
Enju pun duduk di sebelah keisya yang tidur itu. Enju pun membatin "Sayang jangan sakit dong.." sambil menggenggam tangan keisya. Tak lama dari itu, keisya pun terbangun.
"Sayang? kenapa kamu ada di sini?" tanya keisya bingung.
"Kata bibi kamu habis jatuh. Ada yang sakit?. Ku panggilkan dokter ya" tanya Enju.
"Tak ada yang sakit sudah tak perlu dokter aku hanya sakit ringan" jawab keisya. Karena keisya hanya merasakan sakit biasa di tubuhnya jadi ia menolak untuk di panggil kan dokter oleh Enju.
Enju pun menyuruh keisya untuk istirahat lagi, Enju memiliki rencana untuk memanggilkan dokter di saat keisya tertidur. Tapi keisya tak mau tidur lagi karena dirinya lapar.
"Sayang sekarang tidurlah lagi" ucap Enju.
"Ga mau, aku mau makan" jawab keisya.
"Yasudah tunggu sebentar ya jangan berani bangun atau jalan jalan" ucap Enju.
"Iyaa, aku pinjam laptop mu" jawab keisya.
"Nih, inget ya.." balas Enju sambil menyerahkan laptop miliknya lalu pergi ke dapur untuk membuatkan makanan Keisya.
Enju berencana tuk membuat beberapa roti panggang yang di lapisi selai kesukaan keisya dan membuat susu tuk keisya. Setelah semua siap, Enju pun langsung menuju ke kamarnya lagi. Saat Enju menuju ke kamarnya, ia takut keisya bangun lalu jalan ke sana kemari, dan Karena itu Enju pun mempercepat jalan nya. Setelah sampai di kamar, Enju pun tenang karena keisya menurutinya tuk tak berjalan ke sana kemari, tapi Keisya terlihat sedang fokus mengerjakan sesuatu di laptopnya itu. Enju pun sengaja tak mengetuk pintu terlebih dahulu saat ia masuk.
Keisya pun kesal karena Enju tiba tiba datang tanpa mengetuk pintunya.
"Sayang, kamu lagi ngerjain apa?" tanya Enju.
Keisya kaget karena Enju tiba tiba masuk dan tak mengetuk pintunya. Keisya pun panik, tapi ia berusaha tenang supaya tak di marahi.
"Lagi coba tuk ngerjain tugas kamu" jawab Keisya sambil menutup laptop.
"Kenapa? Kan itu pekerjaan ku" tanya Enju.
"Sebentar aja kan?" tanya Keisya cemberut.
"Iya deh iya. Dah nih makan sayang, mau di suapin?" jawab dan tanya Enju.
"Ga usah aku bukan anak kecil" jawab Keisya merebut piring dari tangan Enju lalu ia memakannya perlahan sampai tiba tiba kepalanya merasa pusing.
Kepala Keisya kambuh lagi karena ia menghadap laptop dengan fokusnya. Enju pun meledek Keisya sambil menyuapinya perlahan-lahan.
"Duh" ucap Keisya sambil memegang kepalanya yang terasa nyeri.
"Tuhkan, sudah sini bayiku" ucap Enju lalu menyuapinya perlahan lahan. Keisya pun akhirnya menurutinya dengan membuka mulutnya dan mengunyah makanan itu. Keisya pun memakan nya dengan lahap sampai habis tak tersisa.
"Nih minum biar ga tersedak" ucap Enju sambil memberikan segelas susu lalu Keisya pun meminumnya sampai tak tersisa.
Setelah habis, Keisya pun memberikan gelas kembali ke Enju. Enju pun menerima gelas itu lalu langsung menuju kembali ke dapur. Sesampainya di dapur, Enju pun celingak celinguk tuk memastikan bahwa tak ada pembantu. Setelah itu Enju pun mengisi susu di gelas bekas Keisya tadi lalu meminumnya dengan cepat. Enju sengaja meminum dari bekas bibir Keisya. Setelah itu Enju pun mencuci piring itu, tiba tiba ada seorang pembantu yang mengejutkan dirinya.
"Tu-tuan apa yang tuan lakukan? biar saya saja yang mencucinya" ucap bibi. Enju pun merasa senang karena ia selesai mencuci gelas itu tanpa pengetahuan bibi.
Karena sudah selesai mencuci gelas itu, Enju pun dapat menjawab pertanyaan pembantu itu dengan tenang.
"Baik" ucap bibi lalu melanjutkan mencuci piring bekas Keisya makan. Sedangkan Enju kembali ke kamarnya sambil membawa beberapa buah yang di ambil dari kulkas untuk makanan penutup Keisya.
Saat Enju masuk ke kamarnya, Enju melihat Keisya yang masih mengerjakan sesuatu di laptopnya. Lagi lagi dirinya tak mengetuk pintunya dan membuat Keisya terkejut.
Setelah sampai di kamarnya, Enju pun memberikan buah itu ke Keisya.
"Nih sayang makan buah" ucap Enju sambil memberikan sepiring buah ke Keisya. Keisya pun menerima buah itu lalu memakannya.
"Makasih, nih" balas Keisya sambil memberikan sisa buah tadi.
"Iyaa sama sama. Oh iya habis ini langsung istirahat ya. Aku mau kembali ke kantor dulu masih banyak tugas ku." ucap Enju.
"Iyaa pasti kok, oh iya ku pinjam ya laptopnya biar ga bosen" balas Keisya beralasan.
"Iyaa ambil aja, besok ku beliin yang baru ya sekalian beli dress" ucap Enju.
"Ehh beneran?" tanya Keisya.
"Iya bener tapi sekarang istirahat yang banyak ya biar besok bisa berangkat" jawab Enju.
"Iya" balas Keisya lalu ia membaringkan tubuhnya dan memejamkan mata nya.
Setelah beberapa menit, akhirnya Keisya tertidur pulas dan ini saatnya Enju tuk kembali ke kantornya. Pekerjaan Enju masih banyak saat ini jadi ia tak bisa meninggalkan pekerjaan itu lagi seperti kemarin. Sebelum Enju berangkat Enju berkata "Sayang jangan sakit ya, nanti aku akan beri kamu semua nya. Jadi jangan sakit ya." ucap batin Enju. Setelah itu Enju pun beranjak pergi dari kamar lalu berangkat kembali ke kantor. Beberapa jam berlalu dan jam kantor pun sudah berakhir, kini semua karyawan pun kembali ke rumahnya masing masing termasuk Enju.
Sesampainya di rumah, Enju pun membersihkan badan nya sebelum menemui Keisya. Enju memutuskan untuk mandi di kamar mandi tamu. Karena kamar mandinya sendiri berada di kamar dan jika Enju mandi di sana, ia akan bertemu dengan Keisya. Enju takut jika Keisya akan kena virus yang di bawanya dari luar, karena itu Enju mandi di kamar mandi tamu. Setelah mandi Enju pun menuju ke kamarnya untuk memakai pakaiannya. Tak di sangka ternyata kamarnya kosong, ia pun segera memakai pakaiannya lalu mencari Keisya. Enju tak dapat menemukan nya setelah ia cari di dapur dan di ruang tamu. Enju pun memutuskan untuk mencari Keisya di kamarnya, ternyata benar saja jika Keisya sedang di sana.
Keisya saat itu sedang mengerjakan sesuatu lagi, saat Enju masuk ia pun segera menutup laptopnya itu. Sikap itu membuat Enju curiga.
"Apa yang kamu lihat sayang?" tanya Enju.
"Tidak ada" jawab Keisya.
"Lihat!" ucap Enju sambil mengambil paksa laptopnya. Enju pun kaget karena Keisya diam diam mengerjakan tugasnya.
"Sayang kenapa kamu mengerjakan semua ini? selesai semuanya lagi" tanya Enju.
"Maaf, aku ga mau merepotkan kamu" jawab Keisya merasa bersalah.
"Heii sayang, kan sudah ku bilang kalau kamu istirahat saja ya?" tanya Enju.
"Iyaa, tapi aku belum makan malam" jawab Keisya takut.
"Yasudah tunggu sebentar" ucap Enju sambil mengembalikan laptop, lalu beranjak keluar dari kamar.
Bagi yg punya uang lebih silahkan..
https://trakteer.id/lyaak/tip?.open\=true