
Hai hai semua, thor pengen banget bisa crazy up tapi ngak bisa he he paling pool 2 eps perhari, karena kegiatan sebagai emak-emak merangkap pekerja so waktu pegang hp nya cuman malam doang. Malam pun kalo ngak ada yang colak colek ya guess... ☺☺☺
" No Max... aku tak ma..... " belum selesai protesnya tiba-tiba kaca mobil di ketuk dari luar. Bergegas Starla kembali ke kursinya dan merapikan bajunya. Dengan kesal Max membuka kaca jendela mobilnya, nampak seorang Polisi berdiri dan sedikit membungkuk
" Maaf Tuan, macetnya akan lama jadi sebaiknya anda mengambil jalan memutar... silahkan " ucap Polisi tersebut
" Baik, terimakasih " ucapnya lalu menjalankan mobilnya kembali. Sesekali Max melirik Starla yang tertidur di sebelahnya. Sebelah tangannya sesekali mengelus rambut Starla
" Starla jika aku tak memiliki tanggung jawab di Rumah Sakit aku akan membawamu ke luar negri dan menyembunyikanmu hanya untukku " diraihnya tangan Starla lalu di ciumnya berkali-kali tangan lembut itu, harum dan lembut sekali kulitmu Starla.
Jam menunjukkan pukul 08.00 malam. Mobil Max berhenti di depan rumah Starla. Max melepas safetybelt nya, niatnya ingin membangunkan Starla namun melihat bibir Starla ia pun tergoda, si ciumnya bibir Starla dengan lembut lalu dilumatnya berlahan. Tangan Max mulai menarik pinggang Starla
Starla yang merasa terganggu tidurnya pun membuka matanya. Ia kaget sekali Max sudah berada di hadapannya dan sedang menciuminya, dengan sekuat tenaga didorongnya Max
" Berhenti Max!! " ucapnya marah
" Maaf Starla bukan salahku, kau sangat sexy " ucapnya dengan senyum manisnya. Max kemudian membuka pintu mobilnya lalu membukakan pintu mobil untuk Starla.
" Silahkan honey, terimakasih sudah menemaniku...I love You " ucapnya pelan
Starla hanya melototkan mata tanda marah.
" Sampai jumpa 3 hari lagi Dok.. " ucapnya sambil memasuki pekarangan rumah
Max segera melesatkan mobilnya begitu melihat Starla memasuki pekarangan.
Starla berjalan tertunduk lemas. Mama apa yang harus kulakukan, tak bisakah kita pergi saja dari sini.. keluhnya dalam hati.
Tiba tiba ada seseorang yang menempelkan sapu tangan ke hidungnya, seketika Starla kehilangan kesadarannya.
Entah sudah jam berapa ini. Starla merasa tubuhnya terayun-ayun, berlahan dibukanya matanya. Kepalanya terasa sakit sekali, ia melihat dirinya berada di sebuah mobil yang sedang berjalan. Mengapa aku berada di mobil, apakah aku diculik? siapa juga yang mau menculikku dan untuk apa? hik hik hik
Starla menangis terisak-isak.
Mobil memasuki sebuah bangunan besar nan indah. Pintu mobil dibuka, seorang laki-laki membuka pintu mobil
" Silahkan turun Nona!! " perintahnya, dengan takut Starla turun dari mobil tubuhnya gemetar, ia takut sekali. Di amatinya bangunan besar di depannya, sangat indah dan megah tapi di mana ini, tempat siapa ini. Banyak pertanyaan hilir mudik di benaknya.
Datanglah 2 orang maid dari dalam bangunan. Mereka mengandeng Starla dan membawanya ke dalam.
" Si siapa kalian, dimana ini? " tanyanya pada maid tersebut, tapi keduanya diam saja.
Starla dibawa ke sebuah kamar yang sangat indah.
Kedua maid itu membuka pakaian Starla, dan membawanya ke kamar mandi.
" Masuklah ke bath up Nona!! kami akan memandikan anda " ucap nya
" Aku tak bisa " jawab Starla
" Mengapa, anda perlu bantuan? " tanya maid bingung
" Aku sedang datang bulan " jawab Starla.
Kedua maid itu saling pandang, lalu mereka melepaskan kaos dalam Starla lalu bra nya. Mereka memeriksa sekitar leher, dada dan belakang Starla. Starla bingung apa mau mereka sebenarnya.
" Kalau begitu silahkan anda mandi sendiri, kami akan menunggu diluar " ucap mereka lalu meninggalkannya sendiri
" Tunggu ! katakan dimana ini, mengapa saya ada disini? " tanya Starla
" Mandilah dulu Nona, nanti anda akan tau " jawabnya
Tak ada pilihan lain, Starla hanya bisa menurut. Setelah 30 menit Starla keluar dari kamar mandi mengenakan baju mandi yang tersedia. Kedua maid memberikan perlengkapan pakaian untuk dikenakan Starla. Starla memakainya tanpa suara.
Sebuah gaun tidur yang indah tanpa bra, walaupun ia memang selalu tidur tanpa bra tapi di tempat yang asing seperti ini ia merasa risih.
" Silahkan dimakan Nona, habiskan !" perintahnya. Starla diam saja, ia hanya memandangi makanan itu tanpa ada niat menyentuhnya
" Tidak, aku tidak lapar " tolaknya
" Setidaknya habiskan jus nya Nona " Starla memandangi jus didepannya, tak lama ia sudah menghabiskannya
" Sudah... puas kalian? " ucapnya marah
" Silahkan anda tidur Nona, besok anda akan bertemu dengan pemilik Mansion " ucap salah seorang maid
Starla merebahkan tubuhnya yang terasa lelah. Mengapa aku mengantuk lagi , huahhhh Starla menguap berkali-kali tak lama ia kembali terlelap.
Sementara itu jam 24.00 tepat, Jet Anthony mendarat di Meksiko. Sesampainya di Mansionya di Wilayah Timur Anthony langsung mandi. Dengan memakai celana tidur dan atasan kaos putihnya Anthony duduk di meja makan dengan Denbe.
Selesai makan tengah malam, Denbe memanggi 2 orang maid
" Bagaimana kalian sudah memeriksanya? " tanya Anthony
" Sudah Senior " jawab maid tersebut
" lalu....? "
" Bersih Senior tak ada tanda apapun "
" Bagus..... aku akan menengoknya " ucap Anthony senang
" Tapi... Senior gadis itu...."
" Kenapa dengan gadis itu ? "
" Nona sedang datang bulan " jawab maid takut-takut
" Whatt...... mengapa ia selalu datang bulan? " ucap Anthony marah
" Wha ha ha ha hi hi hi.... " Denbe tak bisa lagi menahan tawanya, buk.... Anthony melemparkan tumpukan serbet ke wajah Denbe
" Sorry boss, ha ha Starla memang selalu dilindungi Tuhan " olok Denbe
" Aneh juga Denbe, 2 kali aku mengambilnya selalu saja ia pas datang bulan " gerutu Anthony. Anthony menarik nafas panjang.
Gagal lagi... keluhnya dalam hati
" Tidurlah kau Denbe, aku juga mau istirahat " ucap Anthony lalu naik menuju kamarnya.
Saat melewati kamar di mana Starla berada, Anthony berhenti. Tak ada salahnya menengoknya sebentar ucapnya. Di bukanya pintu kamar, dilihatnya Starla yang sedang terbaring di ranjang. Anthony menutup pintu kamar lalu menguncinya. Berlahan ia naik ke ranjang lalu membelai rambut indah Starla, diciumnya kening Starla disesapnya wangi rambut Starla yang sangat dirindukannya.
Anthony membuka semua kancing gaun Starla, dibukanya berlahan gaun itu nampak kulit putih mulus Starla, tornadonya langsung mengencang melihat tubuh sexy gadisnya itu.
Anthony mencumbu Starla yang sedang tertidur. Di naikinya tubuh polos Starla, bibir Anthony menyusuri leher Starla dan meninggalkan tanda di sepanjang lehernya, puas bermain di leher lalu turun ke dada padat milik Starla. Anthony menyusu seperti bayi yang kehausan. Oh Starla kau sungguh sexy dan wangi tapi mengapa kau datang bulan lagi... ahhhhhh
Anthony merebahkan tubuhnya di sebelah Starla setelah puas mencumbunya. Nafasnya memburu, ia berusaha menetralkan libidonya yang naik karena mencumbu Starla. Di lepaskannya kaosnya karena merasa kegerahan. Dipeluknya Starla yang tidur seperti orang mati, walau apa yang Anthony lakukan padanya ia tak terganggu sama sekali.
Manjur juga obat tidurnya rupanya ucap Anthony. Rupanya jus yang diminum Starla diberi obat tidur, sebenarnya bukan untuk maksud apapun. Anthony hanya ingin Starla tidur nyenyak karena besok akan melelahkan untuk Starla. Ia akan membawa Starla mengikuti semua kegiatannya selama 2 hari ini.
Hadehhhhh Starla thor aja rasanya enep liat nasipmu, apalagi kamu yang ngejalanin.
Sabar ya Starla... semoga hidupmu happy ending aja nanti
See you guess next eps
Happy Reading selalu