
Rita bergegas menuju RS dulu tempat Starla magang, ayahnya sudah seminggu dirawat di sana karena tekanannya kumat.
" Ayah..... " teriak Rita begitu memasuki ruangan ayahnya, Ia memeluk erat ayahnya sudah 6 bulan lebih mereka berpisah
" Rita... akhirnya kau pulang nak " ucap ayahnya senang
" Mama aku kangen sekali " ucap Rita sembari memeluk sang mama
" Kau semakin cantik sayang, bagaimana pekerjaanmu apakah baik-baik saja? "
" Baik ma... tugasku hanya menemani Senorita yang kini sedang mengandung tidak berat " jawabnya
" Ayah aku akan memindahkan kamar ayah ke RS Elit, di sana lebih baik "
" Tapi biayanya mahal sekali Rita... sayang uangnya " tolak ayahnya
" Tadi Senior berpesan, ia yang akan menanggungnya ayah.. tidak usah khawatir " ucap Rita
" Aku akan mengurusnya dulu " pamitnya
Rita mendatangi Resepsionis dan meminta pemindahan ruangan ayahnya, namun sebelumnya ia menelfon Yohana agar membantunya. Pemindahan kamar tak memakan waktu lama karena Yohana yang membantu langsung. Namun Kamar yang tersedia hanya kamar deluxe, Rita tak mempermasalahkannya selama sang ayah bisa menempati ruangan yang lebih baik.
Rita senang sekali bisa berkumpul dengan keluarganya walaupun di RS. 2 hari lamanya sudah ia menjaga, Ia tak menyadari Diego mengetahui keberadaannya di sana. Sekarang Diego bekerja sebagai kepala keamanan di RS Elite, Ia melihat Rita melalui cctv namun tak berani mendekatinya karena janjinya pada sang istri.
π£π£ Kembali ke tkp
Miranda dan Nana terbangun karena mendengar keributan, keduanya kaget melihat Starla sudah tidak ada dan Carmelia yang sedang pingsan, Nana berusaha membangunkan Carmelia Sedangkan Miranda keluar dari limosin mencari keberadaan Starla. Melihat kejadian di luar Limosin Miranda malah pingsan.
Carmelia akhirnya sadar, dengan segera Ia memerintahkan Nana untuk menghubungi Anthony
" Hallo ya Nana ada apa? " sapa Anthony, Carmelia langsung merampas hp Nana
" Anthony..... Starla baru saja di cilik hu hu hu " tangisnya Carmelia
" Apaaaa... mama. mama bercanda kan ? " ucapnya tak percaya
" Anak kurang ajar... untuk apa mama bercanda... istrimu di culik hu hu hu " kembali Carmelia hysteris. Carmelia dan Nana bergegas keluar mobil dan betapa kagetnya mereka melihat semua pengawalnya sudah tak bernyawa
" Anthony.....cepat ke mari, semua pengawal kita mati!!! " teriaknya lagi, suara sirene mobil polisi membuat keduanya lega setidaknya mereka aman sekarang.
πΊπΊ Di Meksiko πΊπΊ
Anthony yang masih memimpin rapat terkejut sekali mendapat telfon dari mamanya bahwa Starla di cilik, Ia langsung berdiri
" Rapat bubar, Denbe kumpulan semua orang kita di markas... sekarang!!! " teriaknya prustasi.
" Ada apa Anthony? " tanya Denbe
" Starla di culik "
" Whatttt??? " Denbe bergegas memerintahkan semua bawahannya agar berkumpul di markas
Siapa yang tega menculik Starla, Ia sedang Hamil.... ohhh Tuhan inilah mengapa Starla melarangku, jagalah istriku Tuhan... aku mohon padamu... doa Anthony sembari menuju mobilnya.
" Menurutmu siapa yang menculiknya? " tanya Denbe
" Apakah mungkin Dolga masih tak kapok " jawab Anthony
" Siapapun yang menculiknya pasti nanti menghubungi kita " ucap denbe
Anthony berupaya menghubungi phone cell Paula yang bertugas melindungi Starla, setelah beberapa saat hpnya di angkat
" Paula katakan apa yang terjadi !! " bentak Anthony
" Maaf Tuan ini dengan Polisi, pemilik telfon ini sudah meninggal dunia beserta semua teman-temannya , dengan siapa saya berbicara " tanya polisi tersebut
" Saya Senior Anthony Montenegro, benarkah Starla istri saya di culik? " tanyanya balik
" Menurut saksi mata, benar menantunya di culik oleh Pria bertopeng. Keadaan di sini benar-benar kacau Tuan... sebaiknya anda ke mari "
" Saya masih di Meksiko, secepatnya saya akan ke sana. Bagaimana keadaan mama saya dan yang lainnya ? "
" Dari semua rombongan hanya tinggal 3 orang yang masih hidup yaitu Nyonya Carmelia, nyonya Miranda dan nyonya Nana "
" Tolong jagalah ketiganya, jika memungkinkan mengantarkan mereka pulang dan berikanlah perlindungan, saya akan menbayarnya " pinta Anthony
" Bagaimana Anthony? "
" Semua pengawal kita mati termasuk Paula, hanya Mama, Miranda dan Nana yang selamat... oh shetttt " Anthony melampiaskan kemarahannya dengan menendang dan memukuli bangku mobil. Tak terkira marah yang dirasakan Anthony saat ini.
" Denbe cari keberadaan Dolga dimana ia sekarang !! " titahnya, tak lama Denbe sudah berhasil
" Denbe berada di mansionnya "
" Kita langsung ke sana saja, yang lain perintahkan untuk menyusul "
Mobil mereka langsung tancap gas menuju lokasi kediaman Dolga. Sesampainya di Sana Anthony langsung masuk ke dalam Mansion tanpa ba bi bu lagi. Tampak Dolga sedang bersantai di ruang tamu bersama anak istrinya dan seorang wanita tua yang masih terlihat cantik.
" Dolga katakan apakah kau yang menculik Istriku !! " ucap Anthony sambil menodongkan pistolnya
" Wow wow Anthony... sabar, ada apa ini . Kau menakuti istri dan mamaku " protes Dolga marah. Denbe langsung menengahi keduanya
" Starla baru saja di culik Dolga, wajar kami bertanya padamu...siapa lagi yang kami harus curigai selain kau " ucap Denbe
" Tapi aku benar-benar tak menculiknya, untuk apa? " jawab Dolga. Dolga mengeluarkan sebuah dokumen dan memberikannya pada Anthony
" Tak mungkin aku menyakiti cucu dari mamaku, lihatlah hasilnya tes Dna ini. Dna Starla cocok denganku namun tidak 100%. Kemungkinan Starla adalah cucu dari mamaku namun ia bukan anakku atau anak kakakku" jelas Dolga
" Lalu?? "
" Itulah yang membingungkanku, makanya aku mengundang mamaku ke mari, agar Ia bisa menjelaskan... namun mama dari tadi hanya diam saja " lanjut Dolga.
" Kemarilah nak... ceritakanlah dulu apa yang kau ketahui mengenai asal usulkan gadis itu " tanya Mersedes pada Anthony
" Menurut pengakuan Miranda, mama Starla. 22 tahun yang lalu Ia menemukan seorang lelaki terluka di hutan, Ia lalu merawatnya lalu mereka menikah. Selama 6 bulan pernikahan mereka bahagia, namun tiba-tiba suatu hari suaminya di bawa beberapa orang tak di kenal dan tak pernah ada kabarnya sampai sekarang. Ada Isu yang mengatakan bahwa suaminya di bunuh oleh orang yang membawanya. " jawab Anthony
" Siapa namanya? " tanya Mercedes
" Namanya Damian, Miranda tak pernah tau mama belakang suaminya " jawabnya lagi.
Tiba-tiba saja Mercedes menangis sesegukan,
" oh Damian ternyata kau punya anak dan istri" ucap Mercedes sedih
" Mama ceritakanlah pada kami semua, siapa Damian itu? " pinta Dolga. Mersedes berusaha menenangkan dirinya, setelah beberapa saat ia pun tenang kembali.
" Mama akan ceritakan, tapi kalian tak boleh ada yang bertanya apapun padaku, setelah mendengar ceritaku.. Janji. !! " pintanya.
Semua menganggukkan kepala tanda setuju.
Mata Mersedes menerawang mengingat peristiwa beberapa puluh tahun yang lalu.
" Dulu semasa aku muda, aku adalah penyanyi terkenal. Banyak Pria yang mengejarku, namun Papamu... Immanuel terlebih dahulu melamarku pada kedua orang tuaku. Akhirnya aku menikah tanpa pernah merasakan yang namanya jatuh cinta. Immanuel memiliki sifat yang kasar, Ia seringkali memukul dan memakiku. Tapi karena aku memiliki kau dan kakakmu aku berusaha bertahan " jelas Mersedes
Semua mendengatkan dengan seksama.
" Selama 5 tahun aku berusaha bertahanlah, namun kelakuannya semakin buruk padaku. Akhirnya aku melarikan diri ke Prancis. Aku bekerja sebagai penyanyi pub di sana untuk menyambung hidup. Saat itulah aku bertemu X, seorang anak muda yang umurnya 10 tahun di bawahku, kami jatuh cinta dan melakukan hubungan terlarang hingga aku hamil kembali. " lanjutnya
" Saat aku hamil tua, Immanuel menemukanku. Ia membawaku kembali ke Meksiko. Ia berjanji berubah dengan catatan anak di perutku harus ku serahkan ke panti asuhan dan aku kembali menjadi Istrinya. Jika aku menolak maka Ia akan membunuh kalian bertiga. Aku tak ada pilihan, namun aku menyembunyi Damian dari Immanuel. Aku tak mau ia terbunuh nantinya.. selanjutnya kalian pasti sudah mengerti " ucap Mersedes lagi
" Jadi Starla adalah sepupuku Nek? " tanya Juan, Mersedes hanya mengangguk
" Sekarang kalian percaya, aku tak ada sangkut pautnya dengan penculikan Starla. karena surat DNA ini baru kuterima tadi pagi, tak mungkin aku langsung menculiknya dalam waktu yang singkat seperti itu " ucap Dolga
Anthony dan Denbe pun akhirnya pamit. Sedangkan Mersedes beristirahat di kamar tamu. Mersedes menghubungi seseoeang buah nomor di hpnya
" Hallo , siapa ini? " sapa. orang di sebelah sana
" Irwin.... kita ternyata punya cucu hu hu "
" Mersedes kau kah itu?? "
Nah lho terjawab sudah asal usul seorang Starla....
See you next eps
Jangan lupa like komen dan vote nya