MY STARLA

MY STARLA
67. Diego Menghilang



Terimakasih votenya sista... happy reading selalu 😍😍


Starla dan Anthony memasuki sebuah restoran mewah, tapi Ia heran mengapa restoran itu sepi sekali


" Anthony mengapa restoran ini sepi sekali, apakah masakannya tak enak jadi orang tak suka makan di sini? " tanyanya


" Senorita restoran ini sepi karena sudah kita booking " jawab Denbe


" Mengapa harus di booking Denbe kan kami hanya berdua tak akan menghabiskan banyak makanan atau tempat duduk " protesnya


" Bisakah kau duduk tenang saja Starla , mengapa kau bawel sekali " ucap Anthony lalu menarikkan bangku untuk istrinya itu


Starla duduk lalu Anthony duduk di sampingnya, Ia menarik bangkunya sampai menempel dengan bangku Starla


" Denbe kau dan yang lain makanlah semua di meja lain " titahnya


" Biasanya Denbe makan dengan kita, mengapa kau mengusirnya? " tanya Starla lagi


" Karena aku ingin bermanja denganmu, bukankah kau ingin berterimakasih padaku. Kau harus melayaniku dengan sangat sangat baik " bisik Anthony, tangannya bermain di bawah meja mengelus paha Starla semakin lama semakin naik


" Anthonyyyy...... jagalah tanganmu itu, ini di tempat umum !! " jeritnya sambil mencubit tangan nakal suaminya


" Aku gemas sekali padamu my Starla, ingat janjimu malam ini kau harus memuaskan aku " bisiknya lagi tangannya mulai bergerilya lagi


" Iya iya Anthony... aku janji, tapi jauhkan dulu tanganmu itu, tidakkah kau malu... di sini banyak orang " cicitnya lagi wajahnya sudah memerah karena kelakuan suaminya


Tak jauh dari meja Anthony, Denbe Diego Dan Rita duduk di satu meja sedangkan pengawalnya yang lain duduk di 3 meja berbeda.


" Denbe sepertinya Senior sangat mencintai Senorita, Ia sangat beruntung " ucap Rita


" Ya... akhirnya Senior menemukan cinta sejatinya, makanya kalian harus betul betul menjaganya " jawab Denbe


" Diego... mengapa kau melamun " tegur Denbe


" Tidak apa-apa, tadi aku hampir kehilangan jejak nona " jawabnya tersenyum kecut


" Salahmu sendiri Diego, seharusnya kan aku yang mengikuti Senorita... kau langsung saja meloncat meninggalkan mobil " protes Rita


" Karena kau lambat Rita !! " jawab Diego lagi


" Siapa bilang, aku juga baru saja mau keluar dari mobil tadi huh " protesnya


" Mengapa kalian selalu bertengkar lama-lama kukawinkan kalian berdua, sudah makan saja " ucap Denbe kesal mendengar keduanya


Rita dan Diego saling pandang lalu sama-sama melengos. Tak lama hp Diego berbunyi


" Hallo... ya mama " sapanya


" Apaaa.... baik aku segera kesana!! " ucap Diego dengan wajah memucat. Diego langsung berdiri lalu berbisik pada Denbe, tanpa mengucapkan apapun pada Rita Ia langsung keluar dari restoran


" Ada apa dengan Diego... Denbe, siapa yang menelfonnya? " tanya Rita


" Entahlah ...dia izin 2 hari katanya ada urusan keluarga " jawab Denbe seadanya


Rita menghela nafasnya yang tiba-tiba terasa sesak, ingat Rita Ia sudah beristri ucapnya berulang kali dalam hati.


🍧🍧🍧🍧


2 hari sudah berlalu, Diego belum juga kembali. Rita sudah resah gelisah, walau Ia tau Diego sudah beristri tapi entah mengapa ia tak bisa melupakannya, Walaupun tak ada niatan untuk menganggu rumah tangga mereka. Melihat dan bisa bersamanya saat bekerja saja sudah cukup baginya.


Berkali-kali Rita menarik nafasnya, sudah 2 hari ia tak karuan makan atau tidur.


" Rita sudah 2 hari Diego tak mengantarku... kemana dia " suara Starla mengagetkan Rita yang sedang melamun


" Ya Senorita ....Diego izin 2 hari katanya ada urusan pekerjaan " jawab Rita


" Seharusnya kan dia sudah masuk sekarang, apakah ada masalah ? apakah kau sudah menelfonnya " tanyanya lagi


" Saya sudah menelfonnya, tapi hp nya tidak aktif nona " jawab Rita lagi


" Nona sudah sampai " ucap Rita, supir penganti Diego turun dan membukakan pintu untuk Starla


" Rita... cari tau keberadaan Diego, kalau dia atau istrinya sakit kita jenguk nanti sore " pintanya


" Si Senorita " ucap Rita lalu memberikan kode pada anak buahnya untuk mengikuti Starla.


" Pagi Max, bagaimana kabarmu pagi ini? " sapanya begitu sampai di ruangan Max


" Pagi Starla, aku belum mandi " lapornya manja


" Seharusnya kau sudah bisa mandi di kamar mandi Max, kan sudah bisa berdiri sendiri " jawabnya


" iya... tapi aku belum bisa membuka baju dan celanaku... tolong kau bukakan " pintanya


" Kau memang pasien yang paling manja Max, sebentar aku siapkan air mandi mu dulu " omelnya, Starla menyiapkan air hangat dan bath up dan menambahkan sabun dan pewangi di air


" Air nya sudah siap Max, ayo mandi " ucap Starla. Starla membuka kancing baju Max dan membuka bajunya, terlihat tubuh Max yang berotot, ia mengandeng Max ke kamar mandi. Diturunkannya celana tidur Max, Ia berani melakukannya karena ia tau Max memakai boxernya. Starla membantu Max masuki bath up


" Ku tinggal ya... nanti panggil saja kalau sudah selesai " ucap Starla


" Starla aku sudah lama tidak keramas, tolong keramaskan rambutku " pintanya


" Baiklah big baby, sini bersandar " Starla dengan telaten membalurkan shampo dan memijit-mijit kepala Max, Max sangat menikmatinya


" Starla bisakah kau berjanji padaku "


" Janji apa Max? "


" Jika kau di beri kehidupan ke dua kali, maukah kau menjadi istriku ? " tanya Max


" Pertanyaan apa itu Max, mana bisa orang hidup 2 kali " protesnya


" Aku bilang seandainya honey...... "


" Baiklah Max aku berjanji, jika Tuhan memberiku kehidupan lain setelah kematianku aku akan menjadi istrimu, okay kau puas sekarang " ucap Starla, Ia sudah lelah menghadapi Max yang tak mau move on


" Terimakasih Honey I love you Starla, I Love you Very Much " ucap Max tulus, Ia tak perduli walaupun Starla milik sepupunya, Ia akan selalu mengucapkannya saat bertemu Starla


" Max kau pria yang baik, aku akan selalu berdoa agar kau mendapatkan jodoh yang terbaik " sahut Starla


Selesai mandi Starla memakaikan baju Max, Ia mengeringkan rambut Max dengan handuk kecil lalu menyisirnya.


" Max lusa magangku selesai, jagalah dirimu baik-baik, kita mungkin akan jarang bertemu " ucap Starla


" Ya baiklah honey, sekarang ambilah berkas di meja itu besok harus sudah selesai semua" ucap Max


Selama Starla mengerjakan pekerjaan Max, mata Max tak berkedip memandangnya


" Kita bukannya jarang bertemu Starla, tapi tidak akan bertemu lagi. Aku tau sifat Anthony dia akan membawamu pergi jauh, dia tak akan mengizinkanmu untuk bertemu lagi denganku. Hanya 2 hari ini saja aku bisa memandangmu Starla, Semoga kau bahagia selalu dan Anthony bisa mejaga keselamatanmu " ucap Max dalam hati, air mata jatuh dari ujung matanya


Starla yang asik bekerja tidak menyadari sama sekali pergolakan perasaann pria yang sedang menatapnya dengan sendu itu.


" Starla.... maukah kau bernyanyi untukku, satu lagu saja " pintanya


" Lagu apa Max? "


" Biasanya kalau mau tidur aku suka mendengarkan lagu PURE LOVE " jawabnya


" Baiklah nanti sehabis mandi sore aku akan bernyanyi untukmu " janjinya sambil tersenyum manis pada Max. Sebenarnya Starla tau Max sedang sedih, tapi Ia pura-pura tak tau, Ia tak mau memberikan harapan apapun pada Max karena ia sudah berjanji pada dirinya sendiri akan setia pada suaminya.


Sesuai dengan janjinya Starla menyanyikan Lagu PURE LOVE sambil duduk di sisi ranjang Max, Max mengamera selama Starla bernyanyi. Selesai bernyanyi Starla pamit pulang.


" Bagaimana Rita kau sudah tau dimana Diego? " tanya Starla dalam mobil


" Kata penjaga Villa, istri Diego izin pulang ke rumahnya beberapa hari lalu sampai sekarang juga tak ada Kabar, hp nya juga tidak aktif " jawab Rita


" Sebenarnya apa yang terjadi dengan mereka berdua, tak bisakah kau mencari tau Rita ? " ucapnya lagi


" Saya akan usahakan lagi malam ini Senorita " jawabnya


Rita



See you again tomorrow


Jangan lupa like komen dan votenya sista