
HAI SISTA.... SUDAH VOTE BELUM ?
I AM WAITING.... 😊😊
" Namanya.... Ivan " jawab Max akhirnya
" Siapa dia uncle? "
" Dia adalah seorang pembunuh bayaran no. 1 di Meksiko dan dia yang menculikmu hingga kau berakhir seperti ini. Tapi tenang saja Ivan sudah mati, dia tak akan menganggumu lagi "
" Kalau dia siapa? " tanya Starla lagi sambil memperlihatkan sebuah foto pada Max
" Namanya Felix... dia adalah salah satu anak buah Ivan, tapi Felix lah yang telah menyelamatkanmu " ucap Max lagi
Tiba-tiba saja kepala Starla sangat sakit, dunia serasa berputar kembali. Satu persatu memorynya bermunculan membuat kepalanya bertambah pusing
" Brukkk... " Starla langsung pingsan
Starla langsung dibawa ke ruang perawatan untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Starla pingsan selama 12 jam, ia terbangun saat sudah malam saat itu ia berada di ruangannya . Starla membuka matanya berlahan di lihatnya Max tertidur di bangku sambil memegang tangannya.
Starla mengingat semua yang terjadi padanya, Tuhan sedang berbaik hati padanya. Starla memegang perutnya yang telah mengempes
" Di mana anakku sekarang? " tanyanya dalam hati, ia mengingat terakhir Ia di helicopter bersama Anthony dan Max dan ia akan melahirkan. Mengapa aku disini dengan Max bukan dengan suamiku Anthony. Max apakah kau memisahkan aku dengan anakku? banyak pertanyaan yang perlu jawaban, jika aku bertanya dengan Max akankah ia jujur .??
Berlahan Starla duduk, ia melepas alat yang menempel di tubuhnya. Dilihatnya setumpuk obat di mejanya, Starla mengambil obat tersebut lalu memakai coat Max tanpa suara Starla keluar dari kamarnya dan berjalan menuju lift. Starla menekan ke lantai bawah RS, aku harus keluar dari sini ucapnya. Sesampainya di lantai bawah Starla berjalan dengan cepat ia tak mau Max mengetahui kepergiannya
Brukk.... karena terburu-buru Starla menabrak seseorang, keduanya pun terduduk di lantai,
" Maaf... saya tidak melihat anda.. maaf " ucap Starla sambil berusaha bangkit walaupun kepalanya sedikit pusing
" Starlaa..??? benarkah kau Starla... kau masih hidup?? " tanya orang yang di tabraknya tak percaya. Starla mengangkat wajahnya dan berusaha mengenali orang yang di tabraknya
" Kau... kau... Felix? " ucapnya kaget, Felix hendak berlari Ia takut jika bertemu dengan orang-orangnya Anthony, karena ia berjanji akan menghilang
" Felix.... Jangan tinggalkan aku, aku sendirian " panggil Starla, Felix pun langsung menghentikan langkahnya Ia berbalik dan mengulurkan tangannya pada Starla
" Ikutlah denganku... kita perlu bicara " ucapnya, Starla pun menurut ia mengikuti Felix menuju parkiran lalu masuk ke mobil Felix. Felix langsung tancap gas menuju ke apartemennya. 20 menit kemudian mereka sampai di apartemen Felix, Felix mempersilahkan Starla untuk masuk dan duduk di sofa, sementara Felix langsung mengambil laptop andalannya dan menyalakannya.
Sekitar 15 menit Felix berkutat dengan laptopnya, akhirnya ia bernafas lega.
" Apa yang kau kerjakan tadi ? "
" Aku menghapus cctv RS, agar pertemuan dan kepergian kita tak terlacak " jawabnya
" Bagaimana kau bisa berada di China Starla, dengan siapa kau di sini. Apakah kau tau kau sudah dikuburkan di Meksiko hampir 5 bulan yang lalu? " tanya Felix panjang lebar
" Benarkah? "
Felix membuka laptopnya kembali, lalu memperlihatkan foto pemakaman nya yang masuk berita di Meksiko , air mata Starla menetes melihat foto Anthony yang begitu bersedih
" Entahlah apa yang terjadi Felix, setelah 3 bulan koma aku terbangun di RS itu dan aku tak ingat apapun. Terakhir aku ingat Max sedang menjelaskan siapa Ivan dan juga kau Felix.. terimakasih kau telah menyelamatkan aku dari Nery " ucap Starla sambil menghapus air matanya
" Sepertinya aku paham apa yang terjadi Starla... Max memalsukan kematianmu dan membawamu ke sini tanpa di ketahui Anthony ataupun orang lain "
" Jadi di mata keluargaku aku sudah mati 5 bulan yang lalu... oh Felix apa yang harus kulakukan... aku bahkan tak pernah melihat anakku hik hik hik " Starla menangis sedih
" Sudah Starla... tenanglah, aku berjanji akan menolongmu hingga kau bisa berkumpul lagi dengan anak dan suamimu. Aku berhutang itu padamu Starla, sekarang kau minum lah obatmu ini lalu tidurlah dulu, besok kita bicaralah Lagi OK " ucap Felix lalu mengambilkan Starla air putih dan membaca satu-satu obat untuk di berikan pada Starla
🐝🐝🐝🐝
" Starla apakah kau sudah mengingat semuanya hingga kau memutuskan untuk pergi? , tapi kau pergi kemana... Kau tak mengenalnya siapapun di sini " Max sangat kacau karena semalaman tak tidur mencari keberadaan Starla.
Pagi yang cerah menyambut Starla di pembaringannya. Starla mencium wangi makanan yang sudah lama di rindukannya, yang makanan khas meksiko sudah berbulan Ia tak menyantapnya. Felix mengetuk kamar dan mengajaknya sarapan. Starla sarapan dengan lahap
" Terimakasih Felix... sungguh lezat " ucapnya sambil tersenyum. Felix memberikan sebuah foto pada Starla
" Starla ini foto anakmu namanya Andrew Junior Montenegro " ucap Felix, Starla memandangi foto anaknya.. air matanya mengalir deras
" Oh junior bagaimana keadaanmu sekarang.. mama rindu hik hik hik... Max mengapa kau begitu tega memisahkan aku dengan anakku "
Felix pun ikut sedih melihat kerinduan dari seorang Ibu yang terpisah dari anaknya, aku akan membantumu Starla... aku bersumpah.
Setelah Starla tenang, Felix lalu mengajak Starla berdiskusi
" Starla aku menyarankan agar kau menyelesaikan pengobatanmu dulu sebelum kembali ke Meksiko. Dengan begitu kau lebih siap juga secara mental untuk bertemu dengan anak, suami dan keluargamu "
" Felix... emmm apakah. Anthony sudah menikah lagi? " tanyanya ragu
" Belum tapi Ia tertangkap kamera beberapa kali menghadiri acara dengan seorang wanita bernama Monalisa " jawab Felix dan memperlihatkan berita tentang Anthony melalui laptopnya.
" Huh wanita ular itu lagi... " sungutnya sedih
" Sabarlah Starla... jika aku hitung obatmu ini akan habis dalam waktu 30 Hari, sebelum habis kita akan pindah ke Singapura untuk pengobatanmu lebih lanjut "
" Mengapa kita tidak langsung ke Meksiko saja Felix, aku rindu dengan anak dan suamiku " tolaknya
" Starla kau sudah hampir 5 bulan bersama Max, apa menurutmu Anthony mau menerimamu begitu saja? "
Starla memikirkan perkataan Felix, benar juga bahkan selama ini Ia sudah tidur satu ranjang dengan Max, berciuman, berpelukan dan mandi bersama. Walaupun mereka tak pernah berhubungan intim tetapi tetap saja Max adalah pria lain... ya Tuhan mengapa begini, aku sudah tak suci lagi sebagai seorang istri
Kembali hanya air mata yang mengalir, Max mengapa kau begitu tega padaku hik hik.
Felix menghapus air mata Starla
" Starla berhentilah bersedih, percayalah padaku.. aku akan mempersatukan kembali kau dengan keluargamu..tapi kau harus sabar.. ok " bujuk Felix. Starla pun akhirnya menurut
" Felix pengobatanku pasti memerlukan banyak biaya... aku tak punya uang " ucapnya
"Tenang saja Starla, Denbe memberiku banyak uang untuk menghilang.. kau tau satu lemari besar, Jadi kau tak perlu takut sekarang aku orang Kaya ha ha " ucap Felix menghibur Starla
" Starla kau perlu seseorang untuk mendampingimu nanti di Singapura , kau kan tau aku tak bisa bebas keluar. Siapa menurutmu temanmu yang bisa kau percaya... apakah ada? " tanyanya
" Aku punya sahabat.. namanya Sisi, hanya dia teman yang bisa ku percaya " jawab Starla
" Baiklah Starla aku akan mengatur Sisi, agar Ia nanti berangkat ke Singapura, sementara 2 minggu ini kita bersembunyi di sini dulu, kau tak keberatan kan? " tanya Felix, Starla pun mengangguk
" Besok aku akan membelikanmu sebuah laptop, Jadi kau bisa melihat anakmu melalui kamera cctv mansionmu, aku akan mengaturnya Nanti, sekarang istirahatlah "
" Terimakasih Felix "
Terimakasih juga untukmu semua yang sudah membaca karyaku aku... dukung selalu author dengan like komen dan votenya
Happy Reading selalu
Max lagi galau mikirin Starla