
Selesai menata barang barang keisya mereka pun langsung pulang dengan buru buru supaya tidak timbul pertanyaan dari keisya siapa yang menyuruh mereka.
"Baiklah kami pamit dulu sebelum hujan" ujar salah satu dari mereka
"Iyaa terimakasih ya semua nya"
"Iyaa sama sama" jawab serentak mereka.
Setelah mereka semua pergi Keisya pun mengecek semua barang barang nya apa ada yang tertinggal atau tidak. Setelah mengecek semua nya hasil nya tidak ada yang tertinggal. Keisya pun langsung kembali ke kantor sebelum jam makan siang karena dia juga ada janji dengan salah satu karyawan yang telah mengantarkan ia pulang kemarin.
...*****...
Sesampainya di kantor keisya pun langsung ke ruangan sang pembimbing untuk di mintai bimbingan lagi hari ini. Keisya dan pembimbing pun mengerjakan sesuatu seperti biasa sampai jam makan siang. Sang pembimbing pun memutuskan untuk kembali ke ruangan nya untuk makan bekal nya. Setelah ia pergi dari ruangan keisya, keisya pun langsung menunggu di depan kantor untuk menunggu Enju menemuinya. Disini keisya belum tau siapa Enju sebenarnya. Setelah menunggu 5 menit akhirnya Enju pun langsung menarik keisya dengan buru buru untuk masuk ke dalam mobil. Seperti biasa supaya tidak ada skandal yang merepotkan.
Sesampainya di restoran mewah mereka pun langsung duduk di tempat yang sudah di pesan oleh Enju. Setelah duduk keisya pun menunggu momen untuk menanyakan siapa nama Enju. Sebenernya keisya belum tau kalau dia adalah Enju sang big bos nya. Setelah dapat momen dia tak basa basi langsung ke topik utama nya.
"Pak, siapa bapak sebenarnya?, saya sangat penasaran" tanya keisya
"Oh maaf saya belum memperkenalkan diri, baiklah nama saya Emihiko Enju panggil saja hiko" ucap Enju.
"Baik pak hiko" jawab Keisya.
"Sudah ku bilang kan keii panggil saja hiko tak usah pak" perintah Enju.
"Maaf tak sopan, Memang umur bapak berapa?" tanya Keisya.
"Kan sudah pantas saya memanggil bapak dengan sebutan pak"
"Memang kau umur berapa kei?" tanya penasaran Enju
"Umur saya baru 23" jawab keisya dengan bangga dan percaya diri
"Wah kamu masih kecil ya" jawab Enju.
"Bapak saja yang ketuaan mana ada saya masih kecil" ucap Keisya kesal.
"Hahaha ada ada saja kamu, iya deh saya yang ketuaan" pasrah Enju.
Tiba tiba makanan pun datang.
"Yasudah ayo makan kei keburu dingin"
"Baik pak terimakasih sekali lagi"
"iyaa sudah sama sama"
Mereka pun makan bersama dan sekali lagi keisya sangat menikmati makanan tersebut. Lahap sekali keisya sampai membuat Enju cengar cengir. Keisya sangat menikmati makanan tersebut tanpa memperhatikan dan memperdulikan Enju sang big bos di depan nya sangat tak sopan bukan?. Setalah beberapa suap setelah buat Enju cengar cengir Keisya pun tersedak sayuran. Enju pun panik lalu berdiri dan membawa segelas air putih untuk keisya dan memberikan nya ke keisya. Sungguh panik Enju karena Enju juga trauma dengan kata "Tersedak".
Dulu enju pernah mempunyai teman laki laki semasa kecil nya yang selalu ada di kala senang dan sedihnya Enju, selalu bersama nya dan mengikuti Enju kemana ia pergi. Namun di suatu hari di restoran kecil mereka sedang makan setelah tak dapat makanan selama 1 hari karena hukuman dari tetangga nya karena sudah jail untuk tak makan seharian. Karena teman Enju tersebut sangat lapar dia pun menyantap makanan tersebut dengan sangat lahap sampai sampai tersedak lalu teman Enju tersebut tak sadarkan diri. Setelah di cek para orang tua ternyata teman Enju tersebut sudah meninggal akibat tersedak makanan.