My Big Boss Is My Husband

My Big Boss Is My Husband
Eps. 14 Steak termahal demi pujaan hatinya



Barra pun langsung keluar ruangan dan menyelesaikan nya dengan sangat cepat dan teliti. Syukurlah saat jam makan siang rumornya sudah mereda. Untung Keisya masih polos jadi tak terlalu khawatir kalau mereka menyerang Keisya dengan omongan yang pedas dari mulut mereka.


...*****...


Jam makan siang pun telah tiba. Enju/hiko pun datang ke ruangan Keisya untuk menjemput kei. Tapi Keisya masih sibuk menyelesaikan pekerjaannya. Tak di sadari oleh Keisya, Enju telah datang ke ruangan nya. Enju pun mengetuk pintu beberapa kali tapi tak di jawab oleh Keisya, Enju pun membuka pintu tersebut lalu masuk.


"Keii, kok ga di jawab?" tanya Enju sedih.


"Aa.. maaf sebentar" jawab Keisya.


"Ayo sudah waktunya makan siang"


"Iyaa sebentar ya, kamu duluan saja"


Karena Enju merasa di cuekin, Enju pun mendekati Keisya dan memeluk Keisya dari belakang.


Saat memeluk Keisya dari belakang Enju pun sambil melihat apa yang di kerjakan oleh Keisya. Tak di sangka tugas nya begitu banyak Enju pun merasa bersalah dan berkata di dalam hati "Duh maaf ya Keisya semenjak ada projek itu kamu jadi sibuk begini sampai melupakan jam makan siang"


Tak lama dari pelukan dari Enju Keisya pun kaget dan tersipu malu.


"Hiko? apa yang kamu lakukan?" tanya nya sambil tersipu malu.


"Tidak ada, lagian kamu sih ga menjawabku" cemberut Enju/Hiko.


"Oh maaf sepertinya aku terlalu fokus" lalu menghembuskan nafas lelahnya.


"Huh ya sudah ayo makan dulu nanti lanjutkan lagi" ajak Enju.


"Iyaa sudah aku mau bereskan ini dulu" sambil merapihkan beberapa berkas.


"Ga usah nanti saja" suruh Enju lalu menarik Keisya dari tempat duduknya.


"Tapi--" Keisya pun tertarik.


"Sudah ikut saja" tersenyum bahagianya


Mereka pun berangkat ke restoran steak yang sangat terkenal, terkenal rasa enak nya dan harga nya membuat author kejang kejang.


...*****...


Sesampainya di restoran. Di mobil mereka sedang berbincang mengenai restoran yang terkenal ini.


"Hiko, ini kan..." ucap Keisya ragu.


"Ada apa?" tanya Enju.


"Ini restoran yang terkenal mahal kan"


"Tidak, hanya terkenal rasa enak nya kok"


"Ga mungkin aku salah lihat berita kan"


"Iya deh iyaa terkenal mahal nya tapi sepadan kok sama rasa nya" ucap Enju.


"Jangan di sini ya?, aku ga bisa bayar nya nanti" tanya Keisya takut.


"Heii Keiisyaa kan sudah ku bilang, asal kamu ikut aku akan bayar semua nyaa" Enju sambil memegang wajah Keisya dan mendekatkan ke wajah nya.


"Aa... iya tapi lepaskan aku" malu nya Keisya.


"Oh maaf" Enju pun melepaskan tangan nya.


"Baiklah ayo masuk, aku sudah pesan meja"


"Iyaa ayo"


Mereka pun masuk ke restoran.


Di restoran Enju pun jadi sorotan pelanggan yang sedang makan di sana. Lalu mereka pun bertanya tanya sambil berbisik bisik, siapa yang di samping Enju tersebut padahal ia belum menikah dan mempunyai anak. Enju pun tak memperdulikan mereka dan memerintahkan pelayan di sana untuk memberhentikan mereka supaya tak ada yang membuat rumor yang tidak tidak. Tak lama dari Enju memerintah pelayan itu, pelayan tersebut langsung melaksanakan perintah itu. Lalu Enju pun memesan steak termahal di sana. Semua rela di lakukan oleh Enju demi Keisya sang pujaan hatinya. Saat sudah memesan Keisya pun iseng memeriksa harga daging itu, betapa kagetnya ia melihat harga steak tersebut. 15 menit kemudian steak tersebut pun datang.