
Selesai cuci muka ia langsung ke bawah kebetulan sekali bertemu dengan Enju.
"Loh Hiko?" tanya Keisya.
"Iyaa kenapa?" tanya Enju.
"Kamu tinggal di sini juga?" tanya Keisya
"Iya kebetulan di sini juga banyak karyawan lain bukan cuma kita saja" jawab enju.
"Oh begitu baiklah, oh iya bisa bantu aku memindahkan barang barang ku ke kamar?"
"Iya bisa niatku juga begitu tadi" ucap Enju.
Mereka pun memindahkan barang-barang Keisya dengan perlahan. Selesai memindahkan barang-barang Keisya, Keisya pun berterimakasih ke Enju/Hiko karena sudah membantu mengangkat yang berat berat.
Padahal masih pagi malah mengangkat yang berat maafkan Keisya ya enjuu. Selesai berterimakasih Keisya pun meminta Hiko/Enju untuk meminta imbalan ke Keisya sebagai gantinya. Selesai dari meminta imbalan mereka pun mandi lalu berangkat bersama sama.
"Hiko makasih ya sudah membantu ku" ucap Keisya berterimakasih.
"Iya sama sama" jawab Enju.
"Kamu mau apa?, sebagai gantinya--"
"Tidak mau apa apa" jawab cepat Enju.
"Ayo lah kamu sudah terlalu baik ke aku"
"Baiklah bagaimana kalau hari ini kita berangkat ke kantor bersama, makan siang bersama, dan pulang bersama?" tanya Enju.
"Tidak ada yang lebih susah?" tanya Keisya.
"Mungkin tidak" jawab Enju.
"Baiklah gampang itu, yasudah ayo mandi nanti ku tunggu di samping mobilmu"
"Iyaa ayo" jawab
Beberapa menit kemudian ternyata Enju/Hiko yang duluan menuju mobil, ia terlihat menyender di mobil miliknya sambil bermain hp. Itu membuat Keisya sangat terpesona, karena melihat Keisya bengong Enju pun menghampiri nya. Enju menanyakan apa yang terjadi dengan Keisya
"Keii ada apa?, kok bengong? nanti telat loh"
Mereka pun masuk mobil lalu berangkat menuju ke kantor.
...******...
Sesampainya di depan kantor Enju pun menyuruh masuk kei dahulu alasannya sih untuk memarkirkan mobilnya. Tapi bukan itu alasan nya, alasan yang asli adalah supaya saat Enju di sapa dengan sebutan big bos Keisya tak curiga.
"Kamu duluan saja kei, aku mau memarkirkan mobil ku" ucap Enju.
"Baiklah makasih ya Hiko" jawab keisya.
"Iya sampai bertemu nanti jam makan siang"
"Iyaa" jawab Keisya.
Keisya pun masuk ke kantor dan langsung menuju ke ruangannya. Tak lama kemudian si pemandu akhirnya datang untuk memandu Keisya bekerja.
Beberapa jam kemudian Keisya di suruh pemandu tersebut untuk mengantarkan beberapa berkas untuk ditandatangani oleh Enju sang big bos. Keisya pun mau ga mau harus mengantarkan nya. Saat tiba di depan ruangan nya ada 2 bodyguard yang menjaga ruangan Enju tersebut, aneh. Bodyguard di situ tentu tau siapa Keisya Efrinda.
"Ada perlu apa?" tanya salah satu Bodyguard.
"Saya ingin memberikan berkas ini untuk di tanda tangani" jawab keisya.
"Sebentar saya cek dulu big bos" ucap salah satu bodyguard.
"Baik" jawab Keisya.
Salah satu penjaga itu pun masuk dan memberitahu Enju kalau Keisya datang. Enju pun memperbolehkan.
"Big bos" ucap bodyguard yang masuk ke ruangan Enju untuk memberitahu sesuatu.
"Ada apa kau sampai masuk begini?" tanya Enju penasaran.
"Ada Keisya meminta tanda tangan di berkas"
"Suruh dia masuk" perintah Enju.
"Baik" jawab salah satu bodyguard yang masuk kedalam ruangan Enju.
Bodyguard itu pun keluar lalu memperbolehkan masuk Keisya. Keisya pun masuk dengan gugup karena ini pertama kali nya dia bertemu Emihiko Enju sang big bos. Setelah menyerahkan beberapa berkas tersebut Keisya pun di suruh untuk menunggu dan duduk di sebuah sofa yang berbeda di pojok. Keisya pun menurutinya, tapi Keisya sedikit curiga dengan suaranya. Enju menandatangani berkas tersebut sambil menghadap ke arah jendela karena tak mau wajah dan badan nya ketauan Keisya.