My Beloved Husband

My Beloved Husband
Bimbang yang tersiksa



Bagaimana tidak??


Rasa yang masih tertinggal untuk nya, lama menghilang tak ada kabar berita, setelah menjalin hubungan dengan orang lain tiba tiba datang kembali.


Kenapa seolah semua mempermainkan perasaan Reaa??


Betapa tidak pengertian nya Harry,susah payah Reaa berusaha menyembukan luka hatinya karena sekian lama di tinggalkan tanpa ada kata perpisahan,,namun secara tiba tiba pula datang kembali.


Disisi lain Reaa bahagia dengan kehadiranya kembali,sisa sisa perasaannya mulai nampak kembali,namun bagaimana dengan Rian?


" Seandainya Tiba tiba Reaa meninggalkan Rian,mungkin Rian juga akan mempunyai perasaan yang sama dengan apa yang Reaa rasakan ketika tiba tiba di tinggalkan begitu saja oleh Harry " masihh terasaa jelass getir itu di hati Reaa


" Seandainya Reaa mempertahankan hubungan nya dengan Rian,Getar cinta untuk Harry juga masih terasa nyata,dan saat ini orang itu di depan mata " Reaa mempertimbangkan


" Reaa?? " Harry memanggil


Reaa duduk terdiam mematung,,jasadnya utuh ada di hadapan Harry, tetapi pikiranya melayang,ambyar,entah kemana.


" Reaa?? " Harry manggil sesikit mengeraskan suara


Suara Harry membuyarkan pikiran Reaa.


" Ehh iya " Reaa tersadar dari lamunan nya.


" Apa yang kamu pikirkan?? Aku memanggilmu tapi kamu tidak mendengarku


" Enggak kok " Reaa mengelak


" Ree, kamu tahu kenapa aku menemuimu?? ucap Harry


" Tau " ucap Reaa asal


" Apa coba " Harry kembali bertanya


" Mungkin ...." ucapan Reaa terputus


Reaa kembali berfikir karena tidak tau pasti apa sebenarnya maksud Harry menemui Reaa kembali setelah sekian lama menghilang.


" Mungkin apa ?? " Harry penasaran


" Dugaan mu salah Reaa " Harry menimpali


" Lalu, apa?? " Reaa penasaran


" Karena aku masih sayang kamu " ucap Harry


Ucapan Harry membuyarkan isi kepala Reaa, apa yang harus Reaa lakukan??


Reaa pun sama, Rasa itu masih tertinggal di hati Reaa meskipun sudah berusaha untuk menerima cinta Rian


" Tapi Aku sudah punya pacar " ucap Reaa kesal


Reaa berusaha menutupi kebimbangan nya,juga menutupi perasaan nya,Reaa kesal


" Aaaargghhh,,Menghilang terus tiba tiba datang lagi dan bilang masih sayang ketika aku sudah memutuskan untuk pacaran dengan Rian? Tapi kan Harry tidak salah,menghilang karena handphone nya diambil orang ketika kecelakaan,dan kehilangan kontak ku,dan juga karena pemulihan pasca kecelakaan memakan waktu cukup lama, tetapi masa iya satu setengah tahun baru pulih ?? " Hati kecil Reaa bertarung dengan pikiran nya


" Tapi kan kamu pacar ku,kita belum pernah mengakhiri hubungan "tegas Harry


Reaa terdiam sambil memijit pelipisnya


" Ku kira kamu tidak akan pernah datang lagi dalam kehidupan ku,aku tidak mungki tiba tiba memutuskan hubungan dengan Rian " ucap Reaa lirih


Reaa memejamkan matanya,menarik nafas dalam dalam,dan berusaha menenangkan pikiranya.


Harry menatap Reaa,menyadari kesalahanya dan memahami kebimbangan Reaa.


" Kita jalani saja seperti ini " ucap Harry


" What " ?? Reaa menautkan kedua alisnya mendengar apa yang diucapkan Harry


" Kamu mengajariku untuk tidak menghargai komitmen?? tapi aku juga tidak tau apa yang harus aku lakukan, aku tidak sampai hati memutus hubungan dengan Rian,Rian sama sekali tidak pernah membuat ku marah,bahkan Rian selalu berusaha membuat ku bahagia ,tapi aku juga tidak bisa membohongi perasaanku yang masih saja tertuju untuk Harry " Reaa berkata dalam hati


Harry menatap Reaa tajam,dan berharap Reaa menyetujui ide nya.


" Bagaimana Reaa?? " Harry menunggu jawaban Reaa