
Matahari sudah tinggi, tapi Starla dan Anthony tak ada yang bergerak dari peraduan. Suara hp Anthony membuatnya terbangun. Dilihatnya Starla yang berbaring di dadanya memeluknya dengan erat, Anthony tersenyum mengingat kejadian semalam. Tak dihiraukannya deringan hpnya yang memanggil-manggil.
Di belainya pipi merah Starla, di kecupnya keningnya berkali-kali. Akhirnya Starla berlahan membuka matanya. Ia tersenyum melihat Anthony yang juga tersenyum
" Morning Starla " ucapnya dengan suara khas bangun tidur
" Hemmm.... " suara malas Starla, kembali ia meletakkan pipinya ke dada Anthony.
" Kapan kau akan turun Magang kembali? " tanya Anthony
" Yohana menelfon ku kemaren, katanya aku di beri libur seminggu " jawabnya
" Benarkah? " Anthony tersenyum sumringah, ada ide muncul di kepalanya
Krucuk krucuk perut Starla berbunyi, ia pun duduk
" Mau kemana? apakah kau lapar? " tanya Anthony
" he eh... tapi aku mau mandi dulu, badanku terasa lengket " jawabnya, berlahan Starla memakai bajunya lalu berdiri, tapi kakinya tak bisa melangkah ia terduduk lagi
" uhh... sakit sekali... " ucapnya
" Maaf mungkin karena terlalu banyak semalam " ucap Anthony lalu membopong Starla ke kamar mandi
" Memangnya berapa kali semalam, bukannya 2 kali saja " tanyanya
Anthony hanya tersenyum saja, kau tidak tau saja Starla semalam aku nambah lagi 2 kali, namun kau tidur tak bangun-bangun ha ha ujarnya dalam hati
Mereka berdua berendam di jakuci, Anthony menyabuni Starla dengan spoge mandi sambil tersenyum sendiri karena melihat bekas keganasannya di seluruh tubuh Starla, saat menyabuni dada Starla...
" Auch mengapa payudaraku pedih sekali? " tanya Starla lalu ia memeriksa pentilnya. Terlihat beberapa bekas gigitan di dadanya termasuk di pentilnya, Starla memandangi Anthony yang mesem-mesem
" Kapan kau mengigitnya vampir tua, semalam rasanya belum ada? " tanyanya melotot
" Bukan salahku, kau saja yang tidur seperti orang mati, hingga kugigit dan kumasuki kau tak bangun-bangun " jawabnya membela diri
" Sakit tau, jangan coba-coba lagi mengigitku disitu!! " ancamnya
" Kalau masih saja, aku akan mengigit balas punyamu " ucapnya mencubit perut Anthony
Anthony mengaduh
" Okay okay sorry, tak akan kuulangi " jawabnya. Mereka lalu berdiri dan membilas diri dengan shower, melihat Starla yang membilas dirinya dengan sensual tornadonya kembali tegak berdiri, dipepetnya Starla ke dinding. Merasa ada yang mengeras di bawah Anthony Starla melotot
" Jangan bilang kau mau lagi? " tanyanya horor, Anthony tersenyum simpul
" Sekaliiiii saja ya, setelah itu kau bisa istirahat. Besok baru aku kembali, aku ada urusan hari ini ya... ya... " rayu Anthony
" Tapi masih terasa sakit " jawabnya
" Aku akan pelan-pelan, okay " bujuknya tak mau di tolak
Jadilah pagi Starla berolahraga kembali, dibawah guyuran air. Setengah jam kemudian baru mereka keluar dari kamar mandi. kembali Anthony membopong Starla dan mendudukkannya di meja makan di kamarnya. Nampak meja makan sudah penuh dengan makanan, ranjang mereka juga sudah berganti spreinya dan tersusun rapi.
Keduanya lalu sarapan mendekati makan siang
" Makan yang banyak Starla... biar kuat!! " ucap Anthony sambil tersenyum senang. Starla hanya diam, ia menikmati sarapannya karena perutnya memang sudah lapar sekali.
Selesai makan Anthony membaringkan Starla di ranjang. Anthony pun berpakaian rapi
" Starla kau istirahat saja di sini, besok Diego akan menjemputmu! " pesannya
" Diego akan membawaku kemana? "
" I Love you " bisiknya di kuping Starla membuat pipi Starla memerah karena malu.
Anthony keluar meninggalkan Starla yang kembali tidur karena kelelahan. Ia berpesan pada Miranda dan Nana agar memberi Starla vitamin dan bersiap karena Diego akan menjemput mereka besok pagi.
Setelah kepergian Anthony, Miranda dan Nana mendatangi kamar Starla. Nampak Starla tertidur dengan nyenyak. Air mata Miranda menetes melihat putri kesayangannya.
" Nana sekarang Starla telah menjadi seorang Wanita, rasanya baru kemarin aku mengendongnya hu hu hu " kembali Miranda Menangis
" Sudahlah Miranda jangan menangis, anakmu akan melahirkan keturunan Montenegro seharusnya kau senang " ucap Nana yang diikuti anggukan Miranda.
🍧🍧🍧🍧
Ke esokan paginya
Starla, Miranda dan Nana sudah siap saat Diego datang menjemput.
" Kita akan kemana Diego? " tanya Starla
" Kita akan ke Mansion Senior di Wilayah selatan Nona " jawabnya
" Memangnya ada apa disana, apakah ada acara? " tanya Nana
" Entahlah Nana, aku juga tidak tau " jawab Diego
Sepanjang jalan mata Starla melihat-lihat pemandangan yang dilalui. Ia sangat menikmati saat berada di perjalanan. 3 jam di perjalanan akhirnya mereka memasuki sebuah bagunan megah di tepi pantai. Starla sangat menyukai desain nya apalagi letaknya di tepi pantai, angin laut membuat rambutnya berkibar kibar.
Seorang Wanita menyambut mereka. Starla ingat wanita itu adalah Paula salah satu wakil Anthony. Paula mengiring mereka ke ruang tengah, sudah banyak makanan yang disajikan untuk mereka. Setelah selesai mencicipi makanan tersebut, Starla di giring ke sebuah ruangan dimana sudah menunggu 3 orang wanita yang akan melalukan perawatan padanya.
Waktu makan siang, perawatan selesai dilakukan. Starla diminta untuk makan siang dulu karena masih ada perawatan lanjutan. Starla menurut saja karena ia tau pasti Anthony yang memerintahkannya. Selesai makan kembali rambut Starla yang di permak, selama 2 jam mereka melakukan perawatan pada rambutnya.
Selesai dengan semua perawatan, Starla dipakaikan sebuah gaun putih yang sangat indah tanpa lengan
" Mengapa gaunnya seperti gaun pengantin ? " tanya Starla. Ketiganya hanya diam tak menjawab mereka terus mendandani Starla secantik mungkin.
Jam 3 sore tepat Starla selesai di rias, ketiganya meninggalkan Starla seorang diri di kamar tersebut. Tak lama masuk Anthony yang memakai tuxedo hitam, Starla terpana melihatnya
" Kau tampan sekali hari ini sayang " ucapnya hendak berdiri
" Diam disitu jangan bergerak " ujar Anthony. Anthony mendekati Starla yang terlihat begitu cantik, ia berjongkok di depan Starla dan memegang tangannya lalu menciumnya
" My Starla gadis tercantik di muka bumi, aku Anthony Montenegro sangat mencintaimu. Aku bukanlah seorang bajingan yang habis menghisap madu lalu membuangnya, aku adalah seorang pencinta yang akan selalu menyayangi dan mencintaimu seumur hidupku " ucapnya membuat Starla menitikkan air mata
" Starla maukah kau menikah denganku dan menjadi ibu dari anak-anak kita penerus Montenegro? " tanyanya sambil membuka kotak kecil yang berisi cincin bertahtakan berlian. Starla speccles, ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Starla tak menyangka sama sekali Anthony akan melamarnya.
" Starla...... " panggil Anthony lagi, mengejutkan Starla
" Ya Anthony... aku bersedia " ucapnya pelan. Anthony berdiri mencium bibir Starla. Ia bahagia sekali akhirnya ia menemukan kembali belahan jiwanya. Wanita sederhana yang akan mendampingi hari-harinya.
Anthony mengandeng Starla keluar kamar menuju ke pantai di belakang Mansion. Starla terkejut melihat belakang Mansion sudah berubah bak taman bunga. Sudah berdiri berbaris Nana, Mamanya dan beberapa anggota kepercayaan Anthony. Pernikahan mereka dihadiri tidak lebih dari 12 orang termasuk Denbe.
Keduanya menyusuri jalan yang sudah di hias. Starla dan Anthony menikah di pinggir pantai. Acara berjalan dengan lancar semua yang hadir menitikkan air mata bahagia. Apalagi Miranda dan Nana.
Selamat ya Starla semoga kalian cepat di beri momongan ( he he thor hadir juga ya 😅😅)
See you next eps
Jangan lupa tinggalkan jejakmu
Ilustrasi pernikahan Starla