My Big Boss Is My Husband

My Big Boss Is My Husband
Eps. 56 keisya di ganggu pria nakal



Karena para karyawan masih di luar karena masih waktu makan siang jadi aman aman saja untuk masuk bersama.


"Ya sudah ayo masuk bersama" ajak Enju.


"Yey ayoo" jawab Keisya senang.


"Iyaa, aku ganti jas dulu ya" ucap Enju.


"Kenapa memang?" tanya Keisya.


"Sudah basah kena keringat" jawab Enju.


"Yasudah aku tunggu di luar" ucap Keisya.


"Iyaa" jawab Enju.


Keisya pun keluar mobil dan Enju mengganti jasnya di dalam. Selesai mengganti jas, Enju pun keluar dari mobil lalu mengajak Keisya untuk masuk ke kantor.


Sesampainya di kantor, sesuai dugaan Enju, para karyawan masih belum kembali. Syukurlah deh. Keisya dan Enju pun berpisah karena ruangan nya berbeda arah.


"Kita berpisah disini ya" ucap Enju.


"Iyaa" jawab Keisya.


"Oh iya nanti kalau pulang mau ke suatu tempat?" tanya Enju mengajak.


"Mau kemana?" tanya Keisya.


"Tempat nya rahasia, yang penting ikut atau tidak?" jawab dan tanya Enju.


"Ikut, pasti ikut" jawab Keisya senang.


"Yasudah sampai bertemu di lobby" ucap Enju


"Iyaa selamat bekerja" jawab Keisya.


"Kamu juga" ucap Enju.


Mereka pun masuk ke ruangan mereka masing masing dan bekerja sendiri-sendiri.


Setelah beberapa jam bekerja Keisya terlihat kebingungan dengan tugasnya di ruangan nya. Karena *****Retina***** sudah tak membimbing Keisya lagi, jadi Keisya tak bisa menanyakan soal kerjaan ke dia. Keisya pun bingung harus bagaimana, sedangkan deadline nya hari ini. Keisya pun memutuskan untuk menghubungi Enju untuk menanyakan tugasnya yang membuat Keisya kesulitan.


"Halo sayang ada apa?" tanya Enju.


"Aku pengen menanyakan soal kerjaan ke kamu boleh?" jawab dan tanya Keisya.


"Boleh, kamu datang saja ke ruangan ku" jawab Enju Karena Enju lumayan pintar jadi Enju menyuruh Keisya untuk ke ruangan salah satu bawahan nya untuk mengelabui keisya.


Keisya masih belum boleh tau jika Hiko adalah Enju sebenarnya, jadi Enju masih menyembunyikan nya. Enju akan memberitahu Keisya ketika sudah dekat dengan acara tunangan yang sedang di siapkan oleh sang ayah.


"Di mana ruangan mu?" tanya Keisya.


"Di lantai 4 ruangannya pojok sendiri" jawab Enju memberitahu kan ruangan bawahannya.


"Baiklah aku akan ke sana" ucap Keisya.


Keisya pun ke ruangan Enju sambil membawa laptop kantor dan beberapa berkas yang akan di tanyakan ke Enju.


Enju pun menghubungi Keisya terus menerus dan tak ada jawaban. Enju pun khawatir dan panik, ia pun berlari menuju ke lift. Sesampainya di lift ia memencet terus menerus lift untuk ke atas. Tapi lift tersebut tak kunjung datang, Enju pun semakin panik. Untung saja ada ruangan CCTV di setiap lantai jadi ia menuju ke ruangan itu untuk mengecek kemana Keisya pergi. Ternyata Keisya sedang di dalam lift dengan seorang pria yang terkenal kenakalan nya di kantor.


Enju pun menghubungi pria itu, untung saja dia menyimpan data nomor telepon semua karyawan di kantornya jadi ia bisa menghubungi pria itu.


Ponsel pria itu tiba-tiba berdering saat pria itu hendak mencium Keisya.


"Haduh siapa lagi ini" ucap kesal pria itu.


Pria itu pun mengangkat telepon dari Enju.


"Halo ada--" tanya pria itu yang terpotong.


"Kau jangan sentuh dia!" ucap potong Enju.


"Big bos?" tanya pria itu tak percaya bahwa yang menganggu dia adalah big bosnya sendiri.


Enju pun kesal dan jengkel karena nama baiknya bisa tercoreng jika ada karyawan yang seperti itu di biarkan.


"Keluar kau dari lift segera dan jangan sampai kau menyentuh sedikitpun dia!" perintah Enju.


"Ba-baik di lantai bawah" jawab pria itu


Pria itu pun menuju ke lantai paling bawah untuk mengeluarkan Keisya. Sesampainya di lantai bawah mereka pun keluar dari lift tersebut. Saat melihat mereka berdua turun dari lift, para karyawan pun bergosip dengan teman sebelah mereka.


"Ada apa dengan mereka?" tanya karyawan 1 dengan karyawan lainnya.


"Entah, lihat tuh rambut wanita itu" jawab salah satu karyawan menyadari rambut Keisya yang berantakan.


Mereka bergosip karena rambut Keisya terlihat berantakan dan mereka canggung.


"Itu bukan nya wanita yang mendatangi big bos waktu itu?" tanya salah satu karyawan yang pernah menjaga meja resepsionis.


"Iya kah?" tanya karyawan lain.


"Iyaa mereka (Enju dan Keisya) terlihat akrab" jawab karyawan yang pernah menjaga meja resepsionis saat Keisya menghampiri Enju.


Mereka pun mulai ramai berbisik 1 sama lain setelah usai menyebut nama Enju


"Lalu siapa pria itu?" tanya karyawan lain. Disisi lain saat Enju selesai menghubungi pria, Enju pun menuju ke bawah dengan menaiki lift. Sesampainya di bawah Enju pun memarahi pria itu sampai ingin memecatnya.


Tapi karena Enju tak ingin keisya mendengar keributan nya, jadi Enju menyuruh Keisya untuk naik dahulu ke atas.


"Keii kamu naik dulu ke atas ya biar aku tangani" perintah Enju.


"Ba-baiklah" jawab keisya takut.


Keisya pun menaiki lift untuk menuju ke atas dnegan ketakutan. Setelah pintu lift tertutup Enju langsung memarahi karyawan tersebut. Enju tak ingin kalau Enju ketauan bahwa dirinya adalah big bos di kantornya.


"2 jam sebelum pulang ke ruangan ku" perintah Enju. Jika Enju memarahinya dan memecatnya di lobby rasanya tak enak di lihat karyawan lain jadi Enju menyuruh pria itu untuk datang ke ruangannya.


Enju memerintah pria itu datang ke ruangannya dengan tujuan memecat pria tersebut supaya tak ada korban lagi.


"Baik" jawab pria itu takut di pecat.


Enju pun menyusul Keisya ke ruangan yang sudah di siapkan. Sesampainya di ruangan tersebut, Enju melihat Keisya yang sedang meringkuk ketakutan di sofa dekat pintu. Enju pun ingin segera menenangkan Keisya dengan cara memeluknya. Tapi Keisya malah semakin ketakutan karena Enju tiba tiba masuk lalu memeluk dirinya. Enju pun membisikkan sesuatu supaya membuat Keisya lebih tenang.