My Big Boss Is My Husband

My Big Boss Is My Husband
Eps. 86 Makan malam.



Keisya saat itu sedang mengerjakan sesuatu lagi, saat Enju masuk ia pun segera menutup laptopnya itu. Sikap itu membuat Enju curiga.


"Apa yang kamu lihat sayang?" tanya Enju.


"Tidak ada" jawab Keisya.


"Lihat!" ucap Enju sambil mengambil paksa laptopnya. Enju pun kaget karena Keisya diam diam mengerjakan tugasnya.


"Sayang kenapa kamu mengerjakan semua ini? selesai semuanya lagi" tanya Enju.


"Maaf, aku ga mau merepotkan kamu" jawab Keisya merasa bersalah.


"Heii sayang, kan sudah ku bilang kalau kamu istirahat saja ya?" tanya Enju.


"Iyaa, tapi aku belum makan malam" jawab Keisya takut.


"Yasudah tunggu sebentar" ucap Enju sambil mengembalikan laptop, lalu beranjak keluar dari kamar.


Enju keluar kamar karena ia ingin mengambil makanan yang ia taruh di dapur tadi. Sebelum Enju pulang, ia membeli beberapa makanan tuk Keisya dan dirinya, Setelah sudah terbeli ia pun baru pulang. Setelah makanan itu Enju ambil, ia pun menatanya di piring dan ada juga beberapa buah untuk Keisya. Setelah semua sudah tertata, Enju pun kembali ke kamarnya tuk makan malam bersama.


"Nih sayang makan malam nya" ucap Enju.


"iyaa terimakasih, kamu juga makan ya? kalau tidak mau, aku juga ga mau" balas Keisya.


"Iyaa, aku juga makan kok, ayo jangan di kasur nanti berantakan" ucap Enju.


Keisya pun turun dari kasurnya menuju ke lantai yang berlapis karpet bulu itu.Setelah Keisya turun, Enju pun menghampiri nya sambil membawa makanan itu.


"Nih makan aja dulu aku mau ambil minum tadi ga bisa bawa soalnya" ucap Enju.


"Yasudah, cepat ya?" tanya Keisya.


"Iyaa aman dah" jawab Enju lalu pergi lagi ke dapur untuk mengambil minum. Sedangkan Keisya menikmati makanan itu dan seperti biasa ia sangat lahap. Beberapa menit kemudian akhirnya Enju pun datang dengan membawa beberapa minuman. Enju datang pas sekali karena Keisya kebetulan juga sedang butuh minum. Keisya saat itu sedang kesakitan di bagian tenggorokan nya. Enju pun panik karena takut terjadi sesuatu.


"Uhuk uhuk" batuk Keisya.


"Sini minum dulu" ucap Enju sambil menyodorkan segelas susu hangat.


Keisya pun segera mendekat ke Enju tuk mengambil gelas itu lalu ia segera meminumnya.


"Huh makasih" ucap Keisya.


"Iya sama sama, pelan pelan lah sayang kalau makan tuu.." jawan Enju kesal.


"Iyaa maaf, sudah sini makan kamu" balas Keisya mengajak Enju tuk makan. Enju pun mendekat lalu ia memakan makanan sisa Keisya itu. Setelah selesai makan, Enju pun segera membereskan sisa sisa makanan itu dan akan ia bawa ke dapur. Tapi Keisya menghalangi nya.


"Kali ini biarkan aku sayang, aku sekalian mau buang air kecil" ucap Keisya.


"Baiklah tapi tak apa? kamu masih sakit gitu" tanya Enju khawatir kalau Keisya akan jatuh lagi di dapur.


Karena Keisya sudah selesai mengerjakan tugas nya itu, Keisya pun memperbolehkan Enju tuk mengecek laptopnya.


"Tak apa sudah kamu cek sana laptop mu" jawab Keisya, lalu ia berdiri dan pergi ke dapur tuk mengembalikan peralatan makannya tadi. Sedangkan Enju mengambil laptopnya lalu mengecek dokumennya. Tak hanya mengembalikan nya, Keisya juga mencuci peralatan makan tadi. Setelah itu ia ke kamar mandi dan terakhir ia pergi kembali ke kamarnya. Ternyata Enju masih mengecek laptopnya itu dengan ekspresi yang kaget.


Karena Keisya sudah selesai mengerjakan tugas nya itu, Keisya pun memperbolehkan Enju tuk mengecek laptopnya.


"Tak apa sudah kamu cek sana laptop mu" jawab Keisya, lalu ia berdiri dan pergi ke dapur tuk mengembalikan peralatan makannya tadi. Sedangkan Enju mengambil laptopnya lalu mengecek dokumennya. Tak hanya mengembalikan nya, Keisya juga mencuci peralatan makan tadi. Setelah itu ia ke kamar mandi dan terakhir ia pergi kembali ke kamarnya. Ternyata Enju masih mengecek laptopnya itu dengan ekspresi yang kaget.


Keisya pun mendekati Enju dan bertanya kepadanya tentang apa yang telah terjadi.


"Kamu yang mengerjakan semua ini sayang? kamu gapapa kan?" tanya Enju.


"Iya aku yang mengerjakan nya, aku tak apa kok. Tapi sekarang sudah waktunya aku buat istirahat, maukah kamu menemani ku tidur di sini?" tanya Keisya.


"Tentu saja aku mau, sini" jawab Enju sambil memukul pelan kasur Keisya. Keisya pun segera duduk di samping Enju lalu berbaring, Enju juga ikut berbaring.


"Sayang.. Maaf ya selama ini aku sudah merepotkan kamu, baik soal kerjaan dan soal--" jawab Keisya terpotong kerena Enju tiba tiba menutup mulutnya.


Keisya yang awalnya menghadap langit, kini Keisya pun menghadap ke arah Enju. Tak di sangka Enju yang sambil menutup mulut Keisya itu, menatap Keisya dengan serius.


"Ada apa?" tanya Keisya panik.


"Sshhh sudah jangan di pikirkan soal itu, aku juga suka kamu mintai tolong secara tak langsung maupun langsung" jawab Enju.


"Tapikan aku--" balas Keisya terpotong lagi.


"Sudah ah, ayo tidur sudah malam" ucap Enju.


"Baiklah selamat malam, mimpi indah" jawab Keisya lalu membalikan badannya ke sisi lain.


"Kamu juga mimpi indah" balas Enju. Mereka berdua pun tidur dengan nyenyak.


...***************...


Keesokan harinya, mereka pun segera bangun lalu bersiap siap untuk pergi ke butik tuk membeli dress Keisya.


"Sayang sudah siap belum?" tanya Enju.


"Tunggu sebentar.." jawab Keisya.


"Cepat" balas Enju.


"Iyaa sudah nih" ucap Keisya datang ke Enju lalu mereka berdua pun naik ke mobil dan berangkat. Sesampainya di butik, Keisya lagi lagi di buat kaget oleh Enju. Keisya kaget karena butik itu terlihat sangat besar.


"Sayang ini butiknya?" tanya Keisya.


"Iyaa ini, ayo masuk" jawab Enju.


Mereka berdua pun masuk ke butik. Saat mereka masuk ke butik, para pelayan pun segera mengucapkan selamat datang tuk mereka. Setelah para pelayan itu mengucapkan selamat datang, mereka pun bubar kecuali beberapa pelayan yang akan menemani mereka tuk membawakan dress pilihan Keisya. Enju pun mengajak Keisya tuk ke lorong lorong butik yang berdinding dress.


"Sayang ayo" ucap Enju. Keisya pun mengikuti Enju kemana pun Enju pergi.


"Nah sekarang pilihlah dress sesukamu, bebas mau yang mana dan sebanyak apa pun pilihlah" ucap Enju ingin mengetahui pilihan calon istrinya itu. Karena Keisya belum pernah membeli dress jadi ia tak tau apa itu dress yang baik.


"Tapi aku tak begitu memahami banyak tentang dress" jawab Keisya.


"Ikut saja mereka, kan ku tunggu di sofa samping kasir" ucap Enju.


"Baiklah, jangan di tinggal" jawab Keisya.


"Iyaa selamat berbelanja" balas Enju. Mereka pun berpisah. Mereka berdua berpisah, Enju pergi ke sofa samping kasir untuk menunggu Keisya, dan sedangkan Keisya sedang memilih dress yang bagus. Tapi bukan Enju jika tak diam saja menunggu. Enju kali ini sudah membuat rencana untuk membuat Keisya terkejut.


Bagi yg punya uang lebih silahkan..


https://trakteer.id/lyaak/tip?.open\=true


Terimakasih..