
Enju pun menghampiri Keisya supaya tidak mencarinya seperti anak hilang.
"Keii sudah?" sambil menaruh beberapa minuman ke troli yang di bawa Keisya
"Iya sudah, habis ini ke mana?" menatap polos enju
"Disini dulu saja, ambil minuman yang kamu suka." suruh enju
"Baiklah, kamu tadi ambil apa saja?" penasaran Keisya minuman favorit hiko apa
"Biasa kopi dan bir" ternya kopi dan bir ya.
Keisya pun mengambil beberapa minuman favorit nya yang tak lain adalah susu dan jus. Lalu Keisya pun menanyakan ke Enju/Hiko habis ini mau kemana.
"Hiko habis ini mau kemana?" tanya Keisya.
"Ke lorong jajan lalu ke lorong mie instan"
"Baiklah" ucap Keisya.
Keisya pun mengikuti kemana Enju pergi.
Beberapa jam kemudian mereka pun sudah selesai belanja kebutuhan Keisya. Jam mall hampir tutup pun tiba Enju sedikit kecewa karena jam mall buka pun sudah habis.
Mereka pun naik ke mobil Enju untuk pulang ke apartemen Keisya. Untungnya Enju tanya rumah barunya di mana dengan alasan rumor yang beredar. Di dalam mobil Keisya tak sengaja melihat wajah Enju yang terlihat kecewa. Keisya pun menanyakan apa yang terjadi.
"Hiko?, ada apa kamu seperti nya kok terlihat kecewa gitu?" tanya Keisya.
"Oh benarkah?, tak terjadi apa-apa kok kei"
"Iya terlihat sekali, tapi bagus deh ga ada apa apa" Keisya mulai menguap.
"Oh iya makasih ya sudah menemani ku tadi"
"Iya sama sama makasih juga sudah mentraktir aku" lalu Keisya tertidur.
"Iya sama sama, oh iya--" tiba tiba Enju berhenti berbicara ketika melihat Keisya tidur.
Tak di sangka Keisya ternyata tertidur dengan pulas. Enju pun mengendarai mobil dengan sangat pelan supaya tidak membangunkan Keisya. 15 menit kemudian sampailah di apartemen Keisya yang di tinggalin sekarang. Enju pun membangunkan Keisya dengan sangat lembut, tak lama kemudian Keisya bangun. Enju menyuruh Keisya untuk langsung saja ke kamar nya biar barang barang nya di mobil dahulu. Besok saja di ambil, biar Keisya istirahat dulu.
"Hmm iyaa" ia mengucek mata
"Dah sampai kamu langsung tidur aja, besok saja barang barang nya kamu ambil"
"Kenapa?" penasaran dia kenapa tak boleh
"Kamu istirahat saja, jangan lupa kunci pintunya" suruh Enju
"Lalu ambil barangnya di mana?" penasaran
"Mobilnya di sini kok" jawab enju
"Yasudah, selamat malam dan makasih" membuka pintu mobil untuk dia keluar lalu menutup kembali *brak*
"Iyaa" senyum nya
Keisya pun segera masuk ke apartemen nya lalu tidur dengan lelap, untungnya dia mengunci pintu.
Enju pun segera turun dari mobil lalu ikut Keisya ke gedung yang sama. Kenapa? karena enju juga tinggal di sana tapi sayang sekali kamarnya sangat jauh dengan Keisya. Keesokan harinya Keisya pun terbangun dengan segar.
"Hoamm nyenyak nyaa, oh iya barang ku"
Keisya pun langsung beranjak dari kasur untuk menuju ke kamar mandi untuk mencuci muka. Selesai cuci muka ia langsung ke bawah kebetulan sekali bertemu dengan Enju.
"Loh Hiko?" tanya keisya.
"Iyaa kenapa?" tanya Enju.
"Kamu tinggal di sini juga?" tanya Keisya.
"Iya kebetulan di sini juga banyak karyawan lain bukan cuma kita saja" jawab Enju.
"Oh begitu baiklah, oh iya bisa bantu aku memindahkan barang barang ku ke kamar?"
"Iya bisa niatku juga begitu tadi" jawab Enju.
Mereka pun memindahkan barang-barang Keisya dengan perlahan.