My Big Boss Is My Husband

My Big Boss Is My Husband
Eps. 26 Kangen Enju.



Sesampainya di hotel Enju pun langsung bersih bersih lalu menghubungi Nana.


"Halo"


"Iya halo big bos, tumben kenapa?"


"Bagaimana rencanamu yang melibatkan bawahan ku?"


"Sudah lancar semua, sesuai dugaan pasti Nana akan di bunuh, tapi..."


"Tapi apa?"


"Tapi Keisya berhubungan dengan mafianya Ryu jin"


"Hah apa? bagaimana bisa?" kaget enju


"Lebih tepatnya karena orang tuanya"


"Lalu bagaimana informasi tentang orang


tuanya?" tanya enju


"Fina masih berusaha, sabarlah" jawab Nana.


Enju pun menghembuskan nafas pianjang karena lelahnya yang menumpuk dan tak sabar nya kembali tuk menemui Keisya.


Saat sedang asik memberikan informasi tiba tiba Keisya mengetuk pintu lalu membukanya.


Karena Keisya belum makan siang ia pun memutuskan tuk mengajak Nana makan siang bersama, itupun karena perintah Enju/Hiko tadi.


"Huh baiklah lalu ada informasi lagi?"


"Ada, kata Ryu jin orang tua Keisya sama sekali tidak membayar hutang nya"


Tiba tiba Keisya masuk ke ruangan Nana.


"Ee... maaf na.." ucap Keisya sambil membuka setengah pintu


"Ada apa kei?" tanya Nana


"Ayo makan siang aku belum makan siang"


"Baiklah, sudah dulu ya nanti lagi"


"Kamu sedang teleponan dengan siapa?"


"Teman, dia sedang sakit hati jadi dia curhat ke aku dan aku pun memberi saran untuk nya" alasannya Nana


"Wah pengalaman nana banyak ya" kagumnya


"Tidak juga, sudah ayo" jawab Nana malu


"Iyaa" jawab Keisya


Karena Keisya sudah berhasil menyelamatkan dirinya sendiri Nana pun memutuskan untuk memenuhi permintaan Keisya mau makan di mana. Keisya mau makan di restoran yang di kunjungi oleh dia dan Hiko/Enju.


"Keii mau makan di mana?" tanya nana


"Terserah aku ikut aja" jawab Keisya sambil bersandar lelah di kaca.


"Ya jangan dong, kamu kan yang ngajak dan biar aku yang traktir" jawab Nana dengan alasan mengajak


"Iya sih, yasudah bagaimana kalau ke restoran steak terkenal itu" jawab Keisya yang tiba tiba kepikiran Hiko/Enju


"Dimana?" tanya penasaran Nana


"Aku lupa di mana, intinya dia terkenal dan termahal" jawab Keisya yang pelupa


"Baiklah, oh iya memang ada apa kamu tiba tiba mau ke sana?" tanya penasaran nana


"Mungkin karena aku kangen aja" jawab Keisya dengan tiba tiba galaunya


"Kangen siapa?" tanya pura pura Nana


"Hiko tentu saja" jawab santai keisya


"Oh baiklah, semoga dia cepat kembali ya" jawab pura pura kasihan Nana


"Iyaa makasih" jawab Keisya


Mereka pun menuju ke restoran itu.


Sesampainya di restoran Keisya tiba tiba sedih karena restoran itu ada kenangan nya Keisya dan Enju bermesraan. Saat turun dari mobil Nana pun menyadari wajah Keisya yang tampak lesu karena sedihnya.


"Keii kamu kenapa?" tanya Nana sambil memegang wajah Keisya takut ia demam


"Tidak apa apa" jawab keisya dengan lemas


"Yakin?" tanya tak percaya Nana


"Iyaa sudah ayo masuk" ajak Keisya


"Iyaa"


Mereka pun masuk ke restoran tersebut. Saat di restoran ia terlihat makin pucat dan itu membuat khawatir Nana. Karena Nana khawatir sekali takut Keisya kenapa Napa ia pun memutuskan tuk mengantar Keisya ke apartemen nya saja. Untung saja Keisya mau jadi Nana tak perlu menyeret Keisya yang pucat itu.


"Keii ayo pulang saja ya kamu terlihat pucat"


"Ga usah, kita sudah jauh jauh ke sini"


"Ayo lah"


"Yasudah iya"


Mereka pun menuju ke apartemen Keisya menggunakan mobil.