
Jangan lupa votenya sista
Berlahan namun pasti Anthony melahap habis bibir manis istrinya. Anthony melepaskan ciumannya, aneh rasanya jika hanya ia yang melakukannya tanpa balasan dari Starla namun bagaimana lagi Starla sedang tertidur pulas.
Akhirnya Anthony hanya berebah di sebelah Starla, belum sempurna ia berebah Starla mengigau
" Anthony... Anthony.. aku sangat merindukanmu.. " ucapnya sambil memeluk Anthony seperti sebuah guling, tangan Starla meraba-raba dadanya yang di tumbuhi bulu halus
Tak menyia-yiakan kesempatan Anthony langsung mengukung Starla dan kembali menciumnya mesra, tak terduga di dalam tidurnya Starla membalas ciuman Anthony, senyum tersunging dari bibir Anthony sambil meneruskan ciumannya. Merasa mendapat respon dari Starla ia kembali bersemangat, kini ia mulai mencumbui tubuh mungil istrinya itu
Tangan lihainya dengan mudah meloloskan satu persatu pakaian yang di kenakan Starla
" Kret.... Kret.... Kret.... " bunyi ranjang tua yang berteriak setiap Anthony melakukan pergerakan membuat konsentrasinya buyar seketika
" Oh Shett.... ranjang kayu sialan , kau akan membangunkan seluruh penghuni rumah " rutuknya , matanya berkeliling mencari sesuatu.... ah dilihatnya ada sebuah kasur tipis yang di gulung di atas lemari
Anthony mengambilnya dan menghamparnya di lantai lalu di lapis dengan sebuah selimut tebal
" Kau fikir aku bodoh hem... ha ha" ucapnya pada sang ranjang kayu
Anthony mengangkat Starla dan merebahkannya di atas kasur tipis , kemudian ia melanjutkan yang sempat tertunda tadi.
Kalau disini biar berapa ronde juga ngak masalah he he.... dasar otak mesum
Sejam sudah Anthony bergumul dengan istrinya dan akhirnya tuntas sudah hasrat yang terpendam selama beberapa bulan ini, Anthony memberi vitamin tambahan ke rahim istrinya. Anthony mengistirahatkan tubuh keduanya beberapa saat sebelum memulai kembali.
Anthony memandangi wajah cantik Starla yang kini sedang memeluknya, nampak wajah Starla yang tersenyum membuatnya gemas
" Hemm senyummu itu, sepertinya kau puas ya dengan pelayananku ha ha " ucapnya sambil mengelus wajah mulus Starla, Starla melenguh merasa terganggu karena Anthony mencubit pipinya gemas.
" Sayangku... jangan lagi pergi dariku, kita besarkan kedua anak kita bersama, aku akan segera mengurus pengunduran diriku dari jabatan pimpinan ketua kartel.. bla bla bla " Anthony terus berbicara seolah-olah Starla mendengarkannya padahal Starla masih asik tertidur.
Setelah beberapa saat, Anthony kembali melancarkan serangan tahap ke duanya.
" Cukup istirahatnya sayang, kita lanjutkan lagi ya... malam masih panjang " bisiknya sebelum mencumbu Starla kembali , malam ini Anthony benar benar memuaskan hasratnya . Menjelang subuh akhirnya ia tumbang karena kelelahan, namun senyum sumringah tak lepas dari wajah tampannya
" Terimakasih sayang.... " ucapnya sambil membenamkan wajahnya ke dada Istrinya.
Kokokan ayam jantan membangunkan Anthony, ia melihat hari sudah terang, sudah jam 7 pagi.
Bergegas ia bangun dan mengenakan pakaiannya, ia juga memakaikan baju Starla dan merebahkannya kembali ke ranjangnya. Selesai membersihkan kamar Anthony lalu keluar dari kamar. Di luar ia bertemu dengan mama, ia lalu duduk di meja makan. Mama tersenyum melihat penampilan Anthony yang acak-acakan
" Kau ingin kopi Senior? " tawarnya
" Boleh.... " jawabnya, mama lalu memberikan segelas kopi yang baru di buatnya. Tak lama Diego masuk dan duduk juga di meja makan, ia juga tersenyum melihat penampilan Anthony namun hanya berani dalam hati... 😅😅😅
" Pagi Senior " sapanya sopan
" Pagi Diego... besok aku akan memanggil dokter spesialis kandungan untuk memeriksa kesehatan Starla, periksakanlah juga istrimu " ucapnya sambil mengunyah roti bakar yang di beri mama
" Si Senior.. terimakasih "
" Mama biarkan Starla tertidur sepuasnya jangan di bangunkan, nanti kalau dia sudah bangun buatkan sarapan yang bergizi untuknya " pintanya sambil menyerahkan segepok uang pada mama
" Senior anda tidak perlu memberi kami uang " tolaknya
" Terimalah Mama, anggap saja ini karena kalian telah menyelamatkan istriku " ucapnya tak mau di bantah, Selesai makan Anthony pun berpamitan... ia ingin melanjutkan tidur kembali, badannya terasa lelah setelah aktifitasnya semalam.
Sesampainya di Villa Anthony di sambut dengan senyum usil Denbe si mulut lemes.
"Pagi boss... mengapa aku merasa kau baru saja bercinta semalam " ucapnya blak-blakan
" Bukan urusanmu "
" Jadi kau memberi obat tidur pada Starla lalu bercinta dengannya ha ha ha dasar kau mafioso sejati " oloknya
" Bagaimana kau bisa sampai kepikiran ide tersebut Anthony? " mulutnya tak mau berhenti mengoceh, Anthony tak menghiraukannya Ia masuk ke kamar dan langsung menutup pintu kamarnya
Tok.. tok.. tok..
" Bos... bos.... ayolah buka pintunya, aku belum selesa...... "
" dor..... dor.... " 2 tembakan hampir mengenai Denbe yang berdiri di depan pintu kamar, Denbe langsung terloncat kaget
" Shetttt..... bos gila " jeritnya kaget Denbe pun tak bersuara lagi, sementara Anthony berebah di ranjangnya dengan damai
" Rasakan kau lemes.... " ucapnya dengan senyum kemenangan
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 11.00. Starla mulai mengerakkan tubuh mungilnya, berlahan ia mengumpulkan nyawanya yang berserakan. Starla tersenyum mengingat mimpinya semalam. Anthony benar-benar datang dan mereka bercinta berkali kali, padahal hanya mimpi tapi ia sangat bahagia
" Ada apa dengan payudaraku, mengapa terasa perih dan membengkak? apa karena Kehamilanku, tapi semalam baik-baik saja. " ucapnya keheranan
Saat berjalan hendak ke kamar mandi, **** * nya juga terasa perih
" Mengapa rasanya seperti bercinta sungguhan ya... aduh " keluhnya. Starla tak jadi ke kamar mandi, ia duduk kembali di pinggir ranjang. Tiba- tiba mama masuk dan membawa segelas susu hamil dan sepiring sarapan untuknya
" Mengapa kau siang sekali bangunnya Sayang, ini sarapan dulu kasihan bayimu Kalau kau lambat sarapannya " ucap mama sambil tersenyum simpul
" Memangnya jam berapa ini mama? "
" Sudah jam 11 lewat sayang " jawab Mama
" Apa... jam 11...kok bisa aku kesiangan sekali " ucapnya bingung
" Tidak apa-apa sayang.... bawaan bayi saja itu, habiskan sarapanmu nanti mama akan membantumu mandi " ucap Mama lagi
" Terimakasih Ma, kebetulan memang tubuhku terasa lemas sekali " jawabnya senang. mama pergi meninggalkan kamar Starla sambil tak berhenti tersenyum
" Oh Senior ganas sekali kau rupanya, nyonya sampai lemas sekali seperti itu ha ha " ucapnya geli sendiri, ia juga pernah muda... mengingat masa mudanya dulu, membuatnya geli sendiri
🍹🍹🍹🍹
Jam makan siang Anthony sudah rapi, ia keluar menuju ruang makan. Denbe sudah duduk sambil bermain hp, tak ada niat untuk menegur bos nya itu. Denbe sedang dalam mode ngambek
" Denbe panggil Diego ke sini " titahnya sambil makan makanan di atas meja, Denbe pun menelfon Diego. Diego datang saat Anthony selesai makan
" Siang Senior, ada yang bisa saya bantu ? "
"Diego siang ini aku akan kembali ke kota untuk mengurus pengunduran diriku dari jabatan ketua kartel. Aku percayakan Starla padamu jagalah ia baik-baik jangan sampai ia kabur lagi. Berapa mafioso yang kau perlukan untuk penjagaan? "
" 5 cukup Senior " jawab Diego
" Tidak... aku akan memerintahkan 25 mafioso dan mereka berada di bawah perintahmu, suruh mereka menyamar menjadi pekerja agar tak kentara saat mengawasi istriku. Jangan lupa besok Dokter kandungan akan datang, jangan sampai Starla tau dokter itu dariku " titahnya kembali memberi Diego 2 gepok uang
" Jangan Senior.. tadi sudah cukup " tolaknya
" Tadi pagi itu untuk mama, yang ini untukmu... belikan semua yang diinginkan istriku, jangan sampai ia menahan keinginannya saat hamil begini. "
" Si Senior "
2 minggu berlalu begitu saja
Starla. sedang duduk di taman bunganya sambil merajut. Sebenarnya hatinya sangat sedih sekarang. Ia sangat merindukan Anthony, setelah mimpinya 2 minggu lalu ia tak pernah memimpikan nya lagi
" Anthony aku sangat rindu padamu hik.. hik.. hik.., Junior mama juga sangat merindukanmu nak, apakah kau sudah bisa berjalan sekarang? " tanyanya dalam hati sambil membayangkan wajah kedua orang yang sangat di cintainya itu
" Mommy..... " Starla tersentak. mengapa ia seperti mendengar suara Junior, Starla menepuk-nepuk keningnya sendiri
" Mungkin karena aku begitu merindukannya " ucapnya sedih
" Mommy.... mommy... "
"Junior... " Starla tersentak mendengar kali kedua suara anaknya, ia menengok ke kanan dan kekiri namun tak ada siapapun
" Mommy...... "
Apakah yang terjadi ? mengapa suara Junior menghantui Starla.....
See you Next eps Sista
Jangan lupa untuk selalu like komen dan votee kisah ini
Mampir juga ke novel aku yang lain
AKHIR PELARIAN ( END )
AKU TIDAK MANDUL ( UP)
Dapatkan kisah yang berbeda dari setiap novel yang thor buat... selamat menikmati
Happy reading selalu