My Big Boss Is My Husband

My Big Boss Is My Husband
Eps. 8 Belanja bulanan?



Dulu enju pernah mempunyai teman laki laki semasa kecil nya yang selalu ada di kala senang dan sedihnya Enju, selalu bersama nya dan mengikuti Enju kemana ia pergi. Namun di suatu hari di restoran kecil mereka sedang makan setelah tak dapat makanan selama 1 hari karena hukuman dari tetangga nya karena sudah jail untuk tak makan seharian. Karena teman Enju tersebut sangat lapar dia pun menyantap makanan tersebut dengan sangat lahap sampai sampai tersedak lalu teman Enju tersebut tak sadarkan diri. Setelah di cek para orang tua ternyata teman Enju tersebut sudah meninggal akibat tersedak makanan.


Setelah itu Enju sangat trauma maka dari itu ia begitu panik melihat keisya tersedak. Setelah meminum air yang di berikan Enju atau yang di kenal keisya dengan Hiko, keisya pun melihat wajah hiko/ Enju yang kelihatan nya sangat panik, lalu ia pun menanyakan ada apa sebenarnya sampai Enju/hiko panik.


"Kenapa hiko?, kamu terlihat panik" tanya kei


"Tidak apa apa, lain kali kalau makan pelan pelan ya nanti tersedak lagi" paniknya Enju


"Iyaa makasih maaf ya kalau buat anda panik"


"Anda?, panggil saja kamu jangan panggil anda aku tak nyaman" minta Enju


"Iyaa maaf sudah membuat kamu panik" ucap menyesal nya keisya.


Setelah itu Enju pun mengelap bibirnya keisya dengan tisu. Sungguh romantis nya mereka sampai menarik perhatian.


"Se-sebaiknya kita harus cepat kembali ke kantor, saya malu" ajak keisya


"Haha baiklah cepat habiskan makanan mu"


"Baik kamu juga" jawab Keisya.


Mereka pun menghabiskan makanan mereka lalu setelah selesai, mereka langsung kembali ke kantor. Sesampainya di kantor keisya pun kembali ke ruangan nya tapi Enju mengikuti nya. Sesampainya di ruangan keisya, keisya baru menyadari kalau Enju/ hiko sedang mengikuti nya.


Keisya pun bertanya kepada Enju/ hiko apa yang membuat dia mengikutinya.


"Ada apa hiko?" tanya Keisya.


"Aku mau menanyakan sesuatu" jawab Enju.


"Silahkan" ucap Keisya.


"Apa kau mau belanja bulanan bersama ku?" tanya Enju.


"Maaf tapi saya tak punya uang untuk belanja keperluan saya selama 1 bulan" jawab Keisya.


"Huh sudah ku bilang kan, jangan terlalu formal" perintah Enju.


"I-iyaaa maaf" jawab Keisya.


"Yang penting mau atau tidak?" tanya Enju.


"Mau, kapan?" jawab dan tanya Keisya.


"Baiklah saya tunggu di luar" ucap Keisya.


"Tunggu di sini saja" perintah Enju.


"Baiklah" jawab Keisya.


Selesai berbicara sampai keisya mengiyakan kalau mau belanja bulanan bersama. Lalu Enju pun kembali keruangan nya tuk bekerja. Setelah beberapa jam kemudian sampai tiba saatnya untuk belanja bulanan bersama Enju. Tak lama kemudian*toktok* suara ketukan pintu dari Enju. Keisya pun membuka pintu tersebut lalu langsung berangkat.


"Tunggu" ucap Keisya


"Sudah siap?" tanya Enju.


"Sudah" jawab Keisya.


"Ayo berangkat" ajak senang nya Enju.


"Iyaa" jawab keisya.


Mereka pun berangkat ke mall.


...*****...


Sesampainya di mall mereka pun menuju ke supermarket. Tapi tiba tiba perut Keisya berbunyi dan Enju pun tertawa kecil. Keisya sangat malu lalu Enju tak pakai lama mengajak Keisya untuk makan sesuatu dahulu tuk menambah energi.


*kruyukk* suara perut Keisya


"Pftt--" ketawa kecil nya Enju


"emm.. maaf" tahan malu nya keisya


"Kamu lapar? ayo makan sesuatu dulu ya?"


"Tapi--" tertarik oleh enju


"Sudah ikut saja" Enju menarik keisya


"I-iyaa" bahagia nya Keisya.


Mereka pun makan daging all you can eat. Tentu saja Keisya bahagia ketika makan banyak dan di traktir jarang jarang pula.