa lama Starla pingsan, Ia mulai mengerakkan badannya kepalanya terasa pusing. Matanya berlahan mulai mengerjap. Ia membuka matanya berlahan dan mengamati sekitarnya. Ia berada di sebuah kamar tidur dan ia merasakan goyangkan dari tempat tidurnya.
" Aku berada di pesawat rupanya " ucapnya dan berusaha berdiri. Berlahan Starla membuka pintu ruangan dan ia pun keluar berlahan. Nampak banyak lelaki duduk di kursi pesawat, Starla langsung menghentikan langkahnya Ia takut melihat mereka
" Rupanya kau sudah bangun Starla... kemarilah " suara bariton seorang pria mengagetkannya, Ia pun mencari asal suara tersebut. Matanya berhenti pada seorang pria yang dikenalnya
" Tuan Ivan? benarkah itu anda? " tanyanya kaget bercampur takut
" Ya Starla.. ini aku Ivan, kemarilah... tak usah takut " jawab Ivan ramah. Berlahan Starla mendekati Ivan dan duduk di kursi di depan Ivan. Nampak meja sudah penuh dengan makanan yang sepertinya di sediakan untuknya.
" Tuan Ivan... mengapa saya di sini, apakah anda yang menculikku? " tanyanya pelan
Ivan tersenyum mendengar pertanyaan Starla
" Temani aku makan dulu, aku akan menjawab pertanyaanmu setelah kita makan... ayo!! " ajaknya sambil mengambilkan makanan untuk Starla
" Cukup Tuan Ivan, jangan terlalu banyak " ucap Starla melihat piringnya yang penuh
Karena takut Starlapun menuruti perkataan Ivan, Ia makan berlahan dalam diam. Sementara Ivan makan sambil terus menatap Starla
" Kita akan bersama selamanya Starla..." ucapnya girang dalam hati
Dengan susah payah akhirnya Starla menghabiskan makanannya, Ia pun meminum jus yang di sediakan untuknya. Selesai minum Starla menjadi mengantuk sekali, Ia sudah berusaha menahannya namun matanya tetap tak mau di ajak kompromi, Starla tertidur kembali
Ivan mengangkat Starla yang telah terlelap kembali, Ia memang meminta pada chef agar memasukkan obat tidur pada minuman Starla, agar Starla tak tau kemana ia akan di bawa. Sementara jet Anthony dan Max ke Spanyol, Jet yang membawa Starla malah kembali ke Meksiko .
Ivan sudah mempersiapkan tempat tinggal untuknya dan Starla, selama 6 bulan ini rumahnya di perkebunan sudah di rombak habis dan kini menyerupai sebuah istana. Ia ingin Starla betah tinggal di sana. Ivan tak mempermasalahkan Starla yang mengandung anak dari pria lain, Ia sudah terhipnotis dengan kelembutan Starla.
Karena hidupnya penuh dengan hal hal yang berbau kekerasan selama ini, kelembutan seorang Starla bagaikan oase di gurun yang tandus bagi Ivan.
π§π§π§π§
Starla kembali terbangun, kini ia berada di sebuah kamar yang sangat indah. Apakah Anthony sudah menemukannya? dimana aku ini... apakah di surga... apakah aku sudah mati? berbagai pertanyaan hilir mudik di kepalanya. Starla berdiri dan mendekati sebuah jendela di kamar tersebut, Ia membukanya berlahan... nampak Ia berada di lantai 2 sebuah bangunan yang Indah... dan sepanjang mata memandang terhampar berbagai bunga dan tanaman
" Tuhan... dimana ini? " cicitnya
" Kau sudah bangun Starla "
" Tuan Ivan di mana ini? " tanyanya kaget
" Kau berada di rumahku, selamat datang Starla..kedua maid ini akan menjadi pelayan pribadimu. Sekarang mandilah, aku menunggumu sarapan di bawah okay " jawab Ivan panjang lebar, Ivan lalu keluar dari kamar Starla
Ke dua maid membantu Starla mandi , Starla yang sudah biasa di layani pun tak canggung
" Siapa nama kalian? " tanyanya
" Saya Mia dia Nia, kami kakak adik " jawab Mia
" Mia dimana ini? "
" Maaf nyonya bisa bertanya pada Tuan, kami dilarang menjawabnya Nyonya " jawab Mia lagi. Starla pun diam, Ia tau peraturan seperti itu. Seorang bawahan pasti sangat loyal pada atasannya, biar ia merayu pun tak akan Ia mendapat jawaban kecuali jawaban itu keluar dari mulut Ivan sendiri.
π£π£π£π£
Si Spanyol, rombongan Anthony telah datang lebih dulu. Mereka langsung menuju Mansion Carmelia, di sana Polisi yang berwenang sudah menunggu mereka
Anthony pun berkenalan dan berbasa basi sekedarnya dengan pihak polisi.
" Apakah ada kamera cctv, yang merekam kejadian itu ? " tanya Denbe, belum sempat Polisi menjawabnya Max datang bersama Diego dan rombongannya. Tanpa ba bi bu lagi Max mendatangi Anthony dan memukulnya
" ******* kau Anthony, bagaimana bisa kau sampai lengah " buk buk buk keduanya pun saling pukul karena kesal
Hahhhh Thor mau tarik nafas dulu, Starla... Starla... yang sabar ya... tak selamanya menjadi wanita cantik itu menyenangkan π π π
See you next eps
Jangan lupa like komen dan vote