
Besok senin sista..... bom vote doong
Anthony berdiri dengan gelisah, sudah tak sabar ingin menunggu jet yang membawa Marla mendarat. Banyak mafioso di kerahkan, jika Marla tak mau ikut secara sukarela Ia akan membawanya paksa. Ia tak akan melepaskan Marla lagi, berapapun biaya untuk pembatalan konser Marla akan di bayarnya, ia tak akan mengizinkan Marla dilihat banyak mata dengan pakaian seperti itu.
" Anthony... duduklah dengan tenang, jet itu tak akan kemana-mana " ucap Denbe melihat Anthony yang sangat gelisah
" Jangan sampai lepas Denbe, aku tak mau kehilangannya dia lagi. Kau tau sulit sekali menemukannya jika ia sudah bersembunyi "
" Ya benar... aku merasa seperti ada yang menutupi jalan kita saat mencari Marla, siapa yang melindunginya? apakah Rodrigue.... Rodrigue juga tak bisa di ketahui asal muasalnya... ternyata masih ada orang hebat seperti dia " cerocos Denbe
ππOn the Jet ππ
" Starla... Starla bisakah kau bangun sebentar " Sisi mengoyangkan tubuh Starla yang tertidur
" Ada apa Si... apakah kita akan mendarat? "
" Ikutlah denganku, Felix menunggu kita di ruangan khusus " keduanya lalu berpindah ke ruangan khusus... nampak Felix sedang sibuk dengan laptopnya
" Starla kemarilah... ada berita buruk , di Bandara Anthony dan anak buahnya telah menanti kita bagaimana ini? " ucapnya cemas
" Belum tentu Anthony di Bandara menunggu kita Felix " jawabnya
" Mata-mata ku sudah menyelidikinya, mereka menunggu jet kita " ucap Felix
Starla terdiam... ada maksud apa Anthony mencegatnya di bandara, tidak... tidak siapapun boleh menghancurkanmu semua rencanaku, tidak juga kau Anthony ucapnya dalam hati.
" Starla.... "
" Biarkan aku berfikir sebentar " ucap Starla tak lama masuklah seorang pramugari memberikan minuman pada mereka
" Starla... 10 menit lagi kita mendarat " ucap Sisi, Starla tetap diam... ia memejamkan matanya tanpa suara
π±π± Bandara π±π±
Jet dari Singapura mendarat dengan mulus di lintasan, rombongan Starla berjalan turun dari Jet menuju 2 mobil yang menjemput mereka. Setelah semua barang masuk mobil pun bergerak pelan meninggalkan Bandara. Perjalanan nampak lancar lancar saja Sisi bernafas lega karena di Bandara Anthony tak melakukan apa-apa pada mereka
Namun baru saja bernafas lega, tiba-tiba mobil yang mereka tumpangi di berhentikan secara paksa, Sisi sangat Felix saling menatap
" Jangan takut Sayang... santai aja " ucap Felix menenangkan Sisi
Tok... tok... tok... suara kaca mobil di ketuk dari luar, supir pun membuka kaca penumpang
" Selamat malam Nona Shasa.. maaf menganggu perjalanan anda, bisakah kalian keluar sebentar kami ada keperluan " ucap Denbe begitu kaca di buka
Tanpa suara Felix membuka pintu, ia keluar dari ikutin beberapa penumpang lain, Denbe dan Anthony memperhatikan satu persatu penumpang yang keluar dari mobil tersebut
" Dimana Marla, mengapa Ia tak ada di mobil? " tanya Denbe panik melihat Marla tidak ada di antar mereka
" Siapa bilang Marla adalah di sini? " ucap Sisi sambil tersenyum jutek
" Katakan dimana Marla " suara bariton Anthony mengagetkan Sisi
" Maaf tuan Marla tidak ikut dalam rombongan kami, ia akan menyusul besok malam. Marla masih ada urusan di Singapura " jawab Felix sambil menarik Sisi agar berdiri di belakangnya
" Bohong...katakan di mana Marla? " jawab Anthony marah
" Sudah kukatakan padamu Senior , kau tak akan bertemu dengannya se.. la... ma... nya.... " desis Sisi dari balik tubuh Felix
" Untuk apa kalian mencarinya hah... apa kalian tau selama sebulan Marla harus di rawat di rs karena perlakuanmu tuan?!! " ucap Sisi kesal
Anthony dan Denbe terkejut mendengarnya
" Aku mencarinya karena mau minta maaf padanya, aku sungguh menyesal " ucap Anthony
" Kau fikir siapa kau.... jauhi Marla, hidupnya sudah cukup menderita , Ayo kita berangkat " Sisi dan rombonganpun pergi meninggalkan Anthony dan Denbe yang terdiam
" Bagaimana ini boss, memang Marla tidak ada di kedua mobil itu " tanya Denbe
" Tetap jaga Bandara sampai hari H, aku tak akan menyerah, antar aku pulang dulu Junior menungguku " ucap Anthony
Dimanakah kau Marla, mengapa kau tak ikut bersama mereka? dengan galau Anthony kembali ke Mansionnya, malam ini Ia berjanji pulang cepat menemani Junior menonton tv seperti biasa
Sementara itu sebuah taxy membawa seorang wanita berpakaian pramugari ke sebuah gedung Spa. Wanita itu turun lalu masuk ke gedung Spa tersebut
" Nona Marla...lama tak bertemu, masuklah, aku sudah menyiapkan kamar untuk kau tinggal 2 hari ini " sambutnya
Ya dalam keadaan terjepit, Starla bertukar baju dengan salah seorang pramugari dan ia keluar pesawat bersama rombongan pilot. Untung Ia membeli wig berwarna merah untuk tampil di panggung nanti . Starla memakai wig marahnya hingga orang tak mengenalinya.
Kini di sebelah Ia berbaring di lantai 3 gedung Spa milik Susan sahabatnya Felix. Ia akan bersembunyi di sini Sambil menunggu Junior akan melakukan spa, ia sudah tak sabar bertemu anak pertamanya itu.
" Junior lusa kau akan bertemu dengan adikmu.... adikmu yang masih di perut mommy " ucapnya sambil meneteskan air mata karena keduanya anaknya akan hidup terpisah
" Maaf kan mommy Sayang, kita harus berpisah dengan kakak dan papamu...tapi mama akan merawatmu dengan baik " ucapnya sambil terus mengelus perutnya.
Starla tak menyangka nasipnya Akan sama dengan mamanya, ia akan membesarkannya anaknya tanpa seorang suami. Apakah ini kutukan keluarga kami Tuhan.... πππ
Starla tertidur pulas sampai pagi. Paginya setelah sarapan Starla keluar, ia keluar memakai wignya kembali. Dengan memakai taxy, Starla berbelanja beberapa pakaian, obat dan vitamin hamilnya tak lupa susunya, kemudian Starla menuju bank terdekat. Starla mengambil semua uangnya di rekening dengan pecahan terbesar lalu menutup rekeningnya tersebut.
Setelah itu Starla memasuki sebuah tempat penitipan barang, ia menyewa sebuah lemari untuk meletakkan semua barang dan uangnya tadi. Selesai dengan urusannya Starla bergegas k3mbali ke Spa, ia tak mau terlalu lelah Ia harus menjaga kehamilannya dengan baik.
Pagi yang di nanti Starla tiba, ia dengan semangat menanti Junior di ruang Spa. Tak lama Susan datang dengan mengendong Junior, Starla langsung menyambutnya
" Oh Junior mommy dangat rindu padamu sayang " ucapnya lalu menciumi seluruh wajah anaknya itu
Juniorpun sangat senang bertemu mamanya
" Mommy... mommy... mommy " tak henti-hentinya mulut kecilnya memanggil mommynya, air mata Starla mengalir deras. Jika mommy Tidak mengandung adikmu, mommy pasti membawamu sayang...sekarang Sabarlah dulu ya ikutlah dengan papa dulu, Nanti jika adikmu sudah besar mommy akan kembali menemuimu...maafkan mommy
Hari ini Starla dapat bercengkrama selama 2 jam dengan anaknya, karena Carmelia pergi ke salon. Starla sangat bersyukur sekali, ia cukup puas dapat memeluk anaknya selama 2 jam.
Namun dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan , dengan sedih Starla membiarkan Susan mengambil Junior dari pelukannya.......
See you next eps Sista
Jangan lupa budayakan like komen dan votee setelah membaca
Happy reading
Anthony yang resah menanti Marla di Bandara