
Fina pun menanyakan kondisi Keisya supaya tak hening. Fina pun iseng mengalahkan Nana karena Nana tak becus menemani nya.
"Keii, bagaimana kondisi mu?" tanya fina
"Masih lemas tapi gapapa kok" jawab keisya
"Nih pasti gara gara kak Nana kan?" tanya fina
"Kenapa jadi aku?" tanya nana kesal.
Karena mereka berdua adalah adik kakak kandung dan Fina pun sering iseng ke kakak nya dari mereka kecil.
"Haha lagian kakak kan yang menemani Keisya jadi sepertinya kakak ga becus menemani nya" iseng Fina menyalahkan nana
"Ee.. enga kok bukan salah nana aku aja yang teledor" jawab Keisya takut mereka berantem
"Finaa kamu ini!.." jawab Nana kesal
"Hahaha" ketawa Fina terbahak-bahak.
Mereka pun tertawa terbahak-bahak.
Mereka pun bercanda tawa sampai larut malam. Nana pun iseng balik ke fina, ia mengusir Fina dengan alasan menganggu. Fina pun akhirnya pulang.
"Eh dah malem ni kau ga pulang?" tanya Nana seolah mengusir adiknya
"Oh ngusir nih...?" tanya fina
"Tentu saja haha" jawab Nana sombong
"Baiklah aku akan pulang" jawab Fina
"Ehh? kenapa?, gara gara nana?" tanya Keisya panik karena Nana seolah mengusir fina
"Engga kok, sudah jam 10 juga lagian" jawab Fina.
"Yahh yasudah deh" jawab Keisya sedih
"E? yakin?" tanya Nana curiga
"Iyaa lah ngapain baper sama kakak" jawab fina bete
"Yasudah sana suh suh" ucap Nana mengusir seolah mengusir hewan
"Kakk!!" ucap Fina nada keras
"Hahaha sudah hati hati di jalan jaga rumah ya awas kalau kemalingan" perintah nana
"Iyaaa iyaaa cerewet!!" ucap Fina nada tinggi
Fina pun akhirnya keluar kamar Keisya.
Karena Keisya khawatir dengan Fina akhirnya Keisya menanyakan apa yakin Nana tak mengantar nya?, karena Nana juga sebagai kakak harus nya menjaga adiknya.
"Na kamu tak mengantar nya?" tanya Keisya penasaran dan khawatir.
"Tak usah dia sudah besar juga" jawab Nana santai supaya tak khawatir.
"Iya sih tapi kan kamu Kakak nya, biasanya kakak kan menjaga adiknya kalau ada apa apa gimana?" tanya Keisya
"Sudah tak apa, rumah nya deket kok dari sini"
"Yasudah deh aku mau tidur dulu, kamu juga"
"Iyaa dah selamat malam" ucap keisya
"Selamat malam juga" balas nana
Keisya pun tertidur sebelum Nana membalas selamat malam juga. Setelah beberapa menit Nana pun ikut tidur juga.
Keesokan harinya Keisya pun bangun tapi nana belum bangun karena Keisya ingin melihat langit dan matahari yang indah. Karena jendela nya belum di buka Keisya pun turun dari ranjang dan melangkah beberapa langkah ke jendela yang tertutup kain. Keisya pun bengong "Wah langitnya indah.., Perasaan apa ini?, Apa aku mencintai nya?, kenapa aku terus memikirkan nya?" Batin nya sambil memandangi langit. Pertanyaan itu tak ada yang menjawabnya karena tak ada seseorang yang mendengarnya. Selesai melihat lihat luar rumah sakit ia pun ingin kembali ke ranjang rumah sakit. Keisya pun memandangi ruangan itu, tak sengaja lihat Nana yang sedang tertidur di sofa. Keisya pun memutuskan tak kembali dahulu, ia memutuskan untuk kembali ke jendela lagi untuk bengong sebelum matahari nya terik. Keisya bengong sambil memikirkan..