MY STARLA

MY STARLA
60. Galau tingkat Dewa



Pagi pagi ada yang bom votee... thanks ya ditunggu vote vote yang lain 😍😍


Anthony dan Denbe sudah sampai di lokasi rapat. 4 kepala ranting sudah berkumpul mereka datang bersama beberapa orang kepercayaannya. Denbe memulai rapat


" Baiklah tak usah panjang lebar, kemaren kalian sudah kuberi tugas untuk mencari tau siapa yang berniat mencelakai Senorita, siapa yang sudah berhasil? " ucap Denbe membuka rapat


Paula mengangkat tangannya


" Saya mendapat sedikit petunjuk Senior " ucapnya


" Silahkan! " ucap Anthony


" Aku merasa curiga dari mana pembunuh bayaran mengetahui keberadaan Senorita sedangkan Senorita selama ini jika keluar selalu menyamar " ujar Paula


" Karena terakhir kali Senorita terlihat di publik saat pelantikan Senior maka aku mengamati cctv acara tersebut. Dan kalian tau Ivan ternyata sudah berada di sana " lanjutnya sambil memberikan sebuah foto pada Anthony


Terlihat Ivan yang memakai topi koboy sedang bercakap-cakap dengan seseorang.


" Dengan siapa ia berbicara? " tanya Anthony


Paula memberikan foto kedua, terlihat wajah pria yang berbincang dengan Ivan


" ******* ternyata si tua Dolga !! " ucap Anthony marah


" Mereka berinteraksi tapi belum tentu kan mereka membicarakan Starla " ujar kepala ranting yang lain


" Aku yakin mereka yang merencanakannya, kalau tidak mengapa Ivan mendekati kalian berdua saat kalian sedang berdansa " ujar Paula lagi. Kembali Paula memberikan foto yang ketiga dimana Ivan berjalan di dekat Anthony dan Starla yang sedang berdansa


Anthony mengamati ke tiga foto tersebut


" Kurang ajar kau Dolga, kita sudah membuat kesepakatan...jangan salahkan aku jika aku melanggar kesepakatan " desisnya sambil meremas foto di tangannya


" Paula kau bebas tugas berikutnya, Rolan Steven Kano, kalian bertiga culik Dolga dan anaknya Juan, bawa ke markas waktu kalian 3 hari !! " titahnya


" Anthony... .." ucap Denbe


" Tidak ada bantahan Denbe, bubar!! " bentaknya lalu meninggalkan ruangan


Hati Anthony resah gelisah, ia tau saat ini Starla sedang bersama dengan Max. Anthony mengambil cerutunya lalu menghisapnya, dilihatnya jam baru jam 11, baru beberapa jam hatinya sudah serasa mau pecah menahan cemburu apalagi masih seminggu ia harus bersabar keluhnya.


Apa saja yang dilakukannya disana? apakah mereka bemesraan? apakah Max akan mengambil keuntungan dari Starla? apakah... apakah... apakah.... beribu pertanyaan hilir mudik di kepalanya


Denbe menepuk bahu Anthony, ia tau betul akan keresahan Anthony


" Percayalah pada istrimu " ucapnya bijak


" Sebaiknya kita bekerja " ajaknya, Anthony mematikan cerutunya


" Ambilkan aku anggur, temani aku minum! " ucap Anthony, ia sedang galau tingkat dewa membayangkan Starla dan Max hanya berdua sepanjang hari


🍧🍧🍧🍧


Starla menuju ruang vviv di mana Max di rawat sambil merapikan rambutnya, ahh Anthony bagaimana bisa kau melakukannya di dalam mobil... kurang kah yang semalam rutuknya dalam hati. Di perjalanan ia bertemu Yohana


" Yo bolehkan aku menumpang mandi di ruanganmu? " tanyanya akhirnya tak tahan, ia merasa gerah dan lengket


" Tentu, mengapa apakah kau tak sempat mandi di Mansion? " tanya Yohana


" Iya... aku kesiangan " jawabnya berbohong


" ini kunci ruanganku, jangan lupa kunci dari dalam" ucapnya sambil menyerahkan kartunya, Starla mengambilnya lalu bergegas ke ruangan Yohana


30 menit kemudian Starla sudah segar kembali, ia berjalan menuju ruangan 007 dimana Max dirawat walaupun rambutnya masih setengah basah karena ia sudah terlambat. Berlahan di bukanya pintu, di dalam ada Yohana yang menemani Max


" Pagi Max..., bagaimana keadaanmu pagi ini? apakah kau sudah makan? " sapanya begitu masuk. Max menoleh mendengar suara Starla, ia langsung tersenyum senang


" Yo kau boleh kembali bekerja, Starla yang akan merawatku sampai jam 6 sore " usir Max


" Baiklah Max, Starla Max belum makan dan ini obatnya. Tolong kau urus big baby ini ya " ucapnya sambil tertawa lalu meninggalkan ruangan


" Mau kusuapi Max? " tanyanya


" Tentu Honey, kau cantik sekali pagi ini " jawab Max


" Tentu saja cantik kalau ganteng nanti kau pingsan lagi " jawabnya cuek


" Ha ha ha pintar melucu kau sekarang honey, aaaa " ucapnya manja sambil membuka lebar mulutnya. Max merasa bahagia sekali Starla mau merawatnya. Setidaknya seminggu ini ia bisa berpuas diri memandangi gadis pujaannya itu.


Selesai makan dan minum obat, Max minta Starla mengambil berkas yang ditinggalkan Yohana di mejanya


" Starla ambil satu map itu, buka dan bacakan isinya jadi nanti aku tinggal tanda tangan saja " pintanya


" Max kau masih susah bergerak begini mengapa harus bekerja, istirahatlah dulu ya " rayu Starla, ia tak tega Max harus bekerja dengan kondisi seperti itu


" Baiklah jika itu maumu Honey, aku akan menurut. Bacakan aku buku ya agar aku cepat tertidur " pintanya


" Baiklah... buku yang mana? " tanya Starla


" Terserah kau pilihlah buku yang kau sukai di rak itu " ucap Max sambil memandang ke arah rah di dinding kamar


Starla membaca satu persatu judul buku tersebut, semua tentang kesehatan tak ada novel . Akhirnya Starla mengambil sebuah buku tentang kesehatan ibu dan bayi. Mata Max tak lepas memandangi punggung Starla yang asik melihat buku.


Starla seandainya kau bisa selalu disisiku, alangkah bahagia dan sempurnanya hidup ini ucapnya dalam hati


" Kita membaca buku ini saja ya!! " ucapnya tersenyum sambil memperlihatkan judul buku pada Max, Max pun mengangguk


Starla membenarkan posisi ranjang Max agar Max bisa tidur dengan posisi yang enak, Ia lalu duduk di bangku di depan Max dam mulai membacakan buku pilihannya


" Starla suaramu kurang terdengar, bisakah kau lebih dekat " pintanya, Starla akhirnya duduk di pinggir ranjang dan mulai membaca kembali. Beberapa bab dibacanya, Starla mulai menguap


" Tidurlah jika kau mengantuk honey aku juga akan tidur " ucap Max, Starla lalu menuju ke sofa bad. Disana sudah ada boneka putihnya menanti


" Starla sebelum tidur bisakah kau mengucapkan selamat tidur padaku? " pintanya, Starla berfikir sejenak. Akhirnya Starla mendekati Max


" Selamat tidur penolongku " ucapnya lalu mencium kening Max sekilas, Max menghirup wangi tubuh Starla yang menghampiri hidungnya


" Selamat tidur Honey "ucapnya senang


Keduanya tertidur dengan nyenyak , Max karena pengaruh obat sedangkan Starla lelah hayati karena perbuatan di Vampir tua... 😅😅


🍭🍭🍭🍭


Anthony melempar hpnya ke sembarang arah, sudah 15 kali ia menelfon Starla namun Starla tak mengangkat telfonnya.


" Apa yang dilakukannya sampai tak mengangkat telfonku " ucapnya marah


" Sebentar Anthony, aku akan meminta Yohana untuk mengecek mereka " ucap Denbe


" Hallo Yo, bisakah kau menengok Starla di kamar Max. Ia tak bisa dihubungi " ucap Denbe begitu Yohana mengangkat telfonnya


" Baiklah tunggu sebentar " sahutnya, Yo bergegas menuju ruangan Max. Berlahan di bukanya pintu ruangan Max dilihatnya Max sedang tertidur di ranjangnya dan Starla pun sedang tertidur di sofa bed sambil memeluk boneka putihnya


Yohana lalu mengambil foto dengan hp nya, lalu mengirimkannya pada Denbe


" Starla sedang tidur, apa aku perlu membangunkannya " Chat nya


Denbe memperlihatkan foto yang dikirim oleh Yohana, ia tersenyum lega... rupanya ia kelelahan ucapnya dalam hati sambil tersenyum sambil mengingat ganasnya ia di mobil tadi pagi.


" Apakah Starla perlu di bangunkan? heyy mengapa kau senyum-senyum sendiri boss? " tanya Denbe


" Tidak usah... dia pasti kelelahan sudah aku mau tidur juga " ucapnya sambil menarik nafas lega, rupanya ia terlalu cemburu buta ucapnya


Hadehhh Anthony cintamu pake lebaiii bingits 😆😆😆


See you gues next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya sista