My Big Boss Is My Husband

My Big Boss Is My Husband
Eps. 65 Bertemu dengan pak direktur dan rencana diner.



Sesampainya di ruangan direktur, seperti biasa ada penjaga di depan pintu masuk.


"Permisi pak, saya ingin meminta tanda tangan pak direktur" ucap keisya.


"Maaf orangnya sedang tidak bisa di ganggu" jawab salah satu penjaga tersebut.


"Beliau kenapa?" tanya keisya.


"Beliau sedang meeting dengan big bos" jawab salah satu penjaga.


"Baiklah kalau begitu saya permisi" ucap keisya. Keisya pun pergi dan menuju kembali ke ruangan nya.


Sesampainya di ruangannya, keisya kembali bekerja seperti biasa. Selang beberapa jam tiba tiba keisya mendapatkan pesan dari kontak yang tak dikenal, yang berisi "Ada perlu apa kamu ke ruangan saya?". Keisya pun segera menjawab pesan tersebut "Saya hanya ingin meminta tanda tangan anda" jawab keisya. Tiba tiba ia di telpon oleh kontak itu keisya pun langsung menjawabnya.


"Halo selamat pagi" ucap keisya.


"Pagi, silahkan keruangan saya sekarang dan secepatnya" perintah seseorang.


"Baik" balas keisya.


Ternyata orang tersebut adalah nomor kantor direktur yang ada di kantor Enju. Jadi nomor pribadi sama nomor keperluan kantor berbeda ya supaya tak menganggu.


Setelah menerima perintah tersebut, ia langsung menuju kembali ke ruangan direktur. Sesampainya di ruangan tersebut, ia langsung di buka kan pintu oleh penjaga yang berada di depan pintu.


"Silahkan pak direktur sudah menunggu anda" ucap salah satu penjaga pintu.


"Baik terimakasih" jawab keisya.


Keisya pun langsung masuk setelah di bukakan oleh salah satu penjaga pintu tersebut. Saat masuk, keisya melihat Enju yang sedang duduk santai di samping seseorang. Karena keisya baru masuk kerja dan belum mengenal atasannya jadi ia bingung seseorang itu siapa.


Untung saja seseorang itu meminta berkas yang di bawa oleh keisya.


"Sini berkasnya" perintah seseorang itu.


keisya pun segera menyerahkan beberapa berkas. Setelah menerima beberapa berkas, seseorang itu langsung menanda tanganinya.


"Anu.. bu maaf anda.."


"Oh Enju belum memperkenalkan ku?, kau ni gimana si" tanya seseorang tersebut lalu menyenggol Enju dengan lengan nya.


"Ya maaf" jawab Enju.


"Huh.. perkenalkan saya adalah direktur disini, oh iya gara gara kamu sakit waktu itu aku jadi mengurus pekerjaan Enju loh" ucap seseorang itu. Ternyata seseorang itu adalah direktur di perusahaan Enju.


Selesai di tanda tangani oleh direktur itu, keisya pun permisi untuk keluar dari ruangan direktur. Tapi beliau menahan Keisya untuk tak pergi dari ruangannya.


"Maaf dan saya permisi dahulu" ucap keisya.


"Jangan dulu dong sini kita ngobrol dulu disini sama pacarmu" jawab pak direktur.


"Ehh.." ucap keisya kaget.


"Tenang, Enju sudah memberitahuku" jawab pak direktur santai.


"Sayang?" tanya Keisya.


"Iyaa benar jadi tenang saja, beliau juga akan ikut menjagamu" jawab Enju.


"Baiklah jadi saya harus ngapain sekarang?" tanya keisya bingung. Karena direktur tersebut adalah saudara Enju, jadi mereka sama sama iseng.


Orang yang kepikiran buat iseng ke keisya adalah Enju sendiri. Enju mempunyai ide iseng yaitu dengan meninggalkan keisya berduaan bersama pak direktur.


"Sayang aku ke kamar mandi dulu ya, kamu sama pak direktur dulu" ucap Enju.


"Tapi.." jawab Keisya.


"Sudah tak apa sini duduk di samping ku" ucap pak direktur. Keisya pun duduk di samping pak direktur tersebut sedangkan Enju keluar dari ruangan. Tiba tiba pak direktur tersebut memimpin pembicaraan.


"Keisya?" tanya pak direktur.


"Iyaa pak?" jawab keisya.


"Kau tak ingat aku yang meinterview kamu saat kamu pertama kali masuk ke kantor ini" tanya pak direktur.


"Oh itu jadi bapak?" tanya keisya.


"Iyaa itu saya" jawab pak direktur.


Setelah pak direktur tersebut menjawab, suasana pun langsung canggung.


"Apa yang terjadi?" tanya Enju pura pura.


"Sayang ke ruangan ku ya nanti" jawab keisya.


"Kenapa?" tanya Enju bingung.


"Saya permisi dahulu" ucap keisya mengalihkan topik. Keisya pun keluar dari ruangan pak direktur.


"Yah keluar.. lu di kaga nahan dia" ucap Enju.


"Yakan lu yang lama ngapain aja si?" jawab dan tanya pak direktur.


"Ya maaf tadi pup bentar" jawab Enju.


"Mana ada pup bentar doang" balas pak direktur kesal.


"Ya maap.., dah gw mau ke ruangannya dulu" ucap Enju.


Enju pun keluar dari ruangan tersebut lalu menuju ke ruangan Keisya.


Sesampainya di ruangannya keisya. Keisya pun menanyakan soal tadi, kenapa dia di tinggalkan sendirian berduaan di ruangan pak direktur itu. *toktok*


"Masuk" jawab cepat keisya.


Enju pun masuk.


"Ada apa?" tanya Enju.


"Kemana aja tadi?, kenapa aku ditinggalkan sendiri di ruangan itu?, serem.." jawab dan tanya keisya gemetar. Setelah Enju tau bahwa keisya gemetar jadi dia pun langsung mendekati nya lalu memeluk keisya.


"Maaf ya sayang, tadi aku pup bentar mangkanya lama.." jawab Enju. Keisya pun berdehem saja lalu melanjutkan bekerja.


Karena keisya hanya diam saja setelah berdehem, ia pun di bujuk Enju. Enju membujuk keisya untuk ke taman untuk diner.


Untung saja keisya mau.


"Keisya sayangku, gimana kalau nanti kita diner di taman?, mau ga?" tanya Enju.


"Ya" jawab keisya cepat.


Setelah keisya setuju dengan bujukan Enju, Enju pun segera memberitahukan kepada pak direktur untuk melaksanakan semua rencana.


Malam pun tiba para karyawan yang kerja di kantor Enju sudah pulang semuanya. Termaksud Keisya, Enju, dan pak direktur. Selesai bersiap siap untuk diner, keisya dan Enju pun berangkat ke lokasi. Saat di mobil yang sedang berjalan menuju lokasi..


"Oh iya bagus ga gaun nya?" tanya Enju.


"Bagus, aku suka nyaman juga" jawab keisya.


"Ka-kamu cocok pake gaun itu.." ucap Enju.


"Makasi, kamu juga, oh iya jangan kasih gaun lagi ya?" ucap dan tanya keisya.


"Kenapa?" tanya Enju.


"Nanti uang mu habis" jawab keisya.


"Gak kok asal buat kamu senang" ucap Enju.


"Baiklah ayo" balas keisya.


Mereka pun menikmati perjalanan dengan memutar lagu sambil menikmati pemandangan malam.


Saat hendak sampai di lokasi tiba tiba Enju menggombal ke keisya. Keisya pun bahagia dan tersipu malu karena dirinya pertama kali di kasih kata kata seperti itu.


"Sayang, coba lihat deh langitnya" ucap Enju.


"Kenapa langitnya? ada masalah?" tanya keisya panik takut sesuatu.


"Tak ada masalah kok, coba perhatikan baik baik langitnya" jawab Enju.


"Baiklah akan ku perhatikan" balas keisya.


Keisya pun menatapi langit dengan sangat serius, karena kata kata Enju yang memerintah keisya untuk memperhatikan langit dengan baik baik.


"Langitnya indah ya?, dan cantik seperti kamu" ucap Enju tiba tiba.


"I-iyaa cantik sekali" jawab keisya. Keisya dan Enju pun tersipu malu dan suasana menjadi hening dan sepi.