My Beloved Husband

My Beloved Husband
Kiss



Minggu siang Harry datang lagi kerumah Reaa, ditengah mereka asikk ngobrol,bahkan nggombal,Harry memang pandai nggombal,tapi Reaa seneng ajaa di gombalin.


" Reaa " Harry yang duduk di samping Reaa memanggil, dan dengan cepat mendekatkan wajah nya pass di samping wajah Reaa.


Begitu Reaa nengok ke arah Harry justru hidung Reaa langsung pass di pipi Harry.


" Uppss " Reaa kaget,dan langsung ambil jarak,malu setengah mati.


Harry tertawa puass


" Haha ha Makasih Reaa Kiss nya"


"Diehh siapaa juga,kamu aja yang sengaja masang masang " Gerutu Reaa sambil manyun,malu juga


" OH my God,apa kata dunia,cewek nyosor duluan " batin Reaa sambil menahan malu.


Itu pertama kali Reaa mencium Harry,walaupun tidak sengaja.


Reaa memang masih lugu,kelewat lugu,cupu malah,untuk hal sekecil itupun Reaa belum pernah sama sekali.


Beberapa kali setiap Harry berpamitan pulang sering daftarin pipi,,nyodorin pipi sambil dia meletakkan jari telunjuk nya isyarat pengen CiPi tapi Reaa selalu menolak.


Berawal dari ketidak sengajaan itu,semakin lama Harry semakin berani,meminta Reaa untuk berciuman,ciuman pipi,ciuman bibir.


Reaa yang masih lugu dan cupu mmasih beranggapan itu tabu.


Tetapi Harry selalu menegaskan sekedar ciuman pipi ciuman bibir wajar,menurut Harry wajar,tapi setiap kali Reaa merasa rikuh dan belum terbiasa melakukan itu.


Beberapa lama berpacaran Reaa masih selalu membatasi Diri,, memang belum pernah dan memang belum terbiasa,beda hal nya dengan Harry yang menganggap itu wajar.


Reaa selalu saja alasan,sariawan,sakit gigi, lagi flu,yang sebenarnya penolakan halus


Harry merangkul Reaa,membawa tubuh Reaa lebihh dekat hingga dalam dekapan nya,mengusap rambut Reaa yang panjang tergerai sambil mengecup dahi Reaa,,Reaa merasa nyaman dalam dekapan Harry,


Lalu Harry melanjutkan mengecup pipi Reaa.


Reaa tertunduk malu,hal yang belum biasa Reaa lakukan.


"Pejamkan mata mu Reaa,,Rileks,dan nikmati "


Perlahan tapi pasti,Harry mulai mengecup dan ******* bibir Reaa.


Apa yang Reaa Rasakan??


bukan menikmati,tapi justru rasa takut,takut orang tua nya memergoki Reaa yang sedang Ciuman,, Ciuman pertama bagi Reaa


Harry yang melihat kecemasan Reaa hanya nyengir,dan mengikuti maksud Reaa.


" Kamu belum pernah pacaran sebelum nya?? tanya Harry


" Belum " Reaa menjawab


" Owalah " dengan nada khas dan gaya khas nya Harry menjawab,


Harry menarik bahu Reaa agar kepala Reaa nyandar di bahunya.


"Tak ajarin,bagaimana cara menikmati" dengan cepat Reaa bangkit dan jaga jarak.


" Astaga " kayak pacaran sama bonggol,celetuk Harry


(Bonggol dalam bahasa jawa batang pohon pisang)


" Ya udah pacaran sama bonggol aja "


Reaa menimpali sambil tertawa


Bagi Harry mungkin hal biasa,tapi Reaa belum terbiasa bahkan belum pernah,jangan kan menikmati yang adaa malah takut,rikuh.


" Kamu udah sering Pacaran ya " Reaa ganti tanya ke Harry


" enggak juga, baru lima kali,enam kali sama kamu" jawabnya enteng


"astaga" playboy!! celetuk Reaa


Harry cuma nyengir di katain playboy,mungkin karena benar dia playboy.


" terus tiap pacaran juga pasti ciuman gitu?? harus ya?? " tanya Reaa yang masih merasa aneh dan tabu untuk masalah ciuman


" wajar, udah dewasa kok,sekedar ciuman ajaa" tegas Harry


Reaa mencerna ucapan Harry,


" Gilaa,,sekedar ciuman katamu??


" Aku baru pertama ini ciuman"


Ya,kamu ciuman pertamaku