MY STARLA

MY STARLA
92. Hantu



Sesuai janjinya Felix membelikan Starla sebuah laptop lalu melakukan peretasan pada cctv di mansion Anthony. Starla senang sekali , setidaknya ia bisa melihat anaknya walaupun dari jauh.


" Felix kau tak membohongi ku kan? kau akan mempertemukan aku dengan anak dan suamiku kan? " tanya Starla


" Percayalah Starla... aku tak punya niat jahat padamu.. sungguh, anggap saja aku sebagai kakakmu. Kakak yang akan menjaga dan melindungimu. Sekarang bersiaplah besok kita akan ke Singapura "


" Emm Felix.. bolehkah aku menelfon Max untuk mengucapkan perpisahan, walau bagaimanapun Max sudah merawatku selama ini " pinta Starla


" Kau buat saja video singkat Starla, nanti aku akan mengiriminya ke HP Max, jika menelfon langsung bisa-bisa kita terlacak, aku tau Max memiliki team hacker "


" Baiklah.... "


🍻🍻🍻🍻


2 minggu berlalu segala usaha Max sia-sia, Starla menghilang bagai di telan bumi. Max tetap di RS, ia tak mau meninggalkan RS siapa tau suatu saat Starla akan kembali ke sana. Sore itu Max duduk di taman RS, ia merasa lelah sekali. Tiba tiba ada notifikasi masuk ke hpnya, ada sebuah video terkirim entah dari siapa. Max membuka video tersebut, Ia sangat kaget ternyata video itu dari Starla


" Hai Max jika kau menerima video ini artinya aku sudah meninggalkan china, jangan mencariku lagi. Kau pria yang baik Max, aku tau kau tak bermaksud jahat padaku .Tapi aku tak bisa meninggalkan anak dan suamiku... aku sangat mencintai mereka Max.


Jangan pernah mengangguku lagi, aku janji tak akan memberitahu Anthony tentang kau yang memalsukan kematianku sebagai tanda terimakasihku padamu. Hiduplah dengan baik Max, bukalah mata hatimu. Aku yakin Tuhan sudah menyediakan seorang gadis yang terbaik untukmu... selamat tinggal Max "


Max menangis sedih, pupus sudah harapannya. Dokter Chan yang melihat Max dari kejauhan memanggil anak gadisnya


" Vee... lihatlah Max sepertinya sangat bersedih, hiburlah ia. Max Pria yang baik Vee hanya saja Ia jatuh cinta pada wanita yang salah, papa harap kau bisa membuat Max melupakan wanita itu... pergilah " perintah Dr Chan


Vee berjalan mendekati Max, sebenarnya Vee sangat menyukai Max. Hanya saja Max tak pernah menyadari itu, kini ia berharap ia bisa masuk mengisi kekosongan di hati Max


" Max... mengapa kau menangis, kemarilah... aku akan meminjamkan bahuku untukmu "


"Terimakasih Vee...terimakasih " Max menangis dipelukan Vee, setidaknya ia tak merasa sendirian


" Baiklah Starla.. selama kau bahagia, aku akan melepaskanmu, maafkan keegoisanku selama ini " ucap Max dalam hati, tak lama Max tertidur di pelukan Vee, Vee tersenyum senang


" Aku akan bersabar Max, sampai pintu hatimu terbuka untukku " janji Vee dalam hati


🚀🚀🚀🚀


Sesampainya di Singapura Felix dan Starla langsung menuju apartemen yang sudah di sewa Felix untuk 2 bulan ke depan. Felix memilih letak apartemen yang bersebelahan dengan RS agar Starla mudah bolak balik .


" Luas sekali apartment ini Felix, pasti mahal "


" Tidak juga ..sebentar lagi sahabatmu datang, bersiaplah memberi kejutan padanya"


Tak lama bel berbunyi, Felix meminta Starla untuk bersembunyi di belakang pintu, Ia pun membuka pintu


" Permisi. dengan tuan Felix? saya Sisi perawat dari Meksiko yang akan merawat adik anda " sapa Sisi begitu pintu terbuka, Felix terpana sesaat melihat wajah cantik Sisi. Sisi kini sudah tidak montok lagi, ia rajin olahraga dan kini bb nya sudah mendekati ideal


" Hallooo..... tuan.. anda mendengar saya? " ucap sisi lagi sambil mencoel kuping Felix yang sedang bengong


" Oh maaf.. silahkan masuk nona Sisi , adikku sudah menunggu anda "


" Mana dia.. apakah dia kamarnya ? " tanya Sisi. Felik memberi kode pada Starla


" Dia ada di belakangmu " ucapnya, Sisi pun langsung membalikkan badannya


Mata Sisi langsung melotot, mulutnya membentuk huruf O dan badannya langsung bergetar


" Hantuuuu... takut " teriak Sisi sambil memeluk Felix, Felix yang tidak siap mendapat serangan dari Sisi langsung terjatuh dengan Sisi yang menimpa tubuhnya


" Omg nona... bangunlah, kau berat sekali " teriak Felix marah, Sisi malah mengeratkan pelukannya


" Tidak... aku tidak mau, aku takut... oh Starla apakah aku ada hutang padamu, hingga kau mendatangiku hik hik " ucapnya sambil menangis ketakutan


" Starla.. suruh temanmu ini melepaskanku, aku malu " teriak Felix dengan wajah memerah, seumur hidupnya tak pernah Ia bersentuhan dengan wanita kecuali Nery sahabatnya.


" Sisi... ini aku Starla, bukan hantu aku masih hidup " panggil Starla, berlahan Sisi mengangkat wajahnya dari dada Felix. Ia membuka matanya berlahan sedangkan tangannya masih memeluk erat Felix. Berulang kali Sisi mengucek matanya untuk menyakinkan bahwa memang Starla yang berdiri di depannya


" Kau sungguh masih hidup Starla... bukan hantu ? " cicitnya sebelah tangannya berusaha memegang tangan Starla Sedangkan sebelahnya lagi masih memeluk Felix


Begitu Sisi menyentuh jari Starla


" Dorrrr " teriak Felix mengagetkan Sisi, Sisi replek memukuli dada Felix tanpa ampun


" Au Au.. hentikan nona.. kau menyakitiku " teriak Felix


" Salahmu sendiri mata 4, kau mengagetkanku " balas Sisi sambil terus memukuli Felix


" Sudah Si...bangunlah, kasihan Felix " ucap Starla sambil menarik Sisi agar bangun dari tubuh Felix


Sisi menatap tak percaya pada Starla, lalu sisi memeluk Starla sambil menangis


" Starla.. bagaimana mungkin kau masih hidup, kami menyaksikan pemakamanmu. Ceritakan padaku Starla " pintanya Sisi begitu melepaskan pelukannya, sementara itu Felix dengan susah payah berusaha berdiri


" Omg... tubuhku serasa di tabrak tronton " ucap Felix


" Apa kau bilang, aku seberat tronton? mau ku gilas sekalian? " balas Sisi marah


" Starla.. apa benar dia sahabatmu, bagaimana mau bisa betah berteman dengan gadis sadis seperti dia " balas Felix


"Apa kau bilang? gadis sadis. Kau bahkan belum merasakan bogemanku mata 4 " Sisi mulai berdiri mendekati Felix, Felix langsung berlindung di belakang Starla


" Starla.. sebaiknya kita pulangkan saja dia, aku takut tak panjang umur, lebih baik kita menyewa perawat lain " bisik Felix


" Ha ha ha hi hi... Felix kau lucu sekali, Sisi adalah gadis yang baik ...kau belum mengenalnya saja " ucap Starla


Starla lalu menceritakan apa yang terjadi padanya selama ini pada Sisi


" whoa whoa whoa... Starla kisahmu lebih sedih dari pada telenovela hik hik hik " Sisi menangis sedih


" Starla.. sahabatnya ini lebai sekali " bisik Felix pelan, namun Sisi tetap mendengarnya


" Apa kau bilang mata 4? aku lebai... lebih baik lebai dari pada jadi penjahat seperti kau, sini kau aku akan menghajarmu mewakili Starla " jawab Sisi lalu mengejar Felix sambil membawa pukulan


" Starlaaaa.... tolong aku, trontonmu mengamuk... Starlaaaa " keduanya kejar- kejaran di dalam apartemen, sampai Felix terpojok di dinding


" Berani kau memukulku, kau tak akan mendapat gajimu! " ancam Felix


" Aku tak akan memukulmu... hanya menjambakmu "ucap Sisi lalu menjambak rambut Felix sampai rontok


" Starlaaaa..... tolong aku...... " teriak Felix


ha ha ha Starla tak berhenti tertawa


See you next eps Sista


Daparkah Starla berkumpul lagi dengan anak dan suaminya? Semoga


Jangan lupa tinggalkan jejakmu


Kang Felix.. Hacker tobat nan baik hati