
Morningggg semua.... semangat terus ya untuk ngelike, komen dan memberi vote Karya aku ya
Besok sudah update novel terbaruku yang berjudul " AKU TIDAK MANDUL " menceritakan suka duka hidup seorang wanita bernama Emma Watson. Kali ini latar cerita kita udah di negara tercinta ya say... Indonesia . Gendre nya tetap dewasa + 18 tahun ya... jadi bagi dirimu yang berumur di bawah 18 tahun skipp aja dulu karya ini.
Sisi yang melihat Anthony cs langsung mendatanginya
" Mana Marla.... apakah kau menculiknya ? " ucapnya menuduh
" Aku juga mencarinya, Memang aku mau menculiknya setelah ia tampil, tapi aku belum sempat bertindak " jawabnya juga bingung
" Bohong, pasti kau yang menculiknya " Sisi berteriak sambil menunjuk-nunjuk Anthony
Felix segera menarik Sisi yang sedang lepas kontrol, Ia tak mau mencari masalah dengan Klan Montenegro
" Sayang sabarlah... nanti kita cek dulu cctv " ucap Felix berusaha menenangkan Sisi. Tiba-tiba masuklah seorang pria yang tak di kenal
" Permisi.... ada paket untuk nyonya Shasa atau Tuan Rodrigue " tanyanya
" Saya Shasa... paket dari siapa? " tanyanya
" Dari nona Marla, tolong tandatangan " ucap lelaki tersebut sambil menyorongkan pulpen dan Kertas
Sisi langsung membuka paket tersebut dan melihat isinya, matanya melotot melihat sebuah hp dan beberapa kartu debit yang semuanya merupakan milik Marla dan juga sebuah surat , bergegas Sisi membukanya. Anthony, Denbe dan Felix juga langsung merapat
Dear kesayanganku
Aku tau kau pasti senang menangis dan kebingungan mencariku sekarang, hapuslah air matamu. Aku baik baik saja.
Aku sedang bepergian mencari ketenangan, jadi kalian tak perlu mencari dan menghawatirkanku . Jika saatnya tiba aku akan kembali dan mencari kalian. Jangan lupa besok kalian pergilah berbulan Madu ya, jangan sia siakan kado dariku, aku membelinya dengan hasil keringatku.
Sekali lagi tak perlu mencariku, aku baik baik saja. Terimakasih karena telah begitu menyayangiku dan mau merawatku selama ini. Peluk cium untuk kalian berdua
Love Marla
Sisi meremas surat tersebut
" Pantas saja kau begitu aneh kemaren... hik hik hik " Sisi menangis memeluk suaminya
Anthony mengambil surat dari tangan Sisi dan membacanya kembali, Anthony meninju dinding di dekatnya, Ia merasa hancur dan marah bersamaan
" Mengapa kau memilih meninggalkan ku Marla, sebegitu marahnya kah kau padaku ? mengapa kau tak mau memberi kesempatan padaku untuk memulai kembali " desisnya
" Tuan Rodrigue bolehkah kita melihat sama-sama rekaman cctv anda untuk memastikan Marla tidak di culik " usul Denbe
Felix kemudian membuka laptopnya, terdapat banyak cctv di layar kecil tersebut, matanya yang sudah terbiasa segera menekan kamera yang memperlihatkan pergerakan Marla semenjak turun panggung. Terlihat Marla yang memasuki toilet pria dan keluar dengan menyamar menjadi seorang pria
" Jadi memang Ia tak di culik, Ia pergi karena kehendaknya sendiri " ucap Felix
" Tidak bisakah kita ya melacaknya melalui hp atau pergerakan uangnya? " Usul Denbe
" Marla tidak bodoh, ia mengerti akan hal itu karena aku yang mengajarinya.. lihatlah Ia meninggalkan hp dan semua kartunya. Berarti Ia membawa uang cash "ucap Felix
" Aku tetap akan mencarinya, Denbe Ayo kita pergi... " ucap Anthony meninggalkan FELA
☀️☀️☀️☀️
Matahari pagi membangunkan Starla yang masih berada di bus yang berjalan, entah di mana Ia sekarang. Berlahan Ia membuka matanya dan melihat keadaan di sekelilingnya. Masih banyak bangunan mewah.. Berarti Ia masih berada di pinggirannya kota.
Starla membuka rambut palsunya, Ia mengurai rambut aslinya yang di kepangnya . Kini rambutnya terurai dengan indah
" Permisi nona apakah masih lama kita sampai? " tanya Starla pada gadis di sebelahnya
" Sebentar lagi, nah kita sampai " jawabnya sambil tersenyum manis
Keduanya lalu keluar dari bus, Starla mengerakkan lehernya yang terasa kaku.
" Kau mau kemana nona....? " tanya gadis itu
" Starla, entahlah aku ingin jalan-jalan ke pedesaan yang ada perkebunannya " ucapnya
" Sungguh...?, kalau begitu ikut saja denganku nona Starla, aku akan pulang ke kampung " ajaknya ramah
" Kau dari mana ? " tanya Starla
" Oh Begitu..... "
" Bagaimana Nona... jika kau mau ayo, itu bus nya sudah datang "
" Baiklah... ayo, ngomong-ngomong siapa namamu? " Starla pun mengikuti gadis muda itu
" Namaku Diana... "
" Apakah kampungmu jauh ? seperti apa, apakah indah? " tanyanya antusias
" Desaku sangat terpencil, ada kebun kopi di dekat rumah kami milik tuan tanah. Kakakku memiliki sebuah peternakan di kampung. Rumahku halamannya lumayan luas, biasanya kami menanaminya dengan sayur mayur untuk kebutuhan sendiri kau pasti suka " ucapnya panjang lebar
" Aku akan lihat dulu, apakah ada rumah yang di kontrakkan di sana atau hotel ? "
" Ha ha ha nona kau lucu sekali, namanya juga di desa mana ada rumah kontrakan ataupun hotel " ucapnya tertawa geli
" Jadi nanti aku menginap di mana? "
" menginaplah di rumahku.... Aku yakin mama pasti senang " ajaknya
" Bagaimana dengan kakakmu... Apakah ia tak keberatan? "
" Tentu tidak. ...kakakku adalah pria terbaik di dunia, namun sayang percintaannya selalu kandas " ucap Diana sedih
" Oh ya... mengapa? "
" Pernikahan pertamanya Kandas karena istrinya meninggalkannya setelah keguguran lalu Kakakku berpacaran lagi dan kau tau 3 kali Ia melamarnya dan selalu di tolak dengan alasan karena dia duda...oh Kakakku yang malang " cerita Diana berapa api
Keduanya berbincang dengan akrab hingga tak terasa mereka telah sampai ke tujuan. Keduanya turun dari bus
" Diana bagaimana jika makan dulu, aku lapar sekali " ajak Starla
" Baiklah... aku tau tempat yang enak, kita bisa makan sambil menunggu Kakakku menjemput " Diana menarik tangan Starla dan membawanya memasuki sebuah rumah makan sederhana namun makanannya sangat lezat rasanya.
Setelah kenyang keduanya keluar dari rumah, Tiba tiba sebuah tangan menarik Diana dan memeluknya erat
" Hai sayangku apa khabar... akhirnya kau pulang " ucap lelaki tersebut
" Lepaskan aku Martin... lepas... kita tak ada hubungan apapun apa lagi " teriak Diana berusaha lepas dari pelukan Martin
"Apa maksudmu... sampai kapanpun Kau tetap menjadi kekasihku.... " ucapnya tak mau di tolak
" Lepaskan tanganmu dari adikku tuan " ucap Starla melihat kejadian itu Martin melihat ke arah Starla, Ia menyunggingkan Senyumnya melihat Starla
" Adikmu...? baiklah "!ucapnya sambil melepaskan Diana
" Namun sebagai gantinya, aku tak akan menolakmu gadis cantik... " ucap Martin lalu menarik Starla ke pelukannya, Starla menginjak kaki Martin dan menendangnya
" Ouuw.... Shett " Starla lalu menarik tangan Diana mengajaknya berlari
Mereka berlari namun tak bisa Jauh, beberapa lelaki nampak mulai mengepung mereka.
" Kemarilah Sayang.... kau tak akan bisa kemana-mana , ini adalah daerah kekuasaanku " ucap Martin sambil tertawa, Anak buah Martin meringkus Starla dan Diana, Starla tetap melawan akhirnya salah seorang lelaki itu menamparnya
Starla oleng, kepalanya terasa pusing tiba tiba
" dor... dor... dor... " suara letusan senjata mengagetkan Starla dan Diana. Starla sudah tak tahan lagi pun terjatuh, sebuah tangan kekar menahan tubuh lemahnya.....
" nyonya Starla kaukah itu??? " ucap lelaki itu, sebelum Hilang kesadarannya Starla berusaha melihat lelaki yang memanggilnya, matanya melotot begitu mengenalinya
" Kau........ "
Siapakah lelaki tersebut ?
Bagaimanakah kelanjutannya
Kalau kau pembaca setiaku pasti tau
See you next eps
Happy reading Sista