My Beloved Husband

My Beloved Husband
Lupakan!!



Suara itu tiba tiba mengisi kepala Reaa..


"Lupakan!!! lupakan tentang dia Reaa,dia bukan lah yang terbaik buat mu"


" Kamu tidak benar benar tau siapa dia,kamu tidak tau apa yang dia lakukan selama menghilang dari kehidupan mu,kamu tidak pernah tau apa yang akan dia lakukan nanti,kamu tidak pernah tau rencana apa yang dia sembunyikan dari mu "


" Arrrrghhhh "


Reaa berteriak frustasi


Reaa berfikir dan berfikir lagi,terlalu lelah hingga akhirnya Reaa tertidur.


Pukul 05:00


" tok tok tok "


" Reaa bangun,sudah pagi,sholatlah dan segera mandi,persiapkan dirimu untuk berangkat sekolah " suara mama Reaa sayup sayup terdengar.


Namun bukan nya bangun,Reaa justru memejam kan matanya lagi,


Entah hari ini terasa berat dan malas untuk bangun.


Reaa kembali terlelap


10 menit kemudian


" ggggggrrrrkkkkk " suara pintu terbuka


"Reaa sudah pagi,bangunlah!!, kamu pasti terlambat ke sekolah kalau tidak segera bangun" suara mama Reaa jelass di dekat telinga Reaa


Sambil menahan kantuk Reaa segera membangkitkan tubuhnya.Dengan langkah malas Reaa segera menyambar handuk dari tempatnya.


" Huft rasanya malas sekali hari ini,kenapa begitu terbangun perasaan nya masih berkecambuk begini" gerutu Reaa sambil berjalan menuju kamar mandi


POV Harry


" Aku tidak akan pernah melepaskan mu Reaa,


lihat saja nanti,aku harus bisa mendapatkan mu kembali.


Suatu hari kamu yang akan mencari ku,suatu hari kamu yang tidak akan pernah bisa tanpa ku.


Aku tau kita masih sama sama memiliki perasaan yang sama. "


Reaa keluar dari kamar mandi, segera mengambil air wudhu dan melaksanakan kewajiban nya.


Setelahnya Reaa segera mengenakan seragam sekolah nya.


Reaa segera menata buku buku yang hendak di bawa hari ini.


Beberapa buku telah di siapkan,hanya saja Reaa masih sibuk mencari satu buku yang entah kemana.


Reaa mencari di rak buku tapi tidak menemukan,justru Reaa malah menemukan sebuah Diary,dimana dia dulu menuliskan semua tentang Harry.


Reaa tertarik untuk membukanya.


Lembar demi lembar di buka dan di baca, Reaa tersenyum mengingat saat itu


Saat dimana dia pertama kali merasakan jatuh cinta, pertama kali jadian dan berpacaran,dan di dalam buku itu terdapat tulisan stenografi,


Reaa cukup paham dengan huruf Stenografi,


dengan cepat tulisan itu Reaa baca kembali dan di situ lah Reaa mencurahkan perasaan nya waktu itu,tentang ciuman pertamanya.


Reaa tersenyum,betapa dahulu orang itu membuatnya bahagia,tenang dan juga takut.


" Reaa,segeralah sarapan dan berangkat "


suara mama Reaa membuat nya terkejut dan dengan cepat Reaa menutup danenyimpan Diary nya.


" Ya ma " sahut Reaa dari dalam kamar


Reaa segera merapikan buku nya dan memasukkan buku sesuai jadwal hari ini,tanpa menemukan satu buku yang tadi di carinya.


Reaa berjalan ke arah dapur sambil mengingat ingat,


" Kemana ya buku ku "


Reaa sekolah di kejuruan,mengambil jurusan administrasi kantor,setiap satu pelajaran berhubungan dengan pelajaran yang lainnya.


Reaa masih mengingat ingat sambil mengunyah makanan nya.


Tiba tiba teringat buku praktik Surat Menyurat di kumpulkan ketika pelajaran praktik Kearsipan.


Reaa lega, karena satu buku itu juga berhubungan dengan pelajaran praktik Mengetik.


" kenapa aku jadi pelupa begini " Reaa berbicara dengan dirinya sendiri


Waktu mnunjuk kan pukul 06:15


Reaa bergegas segera mengambil tas nya,berpamitan dengan kedua orang tua nya dan berangkat kesekolah.