MY STARLA

MY STARLA
106. Kejutan



Sudah like sista...???


Starla dan Felix makan dengan lahap


" Felix lekas mandi dan bersiap, hari ini Junior akan spa.. antar aku "


" Bagaimana dengan Sisi, apakah dia kan mengamuk saat bangun nanti? " " Tenang saja.. Sisi akan baik-baik saja, ia tidak kolot sepertiku "


" Ya.. aku tau, dia tidak virgin "


" Apakah kau kecewa Felix? "


" No problem bagiku... aku juga bukanlah orang suci Starla he he " ucap Felix dengan wajah memerah


30 menit kemudian keduanya sudah siap, Felix seperti biasa memakai penyamaran ala-ala mr. Rodrigue nya. Starla masuk ke tempat spa Junior dan menunggu dengan sabar di ruang spa, ia sengaja datang 30 menit lebih awal agar tak bertemu dengan pengantar Junior.


Tak lama Junior datang di temani Carmelia. Starla senang sekali akhirnya dapat berjumpa lagi dengan anaknya


" Hallo Junior... apakah kau kangen dengan mommy? " tanyanya sambil menciumi seluruh wajah Junior


Ini adalah 1 jam yang sangat berharga bagi Starla, ia memanfaatkannya sebaik-baiknya. Selesai melakukan spa, Starla mengendongnya sambil menyanyikan lagu nina bobo untuk Junior hingga ia tertidur. Memandangi wajah anaknya yang tertidur merupakan obat paling mujarab bagi Starla... ia merasa sangat senang dan bahagia


" Junior.. sayang tunggulah mommy akan berkumpul lagi denganmu dan papa... sabar ya " alarm HP nya berbunyi itu artinya waktunya dengan anaknya sudah habis, dengan berat hati Starla meletakkan Junior yang tertidur di ranjang lalu kembali bersembunyi.


🍷🍷🍷🍷


Tok.. tok.. tok.. Starla mengetuk kaca mobil Felix, Felix yang sedang tertidur di mobil terbangun dan membukakan pintu mobil yang terkunci


" Sudah selesai Starla? "


" Ya... sekarang kita ke alamat ini.. " ucap Starla sambil menyerahkan sebuah alamat pada Felix


" Alamat siapa ini Starla ? "


" Rumah orang tua Sisi, kau harus melamarnya... besok menikah! "


" What... no Starla, urusanmu saja belum selesai bagaimana mungkin aku akan menikah " protesnya


" Urusanku sebentar juga selesai Felix, semalam Anthony sudah memintaku jadi kekasihnya, setelah menyanyi besok malam aku akan menjawab pertanyaannya... urusan selesai, jangan khawatir " jawab Starla menyakinkan


Felix pun tak bersuara lagi, ia meluncur menuju rumah orang tua Sisi. Sisi tinggal di pinggiran kota, ia berasal dari keluarga sederhana ayahnya seorang guru dan ibunya seorang pengusaha salon. Acara lamaran berlangsung lancar walau tidak di ketahui oleh Sisi. Kesepakatan telah selesai bahwa besok pagi Sisi dan Rodrigue akan menikah, sedangkan resepsi akan di gelar 2 bulan kemudian.


" Sekarang kita ke catatan sipil, mendaftarkan pernikahanmu " ucap Starla, Felix tak ada keluhan ia mengikuti saja perintah Starla karena sebenarnya semenjak pertama kali melihat Sisi ia sudah menyukainya.


Setelah selesai di kantor catatan sipil, Starla dan Felix pergi ke toko perhiasan. Mereka membeli sepasang cincin pernikahan yang indah sekali


" Sekarang kemana lagi boss?? " tanya Felix yang sudah merasa lelah berkeliling


" Kita membeli gaun untuk pernikahanmu besok "


" Mengapa tidak dengan Sisi saja, aku lelah " tolaknya


" Pernikahan ini kan kejutan Felix, mana bisa aku membelinya dengan Sisi... ayo.. sesekali matamu itu melihat yang indah-indah jangan melihat layar monitor saja " ucap Starla tak mau di tolak, ia mengandeng Felix memasuki sebuah butik yang menyediakan pakaian pria dan wanita.


2 jam rasanya seperti 2 tahun, Felix sangat kelelahan menemani Starla mencarikan gaun untuk Sisi dan juga Tuxido yang senada untuknya..Oh Starla tidakkah kau paham tadi pagi aku baru berolahraga sampai 3 ronde dalam 1 jam... kini kau menyiksaku seperti ini huh..... Felix sampai tertidur di ruang tunggu


Selesai dengan semua urusannya mereka lalu pergi ke sebuah restoran untuk makan siang yang menjelang sore karena jam sudah menunjukkan pukul 3 sore. Hp Starla berdering terlihat Sisi menelfonya


" Starla kemana saja kau... ini sudah jam 3 dan kau belum pulang "


" Yakin kau hanya mencariku Si... tidak mencari Felix ha ha "


" Ngomong-ngomong gimana performanya... apakah 1 ronde dia sudah keok seperti ucapanmu.. ha ha ha " Starla tertawa geli


" Starlaaaa kau itu ya..... ini rahasia ya... ternyata dia kuat dan ukuran boy nya wow..... " bisik Sisi di hp nya


Sisi tak tau jika Starla me loudspeaker hp nya dan meletakkannya di meja, untung mereka memesan privat room jadi tak ada yang mendengar. Wajah Felix langsung memerah mendengar Sisi memuji boy nya... 😅😅😅


" Jadi Felix masuk dong kriteria calon suamimu " lanjut Starla


" Calon suami.... no... masih jauh, aku akan menikah jika kau sudah berkumpul lagi dengan suami dan anakmu Starla "


" Ok Si sebentar aku pulang, aku akan membawakan makan untukmu. Bagaimana dengan Felix, kubawa pulang juga atau tidak ha ha "


" Kau bungkus saja dia lalu lempar ke laut... " jawab Sisi lalu mematikan panggilannya, Felix menghela nafasnya


" Bagaimana jika besok Sisi menolak menikah denganku? " tanyanya sedih


" Sudah tidak usah khawatir, Sisi pasti bersedia menikah denganmu . Sekarang antar aku pulang, kau tidur di bar saja malam ini ya, besok jam 7 pagi jemput kami "


Keduanya lantas keluar dari restoran lalu kembali ketempat masing-masing. Sisi memakan makanannya tanpa curiga, malam itu keduanya tidur cepat dengan alasan Starla ada acara penting besok pagi.


Pagi yang di nanti telah tiba, Jam 7 teng keduanya sudah selesai mandi. Felix tidak menjemput mereka, ia mengunakan jasa sewa mobil mewah, keduanya di antar ke sebuah salon terkenal. Mereka di make up dan untuk menghilangkan kecurigaan Starla mengenakan gaun yang sama persis dengan Sisi.


Sebuah gaun cantik berwarna pink cerah, membuat keduanya terlihat sangat cantik. Selesai dari salon mereka menuju ke sebuah hotel, acara pernikahan di selenggarakan di aula sebuah hotel di dekat rumah Sisi.


" Sebenarnya ada acara apa Starla, mengapa acaranya dekat dengan rumahku "selidik Sisi


" Sudah ikut saja... pokoknya hari ini kamu harus mengikuti apapun yang kuminta... okay!! "


" Apapun ? "


" Ya apapun itu Si... tidak ada penolakan, jika kau menolak maka aku tak mau lagi jadi sahabatmu " ucap Starla membuat Sisi bingung.


Keduanya melangkah kan kaki memasuki salah satu kamar yang di sediakan, di dalamnya sudah ada mama Sisi dan sepupunya


" Mama.. ada apa mama di sini? " tanyanya kaget


" Mama di undang Marla, temanmu ini katanya hari ini dia akan menikah jadi kita akan jadi pengiring pengantinnya " jawab sang mama


" Kau akan menikah Marla? dengan siapa? " Sisi sangat kaget


" Dengan mr. Rodrigue " jawab sepupu Sisi


" What.......!!! " Sisi sangat shock, kemarin ia baru bercinta dengan Felix dan kini ia akan menikahi sahabatnya, apa dunia ini sudah gila??? Sisi terduduk tanpa suara, matanya berkaca kaca tak percaya


" Si... ayo antar aku ke pelaminan " ucap Statla pura-pura tak melihat Sisi yang sedang shock. Mama Sisi mengandeng tangan Sisi menuju aula


" Tidak... tidak Marla aku tak mau menghadiri pernikahanmu... " ucap Sisi bergetar , Marla berbalik menatap Sisi


" Kau sudah berjanji akan menuruti ku hari ini Si...jika kau menolak aku tak mau lagi jadi sahabatmu.... " ucap Marla


" Bagaimana dengan Senior dan Junior? " tanya Sisi lagi


" Tak ada harapan... " ucap Marla pura-pura sedih, sebenarnya sandiwara ini dilakukannya untuk mengetahui perasaan Sisi pada Felix. Melihat gelagat Sisi sebenarnya ia juga menyukai Felix namun tak mau mengakuinya.


Sambil mengandeng erat sang mama, Sisi berjalan menuju aula di mana di sana sudah ada Felix yang berdiri di pelaminan menunggu pengantinnya. Ia terlihat sangat tampan dengan tuxidonya. Sisi tak bisa lagi menahan butiran air matanya yang sedari tadi di tahannya, satu kedipan matanya meloloskan air matanya yang begitu bening.


See you next eps


Jangan lupa gerakkan jari anda untuk like komen dan vote, terimakasih