MY STARLA

MY STARLA
94. Forever



Pesawat belum lagi mendarat, tapi Starla sudah panas dingin. Meksiko akhirnya aku menginjak tanah kelahiranku kembali, apakah aku bisa berkumpul lagi dengan orang-orang yang kusayangi, apakah anakku akan mengenaliku dan mau memelukku ? apakah Anthony masih menyimpan cintanya padaku walaupun hanya sedikit ?


Apakah aku masih layak untuk kembali menjadi istrinya... Tuhan tolonglah aku sekali lagi...Starlan terus berdoa dalam diamnya, tangannya tak kuasa menahan getaran yang ditimbulkan dari kegugupannya. Semakin mendekati wilayah Meksiko wajahnya semakin pucat.


Felix mengenggam tangan Starla untuk menenangkannya


" Starla tidak usah gugup, percayalah padaku....kau pasti bisa memenangkan hati Anthony kembali " ucapnya mantap, Starla tersenyum... wajahnya sudah tidak terlalu pucat Lagi. Sedangkan Sisi tidak usah di tanya lagi, Ia sedang tertidur dengan dengkuran manisnya membuat Felix jadi ingin mengusilinya.


Felik membuka camera hp nya lalu merekam kegiatan dengkuran cantik Sisi


" Ha ha ha... kena kau tukang pukul. hi hi hi "


Starla hanya mengelengkan kepala melihat Felix yang sepertinya dendam sekali dengan Sisi.


Pesawat mendarat dengan mulus di Bandara, ketiganya lalu memakai kupluk dan kacamata masing-masing. Jemputan mereka sudah menunggu, karena lelah Felix memutuskan untuk langsung ke apartemen yang sudah di belinya untuk tempat tinggal Starla dan Sisi.


Starla memperhatikan pemandangan sepanjang perjalanan menuju apartemen. Dadanya bergetar hebat ketika mobil mereka melewati Mansion Anthony di mana anaknya berada. Sisi memeluk Starla untuk menguatkannya.


" Starla sabarlah... besok kau bisa bertemu dengan anakmu, walau tak lama " ucap Felix


" Sungguh...? bagaimana caranya? "


" Setelah kau bertemu dengan anakmu, aku akan menceritakannya, okay .Malam ini kau beristirahatlah agar besok kau segar kembali "


Janji Felix untuk mempertemukan Starla dengan anaknya sungguh merupakan anugrah untuk Starla. Berkali-kali Starla mengucapkan terimakasih pada Felix.


🍭🍭🍭🍭


Sementara itu di Mansionnya, Anthony sedang bercanda dengan junior di kamarnya. Tiba-tiba junior menangis tak mau berhenti. Segala macam cara sudah di kerahkannya untuk mendiamkan tangisan anaknya tersebut namun Junior tetap menangis.


" Sayang mengapa kau menangis, kemarilah mommy akan memelukmu " suara merdu seorang wanita mengagetkan Anthony


Anthony menoleh ke asal suara, terlihat Starla datang dengan senyum manisnya. Starla mengendong Junior lalu menyanyikan lagi nina bobo dengan merdunya. Tak lama Junior terdiam di pelukan Starla.


" Starla benarkah itu kau... kau masih hidup ?"


" Ya Anthony ini aku Starla... istrimu " jawabnya sambil tersenyum manis sambil meletakkan Junior ke ranjangnya


Anthony berlari mendekati Istrinya yang sangat dirindukannya itu. Anthony memeluknya erat, di sesapnya wangi tubuh Starla yang tak pernah di lupakannya


" Honey... I miss you so much " bisiknya tanpa melepaskan pelukannya, ia senang sekali dadanya serasa akan meledak saking bahagianya.


Setelah puas baru Anthony melepaskan pelukan eratnya, Anthony mengelus kedua pipi Starla lalu menyatukan bibir mereka. Anthony mencium bibir istrinya dengan rakus, ia tak akan melepaskannya sampai lelah menciumnya. Namun tiba-tiba Starla mendorongnya keras hingga pelukannya terlepas


Plakkk bunyi tamparan Starla mengema di kamar tersebut


" Kau jahat Anthony... kau menghianatiku dengan wanita ular itu, aku benci... aku benci kau Anthony " ucap Starla . Starla mengangkat Junior dari ranjang dan berlari meninggalkan Anthony


" Starla... Starla jangan pergi, aku selalu mencintaimu aku tak pernah menghianatimu honey..... Starla... Starlaaaaa !!! " teriak Anthony


Bukk.... bunyi tubuh Anthony yang terjatuh dari ranjang, Anthony terduduk di lantai, ia mengatur nafasnya yang memburu keringat membasahi seluruh tubuhnya.


Berlahan Anthony berdiri memeriksa Junior di ranjangnya, ia bernafas lega anaknya masih ada di sana, rupanya aku bermimpi ucapnya dalam hati. Anthony mengendong Junior dan menciumi buah hatinya dengan Starla itu sambil menangis.


" Kasihan kau junior, seandainya mamamu masih hidup papa yakin kau akan menjadi anak yang paling bahagia di dunia ini. Kau tau Junior, mamamu adalah wanita yang paling cantik dan lembut yang papa kenal " ucapnya pada Junior yang sedang di alam mimpi


" Karena kecantikan dan kelembutannya itu membuat banyak lelaki yang jatuh cinta padanya, namun hanya papa seorang yang beruntung mendapatkan cintanya dan kau adalah bukti cinta kami berdua " lanjutnya lagi. Air mata lolos dari ujung mata Anthony. Anthony meletakkan Junior kembali di peraduannya, ia lalu mengambil cerutunya dan keluar ke balkon kamarnya.


Anthony menghisap cerutunya sambil memandang ke arah jalanan kota. Starla aku tak pernah berniat mengantikanmu dengan siapapun honey, maaf jika aku beberapa kali keluar dengan Monalisa, aku hanya tak enak berkali-kali menolak Irwin. Tapi aku janji mulai malam ini aku tak akan pernah lagi keluar dengannya, Starla tenanglah kau di sana... tunggulah aku...I love you my Starla... forever...


🦄🦄🦄🦄


Pagi ini matahari bersinar cerah... secerah hati Starla yang sudah bersiap akan berjumpa dengan anaknya. Dadanya tak berhenti berdegup kencang, ia tak pernah menyentuh anaknya bagaimana rasanya nanti saat ia bisa menyentuh dan merasakan kulit anaknya.... ahh Starla sudah tak sabar.


Felix yang baru bangun terkejut melihat Starla yang sudah siap


" Starla kau sudah siap? " tanyanya sambil melihat jam di dinding, Starla dengan cepat mengangguk


" Kita berangkatnya nanti jam 10 Starla... ini baru jam 6 pagi, lebih baik kau sarapan dulu " ujarnya lalu pergi ke kamar mandi


Starla dan Sisi sudah siap di meja makan menunggu Felix. Felix keluar dengan pakaian formal.. ya ia mengunakan jas hari ini dengan kumis dan janggut palsunya. Itulah penampakan sehari-harinya selama di Meksiko selama ini


Keduanya tersenyum melihat penyamaran Felix, mereka kagum dengan penyamarannya Felix terlihat lebih tampan.


" Pagi bos Rodrigue, anda tampan sekali pagi ini " sapa Starla


" Huekkk narsis abis " olok Sisi


" Jangan pernah mengolokku lagi Si, jika tidak.... "


" Jika tidak... apa hem... " tantang Sisi


" Aku akan menyebarkan video ini di sosmed " jawabnya sambil mengirimkan video dengkuran cantik sisi ke hp nya


Mata Sisi melotot melihat video tsb


" Kau..... sudah bisan hidup ? " Sisi berdiri hendak memukul Felix


" Satu pukulan saja..... kau akan terkenal nona, mulai sekarang jaga antitude mu padaku " ancam Felix tak main-main


" Sudah kalian berdua mengapa selalu bertengkar? aku ragu rencana kita akan berhasil jika melihat performa kalian berdua "


Akhirnya Sisi mengalah mendengar suara Starla yang sedih


" Maaf "ucap keduanya


" Sudahlah ayo kita makan, aku sudah tak sabar bertemu Junior " Starla kembali ceria mengingat anaknya


Di perjalanan....


" Starla kita akan pergi ke sebuah spa khusus balita, anakmu setiap 2 minggu sekali rutin di bawa spa di sana. Kebetulan pemilik Spa itu adalah sahabatku, aku menceritakan sedikit masalahmu dannnn dengan sedikit rayuan dia mau membantumu agar busa bertemu dengan anakmu " jelas Felic sambil menyetir


" Terimakasih Felix... terimakasih sekali lagi " ucap Starla penuh syukur


Sesampainya di spa, ketiganya di sambut seorang wanita cantik memakai seragam perawat berwarna pink. Namanya Susan, ia adalah pemilik Spa sekaligus sahabat Felix.


Susan memberikan sepasang baju perawat pada Starla, dan ia meminta Starla bersembunyi di belakang pintu agar pengantar Junior tak melihatnya. Sementara Felix dan Sisi pergi ke Bar FELA


Waktu yang di nanti pun tiba, mobil yang membawa Junior datang. Starla segera bersembunyi di balik pintu. Nampak Miranda turun dari mobil sambil mengendong Junior di ikuti Nana. Air mata Starla langsung jatuh melihat mamanya yang sudah hampir setahun tak di temuinya... ingin sekali ia berlari dan memeluk mamanya namun apa daya ia belum bisa


" Siang nyonya Miranda... bagaimana kabar anda hari ini? " sapa Susan


" Baik Susan hanya Junior saja yang agak rewel, entah mengapa " jawabnya


" Baiklah silahkan anda dan Nana menunggu di ruang tunggu seperti biasa " ucap Susan lalu mengambil Junior dari tangan Miranda.


Susan membawa Junior ke ruangan Spa, dimana Starla sudah menunggu di sana. Susan memberikan Junior pada Starla agar ia bisa memeluknya sejenak sebelum ia memulai spa. Starla mengendong junior dengan tangan bergetar, ia menciumi wajah anaknya tersebut dan memeluknya sepuasnya, anehnya Junior seakan mengerti. Ia tak menangis malah tersenyum senang. Tangan mungilnya memainkan pipi Starla sambil tertawa riang.


Starla memperhatikan wajah anaknya dengan seksama,


" Junior kau mirip sekali dengan papamu, hanya matamu saja yang mirip mommy... ah betapa tak adilnya padahal mommy yang mengandung dan melahirkanmu " ucapnya gemas sambil mencubit pipi Junior, air matanya tak berhenti mengalir


" Terimakasih Susan, semoga Tuhan akan membalas kebaikanmu ini " ucapnya tulus berkali-kali


" Sekarang buka baju anakmu, mandikanlah ia di bak yang sudah kusediakan "


Starla menuruti perintah Susan, ia senang sekali bisa memandikan putranya. Tak terasa 1 jam berlalu dan proses spa telah selesai semua. Dengan berat hati Starla menyerahkan Junior pada Susan untuk di kembalikan pada Miranda, ia hanya bisa menangis


" Sabarlah Starla, 2 minggu lagi kalian bisa bertemu kembali "ucap Susan lalu membawa Junior keluar, dengan segera Starla mengintip kembali dari balik pintu. Dadanya serasa berhenti berdetak, saat ia melihat Anthony datang dan mengendong Junior


Anthony yang kebetulan lewat tempat Spa langsung mampir untuk menjemput anaknya. Dilihatnya Junior sudah segar di gendong oleh Susan, ia pun langsung mengambil anaknya dan menciuminya dengan gemas. Namun tiba-tiba wajahnya membeku, kembali ia menciumi anaknya dengan lebih seksama. Anthony memandang ke arah Susan


" Siapa yang sudah mengendong anakku selain kau Susan? " tanyanya penuh selidik


Susan dan Starla sama-sama terkejut


" Apa maksud anda Senior? " tanya Susan


" Wangi ini... wangi junior seperti wangi Starla " ucapnya. Anthony lalu memberikan Junior pada Miranda, ia melangkah menuju ruangan Spa anaknya lalu membuka pintunya dengan kasar, aku tak mungkin salah... wangi ini adalah wangi tubuhmu Starla..... ucapnya sambil memandangi seluruh ruangan Spa


Bukan main penciuman seorang Anthony


Apakah Starla akan tertangkap basah ?


Nantikan jawabannya di next eps


Jangan lupa tinggalkan jejakmu


Happy Reading selalu