
Fress from the open.... guess sabar ya semua cerita aku habis ketik langsung upload so kalo lambat up karena inspirasi yang macet cet cet gegara si komo lewat 😊😊
Happy Reading selalu, terimakasih yang udah mau kasih vote nya love love deh buat kalian
Buk... bunyi tubuh Statla menabrak dada bidang Anthony, Anthony langsung memeluk Starla dengan posesif
" Sudah kukatakan padamu Max, jangan menyentuhnya!! " ucap Anthony marah
" Hey Tony aku hanya membantu menjaga Starla saat kau sibuk dengan mantanmu ha ha " sindir Max sambil tertawa
" Jangan menjadi kompor Max, Starla milikku " jawabnya sengit
" Starla bebas memilih untuk jalan dengan siapapun, ia bukan milikmu!! " jawab Max tak kalah sengit. Keduanya saling menatap dengan kemarahan
Starla berusaha melepaskan tubuhnya dari pelukan Anthony. Anthony menarik tangan Starla
" Ayo kita pulang!! " bentaknya pada Starla
" Tapi..... " Starla hanya bisa melihat boneka yang ingin dibelinya, karena Anthony tak menghiraukan ucapannya dan terus menariknya menuju parkiran.
Semua kejadian tersebut tak lepas dari pengamatan Alexis, yang mengintip tak jauh dari toko boneka.
" Huh kurang ajar, apa memang lebihnya gadis ingusan itu hingga menjadi rebutan pria-pria Montenegro " ucapnya dongkol
🍭🍭🍭🍭
Anthony langsung menjalankan mobilnya dengan kencang, dadanya serasa membara melihat kedekatan Starla dan Max, sedangkan Starla hanya diam memandang ke luar jendela mobil.
" Mengapa kau berduaan dengan Max, bukankah kau pergi denganku. Aku tak suka kau dekat-dekat dengannya Starla, aku cemburu " omel Anthony sambil mengenggam sebelah tangan Starla
" Kita akan menikah 2 bulan lagi, kau pikir aku main-main dengan perkataanku. Jika perlu aku akan mengurungmu, jadi kau tak bisa kemana-mana hingga hari perkawinan kita " lanjutnya tetap mengomel. Starla berusaha menarik tangannya tapi genggaman Anthony begitu kuat.
" Katakan padaku Starla apa kau menyukainya? " tanya Anthony lagi. Starla diam tak bergeming
" Starla , jawab pertanyaanku !! " suara Anthony semakin meninggi . Tak mendapat jawaban dari Starla, Akhirnya Anthony meminggirkan mobilnya.
Diraihnya kedua bahu Starla dan dihadapkan ke arahnya
" Starla mengapa kau diam saja " tanyanya lagi, Anthony terkejut melihat wajah Starla yang sudah penuh dengan air mata. Rupanya dari tadi ia sudah menangis tanpa suara.
Starla menghapus air matanya dengan kedua punggung tangannya
" Sudah puas kau mengomel dan marah-marahnya? untuk apa kau suruh aku mengikutimu yang bergandengan mesra dengan tante-tante ganjen itu. Kau pikir terbuat dari apa hatiku ini? marmer " cerocos Starla sambil melotot
" Apa maksudmu?? " tanya Anthony
" Bukan hanya kau bisa cemburu, kau pikir aku tak cemburu kau bergandengan dengan wanita lain.... aku juga bisa cemburu hu hu " ucapnya sambil kembali menangis.
Anthony tersenyum mendengarnya, dilepaskannya safetybelt Starla, di angkatnya gadisnya itu ke pangkuannya. Anthony menghapus air mata Starla dengan jemarinya, di rapikannya rambut Starla yang berhamburan. Anthony mengecup kening, kedua mata dan kedua pipi Starla.
" Untuk apa kau cemburu pada Alexis, kau dan dia bagai langit dan bumi di hatiku Starla. Aku hanya menjaga hubungan baik dengan pak Mentri. Tapi aku senang kalau kau cemburu berarti kau juga mencintaiku seperti aku mencintaimu " bisiknya di kuping Starla
" Aku juga menjaga hubungan baik dengan dr Max, lalu mengapa kau marah " balasnya
" Kalau kau tidak boleh !! "
" Mengapa aku tidak boleh sedangkan kau boleh? " protesnya
" Karena kau milikku, hanya boleh denganku "
" Kau egois Anthony "
" Yes, I am Starla " sahutnya mantap
" I hate you " ucapnya sambil memalingkan wajahnya
" I don't care, yang penting aku mencintaimu. Aku tak akan melepaskanmu... ingat itu!! "
Starla diam saja, ia masih marah dengan Anthony. Anthony menyatukan bibir mereka, ia mencumbu Starla dengan gemas, tangannya tak tinggal diam masuk ke baju Starla dan melepas kaitan bra Starla. Anthony mengangkat baju Starla dan menciumi payudara Starla yang padat berisi tersebut. Kembali ia menyusu seperti bayi yang kelaparan.
Starla mendorong kepala Anthony yang sedang menyosor .
" Don't touch me, I Hate you. Belum kering air mataku kau sudah mau mencumbuku kembali " omel Starla
" Maafkan aku okay, kita berbaikan ya " bujuk Anthony namun tangannya tak berhenti terus bergerilya
Starla bergerak ingin kembali ke kursinya, namun tak bisa karena tangan Anthony menguncinya. Akhirnya Starla hanya bisa pasrah menerima cumbuan si vampir tua 😅.
🍭🍭🍭🍭
" Mengapa Senior menepi, apa ada masalah dengan mobilnya? " tanya Diego
" Yang bermasalah itu hubungan mereka, Senior juga aneh jalan dengan nona tapi mengandeng wanita lain. Kalau aku jadi Starla pastilah marah , dasar laki-laki " omel Rita
" Hei... mulutmu itu, aku juga laki-laki " sahut Diego
" Terus kenapa kalau kau laki-laki, mau kutembak? " ucap Rita sewot
" Senior yang bergandengan , mengapa aku yang kau tembak. Kau tembak saja Seniornya " jawab Diego
" Jika nona memintaku, akan kulakukan. Jika aku menjadi nona lebih baik aku memilih dr Max daripada Senior " ucap Rita lagi
" Menghayal saja kau, tak mungkin dr Max mau sama wanita macan sepertimu... mimpi kali ya ha ha "
" Aku bilangkan nona, bukan aku huh.... pria-pria Montenegro bukan seleraku " ucap Rita memonyongkan bibirnya
" Lalu seleramu siapa, tuan Denbe ha ha " olok Diego
" Huh siapa juga yang suka dengan setan tua itu... hih.... rahasia dong siapa pujaanku "
Keduanya pun sama-sama membuang muka.
Puas mencumbu Starla baru Anthony melepaskan pagutannya. Starla langsung menarik nafas sebanyak-banyaknya. Ia kembali ke kursinya, sambil memperbaiki pakaiannya yang sudah tidak diposisinya.
" Dasar vampir mesum, ngak tau apa aku masih marah, sudah main sosor aja. Dasar laki-laki maunya menang sendiri " omelnya tapi hanya berani dalam hati ha ha.
" Starla liburmu yang akan datang, aku akan membawamu jalan-jalan ke luar negri, nanti berikan dokumenmu pada Rita, biar dia mengurus paspor dan visa mu " janji Anthony
Starla kembali diam saja, ia hanya mengangguk.
" Apakah kau akan mengantarku sekarang ke rumah mama, besok pagi aku harus magang " tanyanya
" Tidak... kita lanjutkan jalan-jalannya sampai malam, besok pagi baru ku antar "
" Tapi..... "
" Sudah nanti aku akan menghubungi Max " ucapan Anthony pun membungkam Starla.
Anthony kembali melesatkan mobilnya setelah 30 menit berhenti, kebayang dong gelisahnya para pengawal menunggu selama itu.... ha ha .
Anthony mengajak Starla berkeliling kota, ke pantai dan makan malam romantis di pantai.
Jam 10 malam baru mereka kembali ke Mansion. Keduanya memasuki kamar masing-masing untuk membersihkan diri.
Selesai mandi Starla memakai baju tidurnya di kamar mandi, ia tak mau kecolongan lagi.
Begitu keluar kamar sudah nampak Anthony yang berbaring di ranjang Starla sambil memainkan hpnya, ia hanya memakai celana piyama panjangnya dan kaos putih. Starla duduk di meja rias dan memulai ritualnya sebelum tidur. Ia menyisir rambutnya lalu memberinya parfume rambut, memakai toner lalu cream malamnya. Tak lupa ia mengoleskan body lotion ke seluruh tubuhnya.
Starla merebahkan tubuhnya di pinggir ranjang, ia tak mau dekat-dekat dengan Anthony, ia masih marah walaupun kadarnya sudah berkurang, luntur terbawa air mandi 😀😀
" Mengapa kau jauh sekali, kemarilah " ucap Anthony, Starla tak mengubrisnya, ia malah memiringkan badannya membelakangi Anthony lalu menutup matanya.
Anthony berguling dan memeluk Starla dari belakang, hemm wangi sekali kau Starla ucapnya dalam hati
" Sudah kalau marah jangan lama-lama nanti lekas tua " rayu Anthony
" Siapa juga yang tua, kau yang sudah tua !! " sungut Starla
" Besok sebelum pulang, kita mampir ke kebun lagi, kau boleh memetik jagung, lombok dan apel untuk mamamu dan Nana sepuasmu " rayu Anthony lagi
" Sungguh...?? " Starla mulai termakan rayuan pulau kelapa
" Sungguh, tapi sudahan ya marahnya. Kita kan besok mau berpisah, tidak enak kalau masih marahan "
" Baiklah, tapi janji kau tak akan marah-marah lagi dannnnn jangan jalan dengan tante ganjen itu lagi!! "
" Ha ha ha... baiklah cintaku, jantungku... pujaan hatiku "
" huh dasar gombal "
Gitu deh kalo lagi bucin, sebentar marah, cemburu ehhh sebentar sudah ngerayu lagi.. 😅😅😅
Mereka pun tidur dengan damai....
See you next eps
Jangan bosan -bosan ya untuk like komen dan vote karya aku