MY STARLA

MY STARLA
75. Perasaan ini beralasan



" Ya... Starla berada di Spanyol selama 6 bulan ini.... setiap Minggu Anthony bolak balik ke sana, rupanya ia ingin menyembunyikannya di sana " jelas Felix


Ivan tersenyum mendengarnya.... Spanyol cerdik juga kau Anthony, tapi tak ada yang tak mungkin untuk seorang Ivan ucapnya narsis


" eeee boss sebaiknya kau batalkan saja niatmu untuk menculiknya nya... " ucap Felix


" Mengapa? "


" Starla sedang mengandung, jika aku membuka berkasnya di RS usia kandungan nya memasuki 7 bulan masa kau tega menculiknya dengan kondisinya seperti itu " ucap Felix, Ivan termenung sesaat


" Pantas saja aku dengar Anthony akan mundur dari dunia perkartelan, rupanya ia akan menyambut kelahiran anaknya. Tidak Felix percepat rencananya... aku tak mau kalah cepat " kekeh Ivan


" OMG boss.... apakah kau sudah gila... bagaimana dengan anak itu jika sudah lahir hah... apa kau mau menerimanya ? kasian boss bayi itu tak berdosa "


" Siapa bilang bayi itu berdosa... bayi itu malah akan menjadi menjadi pengikat aku dan Starla ha ha ha " ucap Ivan senang


" Persiapkan semua... besok kita ke Spanyol, uangku sudah lebih dari cukup untuk kami berdua seumur hidup " ucapnya senang, Felix hanya bisa mengelengkan kepalanya namun Ia tak bisa melawan Ivan...


" Neri bisa mengamuk jika mengetahui rencana Ivan " pikirnya horror dalam hati


🏵🏵🏵🏵


Malam ini hari ke 2 Anthony di Spanyol, besok ia harus kembali lagi ke Meksiko. Starla memandangi suaminya itu tanpa berkedip... entah mengapa hatinya tak ingin berpisah dengan suaminya itu


" Anthony.... bisakah Minggu ini kau disini saja, aku masih rindu " rayunya pada Anthony


" Ada apa sayang... mengapa kau tak seperti biasanya? "


" Entahlah... aku tak mau berpisah denganmu hik hik " air matanya berlinang, Starla memeluk Anthony dengan erat. Anthony balas memeluk Starla


" Heii... mengapa kau jadi cengeng begini sayang, sabarlah bulan depan aku sudah akan menetap di sini ...aku akan menjadi suami dan ayah siaga ...aku janji " rayu Anthony, berlahan Starla mengangkat wajahnya dari dada Anthony


" Aku takut Anthony..... "


" Takut apa sayang? "


" Entahlah... perasaanku tak enak, bisakah kau tak pergi... Minggu ini saja " pintanya lagi.


Anthony memeluk Starla, disesapnya wangi rambut istrinya itu.


" Maaf sayang... aku janji sebulan saja lagi, okay " ucap Anthony sambil memegang kedua pipi Starla, kedua mata mereka saling bertemu


" I Love you Anthony... Ingatlah itu selalu " ucap Starla pelan


" I Love you more my Starla " ucapnya lalu mencium mesra bibir istrinya itu... Starla pun menyambut bibir Anthony. Malam ini Starla sungguh-sungguh melayani Anthony sepenuh hati seolah-olah ini adalah malam terakhir keduanya bersama.


Usai melayani Anthony, Starla tak bisa juga tertidur... dadanya berdetak kencang


" Ada apa ini... apakah ini pertanda buruk? Tuhan Jangan biarkan sesuatu apapun terjadi pada suamiku.. jagalah Ia dari mara bahaya " doanya sembari memandangi wajah Anthony yang sedang terlelap, menjelang pagi baru Starla bisa tertidur Itupun dengan air mata yang menetes di pipinya.


Sudah jam 11 siang, Starla belum juga bangun. Akhirnya Anthony pun pergi tanpa membangunkan istrinya yang masih terlelap.


Anthony pergi bersama Rita, Rita minta cuti 1 Minggu karena ayahnya masuk rumah sakit di Meksiko.


Paula lah yang akhirnya dipercaya untuk mengantikan posisi Rita selama seminggu ini.


" Rita... apakah ada yang aneh pada Starla beberapa hari ini? " tanya Anthony


" Tidak Senior... Ada apa? "


" Semalam Ia melarangku ke Meksiko bahkan ia sampai menangis "


" Lalu mengapa anda tetap pergi Senior? biasanya perasaan wanita hamil itu lebih peka atau bisa jadi junior yang memberi sinyal pada anda " ucap Rita


Anthony hanya terdiam, memang Starla sepertinya berat sekali melepasnya kali ini


Setibanya di Meksiko, Anthony bergegas menelfon Starla untuk mengetahui keadaan istrinya itu, namun yang mengangkat adalah Miranda. Miranda mengatakan Starla masih mandi, akhirnya Anthony hanya berpesan pada Miranda agar menjaga Starla sebaik-baiknya, ia akan mengusahakankan kembali lebih cepat dari biasanya.


🍧🍧🍧🍧


2 hari berlalu.. kegelisahan Starla tak juga menghilang. Sesuai pesan Anthony, hari ini Carmelia Miranda dan Nana akan menemani Starla jalan-jalan ke Mall sebagai Hadiah ulang tahun Starla yang ke 21. Tentu dengan pengawalan yang super ketat. Kembali 100 pengawal yang di pimpin Paula mengiringi kepergian Starla ke Mall.


Starla senang sekali, berjam-jam mereka menghabiskan waktunya di Mall. Entah Berapa banyak sudah uang yang mereka habiskan, no limit dari Anthony untuk memuaskan wanita-wanita kesayangannya itu.


Di Meksiko Anthony selalu tersenyum setiap HP nya berdenting menandakan kartu no limitnya habis bertransaksi. Geseklah sepuasmu sayang...Selamat ulang tahun kirimnya di chat Starla


Starla pun membalas tak berselang lama


" Terimakasih Anthony.... I Love you, aku memborong pakaian untuk Junior " lapornya


Senyum Anthony semakin mengembang membaca chat balasan dari Starla. Ia pun memencet tombol VC pada hpnya, tak lama wajah Starla yang sedang duduk terlihat di layarnya


" Haii sayang... apakah kau masih di mall? "


" Ya Anthony, kami sedang di Restoran. selesai makan kami akan langsung pulang "


" Apakah kau senang sudah berbelanja sayang? "


" Tentu ha ha... " ucapnya tertawa riang


" Baiklah... sesampainya di rumah beristirahatlah, lusa aku sudah kembali "


" Sungguh?? "


" Ya sungguh sayang... I Love you "


" I love you papa... muahhh " balas Starla, Anthony tersipu malu Starla memanggilnya papa


" I love you more muahhh " jawab Anthony tanpa menyadari Ia sedang berada di dalam ruangan rapat, dimana para direksi hanya bisa menatapnya sambil menahan Senyum melihat tingkah boss mereka yang kini lebih hangat.


" Ehem.. ehemmm" batuk Denbe menyadarkan Anthony, Anthony kemudian melanjutkan rapatnya tanpa berkata apa-apa seolah-olah tak ada yang terjadi.


🍰🍰🍰🍰


Setelah selesai makan Starla, Carmelia, Miranda. dan Nana terkulai lemas di dalam Mobil. Mereka kelelahan dan kekenyangan. Bagaimana tak kelelahan 4 jam lamanya mereka mengelilingi Mall memuaskan hasrat belanja yang tertahan selama sekian bulan.


Miranda dan Nana bahkan sudah tertidur di mobil, hanya Starla dan Carmelia saja yang masih terjaga. Keduanya berbincang sepanjang perjalanan . Namun tiba-tiba mobil mereka berhenti karena mobil pengawal di depan mereka juga berhenti.


Tembakan demi tembakan terdengar, Starla dan Carmelia kaget sekali. Mereka tak mengetahui bahwa iring-iringan mobil mereka di cegat dan di berondong. Dalam sekejap 100 pengawal Anthony di lumpuhkan karena uang menyerang mereka jumlahnya lebih dari 2 kali lipat.


Carmelia bergegas menelfon Anthony dengan HP nya, namun aneh pintu limosin terbuka dengan sendirinya. Seorang Pria bertopeng masuk dan menarik tangan Starla sambil menodongkan senjatanya


" Starla kau ikut dengan rela, atau aku akan menembak semua yang ada di mobil ini " ancamnya


" Jangan... lepaskan menantuku " teriak Carmelia, penculik itu memukul pelipis Carmelia hingga ia pingsan


" Hentikan!! ... baik aku ikut denganmu, jangan lukai siapapun yang berada di dalam mobil ini " ucap Starla bergetar sambil keluar dari mobil


Starla melihat sekelilingnya, bagaimana semua pengawalnya telah di habisi. Kepalanya serasa berputar, Ia pun tak sadarkan diri di pelukan penculiknya.


" Berangkat " ucap Pria itu lalu helicopter pun meluncur meninggalkan tkp.


See you next eps


Jangan lupa untuk selalu like komen dan vote cerita aku


Happy Reading guess