MY STARLA

MY STARLA
101. Bunga untuk wanita cantik



Di sebuah restoran mewah di kota Meksiko , Monalisa sedang makan malam bersama 2 sahabatnya Joyce dan Diana.


" Mengapa wajahmu di tekuk begitu Mona? lagi di marahin papamu? " tanya Diana


" Papa tak pernah marah padaku, ia sangat menyayangiku "


" Lalu....? "


" Aku sedang jengkel dengan Anthony semenjak Ia mengenal penyanyi sialan itu, ia mengacuhkan ku bahkan telfonku di blokirnya " jawabnya marah


" Bagaimana mungkin Mona? bukankah kau kekasihnya mana mungkin Ia memblokir nomormu "


" Kekasih dari mana... setahun aku mengejarnya bahkan mengemis padanya, tapi ia tetap dingin padaku "


" Lantas selama ini kau beberapa kali menjadi pasangan di pesta itu apa? " selidik Joyce


" Anthony bersedia pergi denganku karena papaku memaksanya , Kufikir lama kelamaan Ia akan luluh padaku tapi ternyata... hik hik"


Kedua sahabat Monalisa saling pandang


" Sudahlah Mona... lupakan saja Anthony, manusia kutub begitu tak pantas kau tangisi. Bagaimana kalau kita ke bar atau pub... di sana kita bisa berkenalan dengan lelaki-lelaki tampan " ajak Diana


" Iya Mona... masih banyak lelaki tampan dan kaya di Meksiko ini , aku akan mengenalkan salah satunya padamu nanti... okay "


Mona tersenyum terpaksa, ia tau kedua sahabatnya hanya ingin menghiburnya


" Baiklah... Mari kita bersenang-senang malam ini, tapi bukan berarti aku menyerah pada Anthony... aku akan memberi pelajaran pada penyanyi sialannn itu...😤😤"


Ke tiganya lalu pergi meninggalkan restoran .


Tanpa di sadari ke tiganya, seorang wanita mendengar semua perbincangan mereka. Ia tersenyum senang mendengar perbincangan ke tiganya


" Hah ternyata selama ini mereka tak memiliki hubungan apapun, berarti aku masih memiliki peluang untuk mendapatkan Anthony. Satu sainganku gugur dengan sendirinya bye bye Mona ha ha ha, kini tinggal memikirkan bagaimana caranya menyingkirkan penyanyi baru itu " ucap Alexis


Alexis menekan salah satu kontak di hpnya


" Hallo kak... ada angin apa kau menelfonku " sapa penerima telfon


" Hallo Adrian... adikku tersayang, kudengar besok kau akan pulang benarkah? "


" Ya benar, sudah terlalu lama aku meninggalkan Meksiko. Memangnya ada apa kak, kau ingin oleh-oleh dariku? "


" Tentu saja seperti biasa, kau tau Adrian aku akan mengenalkanmu pada seorang gadis cantik di sini... Ia seorang penyanyi pendatang baru... namanya... "


" Marla..... " potong Adrian cepat


" What dari mana kau tau ? setannn kecil "


" Tentu aku melihatnya di you tube dan teman-temanku menceritakannya, itulah mengapa aku ingin pulang... aku ingin menontonnya live " jawab Adrian bersemangat


" Baiklah adikku sayang, aku menunggumu muahhh " Alexis mengakhiri panggilannya


" Sepertinya keberuntungan sedang berpihak padaku, Anthony....aku datang " Alexis senang sekali malam ini


Alexis meminta bawahan ayahnya untuk mencari tau kegiatan Anthony dan melaporkannya padanya, ia akan terus berusaha mendekati pria pujaannya itu. Alexis juga meminta agar Mona di ikuti dan mengambil fotonya saat ia sedang bersenang-senang dengan teman prianya. Kena kau Mona ha ha ha


Sekelebat masa lalunya dengan Anthony kembali bermain di kepalanya.


Dulu Alexis adalah pacar pertama Anthony, mereka sudah sangat dekat bahkan mereka beberapa kali tidur bersama. Namun keserakahan menguasai Alexis, ia tergoda dengan seorang artis papan atas dan berselingkuh. Anthony yang mengetahuinya marah sekali, ia pun memutuskan Alexis . Saat itu Alexis tidak merasa sedih, ia kemudian menikah dengan aktor tersebut, namun pernikahannya tak bertahan lama karena suaminya berselingkuh.


Mungkin itu yang namanya karma, senyum kecut menghias bibir merah Alexis


" Anthony... aku akan mengejar cintamu kembali, aku menyesal. Aku berjanji akan menjadi istri yang setia untukmu " ucapnya dalam hati.


🏵🏵🏵🏵


Pagi yang cerah, secerah hati seorang Anthony Montenegro. Hari ini senyum tak menghilang dari wajahnya semenjak pagi.


Apakah itu adalah hal yang aneh? ya bagi orang-orang yang dekat dengannya itu adalah hal yang sudah lama tak terjadi.


Semenjak meninggalnya Starla, Anthony kembali bersikap dingin dan muram. Maka dengan cerahnya wajah sang Senior menandakan bahwa hatinya sedang berbunga.


" Denbe... bagaimana dengan persiapan dinnerku, apakah sudah beres? "


" Tentu Boss.... tenang saja "


" Nanti aku akan menyetir sendiri, biar Rita dan anak buahnya yang mengawalku. Kau pulang saja "


" Whatt... pulang? dan melewatkan salah satu hal yang bersejarah dalam hidupmu? tidak mungkin no no " tolak Denbe


" Boss nya kau apa aku? "


" Tentu kau, itulah mengapa kau tak boleh menyetir sendiri. Masa pemegang tampuk kartel tertinggi menyetir sendiri, itu akan menurunkan martabatmu di depan Marla " ucap Denbe dengan meyakinkan, padahal Ia sudah berjanji untuk memberikan laporan lengkap perihal dinner Anthony pada Carmelia


" Aku janji hanya menyetir, begitu Marla masuk aku akan mengaktifkan kaca pemisahnya... okay " rayu Denbe lagi


" Baiklah... old man, Kali ini aku mengalah padamu "


" Yes... yes... yes.... nyonya Carmelia kutunggu bonus darimu yey..... " teriak Denbe penuh sukacita, tetap dalam hati yang gues 😅😅😅


Malam yang di nanti pun tiba, Starla sedang berhias di bantu Sisi.


" Starla kau yakin tak mau memakai alat ini? bagaimana jika ada hal darurat " tanya Felix


" Aku hanya dinner Felix kau tak usah cemas, apalagi aku hanya dinner dengan Anthony. Tak akan terjadi apa-apa, percayalah "


Felix pun memasukkan alatnya kembali, Felix kini mulai meretas cctv restoran mewah dimana Starla akan dinner malam ini.


" Ingat Starla jangan bersikaplah seperti Starla, sekarang kau Marla seorang penyanyi. Kau yang memegang permainan " pesan Sisi


" Ya ampunn kalian berdua ini, aku hanya dinner bukan pergi berperang. Sudah kalian jangan mengintipku malam ini, kalian berdua sebaiknya dinner di luar berdua juga " ucap Starla marah


Sisi dan Felix saling pandang, mereka seolah-olah berbicara melalui pandangan mata masing-masing


" Huh dinner dengan tukang pukul sepertimu, bisa-bisa pecah kepalaku "


" Siapa juga yang mau dinner denganmu, kau bukan typeku "


" Ya tentu aku bukan typemu, typemu kan Mike tyson "


" Enak saja typeku adalah 007 wek!! "


" Ya tentu saja 007 akan menyukai wanita sepertimu.... tapi bo oong ha ha ha " Sisi dengan kesal memukuli Felix, Felix berlari ke kamar dan mengunci diri


" Hei buka pengecut kau!! " teriak Sisi di depan pintu


" Aku bukan pengecut, aku hanya tak mau memukul wanita. Sudah memasak sana aku lapar " balas Felix


" Tunggu saja, akan kuracun kau... huh " dengan kesal Sisi meninggalkan kamar Felix


" Sisi kau tambah cantik jika sedang marah begitu ha ha ha "


🍹🍹🍹🍹


Dua orang Pria turun dari mobil, dengan gagahnya mereka berjalan menuju apartment Marla di ikuti beberapa pengawalnya. Malam ini Anthony tampak gagahnya sekali , ia mengenakan Tuxido berwarna hitam dengan dalaman biru, sebiru manik matanya membuat aura ketampanannya meningkatnya.


Denbe menekan bell apartment, tak lama Sisi membukakan pintu


" Oh tuan Denbe... Tuan Anthony kalian sudah datang, tunggu sebentar aku akan memanggil Marla " sambutnya


" Marla... Marla... Tuan Anthony sudah datang, bersenang-senang lah. " teriak Shaha membuat Denbe dan Anthony sampai menutup kuping mereka.


Marla keluar ia tampak cantik sekali malam ini. Marla memakai dress berwarna biru dongker berpayet pada bagian bawah. Rambut nya di gelung simple saja namun malah membuatnya jadi bertambah cantik.


Anthony terpana melihatnya, Anthony meraih tangan Marla dan menciumnya


" Kau cantik sekali malam ini " ucapnya tanpa sadar, membuat kedua pipi Marla memerah


" Terimakasih Senior " jawabnya


" Ehem.... ehem... "si ceriwis memberi kode, Anthony lalu mengeluarkan bunga yang di sembunyikan di balik punggungnya


" Bunga yang cantik untuk seorang wanita yang cantik " ucapnya sambil menyerahkan seikat bunga segar pada Marla, Marla pun mengambilnya dengan senang


" Terimakasih... " ucapnya tulus


Anthony memberikan lengannya, Marla pun mengandengnya


" Shasa aku permisi dulu, tolong simpankan bunga ini " pamitnya


" Baik hati-hati, jangan pulang terlalu larut ya " pesannya kemudian, Anthony dan Marla berjalan meninggalkan Shasa, Denbe mendekati Shaha lalu memberikan sebuah bungkusan untuknya


" Ini sebagai ucapan terimakasih dari Anthony " ucapnya


" Terimakasih, tolong jaga kan Marla untukku " balas Shasa senang


See you next eps


Dah senin lagi sista, ditunggu vote vote kalian


Kurang lebih seperti ini dress Marla, cantik tak??